cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 650 Documents
Analisi Dimensi Kreatif dan Kritis Dalam Kurikulum Merdeka Siswa Kelas IV SD Karisma, Nia; Selegi, Susanti Faipri; Wahyuningsi, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4076

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pengembangan kompetensi esensial, termasuk dimensi kreatif dan kritis dalam Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana kedua dimensi tersebut diimplementasikan serta dicapai pada siswa kelas IV SD Negeri 196 Palembang.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana dimensi kreatif dan kritis dalam Profil Pelajar Pancasila diimplementasikan serta dicapai pada siswa kelas IV SD dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, angket terhadap 29 siswa kelas IV, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dimensi kreatif dan kritis berjalan cukup baik. Siswa menunjukkan kemampuan memberikan respons orisinal, umpan balik, dan gagasan kreatif selama pembelajaran. Angket mengindikasikan respons positif siswa terhadap indikator kreativitas dan berpikir kritis, meskipun kemampuan refleksi diri masih perlu ditingkatkan. Temuan ini mendukung perlunya penguatan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, serta pelatihan guru untuk lebih optimal dalam membimbing siswa mengembangkan metakognisi dan keterampilan berpikir mandiri. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang capaian dimensi kreatif dan kritis pada jenjang SD dalam konteks Kurikulum Merdeka, sekaligus mengidentifikasi area penguatan untuk refleksi diri siswa, yang masih jarang dibahas dalam penelitian terdahulu.
Rekonstruksi Pedagogi Pendidikan Kewarganegaraan melalui Model Blended Learning Variatif-Partisipatif Wahyudi, Antono; Sunardi, FX. Dono; Anggraeni, Rayna; Tumilaar, Billy Yosafat
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran variative-partisipatif berbasis blended learning dalam meningkatkan kepuasan, minat, dan partisipasi mahasiswa pada Mata Kuliah Umum Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam konteks karakteristik belajar Generasi Z. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan mixed methods melalui triangulasi data. Data kuantitatif diperoleh melalui pra dan pos kuesioner, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan mahasiswa dan pakar pendidikan karakter. Model pembelajaran baru mengintegrasikan media digital Nearpod, aktivitas debat kelompok, dan video role-play dalam skema blended learning. Partisipan penelitian berjumlah 43 mahasiswa dari beberapa program studi di Universitas Ma Chung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran variative-partisipatif mampu meningkatkan variasi pembelajaran, menurunkan tingkat kebosanan, serta meningkatkan minat dan kepuasan mahasiswa. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap blended learning mencapai 93%, dan kepuasan terhadap model pembelajaran baru sebesar 82,1%. Namun demikian, ditemukan penurunan motivasi aktif mahasiswa dalam tatap muka kelas, yang dipengaruhi oleh faktor teknis (koneksi internet) dan strategi komunikasi dosen. Penelitian ini menawarkan model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan variasi aktivitas, partisipasi aktif, dan teknologi digital-visual dalam kerangka pendidikan karakter. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan pembelajaran MKU serta implikasi kebijakan institusional dalam merespons kebutuhan belajar Generasi Z di pendidikan tinggi.
Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Berbasis Group Investigation: Studi Kualitatif pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Hakim, Novi Adriani; Rustan, Edhy; Aswar, Nurul
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4118

Abstract

Pembelajaran menulis teks eksplanasi di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya kemampuan siswa dalam memahami struktur teks, mengorganisasi gagasan, serta menerapkan kaidah kebahasaan secara tepat. Kondisi ini dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan minimnya keterlibatan aktif siswa dalam proses eksplorasi dan penyelidikan. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan, kolaborasi, dan pengalaman belajar bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, mendeskripsikan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa setelah penerapan model tersebut, serta menentukan kesesuaian model Group Investigation dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi siswa kelas VI Fase C SDN 24 Temmalebba Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas VI, dan siswa kelas VI. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation terlaksana secara sistematis melalui enam tahap pembelajaran dan mampu meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa. Siswa menunjukkan kemampuan menyusun struktur teks yang lengkap, isi yang lebih faktual dan logis, serta penggunaan kaidah kebahasaan yang lebih komunikatif dan kontekstual. Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan satu kelas sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan konteks dan subjek yang lebih luas. Model Group Investigation dapat dijadikan alternatif pembelajaran menulis yang efektif karena mendorong keaktifan, kolaborasi, dan pengalaman belajar berbasis investigasi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai penerapan Group Investigation dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi di sekolah dasar berbasis Kurikulum Merdeka.
Pembelajaran Drama Berbasis GAHAR di Perguruan Tinggi Karim, Ahmad Abdul; Saryono, Djoko; Karkono, Karkono; Rofiuddin, Ah.; Widyartono, Didin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4136

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan rancangan strategi GAHAR dalam pembelajaran drama di perguruan tinggi. Strategi GAHAR dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang sistematis, kolaboratif, dan kreatif sehingga mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memahami, menginterpretasi, dan menampilkan drama. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dengan mengintegrasikan teori pembelajaran kreatif, seni pertunjukan, dan teknologi. Fokus utama penelitian ini menggambarkan langkah-langkah implementasi strategi GAHAR, mulai dari perencanaan, pembagian tugas, latihan, evaluasi, hingga pementasan. Hasil penelitian menunjukkan strategi GAHAR mampu menciptakan pengalaman belajar yang holistik dengan melibatkan berbagai dimensi keterampilan, seperti penguasaan bahasa tubuh, ekspresi emosi, pengelolaan dialog, dan penguatan kerja sama tim. Selain itu, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR), pada tahap latihan dan pementasan memberikan pengalaman imersif yang mendukung proses pembelajaran. Oleh karena itu, strategi ini relevan dengan kebutuhan era digital, sekaligus mengatasi tantangan dalam pembelajaran seni di perguruan tinggi.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Pada Materi Matriks Kristiawati, Kristiawati; Ani, Sri Satriani; Usman, Muhammad Rizal
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4208

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitaitf yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa pada materi matriks, yang mencakup kemampuan representasi visual, persamaan matematis, dan teks tertulis. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya kemampuan representasi dalam membantu siswa memahami konsep abstrak seperti matriks dan mengonversi informasi antar bentuk representasi (visual, simbolik, teks). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Takalar dengan subjek 55 siswa kelas XI MIA 1 dan XI MIA 4. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes kemampuan representasi matematis materi matriks dan pedoman wawancara. Prosedur penelitian dimulai dari pemberian tes kemampuan repsentasi dan kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap 3 subjek masing-masing dari kategori hasil tes tinggi, sedang, dan rendah untuk mendalami pemahaman siswa. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan hasil tes dan wawancara berdasarkan kategori kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi visual siswa baik, dengan banyak siswa mampu merepresentasikan informasi soal ke dalam bentuk tabel. Namun, kemampuan representasi persamaan dan teks tertulis masih kurang baik, di mana sebagian besar siswa kesulitan memahami dan menyelesaikan soal yang diberikan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pembelajaran matriks lebih menekankan pada penguatan kemampuan berpindah antar representasi dan strategi yang mendukung pemahaman siswa secara lebih holistik.
Pemodelan Struktural Environmental Responsibility Memediasi Eco Literacy dan School Policy Terhadap Green Skills Development Generasi Z Kamal, Nahlah Mustafa; Dharma, Surya
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4250

Abstract

Urgensi penelitian ini ialah perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah menjadi isu global yang memerlukan perhatian dari berbagai pihak, termasuk di sektor Pendidikan. Olehnya itu dalam rangka menghadapi tantangan dan isu global ini, green skills development menjadi hal yang sangat penting bagi generasi muda khususnya generasi Z sebagai bekal dalam peningkatan nilai-nilai pro lingkungan dan tuntunan dunia kerja yang semakin berorentasi pada prinsip keberlanjutan. Berdasarkan hal tersebut penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi green skills development generasi Z, dimana faktor seperti environmental responsibility, eco literacy dan school policy masih jarang dieksplorasi secara menyeluruh dalam konteks ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting environmental responsibility sebagai mediasi eco literacy dan school policy terhadap green skills development generasi Z.  Jenis penelitian ini ialah kuantitatif menggunakan metode survey cross-sectional yang pelaksanaannya berlangsung di SMK Negeri yang terdapat di Kabupaten Gowa. Populasinya ialah generasi Z yang berstatus sebagai peserta didik khusunya kelas X yang pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah kuesioner skala likert dan teknik analisis data yang diterapkan ialah structural equation modelling dengan pendekatan partial least squares (SEM-PLS).  Hasil penelitian mengungkankan bahwa terdapat peran serta kontribusi environmental responsibility yang signifikan dalam memediasi pengaruh eco literacy dan school policy terhadap green skill development generasi Z. Olehnya itu meningkatkan environmental responsibility generasi Z merupakan mediator vital dalam mengembangkan green skill generasi Z.
Telaah Filsafat Ilmu dan Integrasi Teknologi Digital Dalam Pendidikan Matematika Quraisy, Andi; Sinring, Abdullah; Kamaruddin, Syamsu A
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4255

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital dan meningkatnya kompleksitas tantangan pendidikan mendorong perlunya transformasi pendidikan matematika yang tidak lagi berfokus pada penguasaan prosedural semata, tetapi mengarah pada pembelajaran yang reflektif, kritis, dan bermakna. Dalam konteks ini, integrasi filsafat ilmu yang mencakup dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi dengan teknologi digital dipandang sebagai fondasi strategis dalam membangun pendidikan matematika yang adaptif dan humanistik. Namun demikian, berbagai studi menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kebijakan inovatif dan praktik pembelajaran di kelas, khususnya terkait kompetensi digital guru, pemahaman filosofis, serta pemerataan akses teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis integrasi filsafat ilmu dan teknologi digital dalam pendidikan matematika melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA. Sebanyak 26 artikel bereputasi yang terbit pada rentang tahun 2007-2025 dianalisis menggunakan teknik thematic coding untuk mengidentifikasi pola dominan, model integrasi, serta tantangan implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu berperan penting sebagai landasan dalam membangun pembelajaran matematika yang reflektif, kontekstual, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan. Sementara itu, pemanfaatan teknologi digital melalui perangkat lunak interaktif, platform e-learning, dan model pedagogis inovatif seperti TPACK dan pembelajaran berbasis proyek terbukti meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, dan literasi matematika peserta didik. Meski demikian, tantangan berupa disparitas infrastruktur digital, keterbatasan pelatihan profesional, dan penggunaan teknologi yang masih bersifat substitutif masih mendominasi praktik di lapangan. Kajian ini menegaskan urgensi sinergi antara fondasi filosofis dan inovasi digital untuk mewujudkan pendidikan matematika yang adaptif, etis, dan bermakna di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Pembelajaran Operasi Hitung Berbasis Hands-on Learning: Integrasi Metode Jarimatika untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Hasil Belajar Siswa Sukmawati, Sukmawati; Sukirman, Sukirman; Munir, Nilam Permatasari
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi metode Jarimatika berbasis hands-on learning dalam meningkatkan kemampuan operasi hitung dan aktivitas belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas IV sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes kemampuan operasi hitung. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan hasil antar-siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jarimatika berbasis hands-on learning secara signifikan meningkatkan kemampuan operasi hitung siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 53% pada pra-siklus menjadi 67% pada siklus I dan mencapai 93% pada siklus II. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan dari kategori kurang aktif menjadi sangat aktif setelah penggunaan media papan tangan Jarimatika. Penelitian ini terbatas pada satu kelas dengan waktu pelaksanaan yang relatif singkat serta menggunakan analisis deskriptif, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Temuan penelitian ini memberikan alternatif strategi pembelajaran matematika yang menekankan pengalaman langsung, visual, dan kinestetik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran operasi hitung. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui integrasi metode Jarimatika dengan pendekatan hands-on learning berbantuan media papan tangan sebagai upaya memperkuat pemahaman konsep operasi hitung siswa sekolah dasar.
Pengembangan E-Modul Materi Pemulasaraan Jenazah Berbantuan Flip PDF Mujahida, Aulia; Baderiah, Baderiah; RN, Bustanul Iman
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4312

Abstract

Perkembangan teknologi pembelajaran dan tuntutan Kurikulum Merdeka mendorong guru menyediakan media ajar yang interaktif, kontekstual, serta mampu meningkatkan, kemandirian, dan pemahaman peserta didik. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi pemulasaraan jenazah yang bersifat aplikatif, peserta didik membutuhkan visualisasi dan penjelasan prosedural yang sistematis agar mampu memahami langkah-langkah praktik secara utuh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul pemulasaraan jenazah, menilai kualitasnya melalui validasi para ahli, serta menguji kepraktisan dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga validator ahli (materi, media, dan bahasa), satu guru Pendidikan Agama Islam, serta peserta didik kelas XI SMAN 5 Luwu. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, angket respon guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk menilai validitas, kepraktisan, dan efektivitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbantuan Flip PDF berada pada kategori sangat valid, dengan skor masing-masing 3,82 (ahli materi), 3,38 (ahli media), dan 3,33 (ahli bahasa). Uji kepraktisan juga memperoleh respon sangat praktis dari peserta didik (85,14%) maupun guru (94,12%). Pada aspek efektivitas, tes hasil belajar menunjukkan rata-rata 87,92 dengan ketuntasan klasikal 86,11%. Temuan ini menegaskan bahwa e-modul layak digunakan sebagai bahan ajar digital yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam penguatan kompetensi religius, kemandirian belajar, serta pembelajaran yang lebih bermakna, sekaligus membuka peluang pengembangan lanjutan pada cakupan materi dan skala implementasi.
Optimalisasi Platform Tiktok untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Dalam Materi Teks Prosedur Siswa SMA Sitha, Rosa; Dalman, Dalman; Rona, Rona Romadhianti
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4320

Abstract

Kemampuan berbicara siswa kelas XI-2 SMA Plus Muhammadiyah Natar masih tergolong rendah, ditunjukkan oleh hasil pre-test dengan nilai rata-rata 46 (kategori kurang). Permasalahan ini perlu mendapat perhatian karena keterampilan berbicara merupakan kompetensi penting abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas optimalisasi platform TikTok sebagai media pembelajaran digital dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada materi teks prosedur. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas XI SMA Plus Muhammadiyah Natar. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara (pre-test dan post-test), observasi aktivitas siswa dan guru, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif dan kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa secara bertahap dan konsisten. Nilai rata-rata meningkat dari 46 pada pra siklus menjadi 63 pada Siklus I, dan mencapai 76 pada Siklus II. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator keterampilan berbicara, meliputi kelancaran, pelafalan, intonasi, diksi, struktur penyampaian, dan bahasa tubuh. Selain itu, penggunaan TikTok juga meningkatkan kepercayaan diri, keaktifan, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Meskipun penelitian ini terbatas pada satu kelas dengan jumlah subjek yang relatif kecil, temuan menunjukkan bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran alternatif yang efektif untuk melatih keterampilan berbicara secara runtut dan ekspresif melalui pendekatan pedagogis yang terstruktur.