cover
Contact Name
Fahmi
Contact Email
fahmi@ulm.ac.id
Phone
+6285348001395
Journal Mail Official
jbse@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Magister Keguruan Ilmu Pengetahuan Alam Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Jl. Brigjend H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Banua Science Education
ISSN : -     EISSN : 27457222     DOI : https://doi.org/10.20527
The Journal of Banua Science Education is a scientific journal published by the Master Program of Natural Science Education of Lambung Mangkurat University. The journal dissemination papers are written based on the study results and literature review in the sphere of natural science education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. Journal of Banua Science Education publishes its issues biannually, in April and October, and first published in August 2020.
Articles 82 Documents
E-MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI TERINTEGRASI NILAI KE ISLAMAN UNTUK PESERTA DIDIK KELAS X SMA Nurhidayah, Siti; Hakim, Nasrul
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i2.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan respon siswa terhadap e-modul IPA materi keanekaragaman hayati. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Hasil penelitian ini menunjukan e-modul yang dikembangkan layak digunakan dengan kriteria validasi oleh ahli dinilai 88% dengan kriteria sangat layak, hasil skor angket respon guru sebesar 47 dengan persentase sebesar 94% yang menunjukkan kategori sangat baik, dan hasil uji coba kepada peserta didik menunjukkan bahwa jumlah skor rata-rata sebesar 43,1 dengan persentase sebesar 86% termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil ini menunjukkan produk layak digunakan tanpa dilakukan uji lebih lanjut dalam skala yang lebih luas.
AUGMENTED REALITY BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN IPA SD KELAS IV Khairunnisa Putri, Adinda; Angger Wardhani, Prayuningtyas; Usman, Herlina
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i2.274

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang mengembangkan media pembelajaran pada mata pelajaran IPA dengan teknologi augmented reality (AR) berbasis project based learning (PjBL). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan untuk mengembangkan media AR berbasis PjBL pada materi bagian tubuh tumbuhan beserta fungsinya. Analisis kebutuhan dilakukan dengan langkah pertama dalam model pengembangan ADDIE, yaitu analisis. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari seorang guru dan peserta didik kelas IV sekolah dasar. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan pengisian instrumen berupa angket respon diisi secara luring di kelas IV dengan jumlah sampel 20 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa 75% peserta didik sangat setuju apabila guru IPA melakukan pengembangan media AR berbasis PjBL sebagai alternatif bahan ajar digital penunjang proses pembelajaran IPA dan 55% peserta didik sangat tertarik untuk belajar IPA dengan media AR berbasis PjBL. Hasil ini menunjukkan perlunya mengembangkan media pembelajaran AR berbasis PjBL untuk pengajaran sains di tingkat sekolah dasar.
VALIDITY AND PRACTICALITY OF WASAKA-BASED ETHNO-EDU MODULE IN BIOLOGY LEARNING Ita, Ita
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i2.277

Abstract

Learning in the General Biology course requires relevant and contextual teaching materials to make it easier for lecturers and students to carry out the knowledge sharing process during lectures. One type of teaching material is a module. The module developed is the WASAKA-based Ethno-Edu Module. Next, to describe the quality of the module being developed, this research was carried out. This research, which aims to describe the validity and practicality of the WASAKA-based Ethno-Edu Module, was carried out using a method which is part of a series of research into the develop-ment of Educational Design Research (EDR) through expert review, one to one evaluation, small group evaluation and field test. The expert test was carried out by 7 validators whose assessment re-sults were calculated based on the Aiken formula. Individual tests, small group tests and field tests were carried out on students taking General Biology courses on the concept of Biodiversity. The re-search results obtained data on the content validity and linguistic validity of the WASAKA-based Ethno-Edu Module according to the Aiken formula ranging from 0.80-0.90 for each item. The valid-ity results of the module presentation ranged from 0.80-1.00 for each item. Student assessment of the practicality of the module was 4.29 in the individual test, 4.41 in the small group test and 4.28 in the field test. Thus, it can be concluded that the Ethno-Edu Module is classified as valid for use as a companion module in General Biology learning and is very practical for students to use.
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN CANVA BERORIENTASI AUTHENTIC LEARNING PADA TOPIK GETARAN DAN GELOMBANG Munir, M. Jiddan Mishbahul; Zaini, Muhammad; Haryanti, Ninis Hadi; Suyidno, Suyidno; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i2.245

Abstract

Media pembelajaran dengan konten yang relevan berperan penting dalam memudahkan peserta didik untuk memahami informasi secara lebih bermakna. Tujuan riset ini adalah untuk mendeskripsikan validitas media pembelajaran Canva berorientasi authentic learning pada topik getaran dan gelombang. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Data diperoleh dari penilaian tiga validator menggunakan instrumen lembar validasi media pembelajaran yang ditinjau berdasarkan aspek media dan materi. Hasil validitas pada aspek media diperoleh skor rata-rata 3,71 dengan kategori sangat baik. Adapun validitas pada aspek materi diperoleh skor rata-rata 3,82 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, media pembelajaran Canva berorientasi authentic learning pada topik getaran dan gelombang dapat diujicobakan lebih lanjut dalam proses pembelajaran.
OPTIMALISASI PENILAIAN DIRI DAN SEJAWAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENDESAIN MODUL AJAR BAGI MAHASISWA CALON GURU FISIKA Zainuddin, Zainuddin; Salam, Abdul; Miriam, Sarah; Saifuddin Anwar, Rahmat; Al Farej Ansari, Rahmat; Khairiyah, Nor
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i2.263

Abstract

Proses penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ke dalam bentuk modul ajar dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah masih menimbulkan banyak kendala di lapangan. Kendala ini juga dirasakan oleh mahasiswa calon guru ketika menjalani praktik mengajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang muncul sehubungan dengan pengembangan modul ajar dengan mengoptimalkan metode self dan peer assessment bagi mahasiswa calon guru fisika. Penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa pendidikan fisika dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang mengikuti program Asistensi Mengajar pada tahun 2023. Data penelitian diambil dari portofolio modul ajar yang dibuat oleh mahasiswa selama pelaksanaan asistensi mengajar, termasuk hasil karya mereka setelah menerapkan self dan peer assessment. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mahasiswa merancang modul ajar, dengan rata-rata awal sebesar 62,0 meningkat menjadi 82,8. Jika dinyatakan dalam gain score, peningkatannya adalah sebesar 0,52 (berkategori sedang). Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya terus-menerus untuk menyempurnakan implementasi Kurikulum Merdeka dan meningkatkan keterampilan pedagogis para calon pendidik Fisika, serta memberikan kontribusi berharga dalam bidang pendidikan. Kata kunci: Mahasiswa Calon Guru Fisika, Modul Ajar, Penilaian Diri dan Sejawat.   Simplifying the Lesson Plans into Teaching Modules within implementing the Merdeka Curriculum in schools continues to encounter various challenges. Student teachers also experience these challenges during their teaching practice. This research aims to address the issues arising from the development of teaching modules by optimizing the methods of self and peer assessment for prospective Physics teachers. The study involves all Physics Education students from Universitas Lambung Mangkurat (ULM) participating in the Teaching Assistance program in 2023. Research data is derived from teaching module portfolios created by students during the teaching assistance period, including their work after implementing self and peer assessment. The analysis reveals a significant improvement in students' ability to design teaching modules, with an initial average score of 62.0, increasing to 82.8. Expressed as a gain score, this represents an improvement of 0.52 (categorized as moderate). This research contributes to the ongoing efforts to refine the implementation of the Merdeka Curriculum and enhance the pedagogical skills of future Physics educators, providing valuable insights into the field of education. Keywords: Physics Teacher Candidates, Teaching Module, Self and Peer Assessment.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS LIVEWORKSHEETS UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI GREEN CHEMISTRY Basri, Yusuf; Irhasyuarna, Yudha; Khairunnisa, Yasmine
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i2.265

Abstract

Pembelajaran abad ke 21, menuntut pembelajaran yang mengembangkan keterampilan pada peserta didik. Salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis, namun tercatat keterampilan berpikir kritis peserta didik masih dikategorikan rendah dengan rata-rata hanya 34,35%. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengembangan e-LKPD berbasis Liveworksheets pada materi green chemistry untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan dalam mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-LKPD untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Martapura. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen tes keterampilan berpikir kritis, angket kebutuhan peserta didik, lembar validasi dan angket respon peserta didik. Hasil dalam penelitian ini menampilkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria yaitu sebagai berikut: (1) Sangat valid ditinjau berdasarkan aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan media dengan rata-rata keseluruhan sebesar 3,82. (2) Sangat praktis dilihat dari respon peserta didik setelah menggunakan e-LKPD dalam kategori sangat praktis dengan rata-rata sebesar 3,492. (3) Sangat efektif ditinjau berdasarkan perhitungan N-gain keterampilan berpikir kritis peserta didik mendapat kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 0,93552. Dengan demikian, e-LKPD berbasis Liveworksheets dinyatakan layak sebagai media pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS LEARNER AUTONOMY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK DI SMAN 1 ALALAK Zulfah, Raihanah; Suyidno, Suyidno; Miriam, Sarah
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.276

Abstract

Keterampilan proses sains sangat penting dimiliki oleh peserta didik dalam pembelajaran sains, terutama dalam fisika yang menuntut penguasaan konsep dan praktik. Namun, keterampilan proses sains belum diajarkan secara maksimal karena ketiadaan modul ajar yang mendukung. Selain itu, kegiatan praktikum juga tidak terlaksana sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan modul fisika berbasis learner autonomy untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu research & development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 29 peserta didik kelas XI 2 SMAN 1 Alalak. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi modul dan lembar keterlaksanaan modul fisika. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul fisika yang dikembangkan termasuk kategori valid dan reliabel. Aspek tinjauan modul fisika tersebut yaitu aspek format, bahasa, isi, penyajian dan manfaat yang memperoleh nilai 3,82. Modul fisika berbasis learner autonomy yang dikembangkan juga memuat bahan bacaan dan LKPD yang terkategori valid. Hasil pengamatan keterlaksanaan modul fisika untuk empat kali pertemuan memperoleh kategori baik setiap pertemuannya dengan relialiabilitas tinggi. Oleh karena itu, modul fisika berbasis learner autonomy yang dikembangkan termasuk layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik dalam pembelajaran fisika.
Validitas Perangkat Pembelajaran Predict Observe Explain (POE) Berbasis Multirepresentasi untuk Mendukung Pemahaman Konsep Optika Dinata, Pri Ariadi Cahya; Hartanto, Theo Jhoni; Hakim, Luqman
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran predict-observe-explain (POE) berbasis multirepresentasi yang valid untuk mendukung pemahaman konsep optika geometri, yang merupakan salah satu konsep fundamental dalam memahami fenomena Cahaya dan sifatnya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, dengan fokus pada tiga tahap awal: analisis, desain, dan pengembangan, karena ketiga tahap ini dianggap cukup dalam menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid sebelum diuji coba lebih lanjut. Validasi dilakukan oleh lima validator menggunakan instrumen berbasis skala likert yang mencakup aspek konstruksi, konten, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa skor rata-rata skenario pembelajaran sebesar 4,84 dan lembar kerja mahasiswa sebesar 4,80, yang mana berada dalam kategori "sangat baik" pada semua aspek. Perangkat pembelajaran model POE berorientasi multirepresentasi berpotensi untuk memfasilitasi dekonstruksi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman konsep optika geometri mahasiswa, sebagaimana didukung oleh studi sebelumnya yang menunjukkan efektivitas pendekatan POE dalam merangsang keterlibatan kognitif dan mengurangi miskonsepsi pada topik fisika. Konstruksi dan karakteristik perangkat dapat menjadi rujukan bagi peneliti lain dalam penerapan pembelajaran POE dengan pendekatan multirepresentasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji efektivitas perangkat pembelajaran melalui penerapannya di kelas nyata, khususnya dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa dan keterlibatan aktif mereka selam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM-PBL DENGAN QR CODE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PENCEMARAN LINGKUNGAN Winarko, Dewi Mulyati Darajatun; Abdullah, Abdullah; Syahmani, Syahmani; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.325

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis STEM-PBL dengan qr code yang layak dalam meningkatkan kemampuan literasi sains. Hasil penelitian ditinjau berdasarkan uji validitas, kepraktisan dan keefektifan pada modul pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL dengan fitur qr code yang digunakan oleh peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu; 1) analisis (analyze), 2) perancangan (design), 3) pengembangan (development), 4) implementasi (implementation) dan 5) evaluasi (evaluation). Penelitian ini dilaksanakan dua uji coba kelas terdiri dari uji coba kelas terbatas yaitu kelas VII C dan uji coba kelas luas terdiri dari kelas VII A dan VII B di SMP Negeri 35 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran IPA berbasis STEM dengan fitur qr code pada materi pencemaran lingkungan dinyatakan sangat valid. Modul pembelajaran IPA berbasis STEM dengan qr code dinyatakan sangat praktis berdasarkan angket respon dari peserta didik. Modul pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL dengan qr code dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains berdasarkan hasil rata-rata n-gain dengan kategori sedang pada kelas terbatas dan kategori tinggi pada kelas luas.
E-MODUL IPA BERBASIS AUTHENTIC LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK Kurniasih, Tintin; Suryajaya, Suryajaya; Suyidno, Suyidno; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.326

Abstract

E-modul yang dikembangkan didasari oleh kebutuhan akan materi yang sesuai untuk pembelajaran abad 21 berbasis penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Model pengambangan ADDIE digunakan pada penelitian ini dengan uji coba menggunakan pre-test post-test design. Subyek uji coba adalah 50 peserta didik kelas VIII SMPN 14 Banjarmasin. Keberhasilan penelitian e-modul dinilai dari nilai kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan untuk mengukur kelayakan e-modul yang dikembangkan. Modul yang dikembangkan dikategorikan layak digunakan dengan beberapa kriteria berikut; (1) e-modul IPA termasuk valid karena hasil validasi memenuhi kategori sangat valid; (2) e-modul IPA termasuk praktis, karena keterlaksanaan pembelajaran dan respon peserta didik memenuhi kategori praktis; dan (3) e-modul IPA termasuk efektif, karena peningkatan literasi digital dan hasil belajar peserta didik dalam kategori baik.