cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 499 Documents
Efektivitas Media Wordwall dan Power Point Interaktif terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Riski Agistia; Dayu Rika Perdana; Handoko Handoko; Fadhilah Khairani
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.8864

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang masih berada di bawah KKTP 80 dengan rata-rata nilai awal sebesar 70,6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta membandingkan efektivitas penggunaan media Wordwall dan PowerPoint interaktif terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe two group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Subjek penelitian terdiri dari 40 peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Banarjoyo yang dibagi menjadi dua kelompok eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Wordwall dan PowerPoint interaktif mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Rata-rata nilai posttest pada kelompok yang menggunakan Wordwall sebesar 81,91, sedangkan pada kelompok yang menggunakan PowerPoint interaktif sebesar 78,64. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua media tersebut efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan dapat meningkatkan keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung.
Pengembangan Media ENGKER (Engklek Kerja Sama) Berbasis model Game Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Pada Pembelajaran IPA Materi Pancaindra Manusia di Sekolah Dasar Al Hijra; Irvin Novita Arifin; Isnanto Isnanto; Gamar Abdullah; Rifda Mardian Arif
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ENGKER (Engklek Kerja Sama) melalui model GBL untuk meningkatkan hasil belajar murid pada materi pancaindra manusia di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah murid kelas III SDN 2 Tabongo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli pengguna, lembar kepraktisan, serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ENGKER memperoleh persentase kelayakan sebesar 93% dengan kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media, ahli materi, dan ahli pengguna. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 87,5% dengan kategori sangat praktis. Adapun hasil uji keefektifan menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 42,5% dan rata-rata nilai post-test sebesar 86%. Perhitungan N-Gain memperoleh nilai sebesar 0,74 dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ENGKER dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran serta mampu meningkatkan hasil belajar murid pada materi pancaindra manusia di sekolah dasar.
Pengaruh Discovery Learning Berbasis Praktikum terhadap Keterampilan Berpikir Analitis Peserta Didik Sekolah Dasar Rosmawati Wotheysen; Rabiudin Rabiudin; Riska Latifatul Husna
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8883

Abstract

Observasi awal pada pembelajaran IPAS kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan secara logis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir analitis peserta didik setelah penerapan metode discovery learning berbasis praktikum pada materi sifat-sifat bunyi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pra-eksperimen dan desain one group pretest -posttest. Subjek penelitian terdiri atas 15 peserta didik kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes uraian keterampilan berpikir analitis. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir analitis peserta didik setelah penerapan metode discovery learning berbasis praktikum. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai t(14) = -14,051 dengan p < 0,001. Tanda negatif menunjukkan bahwa perhitungan dilakukan dengan urutan pretest dikurangi posttest, sehingga nilai posttest lebih tinggi daripada pretest . Besaran peningkatan juga ditunjukkan oleh mean difference sebesar 38 poin dan effect size Cohen’s dz sebesar 3,63, yang mengindikasikan peningkatan dengan magnitude praktis yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan discovery learning berbasis praktikum berpotensi mendukung peningkatan keterampilan berpikir analitis peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Namun, karena penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen satu kelompok tanpa kelas kontrol, jumlah sampel terbatas, dan memungkinkan adanya testing effect, hasil penelitian perlu ditafsirkan secara hati-hati. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol dan sampel yang lebih luas
Analisis Penerapan Gerakan Literasi Sekolah untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kresensia Putri Cahyanti; Kusnanto Kusnanto
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.8888

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan karena penguatan literasi membaca pada jenjang sekolah dasar merupakan fondasi utama dalam mengembangkan kemampuan berpikir, memahami informasi, dan mendukung keberhasilan belajar siswa pada berbagai mata Pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan literasi membaca melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri 15 Tampe serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru wali kelas III dan siswa kelas III SD Negeri 15 Tampe. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Gerakan Literasi Sekolah telah dilaksanakan melalui kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, penyediaan pojok baca di kelas, serta penggunaan bahan bacaan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan literasi membaca memberikan dampak positif terhadap kemampuan membaca siswa, terutama dalam memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, menjawab pertanyaan berdasarkan teks, dan menceritakan kembali isi bacaan. Faktor pendukung pelaksanaan GLS meliputi dukungan guru, tersedianya pojok baca, penggunaan buku cerita bergambar, dan kegiatan membaca rutin. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya minat baca sebagian siswa, keterbatasan bahan bacaan, serta perbedaan kemampuan membaca antar siswa. Dengan demikian, penerapan Gerakan Literasi Sekolah memiliki hubungan positif terhadap peningkatan kemampuan literasi membaca siswa kelas III SD Negeri 15 Tampe.
Penguatan Kecerdasan Emosional Guru melalui Implementasi Pembelajaran Mendalam di SDN 17 Tanjung Raya Dwi Sarimiyati; Garianto Garianto; Siti Nurlaila
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.8904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran mendalam dalam penguatan kecerdasan emosional guru sekolah dasar di SDN 17 Tanjung Raya dengan memfokuskan kajian pada perencanaan, pelaksanaan, refleksi pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, kepala sekolah, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam melalui penerapan mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning mendorong guru menjadi lebih reflektif, empatik, sabar, serta lebih mampu mengelola emosi dalam proses pembelajaran. Penguatan kecerdasan emosional tersebut tercermin pada berkembangnya kesadaran diri, pengendalian emosi, motivasi diri, empati, dan keterampilan sosial guru melalui interaksi pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada siswa. Implementasi pembelajaran didukung oleh dukungan sekolah, media pembelajaran, lingkungan belajar, dan kolaborasi antar guru, sedangkan keterbatasan waktu, rendahnya minat belajar sebagian siswa, serta keterbatasan pemahaman guru mengenai pembelajaran mendalam menjadi faktor penghambat. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam berpotensi mendukung penguatan kecerdasan emosional guru sehingga berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran yang lebih humanis dan bermakna.  
Pengaruh Model Pembelajaran Metakognitif Berbantuan Lagu terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Soal Cerita materi Operasi Hitung Campuran Siswa Sekolah Dasar Fayaza Aqila Anindita; Putri Yanuarita Sutikno
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8933

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita pada materi operasi hitung campuran, yang berdampak pada pemahaman konsep matematika serta kemampuan berpikir logis dan kritis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu yaitu jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh suatu perlakuan (treatment), tetapi tidak menggunakan pengacakan (randomisasi) secara penuh dalam penentuan kelompok. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 60 siswa. Jumlah sampel adalah 60 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimental dan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling dengan dengan cara undian. Instrumen yang digunakan adalah soal pre test dan post test dan lembar observasi serta kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah non-equivalent control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran metakogntif berbantuan lagu terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada soal cerita materi operasi hitung campuran siswa kelas IV SD yang ditunjukkan dengan hasil uji non-equivalent control group design dengan nilai sig. Berdasarkan hasil uji Independent Sample t-test pada data pretest, diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,023 < 0,05 sehingga tidak terdapat perbedaan kemampuan awal yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan awal yang berbeda sebelum diberikan perlakuan. Data posttest menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,038 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan diberikan. Dengan demikian, model pembelajaran metakognitif berbantuan lagu berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IV SD.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Materi Bilangan Cacah Besar Kelas V SD Negeri Kemuning Jaya Mar’atus Alikah; Krisno Budi Prasetyo
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8939

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep bilangan cacah besar yang berdampak pada kesulitan operasi hitung dan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya pada materi bilangan cacah besar kelas V di SD Negeri Kemuning Jaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian berjumlah enam orang yang dipilih secara purposive, terdiri atas satu guru kelas V dan lima siswa yang mengalami kesulitan belajar berdasarkan observasi awal dan rekomendasi guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa meliputi aspek konseptual, prosedural, representasional, dan pemecahan masalah. Kesulitan konseptual terutama berkaitan dengan pemahaman nilai tempat, sedangkan kesulitan prosedural tampak pada kesalahan operasi hitung. Kesulitan representasional muncul dalam membaca dan menuliskan bilangan besar, sementara kesulitan pemecahan masalah terlihat pada rendahnya kemampuan memahami soal cerita. Faktor penyebab mencakup minat belajar rendah, kecemasan matematika, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan minimnya media. Penelitian menyimpulkan bahwa kesulitan belajar bersifat multidimensional dan memerlukan pendekatan kontekstual, interaktif, serta adaptif.
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning Berbantuan Media Wordwall terhadap Hasil Belajar Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Ni Putu Ayu Rita Rahayu; Ni Nyoman Mariani; I Made Sukariawan
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8942

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika peserta didik pada materi perkalian bilangan desimal menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Based Learning berbantuan media Wordwall terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V SD Negeri Hindu 4 Batuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan rancangan one group pre-test post-test design. Subjek penelitian berjumlah 28 peserta didik kelas V SD Negeri Hindu 4 Batuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test serta studi dokumentasi. Instrumen penelitian diuji melalui validitas isi, validitas butir, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan fungsi distraktor. Hasil uji instrumen menunjukkan koefisien validitas isi sebesar 1,00 (sangat tinggi), sebanyak 25 dari 50 butir soal dinyatakan valid, serta koefisien reliabilitas sebesar 0,91 (sangat tinggi). Analisis tingkat kesukaran menunjukkan 6 soal berkategori mudah, 14 soal sedang, dan 5 soal sukar. Analisis daya pembeda menunjukkan 1 soal berkategori sangat baik, 16 soal baik, dan 8 soal cukup, sedangkan seluruh distraktor pada 25 soal valid berfungsi dengan baik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji paired sample t-test setelah memenuhi uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar matematika peserta didik sebelum dan sesudah perlakuan, dengan rata-rata pre-test sebesar 57,29 dan rata-rata post-test sebesar 78,71. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar <0,001 atau lebih kecil dari 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, model pembelajaran Game Based Learning berbantuan media Wordwall berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Game Based Learning berbantuan media Wordwall dapat dijadikan alternatif pembelajaran matematika yang interaktif dan inovatif untuk meningkatkan keterlibatan serta hasil belajar peserta didik di sekolah dasar.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Implementasi Problem Based Learning pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Heni Suhaeni
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.8965

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa kelas rendah terhadap bunyi dan simbol sila-sila Pancasila, terutama pada siswa yang memiliki kemampuan membaca yang beragam, menjadi tantangan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila sehingga diperlukan model pembelajaran yang lebih aktif dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Implementasi Problem-Based Learning pada Pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas I SDN Leuweunggede IV, serta melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap bunyi dan simbol sila-sila Pancasila setelah mengikuti pembelajaran. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiga pertemuan. Subjek penelitian melibatkan 27 siswa kelas I yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan dengan kemampuan membaca yang beragam. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan media kartu gambar, video animasi, dan lembar kerja yang dikerjakan secara berkelompok agar seluruh siswa, termasuk yang belum bisa membaca tetap dapat mengikuti pelajaran sesuai kemampuan masing-masing. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di kelas, pemeriksaan hasil kerja siswa, serta catatan dan dokumentasi selama pembelajaran berlangsung. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa, ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 68,15 pada siklus I menjadi 80,37 pada siklus II. Tingkat ketuntasan belajar juga meningkat dari 59% menjadi 89%. Hal ini membuktikan bahwa model Problem-Based Learning yang didukung media bergambar dan video efektif membantu siswa kelas I dalam memahami bunyi dan simbol sila-sila Pancasila, termasuk siswa yang belum lancar membaca.
Pengembangan Game Edukasi Digital “Sobat Pintar” Untuk Meningkatkan Kemampuan Calistung Siswa SKB Ungaran Muhammad Imam Tanthowi; Muhammad Nazil Iqdami
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.8981

Abstract

Permasalahan besar yang dihadapi oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ungaran adalah kurangnya kemampuan peserta didik dalam calistung. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa game edukasi Sobat Pintar guna meningkatkan kemampuan calistung peserta didik di kelas tambahan SKB Ungaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan subjek penelitian sebanyak 11 peserta didik kelas tambahan Paket A SKB Ungaran. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai sebesar 92,08% untuk ahli media dan 89,99% untuk ahli materi yang termasuk kategori sangat layak. Selanjutnya juga dilakukan uji kelayakan bersama peserta didik dan guru pamong yang dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan angket respon peserta didik. Adapun hasilnya media yang dikembangkan mendapatkan respon yang positif dari peserta didik dan guru pamong karena mudah digunakan dan dipahami, dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam belajar, serta mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terkait materi calistung. Berdasarkan temuan tersebut, media game edukasi Sobat Pintar dinilai sangat layak dan terbukti membantu peserta didik dalam proses pembelajaran calistung di SKB Ungaran. Melalui pengembangan media ini diharapkan menjadi acuan bagi para pendidik di sekolah nonformal dalam merancang dan mengembangan media pembelajaran yang lebih menarik untuk proses pembelajaran.