cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
harun.prayitno@ums.ac.id
Phone
+6285728557159
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : 10.23917/bkkndik
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles 227 Documents
Penguatan Literasi Budaya Indonesia pada Siswa Sanggar Belajar Sentul Kuala Lumpur dengan Permainan Tradisional Djumadi, Djumadi; Sulistyanto, Hernawan; Narimo, Sabar; Prayitno, Harun Joko; Suleha, Suleha; Rosita, Erni; Fitriyani, Nabila; Shohenuddin, Shohenuddin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23177

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Keanekaragaman budaya ini patut untuk diketahui oleh seluruh anak Indonesia dimanapun berada sebagai generasi pelestari budaya Indonesia. Pengenalan budaya dapat dilakukan melalui pendidikan formal, informal, dan non formal. Pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak migran di Malaysia telah diupayakan oleh perkumpulan masyarakat Indonesia yang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur melalui Sanggar Bimbingan (SB) yang sudah berjalan secara rutin, salah satunya yakni SB Sentul Kuala Lumpur. Kemampuan mengenal keragaman budaya daerah Indonesia menjadi masalah utama anak migran Indonesia di SB Sentul karena mereka tinggal di luar Indonesia. Oleh karenanya anak-anak migran tersebut perlu dikenalkan dengan budaya tanah air Indonesia. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat (PkM) Kemitraan Internasional (KI) ini adalah untuk menguatkan pengetahuan budaya Indonesia. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan bentuk permainan tradisional yang dilakukan melalui demonstrasi dan pendampingan. Metode demonstrasi digunakan untuk mencontohkan bentuk permainan, sedangkan metode pendampingan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi dengan mencoba mempraktekkan permainan yang diajarkan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini lebih dari 93% anak telah mampu memahami beragam budaya Indonesia. Akhirnya mereka diharapkan tetap mengenal budaya Indonesia meskipun berada di negara asing.
Pelatihan Flipped Learning dengan Pendekatan STEM di SD Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta Rusnilawati, Rusnilawati; Hidayat, Muhamad Taufik; Hazima, Atika Azzahro; Tadzkiroh, Ummi; Kusuma, Rizki Rahma; Putri, Rachmania Senjawani; Nugroho, Suryanto; Sujalwo, Sujalwo
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.21107

Abstract

Kondisi pandemi yang masih berlangsung hingga sekarang menyebabkan sekolah perlu berupaya keras dalam mengatur strategi pembelajaran. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan secara Flipped Learning Model dengan berbagai platform e-leaning. Terdapat dua permasalahan utama yang akan diselesaikan melalui program ini, yaitu: 1) kualitas pembelajaran berbasis ICT yang masih rendah; 2) kurangnya pengetahuan guru mengenai model pembelajaran inovatif di era digital. Oleh karena itu, tujuan dari program ini adalah: 1) meningkatkan pengetahuan guru dalam penerapan model pembelajaran inovatif abad 21 yaitu pembelajaran digital dengan pembelajaran Flipped Learning Model dengan pendekatan STEM; 2) meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar menggunakan pembelajaran digital Flipped Learning Model dengan Pendekatan STEM. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui metode yang terdiri dari beberapa tahap mulai dari koordinasi, survei lapangan, persiapan pelatihan, pelaksanaan kegiatan, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan secara luring dan daring dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi digital yaitu Open Learning, Youtube, PPT bernarasi, Bandicam, Camtasia Studio, Instagram, dan aplikasi editing video lainnya. Program ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, yaitu: Kepala Dikdasmen Kota Surakarta, Kepala SD Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta, serta guru. Sejumlah 20 guru setuju dengan penerapan pendekatan STEM dengan Flipped Learning Model untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir HOTS. Pendekatan STEM dan FLM dapat menjadi pembelajaran inovatif abad 21 yang mendorong siswa untuk menguasai keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication).
Increasing Critical Thinking Abilities and Skills through Problem Based Learning for Elementary School Students Ardiansya, Vendra Oktareno; Minsih, Minsih; Negara, Santosa Pradana Putra Setya; Mujiono, Nanang Sri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23664

Abstract

The study aimed to evaluate the effectiveness of problem-based learning in enhancing critical thinking skills in Natural and Social Sciences. It utilized a quasi-experimental design with pretest-posttest randomized control groups. Data analysis involved t-tests to determine group differences and N-gain to measure improvement. Results showed significant enhancement in critical thinking abilities with problem-based learning. The t-test indicated a significant difference between groups, with t count (5.949) exceeding the t table value (2.018) and p-value (0.000) below 0.05. N-Gain scores showed a higher improvement in the experimental group (48.65%) compared to the control (29.46%). These findings highlight the effectiveness of problem-based learning in fostering critical thinking.
Pengenalan Hafalan Al-Qur'an dengan Metode Zahrawain untuk Meningkatkan Ketangguhan Literasi Anak Fatmawati, Rini; Slamet, Sri; Hastuti, Isnaini Budi; Suherman, Suherman; Rahmaniati, Rita; Khusnani, Azmi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23167

Abstract

Menghafal Al-Qur'an adalah usaha untuk membiasakan seorang mukmin dengan kitab sucinya. Menumbuhkan minat anak untuk menghafal Al Qur’an memang tidak semudah yang dibayangkan. Anak-anak di PPWNI (Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia) Klang Selangor, Malaysia terlihat tidak mampu menghafal surat-surat pendek dalam Al-Quran. Hal ini dikarenakan kurangnya dukungan bersekolah dari keluarga. Padahal, mereka adalah calon-calon generasi penerus bangsa Indonesia yang patut dibanggakan. Untuk mengatasi permasalahan di atas, tim pengabdi ini mengadakan kegiatan dalam bentuk pengenalan hafalan Qur’ an dengan metode Zahrawain bagi anak-anak di PPWNI Klang Malaysia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, pelatihan dan evaluasi. Dampak dari program ini adalah anak-anak tidak hanya bisa menghafal Al Qur’an saja tetapi juga dapat membaca surat yang mereka hafal. Dari hasil kegiatan dapat dilihat bahwa sebagian besar anak-anak sudah hafal dan hanya sedikit yang belum hafal surat An-Naas. Selanjutnya efek dari hafalan Al Qur’an tersebut berdampak pada ketangguhan literasi hafalan dan bacaan mereka.
Pengenalan Kebudayaan Indonesia Melalui Boanding Literasi SB Hulu Kelang Malaysia Fauziyah, Ana Fatwa; Amalia, Nur; Kartikasari, Evi Dwi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.20449

Abstract

Setiap anak memiliki hak untuk belajar tanpa memandang terlahir dari orang tua siapa. Anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pun yang bekerja di luar negeri juga memiliki hak untuk belajar pada umumnya. Banyak faktor yang menjadi penghambat anak TKI luar negeri tidak dapat bersekolah salah satunya minimnya sekolah Indonesia yang ada di luar negeri. Pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini terlaksana di Sanggar Bimbingan Hulu Kelang Malaysia kurang lebih hampir satu bulan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dasar dan pengenalan kebudayaan Indonesia kepada anak-anak yang ada di SB Hulu Kelang. Mitra dalam pengabdian ini ialah dari pengurus SB Hulu Kelang yaitu Persatuan Pembela Rakyat Kerinci di Malaysia (PPRKM) dan salah satu PTMA di Indonesia yaitu dari UM Sindenreng Rapang. Pengabdian ini menggunakan metode observasi, pendidikan masyarakat, dan advokasi. Pengabdian ini diterapkan dengan nama program SECARA (Sehari Ada Acara) yang memfokuskan anak untuk mecapai target kemapuan literasi dan pengenalan budaya Indonesia. Hasil yang didapat anak-anak mengalami peningkatan dalam hal literasi dasarnya dan anak-anak semakin mengenal budayanya yaitu budaya Indonesia.
Penguatan Rasa Percaya Diri Siswa dalam Berkomunikasi di Sekolah Inklusi Khoirunisa, Salsabila; Muhroji, Muhroji; Wulandari, Riyani; Pratiwi, Anggia Suci
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23644

Abstract

Rasa percaya diri merupakan timbulnya keyakinan dalam diri individu terhadap kemampuan yang dimilikinya. Dengan percaya diri anak akan mudah memahami dan mengenal dirinya sendiri. Kurangnya rasa percaya diri menyebabkan terhambatnya pengembangan potensi diri pada anak. Anak dengan rasa percaya diri tinggi akan mampu berkomunikasi dengan baik di lingkunganya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya-upaya guru dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam membangun komunikasi di sekolah inklusi. Jenis kualitatif desain deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif. Hasil menunjukan: 1. Upaya guru dalam menumbuhan kepercayaan diri pada anak berkebutuhan khusus (ABK) dilakukan dengan memberikan motivasi, apresiasi, pujian, menciptakan rasa aman, nyaman, mencari potensi anak, mendorong anak mengikuti lomba, ekstrakulikuler, menerapkan skill berani dan memberi hak yang sama. 2. Dalam membangun komunikasi yang baik guru melatih emosional anak, memberikan pemahaman tentang persatuan, memberikan bimbingan membaca, menulis, menciptakan komunikasi bermakna, menggunakan media gerakan tubuh media tulisan, menjadi juru bicara dan membebaskan anak untuk berinteraksi di lingkungan sekitar. Berbagai upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri anak dalam berkomunikasi di lingkungan sekolah. Terutama anak-anak berkebutuhan khusus yang merasa dirinya berbeda dengan anak-anak regular.
Penguatan Karakter Keindonesiaan Berpendekatan Pembelajaran Holistik Bagi Guru & Fasilitor Sanggar Belajar SIKL Ikaba Imaba 1 Malaysia pada Era Komunikasi Global Prayitno, Harun Joko; Wulandari, Murfiah Dewi; Utami, Ratnasari Diah; Siswanto, Heri; Syaadah, Himatus; Purnomo, Eko; Muhajir, Mochammad; Vitayala, Nikita; Saputri, Pratiwi Yulia; Ulayya, Putri Itsna; Silvia, Misya; Rahayu, Nunik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23321

Abstract

ru menjadi salah satu ujung tombak pendidikan dan memiliki peran sentral dalam rekayasa kelas. Kemampuan guru dalam melakukan rekayasa pembelajaraan sesuai dengan kebutuhan abad 21 sangat diperlukan. Hasil observasi yang dilakukan di 4 Sanggar Belajar Indonesia dari sebanyak 23 Sanggar Belajar di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur se-Kuala Lumpur Malaysia menunjukan Guru-guru dan atau instrukturnya pada Sanggar Belajar Indonesia di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur tersebut masih memiliki kompetensi dalam hal pengembangan pembelajaran yang rendah serta pembelajaran yang dilakukan juga kurang menarik dan kurang inovatif. Kondisi anak didiknya sangat beragam karena dari semua kelas, sejak dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 dijadikan 1 kelas. Observasi tersebut juga menemukan bahwa guru kurang memiliki variasi dalam menggunakan metode pembelajaran serta penguasaan kelas kurang maksimal. Berdasarkan hal tersebut, sangat diperlukan adanya penguataan bagi guru-guru Sanggar Belajar Indonesia di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur se-Kuala Lumpur Malaysia dalam hal rekayasa pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan abad 21. Dengan pemberian penguatan tersebut, diharapkan guru-guru dan atau instrukturnya pada Sanggar Belajar Indonesia di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur se-Kuala Lumpur Malaysia memiliki kompetensi yang baik dalam mempersiapkan anak didiknya dalam persaingan dalam pembelajaran abad 21, era komunikasi dan komputasi global. Metode pelaksanaan pengabdian melalui enam tahap yaitu, (1) Pemetaan dan pendataan kondisi awal mitra, (2) Sosialisasi dilaksanakan untuk mendiskusikan dengan mitra terkait pelaksanaan pengabdian, (3) Pelatihan pada guru dalam pembelajaran yang holistik, (4) Pendampingan pada guru dalam melaksanakan pembelajaran yang holistic, (5) Monitoring dan evaluasi pembelajaran holistic yang telah dilakukan guru, dan (6) Penyusunan laporan dan publikasi. Hasil kegiatan PkM ini adalah dapat menumbuhkan karakter cinta tanah air yang rendah yang dimiliki oleh para anak imigran dengan berbagai faktor pendukung dan penghambat yang menyertai penyebabnya. Oleh karena itu peran Program PkM kemitraan Internasional Terintegrasi dengan dengan Program KKN Kemitraan Internasional yang dialsanakan oleh mahasiswa dari berbagai PTMA seluruh Indonesia di sejumlah Sanggar Bimbingan Belajar, khususnya IKABA IMABA 1 sangat diperlukan dalam membimbing dan menumbuhkan sikap karakter cinta tanah air (nasionalisme) pada diri anak-anak imigran di Selangor, Malaysia. Antara lain upaya yang dilakukan adalah dengan menyisipkan nilai-nilai kebangsaan atau karakter ke-Indonesianan ini melalui lomba perayaan kemerdekaan HUT RI. Sikap yang diharapkan setelah adanya lomba kegiatan perayaan kemerdekaan ini anak-anak imigran dapat memiliki sikap atau profil pelajar pancasila: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, kebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.
Efektivitas Digital Marketing Sebagai Alternatif Pengembangan Strategi Marketing di Konveksi BUMDes Rahmayanie, Ananda Muslimah; Afiffah, Aliftya Virgy; Anggraini, Indah Dewi; Hermawan, Hardika Dwi; Mukhlasin, Latutik; Kurniawan, Dani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.19186

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, muncul banyaknya platform seperti Sosial Media, E-Commerce dan web yang sering dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan kehidupan sehari - hari contohnya dalam kegiatan jual beli. Metode yang digunakan adalah metode pengabdian, dalam kegiatan pengabdian ini tim pengabdian mendemonstrasikan atau memberikan contoh untuk menghasilkan keterampilan mengenai pengembangan dalam penggunaan media digital marketing. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengetahui tingkat efektivitas digital marketing terhadap proses transaksi dan marketing produk di Konveksi BUMDes. Hasilnya menunjukkan bahwa digital marketing sangat efektif untuk digunakan dalam pengembangan strategi marketing, hal ini dilihat dari kunjungan terhadap produk yang dipasarkan. Kesimpulan hasil pengabdian ini adalah penggunaan digital marketing sebagai strategi marketing dapat meningkatkan jangkauan produk, memudahkan customer untuk menemukan produk, serta mempermudah proses jual beli, maka dianjurkan agar meneruskan penggunaan digital marketing untuk tujuan marketing produk di konveksi BUMDes.
Optimizing Image Media on Mathematics Learning Outcomes for High Grade Students in Elementary Schools Khuluq, Khairul; Sukartono, Sukartono; Veranita, Ayu; Ariyati, Iin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23651

Abstract

Learning media has an influence on learning success. Suitable learning media must be adapted to the abilities and development of the students the teacher will teach, so teachers must adapt the learning media to the students' needs. The research objectives are: 1) to describe the planning for the application of image media to fifth grade students at SD Negeri 02 Gempolan in mathematics subjects; 2) describe the implementation of learning for class V students at SD Negeri 02 Gempolan using image media; 3) Describe the supporting and inhibiting factors for implementing image media in mathematics learning for fifth grade students at SD Negeri 02 Gempolan; 4) Describe a solution to overcome the factors inhibiting the application of image media to class V students at SD Negeri 02 Gempolan. SD Negeri 02 Gempolan, Kerjo conducted this research. The principal, teachers and fifth grade students were the subjects of this research. Interviews, observation and documentation are the methods used in data collection. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods. Data validity is carried out using source triangulation techniques and technical triangulation techniques. The research results show that the use of image media is able to foster student enthusiasm in learning, so that image media that is managed optimally can improve mathematics learning outcomes.
Pemberdayaan Tokoh Masyarakat Tellu Boccoe dalam Mengantisipasi Penyalahgunaan Narkoba pada Generasi Milenial Sulfikah, Sulfikah; Ismail, Ismail; Nurlinda, Nurlinda; Yardina, Yardina; Fardiansyah, Fardiansyah; Bahar, Andi Nur Asrah; Pada, Andi Tenri; Hasan, Fakhril; Rusda, Ahmad Amien; Sua, Andi Tenri; Hajar, Andi; Farid, Muhammad Rifaat Adiakarti; Wicaksono, Bayu Hendro
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23109

Abstract

Penyalahgunaan narkoba adalah ancaman terbesar yang dihadapi oleh negara Indonesia saat ini khususnya bagi kalangan generasi milenial. Penyalahgunaan narkoba ini sebagian besar disebabkan karena kalangan milenial dibebaskan dalam mengakses jaringan internet sehingga komunikasi antar jejaring sosial lebih mudah terbentuk. Selain itu, kurangnya pengawasan dari pihak keluarga dan lemahnya pendidikan karakter anak di sekolah menjadi pemicu utamanya. Permasalahan narkoba di Indonesia memerlukan perhatian khusus dari setiap kalangan, khususnya para tokoh masyarakat. Pemberdayaan tokoh masyarakat dalam mengantisipasi penyalahgunaan narkoba diwujudkan dengan memberikan penyuluhan keagamaan untuk membangun pribadi generasi yang berakhlak mulia, melakukan sosialisasi atau penyuluhan dampak dan bahaya penggunaan narkoba, hingga pada pemberlakuan pendidikan karakter kepada tiap generasi muda. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah kepala desa Tellu Boccoe, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone dan Tokoh Masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi, persiapan dan pelaksanaan seminar. Adapun hasil yang diperoleh yaitu pelaksanaan seminar akan bahaya penyalahgunaan narkoba ini memberikan manfaat dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya para tokoh masyarakat. Para tokoh masyarakat telah mampu mengenali tanda-tanda anak terjerat penyalahgunaan narkoba. Di samping itu sebagai bentuk tindak lanjut dalam kegiatan ini, pemerintah desa Tellu Boccoe menyusun strategi dengan melakukan penyuluhan rutin kepada sekolah- sekolah di desa terkait dengan pendidikan karakter agar generasi muda terhindar dari perilaku menyimpang yang mampu menjerumuskan ke dalam bahaya narkoba.