cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2024)" : 48 Documents clear
DAMPAK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PPPK GURU DI KECAMATAN WARUNGPRING KABUPATEN PEMALANG ANGGRENI, LISA; SETYOWATI, SUSDARYANTI EKO; NURKOLIS, NURKOLIS
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3482

Abstract

This study aims to analyze the impact of the implementation of the Government Employees with Work Agreement (PPPK) policy on teacher work motivation in Indonesia. The PPPK policy was introduced as an effort to improve the quality of education by providing official status to honorary teachers. The research method used is a qualitative approach with data collection through interviews with PPPK teachers in several schools. The results of the study indicate that the implementation of the PPPK policy significantly increases teacher work motivation, which is reflected in increased welfare, recognition of status, and responsibility. These findings indicate that although the PPPK policy has great potential to improve the quality of education, challenges in its implementation need to be overcome so that positive impacts can be maximized. Recommendations are given to analyze planning, needs and improve motivation. With clear evaluation and performance standards, teachers tend to be more responsible in carrying out their duties professionally. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terhadap motivasi kerja guru di Indonesia. Kebijakan PPPK diperkenalkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan status resmi kepada guru honorer. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualiitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada guru PPPK di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan PPPK secara signifikan meningkatkan motivasi kerja guru, yang tercermin dari peningkatan kesejahteraan, pengakuan status, dan tanggung jawab.Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kebijakan PPPK memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tantangan dalam implementasinya perlu diatasi agar dampak positif dapat dimaksimalkan. Rekomendasi diberikan untuk menganalisis perencanaan, kebutuhan dan meningkatkan motivasi.Dengan adanya evaluasi dan standar kinerja yang jelas, guru cenderung lebih bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas mereka dengan profesional.
ANALISIS ASPEK PEMBELAJARAN DI SINGAPURA SERTA PERBANDINGANNYA DI INDONESIA DANIATI, DANIATI; SUSANTI, RETNO; SAFITRI, ERNA RETNA; GULO, FAKHILI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3483

Abstract

This article presents an in-depth analysis of aspects of learning in Singapore and compares them with the education system in Indonesia. The study covers various dimensions, such as learning approaches, methods, evaluation systems, and the level of technology integration in the learning process. The background to this study is the global recognition of the success of Singapore's education system, which is considered more effective and advanced compared to the education system in Indonesia. These factors have a major influence on the quality of education and student learning outcomes in each country. This research uses the literature review method by collecting data and information from various literatures and academic sources to identify the fundamental differences between the two systems. The results show that the success of Singapore's education system is not only determined by innovative learning approaches and methods, but also by structured evaluation, high quality of educators, and consistent education policies from the government. On the other side, the education system in Indonesia still faces various challenges, including disparities in the quality of education, variations in learning approaches, and the lack of optimal utilization of technology. This article concludes that improving the quality of education in Indonesia requires comprehensive and consistent improvements in methods, evaluation and policies to catch up and improve the effectiveness of national education. ABSTRAKArtikel ini menyajikan analisis mendalam mengenai aspek-aspek pembelajaran di Singapura dan membandingkannya dengan sistem pendidikan di Indonesia. Kajian ini mencakup berbagai dimensi, seperti pendekatan pembelajaran, metode, sistem evaluasi, serta tingkat integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pengakuan global terhadap keberhasilan sistem pendidikan Singapura, yang dianggap lebih efektif dan maju dibandingkan dengan sistem pendidikan di Indonesia. Faktor-faktor tersebut berpengaruh besar terhadap kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa di masing-masing negara. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan mengumpulkan data dan informasi dari berbagai literatur dan sumber akademis untuk mengidentifikasi perbedaan mendasar antara kedua sistem. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan sistem pendidikan di Singapura tidak hanya ditentukan oleh pendekatan dan metode pembelajaran yang inovatif, tetapi juga oleh evaluasi yang terstruktur, kualitas tenaga pendidik yang tinggi, dan kebijakan pendidikan yang konsisten dari pemerintah. Di sisi lain, sistem pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kesenjangan dalam kualitas pendidikan, variasi dalam pendekatan pembelajaran, dan kurangnya pemanfaatan teknologi secara optimal. Artikel ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia memerlukan perbaikan yang menyeluruh dan konsisten, baik dalam hal metode, evaluasi, maupun kebijakan untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan efektivitas pendidikan nasional.
ANALYSIS OF LITERACY CAPABILITY ACHIEVEMENTS FROM THE MINIMUM COMPETENCY ASSESSMENT RESULTS IN THE EDUCATION REPORT OF HIGH SCHOOL LEVEL IN OGAN ILIR REGENCY HASNIYATI, SYARI; SUSANTI, RAHMI; RAHARJO, MAKMUM
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3484

Abstract

The aim of the research is to analyze the literacy abilities of students as a result of the Minimum Competency Assessment on high school level education reports. The research method used is descriptive qualitative. The data collected is the achievement of students' literacy skills as a result of the minimum competency assessment on high school level education reports. The research sample was taken randomly as many as 50% from high schools in Ogan Ilir Regency. The research results show that the average literacy ability of high school students in Ogan Ilir district reaches the minimum competency of 54%, the remaining 46% have not reached the minimum competency. The average achievement of literacy competency in the content aspect is 61% for both informational texts and literary texts. The average competency achievements in the Cognitive Level aspect include 62% in the competency to access and find information (Level 1); competency to interpret and understand text content (Level 2) is 60%, and competency to evaluate and reflect on text content is 61%. The conclusion from the research results is that the literacy skills of high school students in Ogan Ilir Regency are still in the medium category. ABSTRAKTujuan penelitian adalah menganalisis capaian kemampuan literasi peserta didik hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada rapor pendidikan jenjang SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah capaian kemampuan literasi peserta didik hasil asesmen kompetensi minimum (AKM) pada rapor pendidikan jenjang SMA. Sampel penelitian diambil secara acak sebanyak 50% dari SMA di Kabupaten Ogan Ilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan literasi peserta didik SMA kabupaten Ogan Ilir mencapai kompetensi minimum sebanyak 54%, sisanya sebanyak 46% belum mencapai kompetensi minimum. Rata-rata capaian kompetensi literasi pada aspek konten, yaitu sebanyak 61 % baik pada teks informasi dan teks sastra. Rata-rata capaian kompetensi pada aspek Level Kognitif antara lain 62% pada kompetensi mengakses dan menemukan informasi (Level 1); kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (Level 2) sebesar 60%, dan kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks sebesar 61%. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa kemampuan literasi peserta didik SMA di Kabupaten Ogan Ilir masih tergolong dalam ketegori sedang.
EKSPLORASI WUJUD TRADISI MAULID NABI SEBAGAI MEDIUM PEMAHAMAN SEJARAH NABI MUHAMMAD PADA SEKOLAH DI KOTA BANDUNG FAIZIN, M. NUR; FIRDAUS, ENDIS; FAKHRUDDIN, AGUS
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3485

Abstract

The commemoration of the Prophet Muhammad's birthday (Maulid Nabi) is a tradition practiced and maintained by Muslims to celebrate the birth of Prophet Muhammad SAW, particularly among school communities in Indonesia. This study aims to explore the form of the Maulid tradition as a medium for understanding the history of Prophet Muhammad in schools in Bandung, especially at the junior high school level. This research uses a qualitative method with a field research approach. The subjects of the study include students and teachers at schools that are the focus of this research, namely SMP Negeri 49 Bandung, SMP Pasundan 4 Bandung, and SMP PGII 1 Bandung. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation during the activities. This research emphasizes the importance of integrating religious traditions into educational programs to strengthen students' religious identity and provide additional insights into the history of Prophet Muhammad SAW. Based on the research findings, various activities in the commemoration of Maulid, such as the recitation of Barzanji, singing of sholawat, art performances, and interactive lectures, play an important role in providing students with additional insights into the history of Prophet Muhammad SAW, especially regarding his character and his struggles in spreading the teachings of Islam. Moreover, the active participation of students and teachers can create an enjoyable learning environment during the Maulid Nabi commemoration. In the future, further research is expected to explore more innovative teaching methods in Islamic education and analyze the long-term impact of this tradition on students' character development. ABSTRAKPeringatan Maulid Nabi merupakan tradisi yang dilaksanakan dan dipelihara oleh umat Islam untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, khususnya di kalangan warga sekolah pada satuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi wujud tradisi Maulid sebagai medium pemahaman sejarah Nabi Muhammad di sekolah-sekolah Kota Bandung, khususnya pada jenjang SMP. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri atas siswa dan guru di sekolah-sekolah yang menjadi fokus penelitian, yaitu SMP Negeri 49 Bandung, SMP Pasundan 4 Bandung, dan SMP PGII 1 Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan tradisi keagamaan ke dalam program pendidikan untuk memperkuat identitas keagamaan siswa serta memberikan wawasan tambahan tentang sejarah Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan hasil penelitian, berbagai kegiatan dalam peringatan Maulid, seperti pembacaan Barzanji, nyanyian sholawat, pentas seni, dan ceramah interaktif, berperan penting dalam memberikan wawasan tambahan bagi siswa tentang sejarah Nabi Muhammad SAW, terutama mengenai akhlak beliau dan perjuangannya dalam menyebarkan ajaran Islam. Selain itu, partisipasi aktif siswa dan guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan selama peringatan Maulid Nabi. Di masa depan, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi metode pengajaran yang lebih inovatif dalam pendidikan agama Islam serta menganalisis dampak jangka panjang dari tradisi ini terhadap pengembangan karakter siswa.
PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ACTIVE LEARNING ZULHIJRA, ZULHIJRA; ATIFA, SITI THATIYYAH; ROMEINITA, ELFIRA; WAHYUNI, RETNO TRI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3486

Abstract

This research aims to analyze the application of active learning in learning Islamic Religious Education (PAI) at SD Negeri 158 Palembang. Hopefully, this approach can improve students' motivation, interest, and learning outcomes. In this method, students are not only passive recipients of information, but also actively involved in the learning process. This article discusses the implementation of active learning-based PAI learning as well as the advantages and disadvantages that exist in the elementary school. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results reveal that the application of active learning in PAI learning is very effective. Grouping students with diverse academic abilities and learning styles increases their enthusiasm and motivation. Although student activeness sometimes creates an unconducive classroom atmosphere, this challenge can be managed well. The support of facilities and infrastructure also plays an important role in improving the effectiveness of learning. Students' enthusiastic response shows that this active learning activity succeeded in increasing their engagement. Active learning has great potential to improve the quality of PAI learning, helping students understand religious concepts more deeply and develop critical thinking and collaboration skills. The successful implementation of this method relies heavily on support from teachers, schools, and parents, so collaboration is essential. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran aktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 158 Palembang. Diharapkan, pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi, minat, dan hasil belajar siswa. Dalam metode ini, siswa tidak hanya sebagai penerima informasi yang pasif, tetapi juga terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Artikel ini membahas tentang implementasi pembelajaran PAI berbasis active learning serta kelebihan dan kekurangan yang ada di SD tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan active learning dalam pembelajaran PAI sangat efektif. Pengelompokan siswa dengan kemampuan akademik dan gaya belajar yang beragam meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa. Meskipun keaktifan siswa terkadang menimbulkan suasana kelas yang tidak kondusif, namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik. Dukungan sarana dan prasarana juga berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Respon siswa yang antusias menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran aktif ini berhasil meningkatkan keaktifan mereka. Pembelajaran aktif memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, membantu siswa memahami konsep-konsep agama secara lebih mendalam serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan berkolaborasi. Keberhasilan penerapan metode ini sangat bergantung pada dukungan dari guru, sekolah, dan orang tua siswa, sehingga kolaborasi menjadi hal yang sangat penting.
STUDI KOMPARATIF SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA DENGAN FINLANDIA YUSTIANI, BERTY; SUSANTI, LR RETNO; SAFITRI, ERNA RETNA; GULO, FAKHILI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3487

Abstract

This study aims to analyze and compare the basic education systems in Indonesia and Finland with a focus on learning approaches, teaching methods, evaluation, learner engagement and technology utilization. The Finnish education system is known globally for its holistic approach that emphasizes character development, creativity and collaborative skills through project-based learning, as well as formative and continuous evaluation. On the other hand, the Indonesian education system is still dominated by a results-oriented approach that focuses on academic achievement through top-down teaching methods, with the teacher as the center and students as passive recipients of information. This study reveals that Finland has significant advantages in creating an inclusive learning environment that encourages active participation of learners, as well as in the integration of technology to support learning. In contrast, in Indonesia, learner engagement and the use of technology in the teaching-learning process is still limited, with the main focus on exam preparation and grade attainment. This research suggests that aspects such as equitable access to education, utilization of technology and more comprehensive evaluation methods in the Finnish education system can be an inspiration for Indonesia to develop a more adaptive basic education model that is relevant to the demands of 21st century education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem pendidikan dasar di Indonesia dan Finlandia dengan fokus pada pendekatan pembelajaran, metode pengajaran, evaluasi, keterlibatan peserta didik, serta pemanfaatan teknologi. Sistem pendidikan Finlandia dikenal secara global dengan pendekatan holistiknya yang mengedepankan pengembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan kolaboratif melalui pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi yang bersifat formatif dan berkelanjutan. Di sisi lain, sistem pendidikan Indonesia masih dominan dengan pendekatan berorientasi hasil yang menitikberatkan pada capaian akademik melalui metode pengajaran yang bersifat top-down, dengan guru sebagai pusat dan siswa sebagai penerima informasi pasif. Kajian ini mengungkapkan bahwa Finlandia memiliki keunggulan signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendorong partisipasi aktif peserta didik, serta dalam integrasi teknologi untuk mendukung pembelajaran. Sebaliknya, di Indonesia, keterlibatan peserta didik serta pemanfaatan teknologi dalam proses belajar-mengajar masih terbatas, dengan fokus utama pada persiapan ujian dan capaian nilai. Penelitian ini menyarankan bahwa aspek-aspek seperti kesetaraan akses pendidikan, pemanfaatan teknologi, dan metode evaluasi yang lebih komprehensif dalam sistem pendidikan Finlandia dapat menjadi inspirasi bagi Indonesia untuk mengembangkan model pendidikan dasar yang lebih adaptif dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
MANAJEMEN STRES TENAGA KEPENGASUHAN PONDOK PESANTREN AMANAH, SEKAR WULAN; PATIMAH, SITI; BEDI, FISMAN; GANI, A.; ARAFAH , A. LATIEF ARUNG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3567

Abstract

The workload carried by a teacher is very real, so it can cause stress. Stress conditions are also experienced by Islamic Education Institutions, Muhammadiyah Attanwir Metro Islamic Boarding School. This research is expected to help the Boarding School resolve the factors that cause stress by implementing stress management. The method used is qualitative research with data collection techniques (1) observation (2) interviews and (3) documents. The results showed that the stress factors experienced by the caregiving staff were caused by the bad behavior of students and a lot of workload. Stress management that has been applied is with an individual approach and an organizational approach. There are still other problems found from the application of previous stress management, so the stress management that can be done by the pesantren is by applying sincere intentions, patience, dhikr, repentance, positive and optimistic thinking, and prayer. ABSTRAKBeban kerja yang dipikul seorang guru sangatlah nyata, sehingga bisa menyebabkan terjadinya stes. Kondisi stres juga dialami oleh Lembaga Pendidikan Islam, Pondok Pesantren Muhammadiyah Attanwir Metro. Penelitian ini diharapkan membantu Pesantren menyelesaikan faktor penyebab stres dengan penerapan manajemen stress. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data (1) observasi (2) wawancara dan (3) dokumen. Hasil penelitian menunjukkan Faktor stres yang dialami tenaga kepengasuhan disebabkan oleh perilaku buruk santri dan beban kerja yang banyak. Manajemen stres yang telah diterapkan oleh Pesantren adalah dengan pendekatan individu dan pendekatan organisasi. Masih ditemukan masalah lain dari diterapkannya manajemen stres sebelumnya, maka manajemen stres yang dapat dilakukan oleh Pesantren yakni dengan menerapkan niat yang ikhlas, Sabar, zikir, taubat, berpikir positif dan optimis, dan shalat.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MI SABILUSSA’ADAH NURHASANAH, NURHASANAH; GANI, A.; BEDI, FISMAN; AYU, SOVIA MAS; JUNAIDAH, JUNAIDAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3568

Abstract

Human resource management is very important for education in managing, organizing and empowering school human resources so that they can function productively to achieve a goal. This research aims to determine the effectiveness of human resource management in improving the quality of education at MI Sabilussa'adah. This research is field research in the form of qualitative research. To get an in-depth picture of the effectiveness of HR Management, several stages of data collection were carried out. Data analysis in research is carried out before entering the field, while in the field and after finishing in the field. The analysis technique used is qualitative data analysis technique. The results of the research show that the implementation of HR management at MI Sabilussa'adah has been carried out quite well, so that it has good effectiveness in improving the quality of education in high quality education which is an important prerequisite in creating quality human resources. In the context of education in Indonesia, madrasas have a significant role in providing quality Islamic education. One of the madrasas that is committed to improving the quality of education. ABSTRAKManajemen sumber daya manusia sangat penting bagi pendidikan dalam mengelola, mengatur, dan memberdayakan SDM sekolah sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk mencapai suatu tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Sabilussa’adah. Penelitian ini merapakan penelitian lapangan yang berbentuk kualitatif. Untuk mendapatkan gambaran yang mendalam tentang efektivitas Manajemen SDM, maka dilakukan beberapa tahapan pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian dilakukan sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan dan setelah selesai dilapangan. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa implementasi manajemen SDM di MI Sabilussa’adah telah dilaksanakan dengan cukup baik, sehingga hal tersebut memiliki efektivitas yang baik untuk meningkatkan mutu pendidikan di mutu pendidikan yang tinggi menjadi prasyarat penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, madrasah memiliki peran yang signifikan dalam menyediakan pendidikan Islam yang berkualitas. Salah satu madrasah yang memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan.
PERAN ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IBS) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER: TINJAUAN BIBLIOMETRIK 2019-2023 LESTARI, DEVI PUTRI; BAHARUDIN, BAHARUDIN; BUDIMAN, HARIS; ROMLAH, LISTIYANI SITI; PAHRUDIN, AGUS; KESUMA, GUNTUR CAHAYA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3622

Abstract

This study aims to identify and analyze research trends regarding the role of Islamic Boarding Schools (IBS) in character building, as well as to explore opportunities for further research development. Using bibliometric analysis, out of 155 articles found in the Mendeley reference database, Taylor & Francis, and Wiley, 5 articles met the strict selection criteria. The literature review process followed the PRISMA guidelines to ensure the quality of the results, and the data were analyzed with the help of VOSviewer 1.6.20 software. The findings of this study indicate that IBS plays a significant role with a unique and deeper approach compared to other educational institutions in shaping the character of students (santri), marked by the comprehensive integration of moral and religious values. The educational approach includes co-curricular, intra-curricular, extra-curricular activities, as well as the habituation of Islamic values. IBS contributes not only to religious education but also in shaping a generation that is religious, nationalistic, independent, and of high integrity. The challenges faced include adapting to technological developments, lack of family involvement, and the need for the revitalization of educational management. This study recommends strengthening the curriculum based on Islamic values, intensive training for teachers, increasing family involvement in the educational process, and revitalizing educational management to better accommodate the needs of santri in the digital era. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian mengenai peran Islamic Boarding School (IBS) dalam pembentukan karakter, serta mengeksplorasi peluang untuk pengembangan penelitian lebih lanjut. Dengan menggunakan analisis bibliometrik, Dari 155 artikel yang ditemukan pada database Mendeley reference, Taylor & Francis, dan Wiley, 5 artikel berhasil memenuhi kriteria seleksi yang ketat. Proses tinjauan pustaka ini mengikuti pedoman PRISMA untuk memastikan kualitas hasil, dan data dianalisis menggunakan dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer 1.6.20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa IBS memiliki peran signifikan serta pendekatan yang khas dan lebih mendalam dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya dalam pembentukan karakter santri, yang ditandai dengan integrasi nilai-nilai moral dan religius secara menyeluruh. Pendekatan pendidikan yang dilakukan mencakup kegiatan ko-kurikuler, intrakurikuler, ekstrakurikuler, serta habituasi nilai-nilai Islam. IBS berkontribusi tidak hanya dalam mengajarkan ilmu agama, tetapi juga dalam membentuk generasi yang religius, nasionalis, mandiri, dan berintegritas. Tantangan yang dihadapi meliputi adaptasi terhadap perkembangan teknologi, kurangnya keterlibatan keluarga, serta kebutuhan untuk revitalisasi manajemen pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis nilai-nilai Islam, pelatihan intensif bagi para guru, peningkatan keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan, serta revitalisasi manajemen pendidikan untuk lebih mengakomodasi kebutuhan santri di era digital.
TREN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS: TINJAUAN LITERATUR ANALISIS BIBLIOMETRIK DARI 2019 HINGGA 2023 WULANDARI, TRIANA; PRIMANISA, REISKA; SUNARTO, SUNARTO; AKHMANSYAH, MUHAMMAD; ARAFAH, ABDUL LATIEF ARUNG; SHABIRA, QONITA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3623

Abstract

This study is a literature study using bibliometric analysis to evaluate the trend of Differentiated Instruction (DI) learning in high schools from 2019 to 2023 with quantitative methods. Publication and citation data were analyzed to assess the influence and contribution of the research. The PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis) methodology was used to ensure quality and transparency through the stages of identification, screening, eligibility assessment, and inclusion. Data were compiled using Mendeley in RIS format and analyzed with VOSviewer for citation analysis, co-occurrence, and co-authorship. This study reviewed 144 articles from Science Direct, Publish or Perish, Mendeley Reference, Taylor & Francis, Sage Journal, Wiley Journal, and Eric Education Sciences, with 35 articles meeting the inclusion criteria. The results showed an increasing publication trend, with Differentiated Instruction (DI) as the main topic. Countries such as Australia, the Netherlands, and Germany played a significant role. The most frequently used methods were qualitative and quantitative. VOSviewer visualization reveals DI's links to personalized learning, inclusivity, student confidence, and diversity in secondary education. ABSTRAKPenelitian ini merupakan studi literatur yang menggunakan analisis bibliometrik untuk mengevaluasi tren pembelajaran Differentiated Instruction (DI) di sekolah menengah atas dari tahun 2019 hingga 2023 dengan metode kuantitatif. Data publikasi dan sitasi dianalisis untuk menilai pengaruh dan kontribusi penelitian. Metodologi PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis) digunakan untuk memastikan kualitas dan transparansi melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Data dikompilasi menggunakan Mendeley dalam format RIS dan dianalisis dengan VOSviewer untuk analisis kutipan, co-occurrence, dan co-authorship. Penelitian ini meninjau 144 artikel dari Publish or Perish, Mendeley Reference dan Taylor & Francis dengan 35 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan tren publikasi yang meningkat, dengan Differentiated Instruction (DI) sebagai topik utama. Negara seperti Australia, Belanda, dan Jerman berperan signifikan. Metode yang paling sering digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Visualisasi VOSviewer mengungkap keterkaitan DI dengan pembelajaran yang dipersonalisasi, inklusivitas, kepercayaan diri siswa, dan keragaman di pendidikan menengah.