cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Penggunaan Model Active Learning dalam Meningkatkan Motivasi Siswa di Era Digital pada Pembelajaran Fiqih di Samakkee Islam Wittaya School Thailand Basten, Hengky Leo Van; Jannah, Nur
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.618

Abstract

Di era digital ini masih banyak guru yang mengajar dengan menggunakan model konvensional akan tetapi di Samakkee Islam Wittaya School Thailand pembelajaran Fiqh dilakukan dengan menggunakan model Active Learning, dimana pendekatan pedagogis ini lebih menekankan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan model Active Learning dalam meningkatkan motivasi siswa pada pembelajaran Fiqih di Samakkee Islam Wittaya School, Thailand. Metode kualitatif jenis fenomenologi digunakan untuk memaparkan fakta tentang penggunaan model Active Learning dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran fiqih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Active Learning tipe Demonstration Silent, Group To Group dan Video Critic secara signifikan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran Fiqih. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan memiliki minat yang lebih besar terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran juga memfasilitasi akses terhadap materi belajar yang lebih variatif dan menarik.
Peran Kepemimpinan Demokratis dalam Pengambilan Keputusan Lingkungan Sekolah Mirsa, Nur Rina Priyani; Herawati, Endang Sri Budi; Widiyan, Agung Purwa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.628

Abstract

Kepemimpinan dalam konteks pendidikan memiliki peran kunci dalam mempengaruhi, mengkoordinasikan, dan memotivasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan, termasuk guru, siswa, dan staf sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan mengidentifikasi kepemimpinan dalam pendidikan demokrasi di sekitar lingkungan sekolah SMP Negeri 5 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang dimana penelitian ini menganalisis fenomena yang ada di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup observasi, dokumentasi, dan wawancara. dalam penelitian ini, analisis data dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan, baik selama proses pengumpulan data maupun setelahnya dalam periode tertentu. Proses analisis data kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepala sekolah menerapkan model kepemimpinan demokratis. Gaya kepemimpinan demokratis menunjukkan bahwa kepala sekolah aktif mendengarkan keluhan dan informasi dari bawahannya. Selain itu, kepala sekolah memberikan kesempatan kepada guru untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab yang tinggi. Sebagai kepala sekolah, pengambilan keputusan sekolah juga ditetapkan dengan sistem demokrasi terlebih dahulu. Dengan mengadopsi gaya kepemimpinan demokratis ini, meciptakan sekolah yang kondusif sehingga budaya organisasi dan iklim sekolah yang terbangun membuat seluruh warga sekolah bekerja sama untuk mencapai tujuan sekolah.
Tantangan dan Peluang: Studi Kasus Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Mandiri Berubah Kabupaten Tapanuli Utara Saragih, Ordekoria; Marpaung, Ristati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.632

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan memenuhi kebutuhan zaman, kurikulum pembelajaran terus diperbarui. Pemerintah menetapkan Kurikulum Merdeka untuk diimplementasikan di seluruh Indonesia guna menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, relevan, dan menarik bagi siswa. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja tantangan yang dihadapi oleh para guru di tingkat SMA Negeri di Tapanuli Utara dan mengkaji apa saja peluang yang mereka miliki. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti mewawancarai guru-guru dari dua perwakilan sekolah yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahap Mandiri Berubah. Hasil wawancara mendalam yang bersifat semi-struktur tersebut kemudian diolah dengan teknik thematic analysis untuk mengidentifikasi pola atau tema utama dalam data. Adapun proses analisis data dilakukan melalui siklus lima tahap yang terdiri dari Compiling, Disassembling, Reassembling, Interpreting dan Concluding. Data menunjukkan bahwa para guru mengalami hambatan seperti kurangnya sarana dan prasarana terkait teknologi, terbatasnya ketersediaan materi dalam perangkat ajar kurikulum merdeka, dan minimnya pelatihan mengenai kurikulum merdeka. Namun dibalik tantangan tersebut mereka juga tetap mampu melaksanakan kurikulum merdeka belajar dengan baik, yang ditandai dengan adanya pengembangan karakter dan bakat siswa, pendekatan yang fleksibel dan nyaman dalam kurikulum merdeka, dan meningkatnya kolaborasi antar guru. Dengan pelatihan yang berkelanjutan, infrastruktur yang memadai, pendekatan kontekstual, kreativitas, kolaborasi, proyek-proyek relevan, serta evaluasi dan umpan balik, sekolah-sekolah pada tahap mandiri berubah dapat meningkatkan implementasi Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Analisis Aktivitas Belajar Siswa Kelas 5 SD Negeri Mlatiharjo 01 melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Media Diorama Peta Nurani, Rahayu Endah; Kartinah, Kartinah; Arfiningsih, Yenny; Wuryandini, Endang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbedaan aktivitas belajar kelas 5 SD N Mlatiharjo sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan media diorama. Peneliti mengimplementasikan jenis penelitian kuantitatif dalam studi ini. Desain metode pre experimental yang digunakan adalah One group pretest posttest design. Seluruh peserta didik kelas 5 yang berjumlah 28 peserta didik dan terdiri dari 16 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan dijadikan sebagai populasi dan sampel dalam studi ini, yang mana teknik sampling jenuh digunakan sebagai teknik untuk mengambil sampel itu. Data primer dijadikan sebagai sumber data dalam studi ini yang didapat dari lembar angket dengan skala likert, wawancara, dan dokumentasi. Uji N-gain score dan uji one sample t-test dilakukan sebagai teknik untuk menganalisis data yang sudah dikumpulkan dengan memanfaatkan software SPSS 26.0. Hasil penelitian ini diperoleh: (1) secara signifikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan media diorama peta dan aktivitas belajar peserta didik kelas 5 SD Negeri Mlatiharjo materi flora dan fauna memperlihatkan adanya perbedaan; (2) penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media diorama peta cukup efektif diimplementasikan pada peserta didik kelas 5.
Penguatan Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mendukung Diseminasi Peningkatan Nilai-Nilai Moral Siswa pada Jenjang SMP IT Al Kautsar Batam Yuswita, Desi; Halim, Abdul; Sumianti, Sumianti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.669

Abstract

Profesionalisme guru merupakan jembatan awal untuk melahirkan generasi yang cemerlang dimasa yang akan datang, guru bukan hanya sekedar mendidik dan mengajar di kelas namun juga memiliki tugas utama untuk membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Minimnya profesionalitas guru dapat berimplikasi terhadap diseminasi peningkatan nilai moral di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meganalisa implikasi profesionalitas guru PAI dalam mendukung diseminasi peningkatan nilai-nilai moral dan faktor yang mendukung dan menghambat Diseminasi Peningkatan Nilai-Nilai Moral Siswa Di SMP IT Al-Kautsar Kecamatan Nongsa Kota Batam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan studi lapangan yang tergolong penelitian deskriptif kualitatif melalui teknik pengambilan sampel yakni sampling snowball dan Proposive Sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru profesional di SMP IT Al Kautsar Kecamatan Nongsa Kota Batam dapat dilihat dari standarisasi sertifikasi guru dan dapat ditinjau dengan menjadikan dirinya sebagai teladan bagi siswa dalam mengajar dengan menerapkan nilai moral dalam dirinya sebelum mengajarkan nilai moral kepada siswa. Implikasi dari standarisasi guru profesional tersebut melahirkan siswa yang memiliki keteladanan, memiliki sikap sopan santun, saling menghargai sesama, dan siswa mampu menerapkan adab bertamu, makan berbicara dengan teman sebaya, orang yang lebih muda dan lebih tua serta mencipktakan kondisi sekolah yang berkeadaban. Adapun Faktor yang mendukung diseminasi peningkatan nilai moral seperti ketersediaan sarana dan prasarana belajar seperti masjid atau mushallah, fasilitas kelas yang memadai, dukungan orang tua siswa. Sedangkan, faktor penghambat diseminasi peningkatan nilai moral dan siswa ialah lingkungan dan hubungan orang tua dan anak.
Analisis Kecerdasan Emosi di Kalangan Kepala Sekolah: Efek Jenis Kelamin dan Pengalaman Kepemimpinan Situngkir, Ledyana Dwi Mei; Samosir, Lustani; Pasaribu, Andar Gunawan; Purba, Enrico Fiktorando
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis kelamin dan lama pengalaman kepemimpinan kepala dengan kecerdasan emosi dalam kepemimpinan kepala sekolah. Adapun cakupan kecerdasan emosi dalam penelitian ini adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi sendiri dan orang lain dalam kepemimpinan kepala sekolah. Analisis dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melibatkan 226 orang Kepala Sekolah yang tersebar di Kabupaten Toba, Samosir dan Humbang Hasundutan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kecerdasan emosi kepala sekolah dengan indikator penilaiankesadaran diri, pengelolaan diri, motivasi, empati, keterampilan sosial, dan keterampilan mengelola hubungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Secara umum kecerdasan kepala sekolah memiliki rata rata 70,77 dengan standar deviasi 8,39. Data menunjukan sebanyak 11% kepala sekolah memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, 80% berada pada kategori sedang dan terdapat 9% berada pada kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin memiliki efek signifikan terhadap kecerdasan emosi kepala sekolah. Kepala sekolah dengan jenis kelamin perempuan memiliki kecerdasan emosi yang lebih baik dari kepala sekolah berjenis kelamin laki-laki. Kecerdasan emosi perempuan dengan kategori tinggi mencapai 13% sedangkan kategori sedang 82% dan hanya 5% pada kategori rendah. Sedangkan pada laki-laki hanya 9% berada pada kategori tinggi, 79% pada kategori sedang dan 12% pada kategori rendah. Tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam tingkat kecerdasan emosi berdasarkan lama pengalaman kepemimpinan. Penemuan ini mengindikasikan pentingnya mempertimbangkan variabel-variabel ini dalam pengembangan program pelatihan kepemimpinan dan perumusan kebijakan pendidikan. Implikasi dari studi ini dapat membantu dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan, pada gilirannya, kualitas kepemimpinan di sekolah.
Penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Peningkatan Keaktifan dan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 2 Batu Rahmandani, Fahdian; Hamzah, Mohamad Rifqi; Handayani, Trisakti; Fatimah, Synaroch
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.674

Abstract

Peningkatan keaktifan dan motivasi belajar berasal dari temuan permasalahan yang menunjukkan sebagian peserta ddik kurang konsentrasi pada saat proses pembelajaran di kelas, ada pula yang bermain game atau mengerjakan tugas di luar pelajaran Pancasila. Selain itu, kurangnya partisipasi dan cenderung pasif dalam mengajukan solusi terhadap permasalahan yang sedang didiskusikan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat keaktifan dan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan model PBL. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kelas XI-3 SMAN 2 Batu dengan subjek 36 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan angket. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi motivasi belajar dan keaktifan, lembar angket motivasi belajar dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data pada penelitian menggunakan angket, studi dokumentasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model PBL siklus 1 sebesar 83% dan siklus 2 mencapai 91%. Observasi keaktifan siklus 1 sebesar 72% ke siklus 2 sebesar 81%. Observasi motivasi belajar siklus 1 sebesar 71% ke siklus 2 sebesar 79%. Sedangkan temuan angket motivasi belajar siswa mengalami perubahan dari 71% pada siklus 1 menjadi 78% pada siklus 2 sehingga hal ini menunjukkan bahwa keaktifan peserta didik dan motivasi belajar peserta didik lebih baik paradigma model pebelajaran PBL dipadukan dengan pembelajaran berbasis permainan.
Pengaruh Dukungan Orang Tua, Harga Diri, dan Gaya Belajar terhadap Prestasi Akademik Siswa: Perspektif Teori Behaviorisme Jaryanto, Jaryanto; Dewi, Anita Kartika
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.675

Abstract

Rendahnya prestasi akademik siswa di sekolah mengindikasikan adanya tantangan dalam proses pembelajaran yang perlu segera diidentifikasi dan diatasi. Tujuan penelitian ini untuk menguji: (1) pengaruh dukungan orang tua terhadap prestasi akademik siswa kelas X akuntansi, (2) pengaruh harga diri terhadap prestasi akademik siswa kelas X akuntansi, (3) pengaruh gaya belajar terhadap prestasi akademik siswa kelas X akuntansi, dan (4) pengaruh dukungan orang tua, harga diri, dan gaya belajar terhadap prestasi siswa kelas X akuntansi. Kuantitatif analisis deskriptif menjadi metode penelitian ini. Siswa kelas X Akuntansi di SMKN 6 Sukoharjo menjadi populasi penelitian ini. Teknik simple random sampling menjadi teknik pengambilan data sampel sebanyak 84 siswa. Kuesioner dan tes adalah alat yang digunakan dalam teknik pengumpulan data. Uji analisis prasyarat menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas dan uji heterokedastisitas. Analisis data menggunakan analisis data statistik deskriptif, uji t, uji F, analisis regresi linear berganda dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini: (1) terdapat pengaruh signifikan dukungan orang tua terhadap prestasi akademik yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,001< 0,05, (2) terdapat pengaruh siginifikan harga diri terhadap prestasi akademik yang dilihat dari nilai signifikan uji t senilai 0,002 < 0,05, (3) terdapat pengaruh signifikan gaya belajar terhadap prestasi akademik yang dibuktikan dengan nilai siginifikan uji t senilai 0,001 < 0,05, (4) terdapat pengaruh signifikan dukungan orang tua, harga diri, dan gaya belajar terhadap prestasi akademik siswa yang dibuktikan dengan hasil uji F dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Multi Intelegensi di SMP Swasta Nurul Jadid Batam Sukmawati, Siti; Halim, Abdul; Beddu, Muhammad Juni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.677

Abstract

Pendidikan perlu mendorong pengembangan semua aspek potensi manusia. Menanamkan cita-cita Islam pada siswa adalah salah satu tujuan utama pendidikan agama Islam, selain memberikan pengetahuan tentang ilmu-ilmu Islam. Tujuan penelitian adalah untuk menyelidiki bagaimana Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Swasta Nurul Jadid Batam meningkatkan kecerdasan multi-intelektual mereka. Penelitian ini merupakan studi kualitatif lapangan. Lokasi penelitian ini berada di Sekolah Menengah Pertama Swasta Nurul Jadid Kota Batam. Subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru PAI dan siswa. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya guru pendidikan Islam Nurul Jadid Batam untuk meningkatkan multi kecerdasan siswa telah berdampak besar pada perkembangan multi kecerdasan pada siswa. Metode ini meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, dan banyak lagi.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD 2 Kedungsari Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Muhyidin, Muhyidin; Ismaya, Erik Aditiya; Rondli, Wawan Shokib
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai peningkatan hasil belajar siswa kelas VI SD 2 Kedungsari yang berjumlah 8 siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan metode kuantitatif. Instrumen dalam penelitian ini yaitu menggunakan tes. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan pretest dan posttest. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan, dengan nilai pretest sebesar 41,2% meningkat menjadi 85% pada posttest, menghasilkan peningkatan sebesar 43,8%. Uji dependent t-test menunjukkan signifikansi 0,000, sementara uji N-Gain sebesar 0,73 menandakan peningkatan yang signifikan. Media Guyub Rukun berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.