cover
Contact Name
Yadi
Contact Email
yadi@fk.unmul.ac.id
Phone
+6285255690730
Journal Mail Official
jkm@fk.unmul.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Jalan Kerayan, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 24430439     EISSN : 27229521     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran Mulawarman (JKM) is the official journal publication that is published triennially (June, Sept, and Dec) by Faculty of Medicine Mulawarman University. JKM is a peer-reviewed and open access journal that points out encouraging biomedical sciences, clinical, public health and community medicine to conducting and improving behavior of human health. This journal publishes original research and case report. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields of : Anesthesiology and Intensive Care Anatomy Biochemistry Child Health Dermatology and Venerology Internal Medicine Histology Neurology Medical Education Microbiology Obstetrics and Gynecology Opthalmology Otorhynolaryngology Pharmacology Parasitology Physiology Physical medicine and rehabilitation Public Health and Community Medicine Pulmonology Radiology Surgery
Articles 92 Documents
GAMBARAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOTEK KECAMATAN PENAJAM KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Dardi, Muhammad; Zubaidah, Mona; Riastiti, Yudanti; Retnaningrum, Yuliana Rahmah; Silaen, Hoopmen
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i2.16133

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi parasit Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Malaria memberikan morbiditas cukup tinggi dan merupakan penyebab mortalitas ke-3 tertinggi di dunia. Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu daerah endemis Malaria, khususnya Puskesmas Sotek dengan 729 kasus pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui gambaran faktor yang berhubungan dengan kejadian Malaria di wilayah kerja Puskesmas Sotek Kecamatan Penajam Kabupaten PPU Tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Sampel sebanyak 84 orang, dengan metode total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Sebanyak 45 responden dari 84 sampel menderita Malaria. Sebagian besar responden ialah laki-laki (76,2%), berusia dewasa ≥19 tahun (89,3%), berpendidikan rendah (58,3%), memiliki pekerjaan berisiko (57,1%), dan berpengetahuan baik (88,1%). Sebagian responden menggunakan kelambu berinsektisida (51,2%), terdapat 75 (89,3%) responden yang menggunakan obat anti nyamuk, 43 rumah responden tidak menggunakan kawat kasa, responden yang memiliki kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari sebanyak 45 (53,6%), sebanyak 50 (59,5%) responden di sekitar rumahnya terdapat tempat perindukan nyamuk dan terdapat 12 (14,3%) responden yang di sekitar rumahnya terdapat kandang ternak. Kesimpulan penelitian sebagian besar penderita malaria memiliki pekerjaan yang berisiko, responden sudah berpengetahuan baik, masih ada responden tidak menggunakan kelambu berinsektisida dan obat anti nyamuk, banyak responden yang ventilasi rumahnya tidak menggunakan kawat kasa, sebagian besar masyarakat masih beraktivitas di luar rumah pada malam hari, dan banyak masyarakat yang di sekitar rumahnya terdapat tempat perindukan nyamuk, serta hanya beberapa yang di sekitar rumahnya memiliki kandang ternak. Malaria is a Plasmodium parasitic infection transmitted by infected female Anopheles mosquitoes. Malaria causes high morbidity and 3rd highest cause of mortality in the world. Penajam Paser Utara (PPU) is one of the endemic areas for Malaria, especially the Sotek Community Health Center with 729 cases in 2022. This research aims to describe factors related to Malaria’s incidence in the working area of the Sotek Community Health Center, Penajam District, PPU Regency in 2023. Research design This uses a descriptive approach. The sample was 84 people, with a total sampling method. Data was collected by interview using a questionnaire. 45 respondents from 84 samples suffered from Malaria. Most of the respondents were men (76.2%), adults aged ≥19 years (89.3%), low education (58.3%), risky jobs (57.1%), and good knowledge (88, 1%). Some respondents used insecticide-treated mosquito nets (51.2%), 75 respondents used mosquito repellent, 43 respondents' houses did not use wire mesh, 45 respondents had the habit of being outside the house at night, 50 respondents had mosquito breeding areas around their house and 12 respondents had livestock pens. The research conclusion is that most malaria sufferers have risky jobs, respondents have good knowledge, there are still respondents who do not use insecticide-treated mosquito nets and anti-mosquito medication, many respondents do not ventilate their houses using wire mesh, majority of people still do activities outside the house at night, many people have mosquito breeding areas around their houses, only a few people have livestock pens.
KHASIAT AROMATERAPI LAVENDER (LAVANDULA OFFICINALIS) DALAM MENURUNKAN DERAJAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA Awwalina, Miftah Rezki; Jayab, Muhammad Alim
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i1.19501

Abstract

Masa remaja, terutama pada mahasiswa tingkat akhir, sering kali diwarnai dengan peningkatan stres akibat tekanan akademik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi lavender (Lavandula officinalis) dalam menurunkan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimental One Group Pretest-Posttest digunakan untuk mengukur derajat stres sebelum dan setelah intervensi aromaterapi. Sebanyak 71 mahasiswa Fakultas Kedokteran yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat stres, dengan lebih dari 87% subjek mengalami perbaikan yang signifikan, berpindah ke kategori normal setelah intervensi aromaterapi lavender. Penurunan tingkat stres yang signifikan tercatat dengan nilai p < 0,001. Aromaterapi lavender terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan emosional, menawarkan alternatif non-farmakologis yang aman dan mudah diakses. Penelitian ini menyarankan integrasi aromaterapi lavender dalam program kesejahteraan mahasiswa untuk mendukung pengelolaan stres yang lebih efektif di lingkungan akademik.
ANTIOXIDANT ACTIVITY AND DETERMINATION OF TOTAL TANNIN CONTENT OF 70% ETHANOL EXTRACT OF PLETKAN LEAVES (Ruellia tuberosa L. Wirman, Adia Putra
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i2.16830

Abstract

Pletekan leaves are found in many regions in Indonesia, traditionally used for the treatment of hypertension, diabetes and antioxidants. Pletekan plants contain tannin compounds with phenol groups which are known to have biological effects such as antioxidants through mechanisms as free radical traps and electron donors. The aim of the research was to determine antioxidant activity using the ABTS (2,2-azinobis 3- ethyl benzothiazoline-6-sulfonic acid) method and testing total tannin content using the spectrophotometric method and Folin-Ciocalteu reagent and tannic acid as standards. Based on the research results, the 70% ethanol extract of Pletekan leaves has antioxidant activity as a free radical reducer which is in the medium category with an IC50 value of 215.07 ± 11.65µg/ml while the total tannin content is 114.60 ± 4.1 mg TAE/g.
PERBANDINGAN PEMERIKSAAN FESES ANTARA METODE SEDIMENTASI BIASA DAN METODE SEDIMENTASI FORMOL-ETHER DALAM MENDETEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTH Ramadhani Yusri, Nur Amelia Fitri; Fattah, Nurfachanti; Mulyadi, Farah Ekawati; Hadi, Santriani; Aisyah, Windy Nurul
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i1.19768

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminth (STH) masih menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia, dengan prevalensi tinggi di daerah dengan kondisi sanitasi yang buruk. Salah satu metode utama untuk mendeteksi infeksi ini adalah pemeriksaan feses menggunakan teknik mikroskopik, seperti metode sedimentasi biasa dan formol-ether. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode sedimentasi biasa dan metode sedimentasi formol-ether dalam mendeteksi infeksi STH pada anak-anak di Puskesmas Karuwisi Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 50 sampel feses anak usia sekolah, yang diperiksa menggunakan metode sedimentasi biasa dengan NaCl 0,9% dan metode formol-ether dengan formalin 10% serta etil asetat, kemudian dianalisis secara mikroskopik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 8% dari total sampel positif mengandung telur Ascaris lumbricoides, sedangkan tidak ditemukan telur Trichuris trichiura maupun hookworm pada kedua metode. Uji McNemar menunjukkan nilai p sebesar 1,00, yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara metode sedimentasi biasa dan formol-ether. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua metode tersebut dapat digunakan secara bergantian dalam kondisi laboratorium sederhana untuk mendeteksi infeksi STH, namun penggunaan metode kombinasi dan peningkatan edukasi sanitasi dianjurkan untuk mendukung upaya pengendalian infeksi STH secara lebih efektif di masyarakat.
FAKTOR RISIKO PENYEBAB KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA MUDA DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR TAHUN 2023 Abdillah, Muhammad Nizart; Sommeng, ⁠Faisal; Nur, Muh. Jabal; Wisudawan, Wisudawan; Tahir, ⁠Akina Maulidhany
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i2.19323

Abstract

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal, terutama bila terjadi pada usia yang lebih muda. Komplikasi yang timbul bisa lebih berat dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko hipertensi pada usia dewasa muda (20-35 tahun) di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2023. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif observasional analitik dengan data sekunder dari rekam medis pasien. Dari 1.317 pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit ibnu sina terdapat 19 pasien hipertensi dengan usia kurang dari 35 tahun dan memenuhi kriteria inklusi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hipertensi sekunder sekitar 3 % dari total populasi hipertensi dan risiko penyebab hipertensi usia dewasa muda di rumah sakit ibnu sina makassar adalah hipertensi sekunder dengan adanya komorbid yang mendahului seperti gagal ginjal kronik, gagal ginjal akut, DM Tipe 2 yang secara statistik tidak bermakna (p>0,05) namun secara klinis terdapat perbedaan yang bermakna. Hal ini disebabkan oleh jumlah sampel yang kurang atau penelusuran yang lebih spesifik terhadap penyebab hipertensi di usia dewasa muda yang terbatas.
GAMBARAN DERAJAT KECEMASAN MAHASISWA MENGHADAPI UJIAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA M., Syifaa Anandari; Fattah, Nurfachanti; Mulyadi, Farah Ekawati; Rasfayanah, Rasfayanah; Aisyah, Windy Nurul
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i1.20017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kecemasan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam menghadapi berbagai jenis ujian, yaitu praktikum, OSCE, SOOCA, dan CBT. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional, yang melibatkan 182 mahasiswa angkatan 2023. Kecemasan diukur menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI), yang mengklasifikasikan kecemasan menjadi lima kategori: tidak ada kecemasan, kecemasan ringan, kecemasan sedang, kecemasan berat, dan kecemasan sangat berat. Hasil menunjukkan bahwa kecemasan berat paling dominan terjadi pada ujian OSCE (91,5%) dan CBT (86,6%). Sebagian besar responden berusia 19 hingga 21 tahun, dan mayoritas adalah perempuan (65,9%). Temuan ini menunjukkan bahwa jenis ujian, terutama yang melibatkan keterampilan praktis atau ujian berbasis komputer, dapat mempengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa. Penelitian ini memberikan gambaran penting mengenai kesehatan mental mahasiswa kedokteran dan menekankan perlunya program dukungan psikologis untuk membantu mengelola kecemasan selama ujian.
PERAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DALAM PENGENDALIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BARA BARAYA MAKASSAR Subhan, Waode Aqilla Putri Pratama; Harahap, Muhammad Wirawan; Masdipa, Andi; Kanang, Indah Lestari Daeng; Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i2.20091

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 (DM Tipe 2) semakin meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Pola makan dan aktivitas fisik yang buruk berperan dalam pengembangan dan pengelolaan DM Tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dalam pengendalian DM Tipe 2 di Puskesmas Bara Baraya Makassar. Metode penelitian ini menggunakan teknik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 36 pasien diabetes tipe 2. Data dikumpulkan melalui kuesioner pola makan (FFQ), aktivitas fisik (IPAQ), dan pengukuran kadar glukosa darah puasa serta HbA1c. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pola makan dengan indeks glikemik sedang dan tinggi terhadap kadar gula darah puasa dan HbA1c (p-value
Gambaran Status Gizi pada Anak Usia Sekolah di SDN Dangdeur II Subang Tahun 2025 Wakanno, Charin Nadila Esther; Frisca, Frisca
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i3.23581

Abstract

Gizi merupakan penentu kualitas sumber daya manusia, melalui penyediaan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi. Status gizi merupakan indikator kesehatan anak sebagai segmen masyarakat yang sangat rentan, sehingga kekurangan gizi dapat mengakibatkan masalah fisik, emosional, dan mental. Indonesia masih menghadapi masalah kekurangan gizi ganda pada anak, di mana sebagian anak kekurangan gizi dan sebagian anak kelebihan gizi. Pemenuhan zat gizi yang optimal dapat mengatasi masalah kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan tubuh seseorang. Tujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada anak sekolah dasar usia 6-10 tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan potong lintang. Sebanyak 136 anak usia 6-10 tahun dengan 52,2% laki-laki dan 47,8% perempuan dipilih berdasarkan teknik non-random sampling. Variabel penelitian seperti usia anak, jenis kelamin, tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, jumlah anggota keluarga, riwayat penyakit menular, dan status gizi. Pengumpulan data anak berdasarkan pengukuran tinggi badan dan berat badan serta menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji bivariat dan uji tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan ibu adalah SMA (52,2%), tingkat pengetahuan ibu baik (77,2%), ibu tidak bekerja (65,4%), keluarga memiliki ≤ 2 anak (63,2%). Riwayat tidak pernah menderita penyakit menular (95,6%), dan status gizi baik (64,7%). Kesimpulannya, sebagian besar anak SD di SD Negeri Dangdeur II Subang memiliki status gizi baik.
AKTIVITAS TABIR SURYA SPRAY EKSTRAK DAUN CEMPEDAK (ARTOCARPUS CHAMPEDEN SPRENG) SECARA IN VITRO Putri, Shafa Tasya Nabila; Suryaningsih, Betty Ekawati
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i3.23262

Abstract

Background: Sun exposure cause several unwanted effects, including premature aging of the skin and pigmentation One of theadverse effects is skin cancer or melanoma. Currently, skin cancer ranks third with the most cancer cases after breast cancer. Oneway to prevent the adverse effects of ultraviolet (UV) exposure is to use sunscreen. Sunscreen is a cosmetic preparation that canprotect the skin from sun exposure, Sunscreen on the market uses more chemicals, so it often triggers irritation. Indonesia with itswealth of natural resources has many plants that can be used as sunscreen that is safer because the irritating effects caused will belighter. Research is needed on sunscreen from natural ingredients of cempedak leaves which contain flavonoids in the form ofquercetin and function to protect the skin from the adverse effects of ultraviolet (UV) exposureObjectives: To determine the potential of cempedak leaf extract as a sunscreen spray.Method: This study uses a quantitative method of quasi-experimental design with a control group. There were four variations of extract concentrations used, F I; 0,25%, F II; 0,5%, F III; 0,75%, dan F IV; 0,5%+Zn.. Then the absorbance value was checked to determine the Sun Protection Factor (SPF). With data analysis using Kruskal Wallis and Mann WhitneyResult: Based on the results of laboratory tests, there is an increase in Sun Protection Factor (SPF) with every increase in theextract given. The results of the Kruskal Wallis statistical test p=0.000 (p<0.05) showed that there was a significant result betweenthe absorbance value and the variation in the concentration of the extract with the highest SPF result obtained in formula 3 with aresult of 25.79.Conclusion: Cempedak leaf extract has the potential to be used as a sunscreen spray.Keywords: sunscreen, cempedak leaves, flavonoid, spray, ultraviolet
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN MPASI TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS JUANDA SAMARINDA Yulianti, Martina; Hasyimi, Ryadh Kamil; Islami, Lathifah Nur; Trinabilla, Anjaini; Sinaga, Panuturi Ratih Elizabeth Thresna; Riananda, Meidya Rizqi
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkm.v12i3.23306

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak-anak usia lima tahun tidak berkembang, tinggi atau panjangnya kurang dari dua kali tinggi atau panjang anak seusianya. Stunting dipengaruhi oleh pemberian ASI dan makanan tambahan yaitu MPASI. MPASI diberikan untuk mencukupi kebutuhan gizi pada saat usia 6-24 bulan yang tidak dapat tercukupi apabila hanya diberikan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI terhadap kejadian stunting. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dan pendekatan cross-sectional.  Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan responden yang didapatkan pada penelitian ini berjumlah 24 responden yang bersedia untuk berpartisipasi pada penelitian dan memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Analisis bivariat yang digunakan adalah UjiMann-Whitney Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI terhadap kejadian stunting di wilayah Puskesmas Juanda Samarinda.  

Page 9 of 10 | Total Record : 92