cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,094 Documents
Identifikasi dan Edukasi Adverse Drug Reactions (ADRs) dan Drug Related Problems (DRPs) pada Pasien PROLANIS Wilayah Puskesmas Tiakar, Kota Payakumbuh Lucida, Henny; Handayani, Fitri; Nandayasa, Wira Wahyudi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22570

Abstract

Peningkatan populasi lansia rentan mengalami polifarmasi, yang secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya Adverse Drug Reactions (ADRs) dan Drug Related Problems (DRPs). Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan masalah terkait obat pada komunitas PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) serta memberikan edukasi untuk meminimalkan risiko tersebut. Kegiatan PkM dilaksanakan pada Jumat, 21 November 2025, di Puskesmas Tiakar, Kota Payakumbuh. Metode yang digunakan adalah survey-based intervention dengan melibatkan 29 anggota PROLANIS. Identifikasi masalah dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner yang meliputi data demografi, prevalensi penyakit, profil penggunaan obat, dan keluhan yang mengindikasikan potensi ADR/DRPs. Data diolah secara deskriptif untuk menentukan frekuensi dan persentase. Intervensi berupa penyuluhan dan konseling farmasi klinis yang berbasis kebutuhan. Ditemukan bahwa 27,6% responden mengalami polifarmasi (konsumsi ≥ 5 jenis obat), menunjukkan risiko tinggi DRPs. Komorbiditas paling dominan adalah radang sendi (72,4%) dan maag/gangguan lambung (62,1%). Keluhan dominan yang dilaporkan adalah sakit sendi (44,8%) dan perut kembung (41,4%). Korelasi antara tingginya keluhan perut kembung dan nyeri sendi mengindikasikan DRPs akibat efek samping obat NSAID yang tidak dikelola dengan tepat. Sebanyak 55,2% responden juga mengonsumsi jamu/obat alternatif. Walaupun 69,0% responden mengenal profesi Apoteker, dialog menunjukkan kebutuhan tinggi akan informasi obat yang berimbang dan penatalaksanaan non-farmakologi untuk "hidup bersahabat dengan penyakit." Pasien PROLANIS Puskesmas Tiakar memiliki risiko DRPs yang tinggi akibat polifarmasi dan kurangnya informasi penggunaan obat yang aman. Kegiatan promotif kesehatan dan konseling perlu ditingkatkan. Disarankan integrasi Apoteker dalam kegiatan PROLANIS secara berkelanjutan untuk memberikan pendampingan farmasi klinis yang efektif dalam meminimalkan ADRs dan DRPs. 
Pendampingan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Deep Learning: Mendorong Adaptabilitas Guru untuk Mengembangkan Mathematical Thinking Siswa Sujadi, Imam; Wulandari, Arum Nur; Kurniawati, Ira; Nursanti, Yuli Bangun; Andriatna, Riki
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21831

Abstract

Pendidikan di Indonesia bersifat dinamis dan memerlukan peningkatan kualitas secara berkesinambungan. Peningkatan kualitas tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa, sehingga menciptakan individu yang cerdas, mandiri, dan kompetitif. Ini menjadi tantangan bagi guru untuk dapat adaptif terhadap perubahan serta melakukan inovasi untuk mencapai tujuan tersebut. Kecendurungan siswa yang masih mengandalkan hafalan juga menyebabkan pemahamannya kurang mendalam dan kemampuannya dalam memecahkan masalah rendah. Oleh karena itu diperlukan upaya pengembangan mathematical thinking sebagai guiding force dalam pemecahan masalah. Deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan penguasaan kompetensi secara mendalam, dalam cakupan materi yang lebih sempit sehingga dapat mendukung pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Dengan tiga prinsip tersebut deep learning dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mengembangkan mathematical thinking siswa. Namun demikian belum banyak guru yang memiliki bekal pengetahuan serta keterampilan untuk menerapkannya, khususnya pada pembelajaran matematika. Oleh karena itu, Research Group Dikdasmen UNS bekerjasama dengan MGMP Matematika SMP Kota Surakarta melaksanakan pendampingan dengan tujuan untuk meningkatkan adaptabilitas guru untuk mengembangkan mathematical thinking  siswa dengan penerapan pendekatan deep learning. Pendampingan dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu brainstorming terkait pendekatan deep learning dan implementasinya pada pembelajaran matematika, penyusunan desain pembelajaran, diskusi mengenai implementasi desain pembelajaran, dan refleksi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa guru sudah mampu mendesain dan mengimplementasikan pendekatan deep learning dengan cukup baik. Guru menyatakan bahwa pendekatan deep learning meningkatkan ketertarikan belajar serta pemahaman siswa. Namun demikian guru masih menemui hambatan antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kecepatan belajar siswa, serta referensi untuk modul ajar yang terbatas.
Teknologi Irigasi Tetes Untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktifitas Usahatani Bawang Merah Kurnia, Rian; Apip, Mohamad; Arifin, Fachmi Syam
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21450

Abstract

Kelompok Tani Tunas Muda Harapan merupakan kelompok tani yang bergerak pada usaha hortikultura, khususnya bawang merah, di Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Wilayah Banjarsari sendiri dikenal sebagai sentra pengembangan hortikultura, dengan bawang merah sebagai salah satu komoditas unggulan. Kelompok yang beranggotakan 15 orang petani ini sejak tahun 2023 telah fokus pada usahatani bawang merah. Namun, pola budidaya yang diterapkan masih bersifat tradisional, terutama dalam sistem pengairan yang mengandalkan irigasi manual. Hal ini membuat penggunaan tenaga, waktu, dan air kurang efisien, terlebih saat musim kemarau. Melihat permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) meningkatkan produktivitas bawang merah melalui penerapan teknologi tepat guna yang efisien, (2) meningkatkan perekonomian petani anggota kelompok maupun masyarakat sekitar, dan (3) memberikan pelatihan budidaya sesuai baku teknis dengan dukungan teknologi. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan irigasi tetes memberikan dampak positif. Air dapat dialirkan langsung ke perakaran sesuai kebutuhan, sehingga pertumbuhan tanaman lebih seragam, risiko kekeringan berkurang, dan produktivitas meningkat dibanding penyiraman konvensional. Dari sisi ekonomi, efisiensi penggunaan air serta pengurangan kebutuhan tenaga kerja menekan biaya produksi. Ditambah dengan hasil panen yang meningkat, pendapatan petani pun mengalami kenaikan. Selain penerapan teknologi, kegiatan ini juga memberikan pelatihan teknis mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Sentuhan teknologi irigasi tetes menjadi bagian penting dalam pembelajaran karena menunjukkan secara nyata manfaat efisiensi input terhadap hasil. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendorong pola pikir petani menuju usahatani yang modern dan berkelanjutan.
Pelatihan kegiatan Pembuatan Konten Promosi mengunakan Chat GPT di Desa Tarumajaya Bandung Yulianti, Henny; Nugroho, Catur
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23256

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi banyak menghasilkan peluang besar bagi para pelaku UMKM, Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan penting sebagai salah satu sektor yang mendukung perekonomian nasional Indonesia banyak pelaku UMKM di Desa Kertasari yang mayoritas memilik usaha pertanian, seperti hasil sayur, susu, makanan, dan kerajinan tangan. Masih kesulitan membuat promosi, membuat promosi dengan organik, menarik dan viral dapat dilakukan dengan mudah serta sangat efektif guna untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, yang melibatkan UMKM di sekitar desa. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini bertujuan untuk memandu peserta di dalam penggunaan aplikasi perangkat agar dapat memahami dan langsung mempraktikkan keterampilan menggunakan ide membuat konten dengan mengunakan aplikasi ChatGPT hingga melakukan promosi. Dari hasil yang didapat menggambarkan jika semua perserta dapat mengunakan ChatGPT sebagai pembuatan konten promosi. Perolehan evaluasi menunjukan bahwa beberapa indikator penilaian kepada telah berhasil dilaksanakan, pembawa materi telah bekerja secara optimal dan team yang turut mendukung Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memberika pelatihan yang baik untuk diterapkan di di desa tarumajaya kecamatan kertasarie.
Pendampingan Digital Maturity Index (DMI) RME pada Satu Sehat Mobile di Puskesmas Pameumpeuk Kabupaten Garut Priyadi, Gugun; Sugiarti, Ida; Suhenda, Andi; Fadly, Fery; Lena, Dewi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22297

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan menjadi prioritas Kementerian Kesehatan RI melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis aplikasi Satu Sehat Mobile. Implementasi ini bertujuan meningkatkan integrasi data pasien, efisiensi pelayanan, serta keamanan informasi medis. Namun, penerapan di tingkat fasilitas kesehatan primer masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, literasi digital tenaga kesehatan, dan interoperabilitas sistem. Puskesmas Pameumpeuk Kabupaten Garut merupakan salah satu fasilitas yang mulai mengadopsi Satu Sehat Mobile, namun belum optimal dalam pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mendampingi tenaga kesehatan dalam menilai dan meningkatkan Digital Maturity Index (DMI) penerapan RME. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung penggunaan DMI untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur, kompetensi SDM, serta integrasi sistem. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai indikator DMI, keterampilan penggunaan RME, serta kesadaran terhadap pentingnya keamanan data pasien. Kegiatan ini juga mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi kesehatan di Puskesmas Pameumpeuk, sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan pemerintah daerah. Diharapkan, pendampingan ini dapat berlanjut dengan evaluasi berkala serta penguatan kapasitas digital, sehingga implementasi RME di layanan primer semakin efektif, efisien, dan sesuai regulasi nasional.
Pengaruh Modul Kartun Gen-Z terhadap Pengetahuan Remaja tentang Gizi Seimbang, Pernikahan Dini, dan Kesehatan Reproduksi Dina, Resa Ana; Heryatno, Yayat; Tanziha, Ikeu; Al Fatah, Alam Akbar; Azzahro, Haura; Rahman, Fadhli Aulia
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21746

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan dan sosial seperti pernikahan dini, kekerasan seksual, serta kurangnya pemahaman mengenai gizi seimbang dan kesehatan reproduksi. Upaya edukasi konvensional seringkali kurang efektif karena tidak sesuai dengan karakteristik generasi Z yang cenderung visual dan interaktif. Program pengabdian “BIMA Gapai Remaja Sehati” mengembangkan Modul Kartun Gen-Z sebagai media edukasi visual interaktif untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Program pengabdian ini dilaksanakan di dua sekolah mitra, yaitu SMAN 1 Pandeglang dan SMKS Nasyrul Ulum. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Modul Kartun Gen-Z terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai gizi seimbang dan body image, pernikahan dini, kesehatan reproduksi, kekerasan seksual, dan keluarga berkualitas. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks dan Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa setelah intervensi (p < 0,05) dengan rata-rata kenaikan 7 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada tema Kekerasan Seksual serta Gizi Seimbang dan Body Image, sementara tema Keluarga Berkualitas cenderung stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa media edukasi berbasis visual kartun efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap isu kesehatan. Oleh karena itu, Modul Kartun Gen-Z dapat menjadi inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan untuk mendukung program kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
Peran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Kota Sehat: Intervensi Personal Hygiene dan Pencegahan Penyakit Kulit pada Santri Muharry, Andy; Laferani, Yuni; Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti; Yutanti, Wulan Tri; Noorikhsan, Faisal Fadilla; Sjamsuddin, Irfan Nafis
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21331

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik personal hygiene santri sebagai upaya pencegahan penyakit kulit, khususnya skabies, di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hikmah dan Madrasah Aliyah Al-Hikmah, Kota Tasikmalaya. Lingkungan pesantren yang padat dan penggunaan fasilitas secara komunal menjadi faktor risiko utama terhadap munculnya masalah kesehatan kulit. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2025 dengan pendekatan Participatory Learning and Action, melibatkan 47 santri dalam rangkaian kegiatan edukatif yang mencakup pre-test, penyampaian materi, post-test, simulasi penggunaan alat kesehatan, serta pembentukan kader kesehatan remaja. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan santri setelah intervensi, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 11,60 dan post-test sebesar 12,47 (p = 0,002). Edukasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman santri mengenai prinsip kebersihan diri dan pencegahan skabies. Selain itu, pembentukan kader kesehatan remaja dan advokasi kepada pengelola pesantren turut memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mendukung agenda kota sehat melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Intervensi personal hygiene yang terstruktur dan partisipatif dapat menjadi model pengabdian yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup remaja di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.
Finansial Cerdas, Keluarga Sejahtera: Edukasi Keuangan Inklusif Berbasis GEDSI untuk Guru SMPN 1 Bojonggambir Gumilar, Gugum; Sartika, Sri Hardianti; Nurdianti, Raden Roro Suci; Sadiah, Ati; Junaedi, Riki; Hendrawan, Febrialdy
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22025

Abstract

Studi awal mengidentifikasi keterbatasan akses dan kontrol keuangan di kalangan guru perempuan, serta rendahnya partisipasi dalam keputusan ekonomi keluarga. Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan untuk melibatkan guru aktif dalam pelatihan yang mencakup penyusunan anggaran, cerdas meminjam-menabung, dan penerapan prinsip GEDSI. Pelatihan dilakukan di SMPN 1 Bojonggambir dengan 28 orang peserta. Pelatihan menekankan kesetaraan, inklusi sosial, serta pemanfaatan teknologi dalam pencatatan keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan guru mengelola keuangan rumah tangga secara efektif dan inklusif. Pendekatan GEDSI memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong lingkungan pendidikan yang adil dan berkelanjutan. Program ini menghasilkan bahan edukasi berkelanjutan yang dapat memperluas dampak sosial bagi komunitas sekolah dan masyarakat luas.
Meningkatkan Kesejahteraan di Tempat Kerja: Pelatihan Pengendalian Ergonomi dan Bahaya Kesehatan bagi Pekerja Bank Sampah di Kota Depok Safitri, Dian Mardi; Sari, Indah Permata; Azmi, Nora; Adisuwiryo, Sucipto; Septiani, Winnie; Rahman, Muhammad Ghifari; Az Zahra, Nabilla Khairunnisa; Khairani, Faiza Dhiya
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21582

Abstract

Pekerja bank sampah kerap menghadapi risiko ergonomi akibat postur kerja tidak netral, pengangkatan beban berat, dan minimnya  pemahaman tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan utnuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja Bank Sampah Induk Rumah Harum Kota Depok dalam mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya. Bentuk kegiatan pengabdian adalah pelatihan dan penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep ergonomi yang diharapkan dapat membawa perubahan perilaku kerja yang lebih aman. Peserta pelatihan memperoleh media edukasi ergonomi dan model praktik yang direplikasi berkaitan dengan bentuk pencegahan risiko ergonomi yang sederhana dan menyenangkan. Kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi mitra., tetapi juga memperkuat data lapangan untuk pengembangan riset di bidang ergonomi, kesehatan dan keselamatan kerja. Pelibatan aktif peserta menjadi kunci keberhasilan program dan mendukung terciptanya budaya kerja sehat di sektor informal.
Pelatihan Membangun Profil Profesional di LinkedIn: Persiapan Karier Siswa SMK Ramdana, Adi Dadan; Nugraha, Galih; Maulida, Hilda; Dindias, Depa; Alfarez, Muhammad Dida
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21186

Abstract

Tingkat pengangguran lulusan SMK di Indonesia masih tinggi akibat rendahnya keterampilan digital dan kurangnya pemanfaatan platform profesional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan kerja siswa melalui pelatihan LinkedIn sebagai alat branding dan jaringan profesional. Pelatihan dilakukan di SMK Mitra Batik Tasikmalaya dengan melibatkan 36 siswa dari jurusan OTKP dan BDP. Metode pelatihan mencakup (1) penyusunan materi dan kuesioner evaluasi, (2) sesi presentasi, praktik pembuatan profil LinkedIn, dan simulasi networking, serta (3) evaluasi hasil pelatihan. Evaluasi menggunakan skala Likert menunjukkan tingkat kepuasan peserta dalam kategori sangat baik, dengan skor tertinggi 94% pada kepuasan keseluruhan dan skor terendah 89% pada minat terhadap pelatihan. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap LinkedIn dan keterampilan membangun profil profesional. Untuk keberlanjutan, sekolah disarankan mengintegrasikan pelatihan ini dalam kurikulum serta menyelenggarakan program lanjutan guna meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja digital.