cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,094 Documents
Sertifikasi Produk dan Pengembangan Bisnis Beras Organik sebagai Upaya Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal Di Desa Pasir Tamiang Kabupaten Tasikmalaya Nuraini, Candra; Helbawanti, Octaviana; Windiastuti, Erviyana; Mutolib, Abdul
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21854

Abstract

Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pangan, tetapi juga oleh kualitas, keamanan, dan nilai tambah produk yang dihasilkan. Desa Pasir Tamiang, Kecamatan Cihaurbeti, Kabupaten Ciamis, merupakan salah satu sentra padi organik yang memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan berbasis sumberdaya lokal. Namun, terdapat permasalahan utama yang dihadapi oleh Gapoktan Nanjung Mulya, yaitu belum mampunyai sertifikasi produk organic dan kurang optimalnya strategi pengembangan bisnis dan branding beras organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kapasitas petani dalam memahami prosedur sertifikasi produk organik, (2) memberikan pelatihan packaging dan branding untuk memperkuat identitas produk, serta (3) mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan bisnis beras organik berbasis sumberdaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan diperolehnya legalitas  sertifikat produk organic. Selanjutnya dengan sertikat ini dapat digunakan untuk pengembanga bisnis beras organic dengan menitikberatkan pada peningkatan branding dan pengemasan.  Kegiatan yang dilakukan  pelatihan packaging sehingga petani dapat menghasilkan  produksi beras organic yang berdaya saing, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis sumberdaya local.
Pemberdayaan Ekowisata Lembah Pelangi berbasis Smart Energy di Padukuhan Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman Mardwianta, Benedictus; Wibowo, Teguh; Poerwanto, Eko; Subarjo, Abdul Haris
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21453

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan  dengan cara meningkatkan keterampilan masyarakat Padukuhan Blimbingsari dalam pengelolaan ekowisata Lembah Pelangi melalui pelatihan pemanfaatan energi terbarukan berbasis smart energy, pengelolaan wisata berkelanjutan, serta digitalisasi promosi wisata, meningkatkan pemberdayaan dalam kemampuan dalam merancang strategi pemasaran melalui pelatihan dan pendampingan intensif, meningkatkan keterampilan pengolahan makanan belum terstandar (sedikit pedagang mengaplikasikan prinsip higiene), strategi mempertahankan pasokan bahan baku dan harga fluktuasi hingga ±15 %, manajemen usaha & pemasaran. dengan memanfaatkan media sosial untuk promosi. Kegiatan ini juga mencakup pelatihan teknis instalasi dan pemeliharaan panel surya, manajemen destinasi wisata berbasis komunitas, serta penggunaan teknologi informasi untuk promosi wisata. Warga masyarakat peserta pelatihan cukup tertarik dengan materi dan pelatihan yang disampaikan.
"Remaja Sebagai Agen Perubahan: Peran Remaja dalam Mengedukasi Lingkungan tentang Pentingnya ASI" Hapitria, Pepi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23310

Abstract

Remaja merupakan calon orang tua yang penting untuk mendapat edukasi tentang pentingnya ASI. Namun pada kenyataannya, mereka seringkali memiliki pengetahuan terbatas, terpengaruh mitos, kurang dukungan sosial sehingga berisiko melewatkan praktik menyusui yang benar di masa depan. Kurangnya edukasi dini pada remaja berkontribusi pada rendahnya self-efficacy menyusui saat mereka menjadi orang tua. Saat ini, edukasi pentingnya ASI dilakukan saat masa kehamilan atau menyusui, sementara edukasi untuk remaja sebagai calon orang tua atau pendukung ASI masih jarang dijalankan.  Kegiatan berupa edukasi, diberikan kepada siswi-siswi SMAN 9 Kota Cirebon yang tergabung dalam ekstrakulikuler Pramuka dan UKS/PMR berjumlah 50 orang. Rangkaian kegiatan diawali dengan pre tes sebagai upaya untuk mengukur pengetahuan remaja putri tentang perannya dalam mengedukasi lingkungan tentang pentingnya ASI, dilanjutkan dengan kegiatan edukasi dan diakhiri dengan post test.  Kegiatan edukasi menggunakan media power point, video edukasi serta games yang sifatnya edukatif. Nilai rata-rata pre test pengetahuan remaja tentang perannya dalam  mengedukasi lingkungan terkait pentingnya ASI sebesar 78% dan post test  84% . Terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari sebesar 6%. Luaran yang dicapai yaitu peningkatan pengetahuan, video kegiatan, serta HKI video kegiatan.  Terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan remaja dari pre test ke post test setelah diberikan materi pendidikan tentang perannya dalam mengedukasi lingkungan tentang pentingnya ASI. Saran agar Pembina UKS dan Pembina PMR SMAN 9 Kota Cirebon melakukan pendampingan peer education terhadap siswi dibawah bimbingan Program UKS UPT Puskesmas Kalijaga Kota Cirebon.  
Penerapan Pengendalian Hama Terpadu pada Sekolah Lapang Gambut di Desa Kuat Sihir (Kampung Gambut Siantan Hilir) Suswanto, Iman; Hernowo, Kukuh; Simamora, Cico Jhon Karunia
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22330

Abstract

Sekolah Lapang Gambut menjadi pendekatan pembelajaran partisipatif untuk meningkatkan kapasitas petani dalam budidaya sayuran organik sekaligus pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara ramah lingkungan di lahan gambut. Desa Kuat Sihir (Kampung Gambut Siantan Hilir) merupakan sentra hortikultura di Pontianak yang memiliki potensi produksi tinggi, namun rentan terhadap serangan OPT dan penurunan kesuburan tanah apabila budidaya tidak dikelola secara adaptif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan petani dalam menerapkan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) berbasis ekologi pada sistem pertanian organik. Pelaksanaan dilakukan selama delapan bulan melalui demonstrasi lapang, ceramah, praktik identifikasi OPT dan musuh alami, serta pemasangan komponen pengendalian hayati. Tahapan kegiatan mencakup pengolahan lahan, penambahan amelioran, penyemaian, transplanting, penanaman tanaman repellant, pemasangan perangkap kuning dan hserangga, serta penggunaan pestisida nabati sebagai alternatif pengendalian kimia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam memahami tata laksana budidaya organik, teknik konservasi air gambut, monitoring OPT, dan penerapan PHT secara bertahap. Evaluasi pra–pasca kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 33–80% menjadi 90–100% pada seluruh indikator, disertai perubahan pola pikir bahwa pestisida kimia seharusnya menjadi pilihan terakhir setelah ambang kendali terlampaui. Secara umum, penerapan PHT pada sekolah lapang menghasilkan perbaikan kualitas dan produktivitas sayuran serta mengurangi ketergantungan pestisida sintetis. Disimpulkan bahwa sekolah lapang efektif dalam memperkuat kompetensi petani dan keberlanjutan pertanian gambut berbasis organik. Disarankan agar replikasi kegiatan dilakukan di wilayah gambut lain serta pengembangan inovasi pengendalian hayati terus diperluas untuk menjaga keberlanjutan agroekosistem gambut.
Pelatihan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik dan Pendampingan Pendaftaran P-IRT untuk UMKM Kluster Olahan Makanan Nabati di Kota Bandung Cakrawati, Dewi; Nurcahyani, Puji Rahmawati; Rahayu, Dwi Lestari; Suryadi, Gilang Garnadi; Faridah, Chintya Nur
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21753

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi tantangan terkait standar keamanan pangan dan legalitas produk. Salah satu upaya peningkatan daya saing adalah melalui penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) serta pendaftaran izin edar Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT). Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM kluster olahan makanan nabati di Kota Bandung melalui pelatihan CPPOB dan pendampingan pendaftaran P-IRT. Metode pelaksanaan meliputi seleksi peserta, pelatihan tatap muka, pendampingan penyusunan manual mutu CPPOB, serta kegiatan gap analysis melalui kunjungan langsung ke tempat produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 35 UMKM pendaftar, 5 UMKM lolos seleksi akhir dan mengikuti pelatihan. Peningkatan pengetahuan peserta tercermin dari kenaikan nilai rata-rata post-test (92,8) dibandingkan pre-test (88,75). Evaluasi kuesioner juga menunjukkan tingkat kepuasan tinggi (rata-rata skor 4,7/5) terhadap kualitas materi, metode penyampaian, dan interaktivitas pelatihan. Selain itu, seluruh UMKM peserta berhasil menyusun dokumen manual mutu CPPOB sebagai prasyarat pengajuan izin edar, serta memperoleh catatan perbaikan melalui gap analysis untuk meningkatkan standar keamanan pangan. Pelatihan CPPOB dan pendampingan P-IRT mampu meningkatkan kapasitas UMKM dalam penerapan keamanan pangan dan memperkuat daya saing produk. Disarankan agar program serupa diperluas dengan cakupan peserta lebih banyak serta dilakukan pendampingan lanjutan hingga tahap implementasi penuh CPPOB dan sertifikasi izin edar.
Transformasi Desa Berkelanjutan: Edukasi Pengelolaan Limbah Padi dan Pemetaan Administrasi Desa Berbasis Teknologi di Desa Террое, Kabupaten Bombana MGB, A. Ilmadana; Ramanda, Zey Ali Samsir; Kurniawan, Henki; Oktavia, Komang Opie; Nasarudin, Nasarudin
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21344

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, fokus pada dua hal utama, yaitu pendidikan tentang pengelolaan limbah padi dan pemetaan administrasi desa menggunakan teknologi. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra dalam proses pengolahan limbah jerami padi menjadi kompos serta perangkat desa dalam kegiatan pemetaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan membuat kompos berhasil mengubah cara pengelolaan limbah yang sebelumnya dibakar menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian. Proses fermentasi membutuhkan waktu sekitar 2–3 minggu dan menggunakan EM4 sebagai bahan aktif untuk mempercepat pengomposan. Selain itu, pemetaan administrasi desa dengan menggunakan teknologi geospasial menghasilkan peta digital dan cetak yang akurat, meliputi batas wilayah dusun, fasilitas umum, lahan pertanian yang produktif, serta area penampungan limbah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan aspek lingkungan dan teknologi dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya desa. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendorong penggunaan limbah pertanian secara berkelanjutan, tetapi juga memperkuat manajemen desa menuju transformasi desa yang mandiri dan berbasis teknologi.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Melalui Edukasi Kesehatan Bahaya Formalin dan Boraks pada Makanan di SD Muhammadiyah 2 Garut Soni, Dang; Aulia, Ira; Aeni, Naila Nur; Putri, Pingka; Nabila, Nazwa; Fikri, Muhammad; Tegar, Muhammad; Lubis, Novriyanti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22038

Abstract

Kebiasaan konsumsi jajanan pada anak sekolah dasar memerlukan perhatian khusus karena tingginya peredaran jajanan rendah gizi serta potensi penggunaan bahan berbahaya seperti formalin dan boraks. Kurangnya pengetahuan mengenai keamanan pangan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SD Muhammadiyah 2 Garut mengenai karakteristik jajanan sehat serta bahaya bahan tambahan pangan berbahaya. Metode pelaksanaan meliputi registrasi, pre-test, ceramah interaktif, demonstrasi uji formalin dan boraks pada sampel bakso dan sosis, post-test serta pembagian flyer. Peserta kegiatan berjumlah 24 siswa kelas VI. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa, dari nilai rata-rata pre-test sebesar 85,84% menjadi 100% pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode edukasi partisipatif yang memadukan materi visual dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Melalui demonstrasi, siswa juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengenali ciri makanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya. Kesimpulannya, kegiatan PKM berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang jajanan sehat serta bahaya formalin dan boraks. Kegiatan edukasi berbasis demonstrasi terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman anak sekolah dasar. Untuk mendukung keberlanjutan dampaknya , disarankan agar sekolah melakukan edukasi lanjutan secara berkala, meningkatkan pengawasan kantin, serta melibatkan orang tua dalam mendorong kebiasaan konsumsi jajanan yang lebih sehat, aman dan bergizi.
Linguistic Landscape for Teaching Spatial and Safety-Related Vocabularies to Primary School Students: Integration between Community Service and Teaching da Silva, Anna Marietta; Arinugraha, Ignatio Diantama; Xinyi, Li; Sule, Theodorus; Widarti, Yanuar Yohana
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21608

Abstract

This community service project (CSP) was conducted in Mita Learning Centre (MLC), a non-profitable learning center in Duren Sawit, East Jakarta. MLC always needs voluntary teachers because it never recruits professionals, but those teachers are not always available on a regular basis, and that motivated this CSP back in 2019. The goal of the 2024 CSP is to introduce an English language learning opportunity in the environment through the adaptation of linguistic landscape in the teaching of English vocabulary in a two-session English tutorial program. This program was integrated to a course called Approaches to English Language Learning in Atma Jaya’s Master’s Program in Applied English Linguistics. The master students (MSTs) who become the English tutors had to design a syllabus based on theories on teaching English vocabulary through linguistic landscape to young learners. After the syllabus was presented in the class, and given feedback from the lecturer, the MSTs conducted the teaching sessions, and then a reflection upon the teaching experiences. Then, the syllabus, the teaching sessions, and the reflection must be reported in the mid and final term-papers. The small survey after the tutorials showed that the pupils in MLC understood the vocabularies taught, enjoyed the learning activities and expected to join the same program in the future.  
PKM Penerapan Teknologi Alat Pencetak Batu Bata Merah Guna Peningkatan Produktivitas Industri Rumah Tangga di Desa Bontolangkasa Utara Kabupaten Gowa Azis, Hijrah Amaliah; Amin, Ida Ifdaliah; Sukaini, Sukaini; Ramdani, Nurfika; Mustam, Mariaulfa; Kurniawan, Asrar; Aswar, Aditya
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21194

Abstract

Industri batu bata merah di Desa Bontolangkasa Utara Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa telah lama memproduksi batu bata merah untuk memenuhi pesatnya keperluan di sektor infrakstruktur. Proses pembuatan batu bata merah dimulai dari proses pencampuran, pencetakan, pengeringan sampai pembakaran masih dilakukan secara tradisional. Hal ini menjadi permasalahan yang dihadapi mitra yakni lamanya proses produksi sehingga jumlah produksi batu bata merah sangat turun, selain itu kurangnya kemampuan mitra dalam menjalankan usaha. Oleh karena itu perlu untuk memberikan penyuluhan terkait penerapan teknologi alat pencetak batu bata merah guna meningkatkan kuanititas produksi, memberikan pendampingan dalam penggunaan alat, memberikan pelatihan dan pendampingan cara meningkatkan kemampuan menjalankan usaha dari segi pengembangan pemasaran dan manajemen keuangan/pembukuan. Metode pelaksanaan terdiri dari persiapan (observasi/studi literatur), sosialisasi/penyuluhan, pelatihan/penerapan teknologi dan pendampingan/evaluasi. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif bagi mitra dalam segi peningkatan kuantitas produksi melalui penerapan teknologi alat pencetak batu bata merah dan peningkatan kemampuan menjalankan usaha melalui pendampingan/pelatihan di bidang pemasaran dan keuangan dengan pemasangan papan usaha dan manajemen pembukuan. Melalui kegiatan PKM ini diharapkan proses transfer pengetahuan  dan keterampilan dalam penerapan teknologi dalam pembuatan batu bata merah dapat terus berjalan dan dimanfaatkan oleh mitra dan masyarakat luas, baik dari pengembangan teknologi dari segi proses pembakaran maupun pengeringan. Sehingga pengembangan usaha batu bata merah dan  kesejahteraan mitra dan masyarakat akan semakin meningat.
Program Penyuluhan Kenali Stunting Sejak Dini Melalui Penggunaan Media Pamflet Anggraeni, Poppy; Yusuf, Yusfita; Nugraha, Novan Bayu
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23173

Abstract

Program penyuluhan mengenai stunting sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang yang memiliki proporsi balita stunting mencapai 24, 63%. Metode yag digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melalui lima tahap, yaitu tahap persiapan, observasi, analisis, implementasi dan evaluasi. Hasil analisis pengetahuan awal masyarakat mengenai stunting berada pada kategori cukup baik (69,5%). Program penyuluhan stunting menggunakan pamflet ini dilakukan di lima dusun di desa Cikareo Selatan dengan jumlah peserta mencapai 248 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai stunting meningkat, dan peran serta tim dosen dan mahasiswa KKN UNSAP, kader posyandu, bidan desa, dokter, petugas puskesmas dan unsur TNI (Babinsa) dengan masyarakat setempat sudah dapat berkolaborasi dengan baik dalam upaya penurunan stunting.