cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2024)" : 30 Documents clear
Penguatan ketahanan keluarga muslim melalui internalisasi nilai-nilai aqidah, ibadah dan moderasi beragama Luthfan, Muhammad Arief; Fadhilah, Nor; Samiaji; Selvia, Laila; Bari, Abdul; Sukino; Zaenuddin
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penguatan ketahanan keluarga Muslim dapat dicapai melalui internalisasi nilai-nilai aqidah, ibadah, dan moderasi beragama di Desa Insan Jaya, Serawak, Malaysia. Dalam konteks masyarakat yang multikultural, ketahanan keluarga menjadi faktor krusial untuk menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial. Studi ini menggunakan Community base research dengan proses enam langkah yakni identifikasi, masalah, merumuskan tujuan, desain, pengumpulan data, analisis dan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai aqidah dan ibadah memberikan dasar spiritual yang kuat bagi keluarga, yang membantu mereka dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Selain itu, moderasi beragama terbukti penting dalam membangun hubungan yang harmonis, baik di dalam keluarga maupun dengan komunitas yang lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 40% peningkatan pemahaman Agama Islam setelah proses internalisasi nilai-nilai aqidah, ibadah, dan moderasi beragamadilakukan secara betahap. Hasil ini memberikan wawasan bagi pengembangan program penguatan keluarga di komunitas Muslim, khususnya dalam konteks masyarakat yang beragam secara budaya dan agama. Dengan fokus pada internalisasi nilai-nilai aqidah, ibadah, dan moderasi beragama, riset ini dapat menawarkan perspektif baru tentang bagaimana aspek-aspek religius dapat memperkuat struktur dan fungsi keluarga dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan ekonomi.
Membangun kesadaran moderasi beragama: Pembinaan keagamaan di pondok pesantren wilayah perbatasan Mahrus, Erwin; Hasan, Munawir; Syukrian, Akbar; Rokhman, Rizki Fathu; Krisdiyanto, Dwi Nurfia; Winanda, M. Reza
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai aspek terkait kesadaran moderasi beragama, dengan fokus pada pembinaan keagamaan santri di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi terhadap pembaruan pendidikan Islam yang mencerminkan nilai-nilai moderasi beragama dan menjadikan lembaga ini sebagai model dalam membentuk karakter santri yang inklusif, toleran, dan penuh kasih. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif santri dalam setiap tahap penelitian, dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Metode yang diterapkan melibatkan observasi, wawancara, perencanaan tindakan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan 15 pertanyaan free test dan post test yang diisi oleh 20 santri. Analisis data menggunakan software JASP dengan uji normalitas dan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman santri tentang moderasi beragama setelah pembinaan keagamaan. Rata-rata nilai pre-test adalah 55.9, sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 80.9, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0.001). Pembinaan yang dilaksanakan mencakup pemahaman tentang moderasi beragama, serta mempererat hubungan antara Pondok Pesantren Miftahul Hidayah dan IAIN Pontianak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan santri sebagai agen perubahan yang mempromosikan nilai-nilai toleransi dan kerukunan dalam masyarakat. Tantangan dalam penerapan nilai-nilai moderasi beragama mencakup penyesuaian pendekatan pembelajaran dan konsistensi penerapan nilai tersebut dalam lingkungan pesantren. Meskipun tantangan ada, upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memperkuat karakter santri dalam menghadapi keberagaman budaya dan agama di daerah perbatasan.
Penguatan motivasi kewirausahaan untuk mencapai personal goal setting bagi gen Z Desembrianita, Eva; Anwar, Khoirul; Zuhroh, Diah Fauzia
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22394

Abstract

Pada tahun 2030 Indonesia mendapatkan bonus demografi sebesar 64% yaitu titik dimana mayoritas masyarakat diisi oleh orang-orang produktif, mereka yang memiliki rentang usia 15-64 tahun. Generasi Z ini akan menjadi harapan Indonesia dalam mencapai kemakmuran bangsa. Hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak baik negara, institusi Pendidikan maupun guru dan dosen mempersiapkan generasi Z tersebut menjadi generasi yang memiliki masa depan cemerlang, memiliki tanggung jawab, disiplin, mandiri, jujur, kerjasama, berani/percaya diri, dan menghargai prestasi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memberikan “Penguatan motivasi Kewirausahaan bagi gen Z yaitu sebuah Upaya mendorong siswa untuk dapat mewujudkan Personal Goal Setting. Metode yang digunakan untuk mendapatkan respon siswa dalam merencanakan masa depan setiap siswa yang berorientasi wirausaha melalui metode “Mentimeter” dimana siswa diminta mengisi sejumlah pertanyaan diawal maupun diakhir sesi presentasi. Penguatan motivasi untuk berwirausaha sebagai sebuah solusi kegiatan bagi siswa yang belum memiliki kesempatan melanjutkan studi Perguruan Tinggi. Kegiatan sharing session ini diharapkan mampu menjadi memberikan pengalaman dan motivasi bagi siswa untuk mau memulai berwirausaha. Hasil skor menti meter sebelum presentasi menunjukkan 66,7% siswa menyatakan ingin berwirausaha dan hasil skor mentimeter setelah presentasi menunjukkan bahwa 85,7% siswa menyatakan ingin mencoba berwirausaha. Melalui PKM ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi siswa sehingga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam membangun minat berwirausaha sebagai sebuah solusi apabila tidak memiliki kesempatan melanjutkan kuliah. Diharapkan adanya sinyal pertumbuhan wirausaha muda yang sukses sebagai pendorong daya saing bangsa meningkatkan kemakmuran sehingga tercapai Indonesia emas di tahun 2045.
Dukungan manajemen peningkatan kesehatan mental remaja berbasis character and communication training Astuti, Andriani Mei; Probowati, Rovica; Wicaksono, Yoga Bima; Nurlaili, Taniza Devita Putri
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22441

Abstract

Kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan jasmani dan merupakan unsur utama dalam menunjang terwujudnya kualitas hidup manusia yang utuh. Pada masa remaja terjadi perubahan biologis, psikologis maupun sosial, tetapi umumnya proses pematangan fisik terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan (psikososial). Remaja berhadapan dengan berbagai perubahan yang sedang terjadi dalam dirinya maupun target perkembangan yang harus dicapai sesuai usianya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan ketahanan kesehatan mental remaja dengan literasi kesehatan mental dengan program dukungan kesehatan mental remaja melalui kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi berbasis Character And Communication Training (CCT). Metode yang digunakan adalah metode PAR (Participatory Action Research) dengan melakukan skrining kesehatan mental menggunakan Self Reporting Questionare-29 (SRQ-29), edukasi tatalaksana penangganan gangguan mental pada remaja serta melatih cara komunikasi guna meningkatkan kepercayaan diri pada remaja.. Kegiatan ini dihadiri oleh 28 remaja yang diberikan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil analisis peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa terkait dukungan psikososial remaja dengan nilai pre test 48,28% dan post test sebesar 72,55%. Hasil skrining SRQ-29 menunjukkan sebagian besar siswa mengalami post traumatic stress disorder karena kejadian KDRT..  Kesimpulan tim pengabdian kepada masyarakat secara proses sudah dilakukan berdasarkan tahapan yang telah direncanakan. Saran kepada remaja untuk lebih meningkatkan literasi tentang perkembangan dukungan psikososial pada remaja.
Penguatan keterampilan pembelajaran technopreneurship dengan metode proyek untuk penurunan kemiskinan ekstrem Suminar, Tri; Arbarini, Mintarsih; Malik, Abdul; Mulyono, Sungkowo Edy; Siswanto, Yudi; Cahyani, Arini Dwi; Aliyah, Khotimatul; Astuti, Dwi Hari; Indarthi, Anifah Widya
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22444

Abstract

Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH) berperan penting sebagai fasilitator Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Kinerja PPKH di wilayah Kabupaten Semarang yang menjadi mitra kegiatan kepada masyarakat ini mengalami kendala utama dalam memberdayakan KPM bidang ekonomi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan secara khusus bertujuan memberikan intervensi penguatan keterampilan pembelajaran technopreneurship berbasis proyek (Project based learning) bagi PPKH, yang dapat berdampak efektif meningkatkan partisipasi aktif KPM dalam P2K2 dan meningkatkan perilaku produktif dalam mengelola wirausaha bagi KPM. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan adalah metode pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan model learning by doing. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan adalah PPKH dan KPM Kecamatan Tengaran. Bentuk kegiatan Training of Trainers tersebut diberikan materi dengan model pembelajaran yang mencakup 5 tahap, yakni; pengenalan, konseptualisasi, aksi, evaluasi dan refleksi, serta tindak lanjut. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat, metode workshop, teknik demonstrasi dan learning by doing. Kegiatan pengabdian ini dapat bermanfaat bagi pendamping PPKH dan KPM dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik keterampilan berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi digital. Dampak kegiatan pengabdian bagi PPKH Kecamatan Tengaran meningkatnya kemampuan technopreneurship sebagai upaya mengatasi kesulitan dalam memberdayakan KPM.
Pemanfaatan aliran sungai dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik Noerhayati, Eko; Afroni, Mohammad Jasa; Bakhtiar, Anang; Ingsih, Ita Suhermin; Ashari, Mohammad Alfarisi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22465

Abstract

Lembah kemuning merupakan daerah yang termasuk di desa Sukoanyar yang cukup jauh dari daerah pemukiman dan memiliki medan yang curam. Meskipun sudah ada fasilitas energi listrik dari pemerintah, namun sumber daya listrik yang diterima masyarakat tidak sebanding dengan kebutuhan kegiatan yang ada di Lembah Kemuning ini. Kondisi ini dikarenakan pasokan daya listrik dari kabel PLN yang sulit untuk dapat menggapai lembah kemuning. Sehingga warga yang berada di lembah ini berinisiatif ingin berusaha untuk mandiri akan sumber daya listrik untuk mendukung aktifitas sehari-hari. Di lembah ini terdapat Pondok Pesantren Annur yang sangat membutuhkan kegiatan belajar-mengajar dan lokasinya dekat dengan sungai yang cukup besar debit airnya. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian adalah untuk membangun PLTHM dan memberdayakan kelompok santri agar mampu mandiri dan meningkatkan pengetahuan bidang energi listrik dan dapat mendapatkan energi listrik mengunakan debit air sungai di lembah kemuning. Pendekatan yang digunakan dalam Metode pengabdian masyaratak ini yaitu Asset Based Community Development (ABCD) dimulai dari survei lokasi, studi literature dan dilanjutkan perhitungan komponen LPTMH. Pelaksanaan pengabdian dilakukan oleh 3 orang dosen dan 4 mahasiswa sebagai implementasi MBKM. Pembangunan dibantu oleh parsitipasi masyarakat dan santri Pondok pesanteren. Hasil Pengabdian berupa bangunan pengendap beserta saluran pengarah dan menghasilkan berita di mediamassa, jurnal nasional dan poster.
Transformasi pelayanan digital terpadu dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik Maryuni, Sri; Pardi; Darmawan, Deni; Apriyani, Eka; Rudianto; Zesa, Putri; Selpiani, Wanda
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22479

Abstract

Transformasi digital di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kubu Raya menghadapi tantangan yang signifikan, terutama dalam kaitannya dengan keterbatasan sumber daya, teknis, finansial, dan infrastruktur. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan publik. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Focus Group Discussion (FGD), berbagai masalah dapat diidentifikasi, termasuk kurangnya keterampilan staf dalam pengelolaan teknologi digital dan terbatasnya pendanaan. Hasil FGD menunjukkan bahwa meskipun terdapat hambatan, strategi implementasi dapat difokuskan pada pelatihan teknis, integrasi sistem layanan, dan kolaborasi dengan universitas serta sektor-sektor swasta yang ada. Pelatihan staf perpustakaan mengenai teknologi digital diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis mereka dalam mendukung transformasi pelayanan digital. Selain itu, perlu adanya upaya pencarian sumber pendanaan alternatif seperti hibah dan sponsor untuk mendukung keberlanjutan program ini. Hasil evaluasi dari kegiatan PKM ini menunjukkan peningkatan pemahaman akan pentingnya transformasi digital dan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan, meskipun realisasi penuh membutuhkan dukungan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Pengembangan usaha rumah potong unggas dalam upaya menjamin peredaran daging unggas halal dan meningkatkan kesehatan masyarakat veteriner 'Ula, Ahmad Nilnal Munachifdlil; Yasin, Rozaq M.; Arrohman, Sigit
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22484

Abstract

Kebutuhan akan daging unggas yang halal, sehat, memenuhi kriteria kesmavet tidak hanya untuk masyarakat muslim, tetapi juga masyarakat non-muslim.  Selama ini pelaku usaha rumah potong unggas masih belum sepenuhnya mengetahui tentang kewajiban jaminan halal akan produksi dagingnya dan juga kesehatan masyarakat veteriner. Alasan yang dikemukakan yaitu karena faktor ketidaktahuan, syarat yang tidak mudah dan juga lokasi usaha yang belum memenuhi kriteria. Mitra pelaku usaha yaitu pengusaha rumah potong unggas di Pasar Bareng Kudus. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode Asset Based Community Development (ABCD). Pengabdian ini meliputi beberapa tahapan 1) Sosialisasi; 2) Pelatihan; 3) Penerapan teknologi; 4) Pendampingan dan Evaluasi dan 3) Keberlanjutan program yang bertujuan untuk meningkatkan usaha mitra. Hasil pengabdian ini menunjukkan mitra memiliki pengetahuan tentang standar halal, kesmavet dan mesin bubut semi-otomatis sesuai dengan jenis unggas yang disembelih. Mitra jadi lebih mengetahui tentang cara memenuhi syarat teknis dan higiene dalam upaya menyediakan daging unggas halal di masyarakat.
Transformasi digital pemberdayaan BUMDes: Optimalisasi potensi desa melalui sistem informasi marketplace Ramdhan, Nur Ariesanto; Syaifulloh, Muhammad; Ujianto, Nur Tulus; Faqih, Abdulah; Apriliani, Rosema Dina
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22495

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Makmur Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, didirikan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengelolaan usaha berbasis kebutuhan lokal, seperti pembesaran ternak kambing dengan sistem fermentasi dan penyewaan gedung serbaguna. Meskipun BUMDes ini telah beroperasi sejak tahun 2019 dan berbadan hukum pada tahun 2021, pengelolaannya masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran digital dan manajemen keuangan yang efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan. Fokus utama program ini adalah penerapan manajemen usaha berbasis teknologi informasi yang mencakup pelatihan digital marketing, penggunaan media sosial, serta pengelolaan keuangan secara digital. Pengembangan ekosistem digital juga dilakukan dengan membangun dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis website serta aplikasi "SIBAU" Desa Marketplace untuk memperluas jangkauan pemasaran produk BUMDes. Diharapkan, dengan optimalisasi teknologi ini, BUMDes Jaya Makmur dapat meningkatkan efisiensi operasional, stabilitas penjualan, dan pendapatan, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat Desa Trayeman.
Peningkatan kualitas dan kapasitas produksi pakan ikan melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis green economy Mulia, Dini Siswani; Muryanto, Muhammad; Utami, Restu Frida; Saputra, Eqwar; Priyadi, Sugeng
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22521

Abstract

Pakan ikan merupakan komponen penting dalam kegiatan budidaya ikan air tawar. Harga pakan bermutu di pasaran relatif tinggi dan cenderung mengalami kenaikan. Pembuatan pakan ikan secara mandiri merupakan langkah tepat untuk mengurangi tingginya biaya produksi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi pakan ikan melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis green economy. Mitra adalah kelompok budidaya ikan (pokdakan) Mina Mandiri, Desa Panembangan, Cilongok, Banyumas. Metode kegiatan adalah metode pendekatan partisipatoris, dengan tahap kegiatan meliputi sosialisasi, pelaksanaan kegiatan (pelatihan dan penerapan teknologi tepat guna), pendampingan, dan evaluasi. Tingkat keberhasilan program diukur dengan metode one group pre-test and post-test. Hasil kegiatan PKM menunjukkan 83,33% anggota mitra memahami dan mampu mengimplementasikan formulasi bahan baku pakan ikan, 81,25% anggota mitra memahami dan mampu mengimplementasikan penggunaan binder alami, dan 80% anggota mitra menguasai penggunaan alat pembuat pakan ikan terpadu. Pakan ikan yang dihasilkan memiliki kadar protein 30%, berbentuk bulat atau agak memanjang sesuai pesanan, dan daya apung lebih dari 60 menit. Kapasitas produksi mencapai 300-400 kg/hari dibandingkan sebelumnya 50-70 kg/hari. Kegiatan ini berdampak positif bagi mitra dan meningkatkan gairah berbudidaya ikan. Hasil evaluasi menunjukkan perlunya keberlanjutan program untuk mendampingi mitra mengatasi berbagai persoalan produksi pakan maupun budidaya ikan.

Page 3 of 3 | Total Record : 30