cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 519 Documents
Program ROSA (Relaxing Aromatherapy Sleep Aid): Peningkatan Kualitas Tidur pada Wanita dengan Menopause Prekoks melalui Bantal Gel Aromaterapi Damask Rose di Kabupaten Boyolali Ratih Kumala Dewi; Luluk Khusnul Dwihestie; Etni Dwi Astuti
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.816

Abstract

Gangguan tidur dan ketidaknyamanan emosional merupakan keluhan yang umum dialami oleh perempuan menopause, termasuk yang mengalami menopause dini (prekoks). Kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tidur dan kenyamanan melalui penerapan bantal gel aromaterapi Damask rose (ROSA Pillow) sebagai terapi relaksasi nonfarmakologis berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di tiga kecamatan di Kabupaten Boyolali, yaitu Mojosongo, Teras, dan Ampel, dengan melibatkan 30 peserta berusia 35–45 tahun. Pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi penggunaan ROSA Pillow, serta pendampingan pemakaian selama dua minggu. Evaluasi dilakukan menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan General Comfort Questionnaire (GCQ) untuk menilai tingkat kenyamanan. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor PSQI 10,9 (kategori buruk) dan GCQ 105,4 (cukup nyaman), sedangkan hasil post-test menunjukkan perbaikan signifikan dengan rata-rata PSQI 5,5 (baik) dan GCQ 143,8 (sangat nyaman). Intervensi aromaterapi Damask rose terbukti meningkatkan relaksasi, menurunkan ketegangan emosional, dan memperbaiki kualitas tidur peserta. Kegiatan ini mendukung teori kenyamanan Kolcaba dan teori kualitas tidur Potter & Perry, serta menunjukkan bahwa pendekatan sederhana berbasis aromaterapi efektif meningkatkan kesejahteraan perempuan menopause di tingkat komunitas.  
Pendampingan Penyusunan Master Plan Kampus Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret (UNS) Jatikuwung Mochamad Primasakti Satyagraha; Nur Miladan; Lintang Suminar
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.817

Abstract

Penyusunan rencana induk merupakan langkah krusial dalam pengembangan kampus, terlebih bagi institusi yang baru berdiri seperti Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret (UNS) di tahun 2023. Kampus Jatikuwung yang menjadi potensi lokasi pengembangan Fakultas Peternakan UNS memerlukan arahan spasial yang komprehensif agar pembangunan berjalan efisien, berkelanjutan, dan sesuai legalitas. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh Research Group Sustainable Development and Design (SDD) sebagai bentuk kolaborasi dengan mitra Fakultas Peternakan UNS. Kegiatan mencakup verifikasi batas kawasan, legalitas lahan, Focus Group Discussion (FGD), hingga penyusunan dan finalisasi dokumen rencana induk. Hasil yang diperoleh adalah tersusunnya dokumen rencana induk dengan arahan konsep pengembangan biosekuriti yang dapat dijadikan dasar perencanaan jangka panjang pengembangan kampus dan sebagai alat advokasi pendanaan kepada pihak internal maupun eksternal. Adapun hasil dokumen rencana induk ini juga akan diselaraskan dengan rencana pengembangan jangka menengah maupun jangka Panjang dari UNS.
Empowering the Baduy Tribe Through Training in Processing Local Spices into Ready-to-Use Kitchen Seasonings Berna Elya; Roshamur Cahyan Forestrania; Ratika Rahmasari; Retnosari Andrajati; Syamsu Nur; Vitri Agustiarni
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.820

Abstract

Suku Badui merupakan masyarakat badui luar dan badui dalam yang menetap di Desa Kanekes, Banten, dengan mata pencaharian utama sebagai petani. Masyarakat Suku Badui memiliki rempah-rempah yang melimpah seperti jahe, cabe, kunyit dan daun jeruk dari hasil kebun, tetapi nilai jualnya rendah karena hanya dijual sebagai bahan mentah. Permasalahan yang dihadapi yaitu keterbatasan pengetahuan tentang teknik pengolahan rempah menjadi bumbu dapur siap pakai yang higienis, praktis, dan tahan lama, serta keterbatasan akses pasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan bumbu dapur siap pakai. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis (pemilihan bahan baku, pengeringan, formulasi bumbu dasar, dan pengemasan). Hasil PkM menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi berbagai varian bumbu dasar berkualitas. Peningkatan pengetahuan dapat dilihat dari nilai pretest dan postest dari 71,3 menjadi 82,85. Pelatihan dan pendampingan ini dapat menciptakan unit usaha baru yang dikelola mandiri oleh Suku Badui . Upaya ini akan berkontribusi pada diversifikasi pendapatan, penguatan ketahanan ekonomi lokal, dan pelestarian kearifan lokal dalam pemanfaatan rempah-rempah.
Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Melalui Emotional Well-Being Support Di Sekolah Indonesia Luar Negeri Gemala Nurendah; Selfiyani Lestari; Eka Fauziyya Zulnida; Hanna Maryama; Ruth Agestianti
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.822

Abstract

Kekerasan seksual pada anak dapat terjadi di berbagai tempat termasuk di lingkungan pendidikan serta berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Program pengabdian kepada masyarakat luar negeri ini dilaksanakan di Sekolah Indonesia Luar Negeri CLC Ladang Ladong Simunjan, Sarawak, Malaysia, dengan tujuan untuk mencegah kekerasan seksual melalui psikoedukasi berbasis emotional well-being support. Program ini meliputi kegiatan edukasi, sosialisasi, permainan, dan roleplay yang berfokus pada pengenalan kekerasan seksual, pendidikan tentang kesetaraan gender, bahaya kekerasan seksual, dan pengembangan karakter pribadi dengan melibatkan 1 guru pamong, 2 guru bina, dan 54 siswa. Instrumen yang digunakan adalah pretest dan posttest yang dikembangkan berdasarkan materi edukasi untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program psikoedukasi ini secara efektif meningkatkan pengetahuan peserta. Skor rata-rata pretest sebesar 32,9 meningkat menjadi 40,1 pada posttest. Hasil uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Pemahaman yang baik terkait pencegahan kekerasan seksual dan pendidikan karakter positif dapat mendorong anak memahami perasaan diri sendiri dan orang lain, regulasi emosi secara positif, serta mempertahankan hak dan kepercayaan diri mereka termasuk kemampuan menolak atau membela diri jika menghadapi tindakan kekerasan seksual di masa depan.
Peningkatan Keterampilan Deteksi Dini Hipertensi Berbasis Pemberdayaan Karang Taruna di Bedahan, Sawangan, Depok Nur Sholihah; Wulan Septiana; Celsa Indri Putri; Regita Dewiarti; Muhammmad Imam Fadhillah; Promisetyaningrum Fitri Nurani; Een Kurnaesih
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.823

Abstract

Hypertension is a common health issue that is often undetected until it leads to serious complications. In Bedahan Village, Depok City, hypertension is a significant health concern, with the number of affected individuals aged 15 years and older reaching 6,048 in 2023. This study focuses on enhancing early detection skills for hypertension among the youth members of Karang Taruna using a participatory and practical approach. The methods employed include education and hands-on training in the use of digital sphygmomanometers. The results indicate a significant improvement in participants' abilities to operate the sphygmomanometer and accurately interpret the readings, which has the potential to reduce the prevalence of hypertension. These findings underscore the importance of involving youth communities, such as Karang Taruna, as public health agents in the early detection of hypertension. This strategy can be applied to address various other health issues within the community.
Gerakan EISGU (Ethical and Islamic Gadget Use) sebagai Solusi Pendidikan dalam Menghadapi Tantangan Jam Malam bagi Anak-Anak di Lhokseumawe Zainul Mujtahid; Muh Fahrudin Alawi; Said Fadlan Anshari; Islami Fatwa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.828

Abstract

The EISGU Movement (Ethical and Islamic Gadget Use) was implemented as a community service initiative to address the growing issue of excessive gadget use among adolescents during the night curfew policy in Blang Pulo Village, Lhokseumawe. The program aimed to foster ethical, Islamic, and productive digital behavior through an integrative educational approach combining religious values, character formation, and digital literacy. Conducted at SMPN 8 Lhokseumawe with 25 student participants, the program consisted of four main components: (1) Digital Ethics Education Based on Islamic Principles, (2) Educational Digital Content Creation Workshops using AI tools such as Gemini AI and ChatGPT, (3) Basic Programming (Coding) Workshops using Google Colab, and (4) the EISGU Declaration. Program effectiveness was evaluated by teacher observers using a rubric with seven indicators rated on a 4-point scale, yielding an overall effectiveness score of 3.8 out of 4, which indicates a very high level of achievement across ethical understanding, engagement, creativity, and responsible gadget use. These findings demonstrate that integrating Islamic values with digital literacy and AI-assisted learning enhances adolescents’ moral awareness, self-control, and 21st-century technological competencies, positioning the EISGU Movement as an innovative, faith-based educational model with strong potential for replication in other communities facing similar digital challenges.
Pemeriksaan Golongan Darah bagi Masyarakat di Dusun Wambasalahin, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku Imelda de KOCK; Yuniasih M.J Taihuttu; Halidah Rahawarin; Rachmawati D Agustin; Yisman F Makatita; Johan W Lepertery; Anugerah far-far; Dicky J Payung; Wanda Tanamal; Distance B. Maatita; Nathalia J.J. Resimery
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.829

Abstract

Blood typing is an essential procedure in hematology and blood transfusion to prevent fatal transfusion reactions and support medical diagnosis. However, in remote areas such as Wambasalahin Hamlet, Lolong Guba, Buru Regency, access to basic healthcare services remains limited, resulting in many residents being unaware of their own blood type. This activity aimed to provide knowledge and blood typing services to the community of Wambasalahin Hamlet, as well as to determine the distribution of blood groups and Rhesus (Rh) factors in the area. The examination was conducted using the slide test method with anti-A, anti-B, anti-AB, and anti-D antisera. Capillary blood samples were aseptically collected from the fingertip, and agglutination reactions were directly observed under adequate lighting. The results showed that blood group O (35.1%) was the most dominant, followed by group A (32.7%), AB (21.4%), and B (10.7%). The Rhesus positive (Rh?) factor was found in 62.5% of participants, while Rhesus negative (Rh?) accounted for 37.5%. These findings may serve as the foundation for establishing a blood group database in remote regions to support medical preparedness. The implementation of this activity ran smoothly with high community enthusiasm. Conclusion: Blood group O with a positive Rhesus factor was the most prevalent type found in Wambasalahin Hamlet. This activity increased community awareness of the importance of knowing one’s own blood type and may serve as a basis for establishing a blood group database to support healthcare services in remote areas.
Peningkatan Ekonomi Kreatif Masyarakat Bumijo Kulon melalui Pelatihan Jumputan dan Shibori menggunakan Zat Warna Alam Widihastuti Widihastuti; Sudji Munadi; Yudik Prasetyo; Ganda Sukmara; Herri Purwanto; Sugiyo Sugiyo; Sumadi Sumadi; Puspa Widyastuti
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.832

Abstract

Kampung Emas Bumijo Kulon, Kota Yogyakarta memiliki potensi dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kerajinan tekstil tradisional, namun pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam teknik pewarnaan alami serta inovasi desain produk. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi warga melalui pelatihan pembuatan kain jumputan dan shibori dengan memanfaatkan zat warna alam yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan yang mencakup analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi hasil kegiatan. Pelatihan difokuskan pada praktik langsung bagi 25 peserta dari kelompok ibu-ibu PKK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 62.4 pada pretest menjadi 80.8 pada posttest. Peserta juga memperlihatkan antusiasme dan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan alami untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan, kreativitas, dan motivasi berwirausaha masyarakat serta memperkuat sinergi antara Universitas Negeri Yogyakarta dan Pemerintah Kelurahan Bumijo dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan, produktif, dan berwawasan lingkungan di tingkat komunitas.
Edukasi Audiovisual dan Ilustrasi Komik Dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Pada Remaja tri antika rizki kusuma putri; Yoshikawati Yoshikawati; Susy Puspasari; Herdiman Herdiman; Suci Noor Hayati; Eva Supriatin
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.833

Abstract

Stroke saat ini masih menjadi tantangan Kesehatan secara global dibuktikan dengan tingginya angka kejadian stroke baik di tingkat internasional maupun nasional. Tingginya prevalensi stroke tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik yang dapat dimodifikasi seperti obesitas, gaya hidup tidak sehat, hipertensi, dan diabetes melitus, maupun faktor yang tidak dapat dimodifikasi seperti usia dan jenis kelamin. Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, merupakan salah satu wilayah dengan masyarakat yang masih memiliki berbagai gaya hidup berisiko stroke, bahkan banyak ditemukan kebiasaan merokok sejak usia remaja. Salah satu upaya efektif dalam menurunkan risiko stroke adalah melalui peningkatan health literacy, yaitu kemampuan individu dalam mengakses, memahami, dan menggunakan informasi kesehatan guna mengambil keputusan yang tepat terkait pencegahan penyakit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai pencegahan stroke melalui edukasi berbasis audiovisual dan ilustrasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dengan pemanfaatan media video edukatif serta ilustrasi komik yang menjelaskan faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan stroke secara menarik dan mudah dipahami, terutama bagi kelompok usia remaja. Pemilihan media audiovisual dan komik didasarkan pada efektivitasnya dalam menyampaikan pesan Kesehatan, karena mampu melibatkan indera penglihatan dan pendengaran secarasimultan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor literasi kesehatan peserta mengenai pencegahan stroke yang ditunjukan dengan nilai rerata skor literasi kesehatan meningkat pada kedua media pembelajaran, dari 7,32 menjadi 8,05 untuk media video dan dari 8,33 menjadi 9 untuk ilustrasi komik, menunjukkan efektivitas keduanya dalam meningkatkan pemahaman kesehatan. Program ini membuktikan bahwa media video edukasi dan ilustrasi komik dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana promosi kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit kronis, khususnya stroke.
Promosi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang danFungsional Untuk Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Masbagik Timur Baiq Risma Fatmayanti; Leny Ramadhan; Muhlisun Azim; Arief Rafsanjani; Yuyun Febriani; Jeli Marlita
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.836

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Masbagik Timur, Lombok Timur, yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Kegiatan promosi pangan beragam, bergizi, seimbang dan fungsional (B2SF) sebelumnya telah dilakukan, namun untuk bisa menjaga pengetahuan masyarakat, maka perlu dilakukan kegiatan peningkatan pengetahuan secara berkala. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pangan B2SF dalam menurunkan risiko stunting. Metode kegiatan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan sosialisasi yang disertai pretest dan posttest, serta pemberian makanan tambahan (PMT) seperti susu, telur, dan camilan berbahan lokal (tepung mokaf, jagung, dan lebui). Kegiatan promosi dilakukan terhadap masyarakat usia produktif dengan mayoritas pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah memiliki pengetahuan baik mengenai stunting (86%), pentingnya ASI eksklusif (94%), dan ciri-ciri anak stunting (85%). Nilai rata-rata pretest dan posttest masing-masing 9,43 dan 9,44 berturut-turut. Nilai signifikansi terkait perbedaan nilai pretest dan posttest menunjukkan hasil yang tidak berbeda signifikan (p=0,802). Hal tersebut menandakan bahwa pengetahuan masyarakat sudah tinggi baik sebelum dan setelah kegiatan promosi dilakukan. Kesimpulannya, promosi pangan B2SF telah berhasil dilaksanakan di Desa Masbagik Timur. Selanjutnya, disarankan pembentukan kelompok belajar masyarakat melalui kader posyandu untuk memperkuat pemahaman dan penerapan pangan B2SF untuk mencegah stunting dapat terjaga secara berkelanjutan.