cover
Contact Name
Bangkit Lutfiaji Syaefullah
Contact Email
bangkit@pertanian.go.id
Phone
+6285879835754
Journal Mail Official
triton@polbangtanmanokwari.ac.id
Editorial Address
Jl. SPMA Reremi 143. Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat – Kode Pos 98312
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Triton
ISSN : 20853823     EISSN : 27453650     DOI : 10.47687
Jurnal Triton Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari with registered number p ISSN 2085-3823 and e ISSN 2745-3650 is a scientific open access journal published by Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari. Jurnal Triton has been certificated with number 0005.0036/Jl.3.02/SK.ISSN/2009.04 and 0005.27453650/JI.3.1/SK.ISSN/2020.09 as a scientific journal by the Ministry of Research-Technology and Higher Education Republic of Indonesia. Jurnal Triton aims to publish original research results and reviews such as agriculture, animal husbandry and plantation. Jurnal Triton encompasses a broad range of research topics in agriculture: extension, socio-economic, policy, cultivation, tissue culture, biotechnology, animal (health, production, nutrition, welfare, behavior, reproduction and product), and post-harvest. Jurnal Triton is published every six months (June and December).
Articles 297 Documents
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Penyuluh Pertanian dalam Pemanfaatan Internet untuk Peningkatan Kapasitas Penyuluh di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Septi Kusumawati; Sunarru Samsi Hariadi; Alia Bihrajihant Raya
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.535

Abstract

Pertanian merupakan salah satu sektor mata pencaharian utama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peningkatan kapasitas penyuluh pertanian dibutuhkan agar penyuluh dapat menjalankan perannya dalam pendampingan petani sebagai usaha pembangunan pertanian di D.I. Yogyakarta. Pemanfaatan media internet untuk peningkatan kapasitas penyuluh pertanian. Peningkatan kapasitas penyuluh pertanian dapat dilihat dengan dijalankannya fungsi sistem penyuluhan oleh penyuluh pertanian. Pemanfaatan internet merupakan tindakan searching, downloading, sharing, dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku penyuluh pertanian dalam pemanfaatan internet untuk peningkatan kapasitas penyuluh di D.I.Yogyakarta dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku penyuluh pertanian dalam pemanfaatan internet untuk peningkatan kapasitas penyuluh di D.I.Yogyakarta. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatf. Penelitian dilaksanakan di D.I. Yogyakarta pada bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2023. Pengambilan data primer menggunakan kuisioner kepada 152 responden penyuluh pertanian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) D.I. Yogaykarta yang diambil secara sistematic random sampling. Data dianalisis menggunakan path analysis dengan program AMOS 24. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung faktor peran rekan kerja, kemampuan, dan motivasi terhadap perilaku penyuluh dalam pemanfaatan internet untuk mendukung peningkatan kapasitas penyuluh. Terdapat pengaruh tidak langsung faktor sikap, dukungan kebijakan pemerintah dan ketersediaan sarana dan prasarana terhadap perilaku penyuluh dalam pemanfaatan internet untuk mendukung peningkatan kapasitas penyuluh. Perlu adanya pengoptimalan faktor-faktor yang berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap perilaku penyuluh.
Studi Komparasi Pasca Panen Kapulaga (Amomum cardamomum): Desain dan Penerapan SOP, Kualitas Fisik dan Ekonomi Simplisia Kapulaga Budiyatul Aliyah; Endah Puspitojati; Siti Astuti
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.558

Abstract

Standard Operating Procedures (SOP) pasca panen kapulaga ialah panduan/acuan tertulis yang berisikan rangkaian kegiatan pengelolaan hasil panen kapulaga menjadi bentuk simplisia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah membuat desain Standard Operating Procedures (SOP) pasca panen kapulaga, mengetahui perbedaan kegiatan pasca panen, kualitas, dan nilai tambah ekonomi simplisia kapulaga yang menerapkan dan tidak menerapkan SOP pasca panen. Penelitian ini dilaksanakan di P4S Menoreh Herbal Magelang dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif (mixed methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain SOP pasca panen kapulaga dibuat menggunakan metode plan, do, check, dan action (PDCA). Terdapat perbedaan kegiatan pasca panen kapulaga yang menerapkan dan tidak menerapkan SOP pasca panen yaitu pada tahap pencucian dan penirisan, pengeringan, penyortiran dan penimbangan akhir, serta pengemasan dan pelabelan. Kualitas simplisia kapulaga yang menerapkan dan tidak menerapkan SOP pasca panen berbeda signifikan secara organoleptik (warna, bau, rasa, dan tekstur). Simplisia kapulaga yang menerapkan SOP pasca panen berwarna putih, berbau khas menyengat kapulaga, dan memiliki tekstur berkerut sesuai standar kapulaga yang baik. Sedangkan simplisia kapulaga yang tidak menerapkan SOP berwarna kecoklatan dan berbau segar kurang menyengat. Kualitas organoleptik simplisia kapulaga yang menerapkan SOP pasca panen lebih tinggi dibandingkan simplisia kapulaga yang tidak menerapkan SOP pasca panen. Kadar air simplisia kapulaga menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara simplisia kapulaga yang menerapkan dan tidak menerapkan SOP pasca panen. Simplisia kapulaga yang menerapkan SOP pasca panen memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak menerapkan SOP pasca panen.
Strategi Pemasaran melalui E-Commerce dalam Meningkatkan Penjualan Benih Hortikultura di CV Multi Global Agrindo Nur Rizka Dalilah Hariman; Ananti Yekti; Asih Farmia
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.564

Abstract

Revolusi industri 4.0 yang saat ini tengah berlangsung memiliki pengaruh besar dalam mengubah perilaku pasar termasuk pasar perbenihan hortikuktura. Dimana saat ini konsumen cenderung lebih menyukai pembelian segala sesuatu melalui online dibandingkan offline. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pemasaran melalui e-commerce Shopee CV Multi Global Agrindo dan merumuskan strategi serta menyusun urutan prioritas strategi pemasaran melalui e-commerce Shopee untuk meningkatkan penjualan benih hortikultura di CV Multi Global Agrindo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriprif dengan pengambilan sampel berupa teknik sensus pada responden tim marketing CV MGA sebagai responden utama dan snowball sampling pada responden konsumen Shopee benih hortikultura CV MGA sebagai responden pendukung, dengan jumlah responden utama sebanyak 3 responden dan jumlah responden pendukung sebanyak 55 responden. Analisa data yang digunakan berupa Analisa SWOT yang mencakup matriks IFAS-EFAS di dalamnya, serta menggunakan Analisa QSPM. Analisa IFAS-EFAS menunjukkan bahwa CV MGA berada pada kuadran 1, dimana kuadran tersebut berarti bahwa perusahaan memiliki kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk meraih peluang yang ada. Analisa SWOT menghasilkan sebelas rumusan strategi pemasaran baru, selanjutnya pada analisa QSPM menghasilkan tiga rumusan strategi terbaik yaitu setelah mengirimkan produk, perusahaan perlu mengingatkan konsumen untuk memberi ulasan kepuasan pada akun Shopee CV MGA, perusahaan perlu melakukan cek berulang terhadap transaksi yang dilakukan oleh calon konsumen untuk mengurangi resiko kecurangan konsumen, utamanya pada pilihan metode pembayaran secara COD, dan terakhir melakukan promosi dengan memasang iklan berbayar di Shopee.
Disrupsi Sistem Produksi Padi Nasional: Mampukah Indonesia Memenuhi Kebutuhan Beras di Tahun 2045? Marwanti Marwanti; Setyono Hari Adi; Hendri Sosiawan; Muhrizal Sarwani; Gatot Irianto; Mohammad Ismail Wahab
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.588

Abstract

Produksi padi di Indonesia tahun 2022 tercatat mengalami peningkatan sebesar 1,25 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau 2,31 % dibandingkan produksi padi pada tahun 2021 yang mencapai 54,42 juta ton GKG. Peningkatan produksi ini disebabkan oleh peningkatan luas panen padi sebesar 10,61 juta hektar dengan jumlah produksi sekitar 55,67 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Terjadinya kenaikan produksi padi ternyata belum mampu memenuhi permintaan kebutuhan beras nasional dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata nasional 1,2% per tahun, laju alih fungsi lahan rata-rata 96 ribu hektar per tahun, peningkatan harga beras domestic 4% per tahun pada periode 2018-2022, dan tingginya volume impor beras sebesar 2,5 juta ton dan komoditas pangan lainnya, terutama terigu sebesar 9,5 juta ton pada 2022, dan ubi kayu sebesar 52% per tahun sejak 2000. Kondisi ini diperkirakan semakin tinggi pada tahun 2045 jika tidak ada implementasi disrupsi teknologi produksi pertanian pangan yang mampu menyelesaikan masalah peningkatan produksi pangan nasional, termasuk padi, secara cepat dan masif dari hulu ke hilir. Disrupsi pertanian (disruptive agriculture) secara operasional dimaknai sebagai tindakan berbiaya murah (low-cost) yang mampu melakukan semua pekerjaan, baik di hulu, onfarm dan hilir, secara lebih cepat dan masif, sehingga meningkatkan efisiensi teknis, alokasi, dan ekonomi produksi pertanian secara berkelanjutan. Indikator keberhasilan penerapan disruptive agriculture antara lain peningkatan produksi dan mutu hasil, penurunan biaya produksi, dan keuntungan usaha tani yang signifikan.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Padat Rumput Laut Coklat terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat Carolina Diana Mual; Wahyuni Wahyuni; Okti Widayati
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.603

Abstract

Kangkung darat (Ipomoea reptans poir) merupakan jenis sayuran yang terkenal dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki citra rasa yang enak dan gurih ketika dimasak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik padat rumput laut coklat terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans poir). Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan Mei 2023 di Kompleks Pasar Ikan Sanggeng, Manokwari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan diantaranya meliputi perlakuantanpa pupuk (kontrol), penambahan 200 gram pupuk rumput laut coklat, penambahan 300 gram pupuk rumput laut coklat dan penambahan 400 gram pupuk rumput laut coklat. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, lebar daun tanaman, panjang daun tanaman dan berat segar tanaman kangkung darat. Data dianalisis menggunakan analisis of varians (ANOVA) dan diuji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ). Penambahan 300 gram pupuk rumput laut coklat memberikan peningkatan yang paling besar di antara perlakuan yang lain, yang meliputi peningkatan tinggi tanaman 45,05%, lebar daun 32,78%, panjang daun 20,87%, dan berat segar sebesar 17,49% dibandingkan dengan kontrol. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa perlakuan 300 gram pupuk rumput laut coklat berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, lebar daun tanaman, panjang daun tanaman dan berat segar tanaman kangkung darat.
Karakteristik dan Pelaksanaan Peremajaan Kelapa Sawit oleh Pekebun di Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Doni Putra Sonita Sihombing; Roza Yulida; Rosnita Rosnita
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.612

Abstract

Tanaman kelapa sawit di Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak berumur 25 tahun ke atas sehingga perlu dilaksanakan peremajaan. Peremajaan dilakukan oleh pekebun yang tergabung ke dalam kelompok tani. Karakteristik pekebun yang melaksanakan peremajaan kelapa sawit sangat beragam dimulai dari usia pekebun yang berbeda, latar pendidikan yang berbeda, lamanya pengalaman berusahatani yang beragam, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik petani kelapa sawit di Kampung Sialang Sakti Kabupaten Siak, dan mengetahui pelaksanaan peremajaan kelapa sawit oleh petani di Kampung Sialang Sakti Kabupaten Siak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling dengan mengambil sampel sebanyak 30 orang. Karakteristik yang dibahas adalah umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan, luas lahan, dan pengalaman. Hasil dari penelitian ini adalah: pertama, karakteristik pekebun kelapa sawit di Kampung Sialang Sakti didominasi oleh usia produktif sebanyak 96,67 %, tingkat pendidikan sebagian besar tamatan SMA sebanyak 53,33 %, rumah tangga pekebun termasuk ke dalam rumah tangga kecil (2 sampai 3 orang) sebanyak 86,67 %, pekebun memiliki jumlah pendapatan yang sangat tinggi (Rp 3.000.000 s/d Rp 9.000.000 per bulan) lebih mendominasi sebanyak 90 %, jumlah pekebun yang memiliki luas lahan ≥4 Ha yang sebanyak 86,67 %, dan 50 % pekebun memiliki pengalaman usaha tani yang lama (> 20 tahun). Kedua, peremajaan yang dilakukan dengan tumbang serempak. Teknik peremajaan yang dilakukan di lapangan sesuai dengan pedoman teknis Permentan Nomor 18 tahun 2016. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pekebun di Kampung Sialang Sakti memiliki karakteristik beragam dan telah melaksanakan peremajaan kelapa sawit sesuai dengan Permentan Nomor 18 tahun 2016.
Analisis Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) di Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman Yogyakarta Mia Dwi Etafiana; Anna Kusumawati; Dwi Aryani Suryangingrum; Azhari Rizal; Muhammad Mustangin; Ratna Sri Harjanti; Yunaidi Yunaidi
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.623

Abstract

Pemerintah menargetkan untuk peningkatan gula nasional adalah dengan cara perluasan areal tebu di Indonesia. Pencarian lahan baru sebagai usaha perluasan areal tebu harus diteliti sumberdaya lahannya agar berproduksi secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi kelas kesesuaian lahan secara spesifik bagi tanaman tebu di Desa Wedomartani agar dapat memberikan saran sesuai dengan hasil analisis kesesuaian lahan untuk pengelolaan lahan yang tepat. Penelitian ini dilakukan di bulan Juni-Juli 2023 di Desa Wedomartani dan Laboratorium Tanah dan Nutrisi Tanaman Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik lokasi di desa tersebut dengan menggunakan metode random sampling. Penentuan lokasi penelitian atau SPL didasarkan pada lahan yang ditanami tebu di Desa Wedomartani. Parameter yang diamati antara lain kondisi iklim, drainase, tekstur tanah, kedalaman tanah efektif, Kapasitas Tukar Kation (KTK), pH tanah, C-Organik, N Total, P Tersedia, K Tersedia, kemiringan lereng, bahaya erosi dan banjir serta volume singkapan batuan dan batuan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lahan di Wedomartani untuk kesesuaian lahan tanaman tebu yaitu S3rc dan S3na yang mempunyai faktor pembatas berupa tekstur tanah dan kurangnya P Tersedia. Perbaikan yang dapat dilakukan yaitu penambahan pupuk organik dan pupuk anorganik yang mempunyai unsur hara P.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani Milenial dalam Berwirausaha di Bidang Pertanian di Kabupaten Lampung Selatan Gohan Octora Manurung; F. Trisakti Haryadi; Partini Partini
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.637

Abstract

Generasi milenial yang bekerja di bidang pertanian punya potensi besar dalam mengembangkan jiwa wirausaha pertanian sebagai petani milenial. Pilihan hidup petani milenial untuk berwirausaha di bidang pertanian perlu dianalisis bagaimana lingkungan sosial, peran agen perubahan, pemanfaatan teknologi digital mempengaruhi persepsi kaum milenial di bidang pertanian. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Lampung Selatan yang merupakan daerah sentra produksi pertanian di Provinsi Lampung. Karakter petani milenial yang unik adaptif dengan teknologi informasi dan komunikasi juga memiliki berbagai kelemahan dan kelebihannya untuk mau berwirausaha pertanian. Faktor dari internal dan eksternal mendorong motivasi petani milenial untuk berwirausaha di bidang pertanian. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor peran agen perubahan, pemanfaatan teknologi TIK, lingkungan sosial dan persepsi terhadap motivasi berwirausaha di bidang pertanian. Pengambilan sampel penelitian dilakukan di Kabupaten Lampung Selatan dengan cara cluster random sampling, 3 klaster zonasi, 6 kecamatan dengan total sampel 125 orang. Alat analisis statistik dilakukan dengan menggunakan Path analisis menggunakan program Statistik IBM Amos 22. Motivasi dipengaruhi secara langsung oleh variabel persepsi (p < 0,01) dan pemanfaatan teknologi (p < 0,02). Variabel pemanfaatan teknologi TIK dan lingkungan sosial dapat berpengaruh secara tidak langsung terhadap motivasi melalui persepsi. Agen perubahan mempengaruhi lingkungan sosial dan pemanfaatan teknologi TIK yang akan mempengaruhi secara tidak langsung kepada motivasi petani melalui persepsi.
Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia Jepri Juliantoni; Anwar Efendi Harahap; Arsyadi Ali; Triani Adelina; Dewi Ananda Mucra; Bakhendri Solfan; Restu Misrianti; Muhamad Rodiallah; Evi Irawati; Eniza Saleh
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.639

Abstract

Kombinasi limbah kulit nanas dan daun singkong berbentuk silase berpotensi sebagai alternatif penyediaan sumber pakan hijauan pengganti rumput lapang. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi nilai nutrien dan kualitas serat silase kulit nanas dan daun singkong dengan penambahan berbagai level molases sebagai pakan ruminansia. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (4x2) dengan 2 ulangan. Faktor A adalah perbandingan komposisi antara kulit nanas dan daun singkong terdiri dari : A1 = 100 % kulit nanas ; A2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong; A3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong ; A4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong dam A5 = 100% daun singkong. Selanjutnya faktor B adalah level pemberian molases terdiri dari : B0 = 5% molases ; B1 = 10% molases. Parameter yang diukur meliputi bahan kering, protein kasar, lemak kasar, dan TDN serta komposisi fraksi serat meliputi NDF dan ADF. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat interaksi (P<0.05) antara proporsi kulit nanas + daun singkong dengan penambahan molases terhadap parameter protein kasar, lemak kasar, serat kasar, TDN, NDF, dan ADF (%). Selanjutnya faktor proporsi kulit nanas + daun singkong berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bahan kering. Kombinasi bahan 100% daun singkong dengan penambahan 5 % maupun 10% molases menghasilkan nilai protein kasar dan TDN tertinggi serta nilai serat kasar terendah dibandingkan perlakuan kombinasi lainnya. Penambahan kulit nanas hingga 75% mampu secara optimal menurunkan kandungan NDF dan ADF silase.
Analisis Keragaman Genetik Plasma Nutfah Tanaman Kayu Putih (Melaleuca cajuputi subsp. cajuputi) Berdasarkan Karakter Morfologi dan Anatomi Daun serta Oil Glands Aswin Hendry Atmoko; Tri Suwarni Wahyudiningsih; Noor Khomsah Kartikawati
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.699

Abstract

Tanaman kayu putih merupakan tanaman hutan asli Indonesia yang dimanfaatkan untuk produksi minyak atsiri. Keragaman genetik tanaman kayu putih yang tersebar di zona persebaran alami cukup beragam. Diperlukan adanya studi dan penelitian untuk mempelajari hubungan kekerabatan antar tanaman kayu putih dan keragaman genetik plasma nutfah tanaman kayu putih. Studi kekerabatan dan juga keragaman genetik plasma nutfah didasarkan pada kemiripan karakter fenetik (kuantitatif dan kualitatif) morfologi dan anatomi daun. Terdapat 36 klon unggul tanaman kayu putih yang dilakukan pengamatan morfologi dan anatomi daun untuk menentukan dendogram. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deksriptif dan juga penelitian eksperimental yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan faktor yaitu macam klon yang terdiri atas 36 taraf (macam klon) dan dilakukan analisis sidik ragam menggunakan ANOVA dan dilakukan uji lanjut menggunakan uji Duncan’s. Dendogram dibuat menggunakan aplikasi MVSP versi 3.22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman genetik yang luas pada 36 klon unggul tanaman kayu putih. Pada dendogram terbentuk 4 klaster dengan 8 klon yang menunjukkan tingkat kemiripan yang tinggi berdasarkan nilai disimilaritas sebesar 0,0. klon 14 dan 36 merupakan klon dengan rerata jumlah kelenjar minyak tertinggi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat dipahami bahwa keragaman genetik pada 36 klon unggul tanaman kayu putih cukup tinggi, hal tersebut mendukung upaya pemuliaan tanaman karena database yang diperoleh memberikan informasi klon yang dapat digunakan sebagai indukan untuk meningkatkan kemampuan produksi minyak kayu putih karena memiliki potensi produksi minyak yang tinggi.