cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
pahlawanjurnal@gmail.com
Phone
+6285250815108
Journal Mail Official
pahlawanjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Achmad Yani Banjarmasin Jln. A. Yani Km. 5,5 Komplek Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin Alamat E-mail : pahlawanjurnal@gmail.com
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya
ISSN : 23380853     EISSN : 26859920     DOI : https://doi.org/10.57216/pah
Core Subject : Education,
JURNAL PAHLAWAN memuat isu aktual dibidang pendidikan, Sosial dan Budaya berisi tentang artikel-artikel Ilmiah, baik berupa opini maupun Hasil Penelitian dalam bidang pendidikan
Articles 205 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Keragaman Budaya Kelas V Berbasis Local Wisdom Palembang Berbentuk Digital Pop-Up Book Kisda, Yonada Viossa; Nurlaeli; Husni, Miftahul; Siti, Yulia Tri Samiha; Fatimah
Pahlawan: Jurnal Ilmu Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 21 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i2.38

Abstract

Bahan ajar konvensional gagal melibatkan siswa SD memahami keragaman budaya, khususnya kearifan lokal Palembang dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbasis digital pop-up book tentang keragaman budaya untuk Pendidikan Pancasila kelas V. Menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, populasi adalah siswa SDN 136 Palembang (127 siswa kelas V), sampel purposif meliputi 3 ahli, 1 guru, dan 6 siswa untuk validasi dan uji small group. Instrumen berupa kuesioner skala Likert; analisis data menggunakan konversi persentase dan kriteria kelayakan Arikunto. Hasil menunjukkan validitas tinggi (materi: 90%, media: 94,28%, bahasa: 92,5%) dan kepraktisan (guru: 100%, siswa: 95,33%), semuanya kategori "sangat layak." Digital pop-up book efektif mengintegrasikan elemen lokal seperti Rumah Limas. Kesimpulannya, produk menjadi alat inovatif praktis yang meningkatkan apresiasi budaya dan keterlibatan siswa.
Ekosistem Pembentukan Motivasi: Keteladanan Guru dan Pendampingan Orang Tua pada Siswa Madrasah Darmawan, Didit; Pernaningtik, Nur Aniqa
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar sebagai produk ekosistem melalui tinjauan literatur integratif tentang peran guru keteladanan dan keterlibatan orang tua terhadap prestasi belajar siswa madrasah. Desain penelitian perpustakaan kualitatif digunakan, memanfaatkan analisis tematik untuk mensintesis literatur konseptual dan empiris. Temuan mengungkapkan bahwa keteladanan guru berfungsi sebagai sumber inspirasi yang membentuk nilai-nilai akademik dan aspirasi siswa melalui mekanisme identifikasi. Keterlibatan orang tua memberikan keamanan emosional dan struktur pendukung yang memfasilitasi internalisasi kebiasaan belajar. Interaksi antara faktor-faktor tersebut saling menguatkan, dimana konsistensi nilai antara madrasah dan rumah menciptakan koherensi normatif yang memungkinkan siswa memfokuskan energi psikologisnya pada pengembangan diri. Sinergi ekologis ini berkontribusi tidak hanya pada pencapaian kognitif yang terukur tetapi juga pada ketahanan akademik, keterampilan pengaturan diri, dan pembentukan karakter pembelajaran seumur hidup. Kajian tersebut menyiratkan bahwa kebijakan sekolah harus secara sistematis membangun jembatan komunikasi dengan keluarga, menyiapkan guru sebagai sosok teladan, dan mendidik orang tua tentang kehadiran bermakna dalam proses pembelajaran anak. Penelitian di masa depan disarankan untuk menguji model konseptual secara empiris, mengembangkan instrumen pengukuran, dan melakukan studi longitudinal yang menguji dinamika sinergi antar tahap perkembangan siswa.
Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MI Assalam Martapura Latifah; Hamdanah; Normuslim
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Assalam Martapura. Kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, empati, dan hubungan humanis sebagai inti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum berbasis cinta di MI Assalam Martapura dilakukan secara sistematis melalui perencanaan pembelajaran, proses interaksi di kelas, serta pembentukan budaya sekolah yang religius dan inklusif. Guru berperan sebagai fasilitator sekaligus teladan dalam menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, dan kepedulian sosial. Implementasi ini berdampak pada peningkatan sikap religius siswa, hubungan sosial yang harmonis, serta menurunnya perilaku negatif di lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum berbasis cinta efektif dalam memperkuat dimensi afektif dan spiritual dalam pembelajaran PAI. Pendekatan ini dapat menjadi model alternatif dalam pengembangan pendidikan Islam yang lebih humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Pertanggung Jawaban Pidana Korporasi Atas Kebocoran Data Pribadi Nasabah oleh Pegawai Bank Larisya, Dyta Artamevia Putri; Ifrani
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.56

Abstract

Kebocoran data pribadi nasabah oleh pegawai bank merupakan pelanggaran serius terhadap hak privasi sekaligus mencerminkan lemahnya sistem pengawasan internal lembaga perbankan. Data yang seharusnya dijaga sering kali disalahgunakan dalam lingkup kerja sehingga menimbulkan kerugian bagi nasabah. Dalam perkembangan hukum pidana modern, korporasi tidak lagi dipandang sebagai entitas pasif, melainkan dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti lalai secara struktural, baik karena pembiaran, kegagalan pencegahan, maupun tidak adanya sistem kontrol yang memadai. Penelitian ini menunjukkan dua hal utama. Pertama, berdasarkan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, bank sebagai Pengendali Data wajib menjaga keamanan data yang diproses. Apabila pegawai membocorkan data dalam lingkup kerja dan bank lalai mengawasi, maka pertanggungjawaban pidana dapat dikenakan pada bank maupun anak perusahaan seperti AXA Mandiri. Kedua, asas vicarious liability relevan diterapkan untuk menentukan kapan korporasi turut bertanggung jawab atas perbuatan pegawainya. Jika pegawai bertindak dalam tugasnya dan terjadi kelalaian pengawasan, maka dapat dikenakan dual liability. Direksi dan komisaris juga dapat dimintai pertanggungjawaban bila pelanggaran terjadi akibat lemahnya kebijakan perlindungan data.      
Perlindungan Hukum terhadap Hak Informed Consent Pasien Gangguan Jiwa dalam Sistem Pelayanan Kesehatan di Indonesia Raqib, Muhammad; Indrawan, H. Rudi
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.57

Abstract

Meskipun Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa dan PP Nomor 2 Tahun 2022 telah mengakui hak pasien gangguan jiwa untuk memperoleh informasi dan memberikan persetujuan, praktik di lapangan menunjukkan masih banyak dilema hukum dan etika, terutama karena belum adanya instrumen standar untuk menilai kapasitas pengambilan keputusan pasien serta belum diterapkannya mekanisme supported decision-making sebagaimana dianjurkan oleh CRPD. Rumusan masalah penelitian ini mencakup bagaimana pengaturan dan implementasi prinsip informed consent bagi pasien gangguan jiwa dalam sistem hukum dan praktik pelayanan kesehatan di Indonesia, serta bagaimana formulasi model perlindungan hukum yang menjamin terpenuhinya hak pasien gangguan jiwa dalam pemberian informed consent berdasarkan prinsip otonomi, kapasitas hukum, dan etika medis. Tujuan penelitian adalah menganalisis implementasi informed consent pada pasien gangguan jiwa serta merumuskan model perlindungan hukum yang ideal, seimbang antara penghormatan otonomi pasien dan kebutuhan perawatan kesehatan. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan ilmu hukum kesehatan, serta manfaat praktis bagi pembuat kebijakan dan tenaga kesehatan dalam merumuskan regulasi maupun prosedur informed consent yang lebih komprehensif dan responsif terhadap hak pasien gangguan jiwa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif analitis, yaitu mengkaji hukum sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat melalui bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta memberikan gambaran menyeluruh mengenai pengaturan hukum dan teori terkait informed consent pada pasien gangguan jiwa, sekaligus menganalisis kesenjangan antara norma hukum dan praktik klinis untuk merumuskan model perlindungan hukum yang lebih komprehensif.
Analisis Hukum Kewenangan BIN pada Penanganan Covid-19 Yamal, Nicko; Muhjad, Hadin
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.58

Abstract

Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan warga negara dan stabilitas nasional Indonesia. Salah satu fenomena penting adalah keterlibatan Badan Intelijen Negara (BIN) secara aktif dalam penanganan pandemi, mulai dari pelacakan, sterilisasi, vaksinasi, hingga edukasi masyarakat. Keterlibatan ini menimbulkan perdebatan hukum karena BIN dianggap tidak memiliki mandat eksekutif dalam penanggulangan wabah, sehingga berpotensi menimbulkan penyalahgunaan kewenangan (abuse of power). Penelitian ini bertujuan menganalisis landasan hukum kewenangan BIN dalam penanganan pandemi Covid-19 serta meninjau keterlibatan tersebut melalui perspektif teori hukum tata negara darurat (HTND) dan teori kewenangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif dengan analisis kualitatif deskriptif. Kajian dilakukan melalui pendekatan perundang-undangan (UU No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, Keputusan Presiden No. 7 dan No. 9 Tahun 2020, Pasal 12 UUD 1945, serta UU No. 23/Prp/1959 tentang Keadaan Bahaya), pendekatan konseptual (teori HTND dan teori kewenangan: atribusi, delegasi, mandat), serta pendekatan komparatif dengan meninjau keterlibatan lembaga intelijen di negara lain. Data sekunder berupa literatur hukum, jurnal akademik, dan berita resmi digunakan untuk memperkuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan BIN dalam penanganan pandemi didasarkan pada mandat Presiden dan atribusi undang-undang, serta dapat dibenarkan melalui prinsip HTND sebagai bentuk pengecualian hukum demi keselamatan rakyat (salus populi suprema lex esto).   
Systematic Literature Review: Internalisasi Falsafah Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi terhadap Etika Akademik di Sekolah Dasar Rahmawati, Nurul; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi; Suyitno, Imam; Anggraini, Ade Eka; Kusumaningrum, Shirly Rizki
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.59

Abstract

Etika akademik dalam pendidikan dasar menghadapi tantangan yang signifikan, dengan 35% sekolah dasar di 85 negara tidak memiliki kebijakan integritas akademik yang jelas. Tinjauan pustaka sistematis ini menyelidiki internalisasi nilai-nilai filosofis Bugis (Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge) dalam memperkuat etika akademik di sekolah dasar. Dengan menggunakan metodologi PRISMA, 213 artikel diidentifikasi melalui Google Scholar dan Publish or Perish 8 (2021-2025). Setelah penyaringan yang ketat, hanya 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Tinjauan ini membahas empat pertanyaan penelitian mengenai proses internalisasi, nilai-nilai yang relevan, strategi implementasi, dan faktor pendukung. Temuan mengungkapkan lima pendekatan internalisasi: media budaya-teknologi inovatif (komik AR La Galigo), pendidikan tiga pusat (keluarga-sekolah-masyarakat), teladan guru humanistik, pembiasaan budaya sekolah, dan etnopedagogi kontekstual. Sipakatau menumbuhkan empati dan rasa hormat; Sipakalebbi membangun integritas dan kesopanan; Sipakainge mendorong kejujuran intelektual dan tanggung jawab moral, didukung oleh nilai-nilai pelengkap (lempu', getteng, reso, siri', mapaccing). Strategi implementasi meliputi integrasi kurikulum-P5, pemodelan guru, habituasi positif, etnopedagogi, dan media inovatif. Faktor pendukung mencakup komitmen guru-kepala sekolah, dukungan Kurikulum Merdeka, keterlibatan keluarga-masyarakat, dan konteks budaya lokal yang hidup.
Dampak Kebijakan Full Day School terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas Va di Sekolah Dasar Aqil, Muhammad; Hijrah, Nur; Lagandesa, Yun Ratna; Hariana, Kadek; Fasli, Muhammad
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.62

Abstract

Sekolah Dasar adalah salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan program pendidikan mendalam yang dilaksanakan di sekolah dengan cara memberikan tambahan jam pelajaran sehingga waktu anak lebih banyak dilakukan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kebijakan Full Day School terhadap prestasi belajar siswa kelas V di SD Inpres 8 Mamboro. Kebijakan ini dilaksanakan berdasarkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017, yang mengatur pembelajaran selama delapan jam sehari atau 40 jam seminggu untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan Full Day School di SD Inpres 8 Mamboro berjalan efektif, guru mampu menciptakan suasana kelas yang kondusif, meningkatkan keterlibatan siswa, dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Waktu belajar yang lebih panjang memungkinkan pendalaman materi, meningkatkan kepercayaan diri siswa, dan mempererat hubungan antara siswa dan guru. Nilai raport siswa menunjukkan peningkatan pada sebagian besar mata pelajaran, meskipun ada tantangan seperti kelelahan dan pengelolaan waktu. Kesimpulannya, kebijakan Full Day School memberikan dampak positif terhadap prestasi belajar siswa, meskipun optimalisasi media pembelajaran dan penanganan kelelahan siswa perlu men-jadi perhatian untuk meningkatkan efektivitas implementasinya.
Analisis Tingkat Kepadatan Penduduk di Kabupaten Labuhan Batu Utara Tahun 2025 Marbun, Sahala Fransiskus; Sintong, Mahara; Wulandari, Dewi; Daulay, Manna Sari; Kurnia, Indah; Nurhalifa; Lumbantobing, Adelina; Simnanullang, Chalina
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan persebaran kepadatan penduduk di Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Labuhanbatu Utara. Data yang dianalisis meliputi jumlah penduduk dan luas wilayah setiap kecamatan, kemudian dihitung menggunakan rumus kepadatan penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Labuhanbatu Utara mencapai 408.749 jiwa dengan luas wilayah 3.545,80 km². Kecamatan Kualuh Selatan memiliki tingkat kepadatan penduduk tertinggi sebesar 199,90 jiwa/km², sedangkan Kecamatan Aek Natas memiliki kepadatan terendah sebesar 60,08 jiwa/km². Berdasarkan klasifikasi tingkat kepadatan, terdapat dua kecamatan berkategori tinggi, empat kecamatan berkategori sedang, dan dua kecamatan berkategori rendah. Persebaran kepadatan penduduk di Kabupaten Labuhanbatu Utara menunjukkan pola yang tidak merata, yang dipengaruhi oleh luas wilayah, perkembangan ekonomi, fasilitas publik, dan aksesibilitas wilayah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan wilayah yang lebih merata.
Keamanan Sistem Persidangan Elektronik (E-Litigasi) Ditinjau dari Hukum Acara Perdata Endarwati, Elvana; Tornado, Anang Sophan
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 22 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v22i1.65

Abstract

Tujuan penelitian ini yang berjudul Keamanan Sistem Persidangan Elektronik (E-Litigasi) Ditinjau Dari Hukum Acara Perdata. adapun jenis penelitian hukum normatif menggunakan pendekatan Undang-Undang (Statue Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) dengan sumber bahan hukum berupa bahan hukum primer dan sekunder yang didapat dari studi kepustakaan. Dari hasil penelitian terdapat kesimpulan yaitu Pertama, PERMA Nomor 7 Tahun 2022 dan PERMA Nomor 1 Tahun 2019 secara keseluruhan telah menyediakan dasar hukum yang cukup baik untuk mendukung modernisasi dalam pelaksanaan sistem e-court di Indonesia. Aturan-aturan ini berhasil membangun struktur yang bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah proses peradilan, khususnya dalam hukum perdata. Namun pada efektivitasnya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti tidak meratanya infrastruktur, sumber daya manusia dalam penerapan disejumlah pengadilan dan kurangnya pelatihan maupun sosialisasi untuk meningkatkan kemampuan teknis para pengguna sistem. Dalam perspektif perlindungan data, sistem e-litigasi telah mengambil langkah-langkah keamanan yang sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), namun mengenai kebocoran data, serangan siber hingga manipulasi data masih menjadi ancaman serius. Kata kunci: Keamanan Sistem; Persidangan Elektronik; E-litigasi; Hukum Acara Perdata