cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik Pembuatan Ecobrick dan Ecoenzyme Wahyuni, Sri; Vinolina, Noverita Sprinse; Kembaren, Martalena Br. S.
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4682

Abstract

Ecobrick dan ecoenzyme adalah salah satu bentuk upaya dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik, upaya ini mendukung SDGs dalam program ekonomi hijau. Masyarakat sekolah menjadi salah satu sasaran yang strategis untuk perubahan pengetahuan, perilaku dan keterampilan masyarakat. SMK Gelora Jaya Nusantara Medan bersedia bekerjasama melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam peningkatan pegetahukan dan keterampian pengelolaan sampah. Saat ini SMK Gelora Jaya Nusantara belum memiliki sertifiat adiwiyata dan dalam proses persiapan menuju sekolah adiwiyata. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesedasaran dan keterampilan guru dan siswa SMK Gelora Jaya Nusantara Medan dalam mengelolaan sampah organik dan anorganik. Metode pengabdian ini adalah pelatihan. Terdapat 2 jenis teknologi yang diterapkan dalam pengabdian ini yaitu teknologi ecobrick dan ecoenzyme. Hasil dari pengabdian ini 35 peserta (guru dan siswa) yang mengikuti kegiatan sangat antusias dan merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Terdapat perubahan keterampilan dalam pengelolaan sampah pada peserta setelah dilakukannya pelatihan, terutama dalam pengelolaan sampah yang ada disekolah. Kegiatan ini pun tetap berlanjut, sekolah telah membuat ecobrick dan ecoenzyme sendiri yang kemudian hasilnya telah digunakan untuk keperluan-keperluan yang ada disekolah. Diharapkan kepada sekolah lain dapat melakukan kegiatan yang sama agar meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah disekolah.
Peningkatan Kesehatan Lansia melalui Pembentukan Posyandu Lansia Wulandari, Amri; Krismiyati, Murti; Fauziandari, Erma Nur; Trisnaningsih, Rahma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4683

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan enam propinsi berpenduduk lansia lebih dari 10 %. Lansia (lanjut usia) adalah seseorang yang berusia 60 tahun keatas. Keluhan lansia dipengaruhi oleh proses degenerative yang meningkatkan kerentanan terhadap penyakit dan infeksi. Penyakit tidak menular mengalami peningkatan dalam 5 tahun, yaitu hipertensi naik 8,3% menjadi 34,1%, diabetes melitus 4% menjadi 10,9%, stroke 3,9% menjadi 10,9%, dan penyakit ginjal kronis 1,8% menjadi 3,8%. Posyandu Lansia adalah pos pelayanan terpadu yang dirancang khusus untuk masyarakat usia lanjut. Pelaksanaan posyandu lansia bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan lansia. Kader lansia dan sarana posyandu, merupakan modal dalam keberlanjutan posyandu lansia. Tujuan kegiatan ini membentuk posyandu lansia dan pendampingan kader posyandu lansia untuk meningkatkan kesehatan lansia. Metode meliputi wawancara, observasi terbuka, sosialisasi posyandu lansia, pelatihan kader tentang 5 meja pada posyandu lansia, edukasi tentang deteksi dini penyakit degeneratif. Jumlah kader yang hadir 70 orang. Hasil terdapat peningkatan pengetahuan kader antara sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan mengenai posyandu lansia, pelatihan kader dapat meningkatkan pemahaman kader mengenai sistim 5 meja dan pemeriksaan kesehatan pada Posyandu lansia, terdapat kekuatan dan keterbatasan dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan, kekuatan berupa keterlibatan mitra dan kegiatan yang komprehensif melalui pendekatan action research.
Edukasi Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) sebagai Upaya Menstabilkan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Posyandu Lansia Pramesti, Selnia Anindia; Siwi, Adiratna Sekar; Khasanah, Suci
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4693

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan motivasi lansia penderita hipertensi tentang diet DASH serta menggambarkan perubahan pola diet mereka. Metode yang digunakan meliputi pengukuran pengetahuan, sikap, dan motivasi tentang hipertensi dan diet DASH menggunakan kuesioner, edukasi tentang hipertensi dan diet DASH, serta evaluasi ulang dengan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, motivasi, dan sikap lansia terhadap diet DASH. Program diet DASH selama 14 hari mempengaruhi menu makanan yang dikonsumsi, dengan sebagian besar lansia menerapkan diet yang dianjurkan. Namun, beberapa masih mengonsumsi makanan berlemak. Terdapat juga peningkatan asupan kalium, magnesium, kalsium, dan serat.
Meningkatkan Pengetahuan Perubahan Masa Remaja dan Dampak Perundungan Kepada Santri sebagai Upaya Preventif Tindak Kekerasan Seksual dan Perundungan di Pesantren Kinanti, Rias Gesang; Puriastuti, Alifia Candra; Hasanah, Zumroh; Amelia, Dessy; Dani, Nova Wulan Rahma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4699

Abstract

Saat ini, kekerasan seksual dan perundungan menjadi permasalahan yang sering terjadi di sekitar kita. Kasus kekerasan seksual dan perundungan nyatanya juga banyak terjadi di pesantren. Kehidupan santri yang sangat erat dengan hidup bersama karena aktivitas sehari-harinya selalu melibatkan interaksi tanpa henti dengan orang lain. Jika keadaan seperti ini tidak didasari oleh nilai-nilai solidaritas dan kekompakan, tentu akan menimbulkan kejadian yang tidak diharapkan, termasuk pelecehan bahkan kekerasan seksual. Pondok Pesantren Al-Mustaqim sebagai mitra pengabdian masyarakat, menyoroti kejadian perundungan verbal yang sering terjadi di kalangan santri. Kegiatan ini dilakukan kepada 60 orang santri yang terdiri atas 30 orang santri putra dan 30 orang snatri putri. Pendekatan yang digunakan dengan pemberian pendidikan tentang perubahan remaja dan isu-isu terkait perundungan Hasil yang diperoleh adalah pengetahuan siswa bertambah setelah mendapat pendidikan. Dengan mengetahui perubahan-perubahan yang terjeadi pada dirinya, remaja akan berusaha menerima dan beradaptasi dengan lingkungannya sehingga pencegahan kekerasan seksual dan perundungan dapat dihindarkan.
Pemanfaatan Permainan Tradisional sebagai Upaya Peningkatan Aktivitas Motorik pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Nurseskasatmata, Satria Eureka; Sulistyana, Caturia Sasti; Sulistyawati, Wiwin; Christianingsih, Siska; Fauzi, Abdul; Wijayanti, Karunia; Nurvitriana, Nidya Comdeca
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4700

Abstract

Di seluruh dunia, mayoritas anak-anak menghabiskan lebih dari dua jam per hari menonton TV dan penggunaan laptop dan telepon genggam pada anak-anak meningkat secara substansial serta banyak perilaku sedentary lainnya yang dapat menyebabkan obesitas. Kebiasaan bermain anak mulai bergeser ke arah gadget sehingga permainan tradisional yang lebih menyehatkan sudah ditinggalkan. Permasalahan yang terjadi di SDN Dukuh Kupang I Surabaya adalah siswa-siswi belum banyak mengenal permainan tradisional. Kegiatan permainan tradisional dilakukan dengan mengenalkan secara promotif berbagai permainan tradisional yang mengandung unsur peningkatan aktifitas fisik baik secara individu dan kelompok dengan metode ceramah dan praktik. Hasil dari kegiatan adalah terdapat peningkatan minat dan aktivitas fisik anak dan penurunan waktu screen time dengan permainan tradisional. Sedangkan kejadian overweight dan obesitas belum menunjukkan penurunan secara signifikan karena waktu kegiatan yang singkat dan bersifat promotif. Dengan kegiatan ini setidaknya ada solusi dalam mengatasi kejenuhan anak di tengah rutinitas belajar harian dan upaya membatasi penggunaan gadget tanpa batas waktu.
Edukasi GERD untuk Generasi Z: Strategi Peningkatan Pengetahuan dan Perubahan Perilaku Kesehatan Widiyanto, Aris; Sartika, Syifa Ayu; Utami, Alifah Khusnul Nur; Dina, Kartikasari Maulud; Anasulfalah, Hakim; Delimasari, Tri Sakti Halimah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4701

Abstract

Angka kejadian GERD pada remaja berkisar antara 10% hingga 15%. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup remaja dan berpotensi menyebabkan komplikasi kesehatan jangka panjang jika tidak ditangani dengan baik. Promosi kesehatan melalui edukasi kesehatan menjadi aspek krusial dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, seperti Gen Z. Kegiatan Edukasi diikuti oleh 22 remaja putra dan putri yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang cara pencegahan yang efektif terhadap GERD. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa edukasi/pendidikan kesehatan tentang gerd dengan media poster dan video. Hasil : terdapat perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Sebelum penyuluhan, sebagian besar peserta (69,44%) sudah memiliki tingkat pengetahuan di atas 80. Namun, terdapat 30,56% peserta yang berada dalam kategori pengetahuan rendah (0-40). Setelah penyuluhan, persentase peserta dengan pengetahuan rendah menurun menjadi 16,67%, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada kelompok ini. Sementara itu, persentase peserta dengan pengetahuan di atas 80 meningkat dari 69,44% menjadi 83,33%. Hal ini mengindikasikan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta, terutama pada mereka yang sebelumnya berada di tingkat pengetahuan rendah. Kegiatan edukasi GERD pada Generasi Z memiliki dampak yang positif serta mampu memberikan kontribusi terhadap upaya preventif serta mencegah komplikasi lebih lanjut.
Upaya Peningkatan Mental Health Wanita Menopause dengan Dance Movement Therapy Kumaat, Noortje Anita; Sulistyarto, Soni; Dewi, Ratna Candra; Nugraha, A Burhanuddin Kusuma; Fauzi, Abdul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4704

Abstract

Menopause merupakan siklus alami wanita yang tidak dapat dihindari akibat penurunan hormon estrogen dan degradasi ovarium secara bertahap. Saat menopause wanita mengalami beberapa keluhan fisik dan psikis yang dapat mengganggu kualitas hidupnya. Salah satu intervensi untuk menanganinya adalah dance movement therapy (DMT). Tujuan dari dance movement therapy (DMT) adalah menurunkan masalah psikologis pada wanita menopause. Kegiatan ini dilaksanakan di Sanggar Line Dance Queen Surabaya, dengan sasaran wanita usia 50-65 tahun yang memasuki masa pramenopause, menopause, dan pasca menopause. Intervensi line dance dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu dengan durasi 60-90 menit, selama 8 minggu pada bulan Agustus-September 2024. Penilaian dilakukan dengan mengisi pre dan post test tentang syndrome menopause dan Dance Movement Therapy (DMT) serta Menopause Rating Scale (MRT). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dimana sebanyak 90% berusia 55-65 tahun dan sebagian besar sebagai ibu rumat tangga yaitu 73,3%. Hasil kegiatan juga menunjukkan pemberian dance movement therapy (DMT) meningkatkan pengetahuan dan menurunkan masalah psikologis pada wanita menopause. Diharapkan dance movement therapy menjadi salah satu pilihan yang dapat diterapkan pada wanita pramenopause, menopause dan pasca menopause.
Pengaruh Edukasi melalui Video Animasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Primigravida Trimester III tentang Persiapan Persalinan Agustin, Agustin; Darmawan, Flora Honey; Nurhayati, Fitri; Murtiani, Farida; Norma, Norma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4705

Abstract

Pimigravida merupakan fase penting dalam kehidupan seorang wanita, di mana banyak perubahan fisik dan emosional terjadi. Selama periode ini, ibu hamil sering kali mengalami kecemasan dan ketidakpastian mengenai proses persalinan dan perawatan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan video animasi terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester ketiga primigravida terkait persiapan persalinan. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest dan posttest. Penelitian dilakukan di RW 05 Desa Cikadu, Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2023. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil trimester ketiga primigravida di RW 05 Cikadu tahun 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling, dengan total 31 partisipan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan menunjukkan bahwa lebih dari setengahnya, yaitu 19 orang (61,3%) ibu hamil trimester ketiga primigravida memiliki pengetahuan yang kurang, dan 5 orang (16,1%) memiliki sikap negatif. Setelah diberikan pendidikan, lebih dari setengahnya, yaitu 20 orang (64,5%) memiliki pengetahuan yang baik, dan seluruhnya (100,0%) memiliki sikap positif. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, ditemukan adanya pengaruh pemberian pendidikan melalui media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester ketiga primigravida dengan nilai p 0,000 < alpha (0,05). Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pemberian pendidikan melalui media video animasi berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil primigravida di trimester ketiga.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Posyandu Keluarga Berbasis Community as Partners untuk Meningkatkan Kemandirian Kesehatan Masyarakat Hadi, Irwan; Idris, Baiq Nurainun Apriani; Halid, Sopian; Supriyadi, Zaroan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4706

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan merupakan strategi utama untuk mencapai kemandirian kesehatan masyarakat. Konsep Community as Partners (CAP) menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam program Posyandu Keluarga, mengintegrasikan upaya kesehatan berbasis komunitas dengan prinsip kolaborasi dan inovasi penerapan tekhnologi. Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk dapat meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu Keluarga. Berbasis Community As Partner Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini adalah melalui 1). Sosialisasi (Focus group Discusion Bersama Mitra),.2). Pelatihan Kader Posyandu Keluarga (POSGA), 3). Pendampingan Kader, 4). Penerapan Tekhnologi5). Partnership (Kerjasama untuk keberlanjutan program). Hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa Pemberdayaan Masyarakat melalui posyandu keluarga berbasis Community As Partner memberikan dampak terhadap kemampuan kader dalam deteksi dini, peningkatan keterampilan Kader, Kemampuan dalam memberikan Akses Layanan dan Keberlanjutan Program. Pemberdayaan Masyarakat mellaui pendekatan CAP melalui Posyandu Keluarga efektif meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.
Optimalisasi Kesehatan Lansia dengan Program Pemberian Makanan Tambahan: Pendekatan Cerdas untuk Nutrisi Seimbang Marwan, Marwan; Rohmawati, Dhian Luluh; Pariyem, Pariyem; Hartono, Aris
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4712

Abstract

Peningkatan yang signifikan populasi lansia di seluruh dunia menjadi perhatikan penting di sektor kesehatan terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang sering kali terabaikan. Intervensi gizi pada lansia adalah penting karena nutrisi memegang peranan krusial dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup di usia lanjut. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memegang peran penting dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyaraakat ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan lansia melalui program pemberian makanan tambahan yang seimbang dan edukasi nutrisi, sehingga dapat mencegah malnutrisi dan mendukung kehidupan lansia yang lebih sehat dan aktif. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini antara lain adalah penyuluhan tentang makanan bergizi, dilanjutkan pengecekan kesehatan dan pemberian PMT. Hasil dari kegiatan ini adalah sebagian besar lansia memiliki IMT antara 18,5-24,9. Selain itu tekanan darah juga sebagian besar berada pada kategori normal. Kesimpulannya adalah kegiatan ini efektif dalam meningkatkan status nutrisi lansia sehingga diharapkan pemerintah desa bekerja sama dengan puskesmas untuk mengadakan penyuluhan bertahap dan mengevaluasi status gizi dan kesehatan lansia setelah pemberian PMT.

Page 80 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025