cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
comdev.idpub@gmail.com
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Indonesian Journal Publisher Yogyakarta 55253, Indonesia Telp. +62 821-4089-8548 Email : info@idpublishing.org Web: https://idpublishing.org
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Community Development
ISSN : -     EISSN : 27472760     DOI : https://doi.org/10.47134/comdev.v1i1
Journal of Community Development is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2747-2760 (online). Journal of Community Development is published biannually (October and April) by Indonesian Journal Publisher. Journal of Community Development a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. Journal of Community Development (Comdev) is an academic journal organized and operated by Indonesian Journal Publishing which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 385 Documents
Pelatihan Konten Kreatif Berbasis Personal Branding dan Visual Identity Bagi Siswa SMK Negeri 45 Jakarta Untuk Peningkatan Kompetensi Produksi Konten Digital Valdez Dwi Hapsah O; Abdul Aziz; Anastasya Destiara Pranata; Arya Wiratama; Billahi Alfa Aqsama; Elsa Finda Rahmastuti; Irman Saleh; Nurman Surachman; Rainna Dwi Handayani; Rini Sudarmanti
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1856

Abstract

Pelatihan konten kreatif berbasis personal branding dan visual identity dilaksanakan sebagai program pengabdian masyarakat di SMK Negeri 45 Jakarta dengan tujuan meningkatkan kompetensi produksi konten digital siswa. Kegiatan ini melibatkan 36 siswa kelas XII jurusan Produksi Siaran Program Televisi (PSPT) dan dilaksanakan melalui lokakarya interaktif, praktik langsung, serta kompetisi pembuatan konten berbasis proyek. Evaluasi program menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, penilaian karya, kuesioner, wawancara, serta umpan balik peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta (sekitar 75–83%) menyatakan sangat setuju terhadap relevansi materi, kejelasan penyampaian, dan manfaat pelatihan, tanpa adanya respon negatif. Secara kualitatif, pelatihan ini meningkatkan kepercayaan diri, pemahaman strategi personal branding, serta orientasi karier siswa di bidang industri kreatif digital, sementara pemanfaatan karya siswa pada media sosial sekolah turut berkontribusi dalam memperkuat citra digital institusi. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan konten kreatif berbasis partisipatif dan experiential learning efektif dalam mendukung pemberdayaan digital siswa pendidikan vokasi.
Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Gereja melalui Edukasi Keuangan dan Diakonia Transformatif: Studi PKM di Gereja Methodist Misi Injili Bandung Ywana, Satya; Susanto, Hendra; Kosasih, Andro; Hermanto, Yanto; Riwu , Herison
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1857

Abstract

Pelayanan diakonia tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga menyangkut pemulihan martabat manusia melalui relasi yang saling menguatkan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Gereja Methodist Misi Injili, yang terdiri dari ±100 jemaat (30 kepala keluarga) dengan latar belakang ekonomi tidak stabil. Kegiatan meliputi edukasi pengelolaan keuangan sederhana, diskusi kelompok kecil, dan pembagian paket sembako sebagai bentuk dukungan jangka pendek. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif–partisipatif dengan observasi kualitatif untuk melihat dinamika perubahan sosial di dalam komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hambatan terbesar bukan terletak pada minimnya pengetahuan finansial atau kurangnya sumber daya ekonomi, melainkan pada ketiadaan ruang aman untuk percakapan jujur mengenai pergumulan hidup. Diskusi kelompok kecil membuka ruang sosial baru yang memicu perubahan sikap dari pasif menjadi mulai terbuka, meskipun masih pada tahap embrionik. Perubahan atmosfer emosional ini menjadi tanda awal terbentuknya solidaritas dan kesadaran kolektif sebagai tubuh Kristus yang saling memikul beban. Temuan ini menegaskan bahwa membangun ruang aman dialog merupakan fondasi penting bagi diakonia transformatif, di mana relasi dan dukungan spiritual menjadi dasar pemberdayaan ekonomi. Program ini menjadi langkah awal bagi pengembangan model pendampingan berkelanjutan melalui forum dialog rutin dan kolaborasi gereja–kampus–komunitas. Hasil penelitian ini menawarkan kontribusi bagi praktik pelayanan gereja dan pengembangan strategi PkM berbasis relasi dan pemulihan martabat.
Implementasi Program Pengolahan Sampah Berbasis Ecobrick dan Ekoenzim di Jorong Atas Laban Syafriyemi, Rita; Wilis, Ratna; Nisa, Khairun; Karima, Annisa; Zulfa Zahara, Weni; Attoriq, Adriano; Ridwan, Muhammad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1858

Abstract

Abstrak Mahasiswa KKN di Jorong Atas Laban, Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, melaksanakan salah satu program kerja pengelolaan sampah berbasis ecobrick dan ekoenzim. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat serta ramah lingkungan. Sampah plastik diolah menjadi ecobrick, yaitu botol plastik bekas yang diisi padat dengan sampah plastik lainnya, dan kemudian dirangkai menjadi sebuah ikon berbentuk nanas. Pemilihan bentuk nanas sebagai simbol program didasarkan pada potensi lokal, mengingat Jorong Atas Laban dikenal sebagai salah satu sentra penghasil nanas.. Sedangkan sampah organik seperti kulit buah dan sayuran difermentasi menjadi ekoenzim, yakni cairan serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga dan pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung bersama warga. Peserta kegiatan terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai mampu memilah dan mengolah sampah secara mandiri, serta memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat dan bersih serta memberikan dampak positif terhadap kebiasaan hidup masyarakat di Jorong Atas Laban. Abstract The Community Service Program (KKN) held in Jorong Atas Laban, Nagari Halaban, Lareh Sago Halaban District, raised the theme of household waste management based on ecobricks and ecoenzymes. This program aims to increase community awareness and skills in processing waste into something useful and environmentally friendly. Plastic waste is processed into ecobricks, which are used plastic bottles filled tightly with other plastic waste so that it can be reused as a simple building material. Meanwhile, organic waste such as fruit and vegetable peels is fermented into ecoenzymes, a multipurpose liquid that can be used for household and agricultural purposes. The method of implementation of the activity is carried out through socialization, training, and direct practice with residents. The participants consisted of housewives and teenagers who showed high enthusiasm in following each stage. The results of this program show that the community is starting to be able to sort and process waste independently, and understand the importance of maintaining a clean environment. With this activity, it is hoped that a healthier and cleaner environment will be created and have a positive impact on the lifestyle of the community in Jorong Atas Laban.
Pengembangan Kompetensi Musikal Bagi Bhayangkari Melalui Pelatihan Angklung dan Vokal Terstruktur Wijaya, Shanny; Jaeni; Fussalam, Yahfenel
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1859

Abstract

Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan adalah pelatihan angklung dan vokal bagi Ibu-ibu Bhayangkari Cabang Sukabumi Kota yang bertujuan untuk mendukung pelestarian seni musik tradisional Indonesia sekaligus memberdayakan organisasi wanita dalam kegiatan berkesenian, khususnya melalui pelatihan angklung dan vokal bagi Ibu-ibu Bhayangkari cabang Sukabumi Kota. Pelatihan ini juga dirancang untuk mengembangkan kompetensi musikal, rasa percaya diri, kedisiplinan melalui metode latihan terstruktur serta memperkuat peran wanita sebagai agen pelestari budaya dan penggerak seni berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan dengan menggunakan pendekatan demonstrasi, drilling, evaluasi progres, dan latihan kolaboratif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca notasi angka; kemampuan untuk memainkan angklung dengan benar; kemampuan untuk bernyanyi dengan baik dan benar serta stabilitas ritme. Peserta dilatih dalam aspek vokal untuk menguasai teknik pernafasan diafragma, pembagian suara sopran dan alto, artikulasi, intonasi, dan harmoni vokal yang konsisten. Dalam aspek musik angklung, peserta dilatih agar menguasai teknik menggoyangkan angklung, sustain serta pola harmonisasi. Selain peningkatan dalam teknis pada program, pelatihan ini juga menumbuhkan sikap kolaboratif, rasa percaya diri, disiplin, dan kepemimpinan. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan musikal dan karakter peserta sangat efektif melalui pelatihan musik berbasis komunitas. Program ini dapat digunakan sebagai cara untuk melestarikan budaya Indonesia dalam bidang seni musik tradisional juga sebagai cara untuk mendorong organisasi wanita berekspresi dalam bidang seni. Maka untuk meningkatkan peran Bhayangkari dalam kebudayaan, program ini harus dikembangkan secara berkelanjutan dengan perluasan repertoar lagu dan peningkatan kompleksitas teknik vokal maupun instrumen.
Transformasi Kompetensi Guru melalui Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Berbasis Kecerdasan Buatan di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Yuniarthe, Yodhi; Hendro, Doni; Putra, Arie; Hendri, Romi; Hairudin; Ikhwan, Ahkmad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1860

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi rendahnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh guru dalam pembelajaran dan pengembangan materi digital. Program dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, melalui kolaborasi universitas dan sekolah mitra dengan pendekatan pelatihan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan inti berbasis praktik penggunaan AI (termasuk ChatGPT), pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang signifikan dengan nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,70 (kategori tinggi), mencakup pemahaman konseptual, keterampilan teknis, dan kepercayaan diri dalam pemanfaatan AI untuk pembelajaran. Kontribusi utama kegiatan ini adalah tersusunnya model pelatihan AI bagi guru yang aplikatif dan dapat direplikasi, serta peningkatan kapasitas sekolah dalam menghasilkan konten pembelajaran digital secara mandiri. Temuan ini menegaskan bahwa program PKM berbasis AI efektif sebagai strategi percepatan transformasi pembelajaran menuju pendidikan yang adaptif dan inovatif.
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Literasi Digital dan Pemahaman Kritis atas Algoritma Media Sosial Bagi Para Santri di Pondok Pesantren Belitung Rahmadini, Rahayu; Arifah; Amrullah; Jauharotul Maknunah; Serly Arsita
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1862

Abstract

Pengaruh media sosial yang semakin masif membawa tantangan baru bagi penguatan moderasi beragama di kalangan generasi muda. Algoritma media sosial yang bekerja melalui personalisasi konten berpotensi mempersempit wawasan pengguna, memperkuat bias, munculnya sikap eksklusif dan intoleran melalui fenomena filter bubble dan echo chamber. Kondisi ini menjadi semakin krusial di tengah masyarakat multikultural seperti Belitung, khususnya bagi generasi muda dan santri sebagai agen perubahan dan pendakwah digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama melalui literasi digital dan pemahaman kritis terhadap algoritma media sosial bagi generasi muda di Belitung. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan workshop, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop moderasi beragama, literasi digital, dan pemahaman algoritma media sosial yang melibatkan santri Pondok Pesantren di Belitung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep moderasi beragama, meningkatnya kesadaran literasi digital, serta kemampuan kritis dalam menyikapi konten keagamaan di media sosial dan memahami bahwa algoritma media sosial tidak bersifat netral dan berpotensi memengaruhi pola konsumsi informasi keagamaan. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang lebih kritis, moderat, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang toleran dan inklusif di tingkat lokal.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Tata Kelola Lahan Gambut Berkelanjutan Untuk Mitigasi Perubahan Iklim di Kelurahan Kalawa Kabupaten Pulang Pisau Jaya, Imanuel Jaya; Sandi, Jhon Retei Alfri; Ayu, Katriani Puspita; Agusta Sahay, Marvy Ferdian; Christina, Meilianna Devita
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1863

Abstract

Lahan gambut memiliki peran vital dalam mitigasi perubahan iklim sebagai penyimpan karbon, namun degradasi ekosistem gambut akibat eksploitasi berlebihan telah menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca. Kelurahan Kalawan, Kabupaten Pulang Pisau menghadapi permasalahan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan lahan gambut berkelanjutan, keterbatasan akses teknologi, dan lemahnya kapasitas kelembagaan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat dalam tata kelola lahan gambut berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), dan pelatihan teknik rewetting dengan melibatkan 30 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipatif, serta kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 39% dengan rata-rata skor akhir mencapai 83%, melampaui target minimal 70%. Melalui FGD berhasil diidentifikasi tujuh permasalahan utama dan dirumuskan lima solusi yang disepakati bersama, termasuk pembentukan Kelompok Tani Peduli Gambut dan pengembangan alternatif mata pencaharian berkelanjutan. Sebanyak 95% peserta menyatakan komitmen untuk menerapkan praktik tata kelola lahan gambut berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam penguatan kapasitas dan peran aktif masyarakat untuk pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.
Peran Advokasi FORLIKA sebagai Mediator Jaringan Multi-stakeholder dalam Implementasi SDGs 8, 14, dan 17 di Sigending, Teluk Sulaiman Krisnawati, Mega; Amin, Khoirul; Al Farauqi, Mohammad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1864

Abstract

Kawasan wisata Sigending Teluk Sulaiman menghadapi paradoks pembangunan. Pertumbuhan pariwisata mempercepat degradasi ekosistem laut dan belum memberi manfaat optimal bagi masyarakat lokal akibat lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Pengabdian ini bertujuan menganalisis peran advokasi Forlika sebagai mediator jaringan multi pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi SDGs 8, 14, dan 17 di kawasan ekowisata Sigending Teluk Sulaiman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan masih bersifat terbatas dan transaksional. Forlika berperan sebagai mediator melalui strategi advokasi enabling, networking, framing, dan representasi kepentingan komunitas. Enabling dilakukan melalui fasilitasi penerapan SK Bupati yang memberi legal standing pengelolaan kawasan lindung seluas 1.461,85 ha. Networking diwujudkan melalui kolaborasi vertikal dan horizontal dengan pemerintah serta lembaga donor. Framing dilakukan dengan menerjemahkan isu konservasi ke dalam pendekatan ekonomi berbasis realitas lokal. Representasi diwujudkan dengan memperjuangkan kepentingan komunitas pesisir. Intervensi konkret meliputi penanaman 250.000 pohon mangrove, pemberdayaan ekonomi produktif bagi 75 persen kelompok perempuan, pelatihan keterampilan pariwisata, dan pembentukan patroli kawasan berbasis masyarakat. Forlika berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal melalui diversifikasi mata pencaharian, konservasi ekosistem pesisir melalui penetapan zona lindung dan rehabilitasi mangrove, serta penguatan kemitraan multi pemangku kepentingan. Namun, keberlanjutan model ini terhambat oleh ketiadaan forum koordinasi yang terlembaga, ketergantungan pada pendanaan eksternal, dan keterbatasan data kuantitatif. Menegaskan perlunya penguatan koordinasi, diversifikasi pendanaan, sistem pemantauan berbasis data, dan manajemen daya dukung kawasan.
Peningkatan Latihan Kekuatan Otot Untuk Pencegahan Osteoporosis Pada Masyarakat di Dusun Kauman Labuhan Badas Sumbawa Besar Handayani, Wiwik; Anggraini, Yulida; Dewi, Fatma Sri; Arindi, Fadilah Indriati; Susana, Ratri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1865

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit “silent disease” yang ditandai dengan penurunan kepadatan dan kekuatan tulang, sehingga meningkatkan risiko patah tulang, terutama pada lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terkait pola hidup sehat serta latihan kekuatan otot sebagai pencegahan osteoporosis. Kegiatan dilaksanakan pada 09 Desember 2025 di Dusun Kauman, Labuhan Badas, dengan jumlah partisipan 20 orang berusia 50–65 tahun. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan menggunakan presentasi, leaflet, dan praktik latihan kekuatan otot, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan partisipan setelah penyuluhan, dengan kategori “cukup” dan “baik” meningkat dari 20% menjadi 50%. Perilaku positif dalam menerapkan pola hidup sehat juga meningkat, ditunjukkan dengan penurunan partisipan yang “tidak pernah” menerapkan dari 65% menjadi 30%. Hambatan yang ditemui antara lain perbedaan tingkat pendidikan, usia, dan penggunaan bahasa daerah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan latihan kekuatan otot efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat terkait pencegahan osteoporosis, dengan rekomendasi adanya pendampingan berkelanjutan dan peran aktif kader kesehatan.
Pendampingan Perencanaan Karier Siswa/Siswi Kelas XII SMA Negeri Tanjung Batu Ogan Ilir Rulitawati; Ariadi, Purmansyah; Handayani, Yuniar; Jumhan, Ahmad; Antoni; Helyadi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1866

Abstract

Perencanaan karier menjadi isu yang semakin urgen bagi siswa kelas XII sekolah menengah atas seiring dengan kompleksitas pilihan pendidikan lanjutan dan dinamika dunia kerja di era modern. Kurangnya pemahaman siswa terhadap potensi diri, informasi karier, serta arah masa depan seringkali menimbulkan kebingungan dalam pengambilan keputusan pasca-sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan manfaat program pendampingan perencanaan karier bagi siswa kelas XII SMA Negeri Tanjung Batu dalam meningkatkan kesiapan karier mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui kegiatan pendampingan yang bersifat interaktif dan partisipatif, dengan mengombinasikan ceramah, tanya jawab, serta diskusi klasikal dan individual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan perencanaan karier membantu siswa meningkatkan pemahaman terhadap minat, bakat, nilai-nilai pribadi, dan keterampilan yang dimiliki, sehingga siswa memiliki arah dan keyakinan yang lebih jelas dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan maupun karier. Program ini memberikan kontribusi praktis dalam layanan bimbingan karier di sekolah dengan menegaskan pentingnya pendampingan terstruktur bagi siswa pada fase transisi pendidikan. Disimpulkan bahwa pendampingan perencanaan karier berperan penting dalam membekali siswa dengan kesiapan menghadapi masa depan, dan disarankan agar pengabdian selanjutnya mengembangkan instrumen evaluatif yang lebih sistematis untuk mengukur dampak jangka panjang program ini.