cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 869 Documents
Inovasi Kurikulum Fikih pada Kurikulum Merdeka Perspektif Fethullah Gülen: Analisis terhadap Capaian Pembelajaran di Madrasah Maulidia, Martarosa; Asrohah, Hanun; Zainiyati, Husniyatus Salamah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1893

Abstract

Kajian ini menelaah relevansi inovasi kurikulum Fikih dalam Kurikulum Merdeka dengan pemikiran pendidikan Islam menurut Fethullah Gülen (2022), khususnya dalam konteks capaian pembelajaran di madrasah. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi kesesuaian antara prinsip pendidikan Fethullah Gülen (yang menekankan integrasi nilai spiritual, intelektual, dan sosial) dengan pendekatan Kurikulum Merdeka yang berbasis karakter dan kontekstual, khususnya dalam mata pelajaran Fikih di lingkungan madrasah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, di mana penulis menganalisis dokumen kurikulum (SK Dirjen Tahun 2022 dan SK Dirjen Tahun 2024) dan literatur pemikiran Gülen. Hasil kajian menunjukkan bahwa Capaian Pembelajaran Fikih Tahun 2022 lebih kompatibel dengan pemikiran Gülen dibanding Tahun 2024, karena mendukung pengembangan keterampilan Higher Order Thinking Skills (HOTS), pembentukan karakter, dan tanggung jawab sosial. Sebaliknya, CP 2024 cenderung menyederhanakan konten dan berpotensi menghambat pencapaian kompetensi holistik. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa inovasi kurikulum Fikih di madrasah memiliki prospek positif dalam membentuk generasi yang religius, inklusif, dan berpikiran terbuka apabila digabungkan dengan prinsip-prinsip pendidikan Fethullah Gülen.
Penggunaan GenAI terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa PGSD Murwanto, Petrus; Triayomi, Ria
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1896

Abstract

Kehadiran kecerdasan buatan generatif (Generative Artificial Intelligence/GenAI) dalam dunia pendidikan memunculkan dinamika baru dalam proses pembelajaran, khususnya terkait pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan GenAI dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 101 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Katolik Musi Charitas. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner online yang mencakup berbagai aspek berpikir kritis dan interaksi mahasiswa dengan GenAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (47,52 %) mempersepsikan GenAI sebagai alat yang cukup membantu dalam mendorong berpikir kritis, namun di sisi lain juga 70, 3 % responden menyadari potensi GenAI dalam menurunkan kualitas kemampuan berpikir kritis apabila digunakan tanpa proses reflektif dan verifikasi. Terdapat kecenderungan positif (56 %) dalam praktik verifikasi informasi, namun masih ditemukan kendala berupa rendahnya literasi informasi serta ketidaktahuan terhadap sumber referensi yang kredibel (56,4 %), keterbatasan pemahaman prosedural (38,5 %) dan keterbatasan waktu (30,8 %). Oleh karena itu, diperlukan strategi integrasi GenAI secara pedagogis yang diiringi dengan peningkatan literasi digital dan penguatan keterampilan berpikir kritis mahasiswa agar teknologi ini dapat digunakan secara optimal dan bertanggung jawab dalam konteks akademik.
The Role of Self-Directed Learning in Mediating the Influence of Teaching Enthusiasm on Professional Identity Jelita, Hanifah Tria Intan; Syah, Muhammad Fahmi Johan
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1902

Abstract

This study aims to explore the role of Self-Directed Learning (SDL) in mediating the influence of Teaching Enthusiasme (TE) on Professional Identity (PI) among students of the Teacher Professional Education Program (PPG) in Indonesia. Using quantitative survey methods and path analysis to analyze the data, this study involved 170 respondents consisting of Professional Education Program (PPG) students at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta. The results showed that SDL functions as a critical full mediator between Teaching Enthusiasm and Professional Identity formation. SDL allows students to manage their learning process independently, which in turn increases their engagement in learning and strengthens a professional identity that is relevant to current educational demands. A positive learning environment, intrinsic motivation, and support from mentors were found to contribute significantly to fostering SDL as well as the development of Professional Identity. This study highlights the importance of Teaching Enthusiasm and SDL in shaping professional and adaptive educators, who are able to meet the ever-evolving needs of education. These findings are in line with previous theories that state that SDL not only improves students' academic abilities but also strengthens their character and professional attitudes. Thus, the development of SDL should be a primary focus in teacher education curriculum, so that prospective educators can be better prepared to face challenges in the dynamic world of education. This study provides valuable insights for the development of teacher education programs in Indonesia, and emphasizes the need for SDL integration in learning practices to produce high-quality educators.
Pengembangan Model Monitoring Berkala Praktik Kerja Lapangan pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bantul Dariyati, Dariyati; Santosa, Budi; Kuat, Tri
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1912

Abstract

The research aims to; (1) analyze the current monitoring model of field work practice (PKL) at SMKN 1 Bantul; (2) develop a periodic monitoring model of PKL in accordance with the principles of an independent curriculum; and (3) analyze the effectiveness of the developed periodic monitoring model in the concentration of expertise in Computer and Network Engineering at SMKN 1 Bantul. The research method uses research and development with the analyze, design, develop, implement, and evaluate model. The research sample was 70 students divided into an experimental class of 35 students from class XII TKJ 1 and a control class of 35 students from class XII TKJ 2. The data collection instrument used a questionnaire. Quantitative analysis using independent sample t-test and effectiveness test using N-Gain test. The results showed; (1) the PKL periodic monitoring model currently used in the TKJ expertise concentration at SMKN 1 Bantul in assessing students' technical and non-technical skills is carried out by regular monitoring through daily journals, monitoring students to receive real-time feedback, improve competence, and work readiness. In addition, industry involvement in monitoring helps align students' skills with the needs of the world of work; (2) the development of a periodic monitoring model at SMK N 1 Bantul is compiled in the form of a guidebook to facilitate teachers in implementing the model. The guidebook is structured, systematic, and attractive so that it is easy to understand and apply. The develop design stage produced a valid and feasible PKL periodic monitoring model. Periodic monitoring of PKL is optimized through the use of a digital-based monitoring website; and (3) the website-based PKL periodic monitoring model for the TKJ concentration at SMKN 1 Bantul is effective. This model allows assessment, filling in student daily journals, and real-time monitoring, making it more efficient. With high accessibility, this model facilitates communication between schools and industries, supports the digitalization of vocational education, and improves the quality of learning and student work readiness.
Mengkaji Pengembangan E-Modul sebagai Media Pembelajaran: Sebuah Tinjauan Literatur Wahyuni, Kadek Dwi; Agustini, Ketut; Sudiartha, I Wayan
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1931

Abstract

Pengembangan media pembelajaran pada era digital merupakan sebuah upaya untuk mengoptimalisasi proses pembelajaran agar lebih interaktif, efektif, dan menarik. Salah satu contoh media pembelajaran yang banyak dikembangkan adalah e-modul. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengembangan e-modul baik sebagai media pembelajaran maupun sebagai media pelatihan. Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur sistematis. Pertanyaan penelitian yang diajukan berkaitan dengan model pengembangan, aplikasi yang digunakan, dan kriteria keberhasilan dalam pengembangan e-modul. Jumlah artikel yang ditinjau adalah 20 artikel publikasi ilmiah dengan menggunakan pendekatan PRISMA. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diidentifikasi bahwa model pengembangan yang dominan digunakan untuk mengembangkan e-modul adalah model ADDIE. Aplikasi yang banyak digunakan untuk membuat e-modul adalah Canva dan Microsoft Office. Kemudian, kriteria keberhasilan yang paling umum digunakan adalah dengan mengukur validitas, kepraktisan, dan efektivitas media. Hasil tinjauan literatur ini pada akhirnya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan masukan dalam upaya pengembangan e-modul sebagai media pembelajaran bagi institusi dan pengembang media pembelajaran.
From Experiment to Innovation: The Effect of Experiential Learning on Elementary School Children’s Science and Critical Thinking Skills Erawati, Silvia; Hastuti, Woro Sri
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1932

Abstract

Penerapan pembelajaran dengan model konvensional kurang memberi pengalaman langsung yang mengakibatkan minimnya kesempatan siswa untuk menggali, merefleksi, dan menyajikan temuan ilmiah terkhusus di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Experiential Learning terhadap keterampilan proses sains mengomunikasikan, kemampuan berpikir kritis, serta perbandingannya dengan model Problem Based Learning pada siswa kelas IV SD. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group, dengan sample penelitian siswa kelas IV SD yang diambil secara purposive sampling. Instrumen berupa soal uraian dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 dan Alpha Cronbach 0,661 untuk keterampilan proses sains serta 0,728 untuk kemampuan berpikir kritis. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test dan MANOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa model Experiential Learning berpengaruh signifikan terhadap keterampilan proses sains mengomunikasikan dan kemampuan berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,000. Uji MANOVA juga menunjukkan pengaruh signifikan model tersebut terhadap kedua variabel, dengan nilai partial eta squared sebesar 67,5% untuk keterampilan proses sains mengomunikasikan dan 30% untuk kemampuan berpikir kritis. Hal ini menunjukkan bahwa model Experiential Learning efektif dalam meningkatkan dua kemampuan tersebut pada siswa kelas IV SD.
Analisis Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 1 Wonosari dan Potensi Intervensi melalui Dialog Socrates Febriansandy, Manggiasih Heri; Setiyowati, Arbin Janu; Hotifah, Yuliati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1948

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor krusial yang memengaruhi pencapaian akademik dan perkembangan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat motivasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Wonosari serta mengeksplorasi relevansi penggunaan teknik dialog Socrates dalam layanan bimbingan dan konseling. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 90 siswa sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah skala motivasi belajar berbasis teori Self-Determination oleh Deci dan Ryan, yang mencakup aspek motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,45% siswa berada dalam kategori motivasi sedang, 25,53% rendah, dan 17,02% tinggi. Seluruh siswa menunjukkan dominasi motivasi ekstrinsik (100%), tanpa adanya indikasi motivasi intrinsik. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa sangat bergantung pada faktor luar untuk belajar. Teknik dialog Socrates dipandang relevan karena mampu membangun motivasi dari dalam diri siswa melalui pertanyaan reflektif dan berpikir kritis. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru bimbingan dan konseling untuk mengembangkan layanan berbasis dialog reflektif guna menumbuhkan motivasi belajar yang berkelanjutan dan mandiri.
Pengembangan Media Flipbook Interaktif untuk Mata Pelajaran IPA Materi Siklus Air di Kelas V Sekolah Dasar Khoirunisa, Aura; Arini, Novanita Whindi
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flipbook interaktif dalam pembelajaran IPA materi siklus air pada siswa kelas 5 sekolah dasar. Studi ini termasuk dalam kategori penelitian pengembangan (Research and Development) yang menerapkan model instruksional ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan utama: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Selain itu, penelitian ini mengadopsi pendekatan gabungan, yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed methods) dalam proses pengumpulan dan analisis data. Hasil dari uji kelayakan media flipbook interaktif dengan memperoleh rata-rata presentase 96%, ahli materi memperoleh rata-rata presentase 76,67% dan pakar pendidikan memperoleh skor 96,6%. Berdasarkan hasil dari para ahli validator memperoleh rata-rata keseluruhan 90% kualifikasi sangat layak. Uji coba kelompok kecil yang diperoleh rata-rata presentase 89,2% dan pada uji coba kelompok besar memperoleh 92,4%, digabungkan dua uji tersebut maka memperoleh presentase rata-rata 90,80% dengan kualifikasi sangat layak digunakan. Oleh karena itu, hasil dari penelitian para ahli, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar dinyatakan bahwa media flipbook interaktif ini sangat layak digunakan untuk mata pelajaran IPA di kelas 5 sekolah dasar.
Analisis Kebutuhan Media E-Picture Story Book untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Muntamah, Muntamah; Mustadi, Ali; Firdaus, Fery Muhammad
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1962

Abstract

Rendahnya literasi baca siswa kelas IV sekolah dasar menjadi tantangan yang perlu diatasi oleh guru. Belum adanya media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya literasi baca pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa kelas IV sekolah dasar akan media e-picture story book. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara kepada guru, angket kebutuhan siswa, dan observasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2025 dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD se-Kombel 2 Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitan menunjukkan belum bervariasinya media pembelajarn yang digunakan. Guru masih menggunakan buku teks seadanya di sekolah, sehingga kurang menarik minat baca siswa. selain itu belum digunakannya media pembelajaran berbasis teknologi seperti media e-picture story book. Sehingga guru dan siswa menginginkan dikembangkannya media belajar sesuai karakteristik dan kebutuhan belajar siswa.
Pengaruh STEAM-PjBL pada Pembelajaran Matematika terhadap Kepercayaan Diri Siswa SD Anggraini, Subekti Wining; Herwin, Herwin
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1968

Abstract

STEAM-PjBL merupakan model pembelajaran yang secara teoretis memiliki potensi memberi pengaruh terhadap kepercayaan diri siswa sekolah dasar pada pembelajaran Matematika. Selain itu rendahnya kepercayaan diri menjadi persoalan yang sering ditemukan di sekolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran STEAM-PjBL pada pembelajaran matematika terhadap kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan menggunakan desain quasi experimen. Subjek dalam penelitian yaitu siswa kelas VI SDN Karangrejek I, Kapanewon Wonosari tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 35 siswa. Teknik pengambilan sampel ialah simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan tenik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan uji hipotesis kepercayaan diri siswa menggunakan uji t-test independent sample memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) equal variances assumed 0,006 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran STEAM-PjBL dalam pembelajaran matematika terhadap kepercayaan diri siswa sekolah dasar.