cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,065 Documents
Pemberdayaan Orang Muda Katolik Dan Petugas Liturgi Gereja Di Jakarta Barat Melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Kegawatdaruratan Medis Tjhin, Purnamawati; Krishna Murthi, Aditya; Xavierees, Endrico; Wratsangka, Raditya; Krismanuel, Hari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2683

Abstract

Kesiapsiagaan kegawatdaruratan medis di lingkungan gereja masih terbatas, terutama pada komunitas Orang Muda Katolik (OMK) dan petugas liturgi yang berpotensi menjadi penolong pertama saat terjadi henti jantung atau kondisi darurat lainnya. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dapat menghambat respons cepat sebelum korban mendapatkan pertolongan medis lanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan OMK dan petugas liturgi gereja di Jakarta Barat melalui pelatihan BHD untuk meningkatkan kesiapsiagaan kegawatdaruratan medis. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan simulasi kasus, disertai evaluasi pretest–posttest. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang signifikan (Z = -5,391; p < 0,001) dengan 82% peserta mengalami peningkatan dan effect size besar (r = 0,76). Sebanyak 85% peserta mencapai kategori kompeten dalam keterampilan kompresi dada sesuai pedoman AHA 2020, serta terbentuk 24 kader internal BHD sebagai penolong pertama dalam kegiatan liturgi. Dampak kegiatan tidak hanya berupa peningkatan skor, tetapi juga penguatan sistem kesiapsiagaan komunitas melalui pembentukan kader, penyusunan modul internal, dan rencana pelatihan ulang berkala. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi pada komunitas keagamaan atau organisasi masyarakat dengan karakteristik serupa.
Edukasi Anti-Bullying melalui Media Komik dan Refleksi Diri Santri berbasis Lembar Kerja: Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Pesantren Rumah Tahfidz Nurul Yaqin Karampa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan Nuh, Ahmad; Atika, Nur
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2690

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial peserta didik, termasuk di lingkungan pesantren. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Pesantren Rumah Tahfidz Nurul Yaqin Karampa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, untuk meningkatkan pemahaman santri MTs tentang bentuk, dampak, dan pencegahan bullying. Kegiatan melibatkan 29 santri dengan metode sosialisasi interaktif, penggunaan komik edukatif, diskusi kasus, dan refleksi diri berbasis lembar kerja. Hasil menunjukkan 34% santri pernah menjadi korban bullying, 62% pernah menyaksikan, sedangkan lainnya belum mengalami langsung namun mengetahui praktik tersebut. Bentuk dominan ialah bullying verbal berupa ejekan dan julukan negatif, diikuti fisik ringan serta pengucilan sosial. Kegiatan berdampak pada meningkatnya kesadaran bahwa ejekan termasuk bullying, tumbuhnya empati terhadap korban, dan munculnya komitmen pribadi menolak perilaku tersebut. Temuan menegaskan bahwa pendekatan visual-reflektif partisipatif efektif menumbuhkan pemahaman dan sikap preventif santri terhadap bullying.
Program SINAR (Sesi Inspiratif dan Penguatan Rasa Percaya Diri dalam Karier): Psikoedukasi Karier untuk Meningkatkan Career Decision-Making Self-Efficacy pada Siswa Kelas 10 MAN 4 Banjar Rusli, Rusdi; Zamluni, Adira Alisyaban; Anwar, Aditya Pratama Muchlis; Kurniawan, Ayn Zafira Hairunnisa Darsuni; Ainuddin, Fadhillah; Zahra, Fatimah Az
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2693

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa Madrasah Aliyah melalui penguatan efikasi diri dalam pengambilan keputusan karier. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi siswa MAN 4 Banjar yang masih mengalami kebingungan dalam menentukan pilihan studi lanjutan serta keterbatasan pemahaman diri terkait minat dan potensi karier. Program pengabdian dilaksanakan dalam bentuk psikoedukasi terstruktur melalui Program SINAR (Sesi Inspiratif dan Penguatan Rasa Percaya Diri dalam Karier) yang melibatkan 55 siswa kelas 10. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan psikoedukasi interaktif, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan diri, analisis SWOT personal, johari window, serta strategi penyelarasan potensi diri dengan pilihan pendidikan lanjutan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efikasi diri dalam pengambilan keputusan karier (Career Decision-Making Self-Efficacy), yang terlihat dari perbandingan skor sebelum dan sesudah kegiatan dengan rata-rata meningkat dari 77,85 menjadi 89,00. Selain peningkatan skor, siswa menunjukkan pemahaman diri yang lebih baik, kejelasan dalam menentukan arah peminatan di kelas 11, serta perencanaan studi lanjutan yang lebih terarah. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif model layanan bimbingan karier di madrasah untuk mendukung kesiapan pengambilan keputusan karier siswa.
Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Transparan Antibakteri dari Ekstrak Daun Tembesu untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat Desa Tanjung Seteko Harmida; Tanzerina, Nina; Lamin, Syafrina; Aminasih, Nita; Muharni; Hariani, Poedji Loekitowati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2697

Abstract

Penggunaan sabun herbal berbasis tanaman lokal semakin populer sebagai alternatif alami pengganti sabun sintetis yang mengandung bahan kimia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pelatihan pembuatan sabun padat transparan antibakteri dari ekstrak daun tembesu. Ekstrak daun tembesu mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, tanin, alkaloid, steroid, terpenoid, flavonoid, dan saponin yang bersifat antibakteri. Kegiatan pengabdian Masyarakat dilaksanakan di desa Tanjung Seteko, kecamatan Indralaya, kabupaten Ogan Ilir dengan khalayak sasaran ibu-ibu PKK dan para remaja putri. Metode kegiatan dilaksanakaan dengan tahapan (i) penyuluhan, (ii) pelatihan dan (iii) evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan pretes dan postes untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi dan evaluasi penerimaan terhadap produk sabun yang dihasilkan. Hasil pretes dan postes menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta mengenai sabun padat transparan antibakteri berbahan ekstrak daun tembesu. Sebelum pelatihan, peserta yang mampu menjawab pretes dengan tepat hanya 16,67%, dan meningkat menjadi 90,0% setelah kegiatan dilakukan. Hasil evaluasi ini merupakan indikator keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat. Evaluasi terhadap penerimaan produk sabun dengan 7 kriteria yaitu warna, tekstur, busa, stabilitas, aroma, penampilan dan kenyamanan memperlihatkan bahwa masyarakat menerima dan menyukai sabun padat transparan antibakteri tersebut.
Pelatihan Microsoft Windows untuk Meningkatkan Literasi Komputer Murid Kelas 6 SD Al Barokah Kota Bandung Jawa Barat Nurhayati, Ai; Saepudin, Saepudin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2701

Abstract

Mayoritas siswa-siswi SD mengalami permasalahan kurang mahir dalam mengoperasikan Microsoft Windows. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi komputer bagi siswa-siswi SD Al Barokah dengan cara pelathan Microsoft Windows. Metode pelatihan yang diterapkan mulai dari pengenalan komputer dan Microsoft Windows, pengenalan icon, folder dan file, praktik mengetik dalam Microsoft Word, serta evaluasi dan permainan edukasi berbasis komputer. Indikator keberhasilan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah jika jumlah peserta yang lulus lebih dari 80 %. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah perubahan signifikan yang awalnya kurang dari 60 % menjadi 93,33 % murid SD kelas 6 menjadi faham tata cara penggunaan aplikasi Microsoft Office. Hasil ini sangat penting karena terlihat peningkatan pemahaman yang cukup signifikan sebelum pelatihan dan setelah pelatihan. Perubahan konkret yang dialami siswa-siswi SD setelah kegiatan dilakukan adalah terjadinya peningkatan kemahiran dalam mengetik melalui Microsoft Word. Dengan adanya pelatihan ini telah membantu peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya murid kelas 6 SD di bidang literasi komputer.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Cempaka melalui Program Kampung Terang dan Literasi Berbasis Pendekatan Partisipatif Bustommy, Abby Yazid; Adawiyah, Robiatul; Wijaya, Mochammad Rendy
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2702

Abstract

Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang masih menghadapi permasalahan minimnya penerangan jalan lingkungan dan keterbatasan akses literasi masyarakat, yang berdampak pada rendahnya rasa aman dan kurang optimalnya penguatan kapasitas sumber daya manusia. Kondisi tersebut memerlukan intervensi yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga partisipatif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui integrasi Program Kampung Terang dan Program Literasi dengan pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan bersama masyarakat, pemasangan sembilan titik lampu penerangan jalan, pelaksanaan kegiatan literasi nonformal, serta evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 30 responden penerima manfaat program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rasa aman lingkungan, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan fasilitas umum, serta bertambahnya minat baca peserta kegiatan literasi. Evaluasi kepuasan masyarakat menunjukkan nilai rata-rata 3,83 yang termasuk kategori puas. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif melalui integrasi program lingkungan dan literasi efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Orang Tua Balita dalam Pencegahan Karies Gigi Anak melalui Media Edukasi Visual Berbasis Budaya Lokal di Pulau Gili Iyang Dian Prastiwi, Agnes; WD Astuti, Ari; Setyowati, Dini; Luthfi, Muhammad; Wissen, Selina; Cornelia Nelwan, Sindy; Janice Christabel, Yokhebed
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2708

Abstract

Karies gigi anak usia dini (early childhood caries/ ECC) masih menjadi permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang signifikan, terutama di wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua sebagai pengelola utama kesehatan gigi dan mulut anak melalui pemanfaatan media edukasi visual berbasis budaya lokal di Pulau Gili Iyang, Sumenep, Madura. Sebanyak 75 orang tua yang memiliki anak usia di bawah lima tahun melalui pendekatan edukatif dengan desain one-group pre-test–post-test, melalui media kesehatan banner dan buku cerita berbahasa Madura yang memuat materi perkembangan gigi, pencegahan ECC, serta teknik menyikat gigi yang benar. Evaluasi dilakukan dengan menilai perubahan pemahaman dan respons peserta terhadap materi yang diberikan. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan niat untuk menerapkan perilaku perawatan gigi preventif di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua dari 54,53% menjadi 90,00% disertai respons masyarakat yang positif, ditandai dengan partisipasi aktif, diskusi interaktif, serta komitmen untuk menerapkan praktik perawatan gigi preventif anak di lingkungan keluarga. Media edukasi berbasis budaya lokal terbukti mampu mendukung proses pemberdayaan orang tua dan memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan dalam pencegahan ECC. Pendekatan ini berpotensi berkelanjutan melalui keterlibatan kader kesehatan dan pemanfaatan media edukasi secara mandiri oleh masyarakat.
Sosialisasi Tentang Kelestarian Hutan dan Diversifikasi Produk Kayu untuk Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Masyarakat Desa Mandor Setyawati, Dina; Yusro, Fathul; Yanti, Hikma; Maryani, Yeni; Indrayani, Yuliati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2713

Abstract

Kerusakan hutan berkontribusi besar terhadap menurunnya fungsi lingkungan, seperti banjir dan tanah longsor. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kerusakan hutan adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang arti penting hutan bagi kehidupan manusia. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat sekitar kawasan hutan tentang pentingnya hutan dan produk papan partikel dikaitkan dengan kelestarian hutan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Desa Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Desa Mandor dipilih karena sebagian wilayahnya termasuk dalam Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK), yang dikelola Fakultas Kehutanan UNTAN. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan cara mengedukasi masyarakat baik melalui ceramah, pemutaran video, serta menyediakan contoh produk papan partikel. Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan PKM ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya hutan sebesar 10-15%, serta meningkatkan pengetahuan mengenai produk papan partikel dan peranannya dalam kelestarian hutan hingga 90 hingga 95%. Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat Desa Mandor dalam menjaga kelestarian hutan, serta mendorong pengurangan penggunaan kayu solid melalui pemanfaatan material alternatif yang lebih berkelanjutan.
Penguatan Kapasitas UMKM Olahan Pangan Khas Papua Berbasis Sociopreneurship di Kampung Malagusa Papua Barat Daya Sanaba, Hardiman Faramit; Sabaria; Juminah; Santoso, Budi; Darma; Putri, Intan Aulia; Ahmad, Moh. Nasrul; Lunggu, Fajar Kurniawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2714

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kampung Malagusa, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya melalui program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) antara UNIMUDA Sorong dan UNIPA. Tujuannya untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penerapan inovasi dan teknologi tepat guna pada pengolahan pangan khas Papua berbasis sociopreneurship. Metode pelaksanaan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan pre-test dan post-test pada kelompok mitra Olomfagu dan Sinagi Papua. Kegiatan mencakup penggunaan mesin parut sagu, disc mill, dan solar dryer untuk pengolahan sagu dan garam nipah, serta pelatihan pengemasan, branding, dan pemasaran digital. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan dan produktivitas masyarakat, dengan pengetahuan naik dari 48,24% → 85%, serta omzet usaha meningkat hingga 233%. Program ini membangun semangat wirausaha sosial berbasis potensi lokal yang mendukung kemandirian ekonomi berkelanjutan di Kampung Malagusa.
Pengelolaan Kotoran Sapi di Desa Lojejer menjadi Biogas dan Bioslurry untuk Mengurangi Populasi Hama Kumbang Badak Dewi, Nilasari; Haryadi, Nanang Tri; Kurnianto, Agung Sih; Giyarto, Giyarto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2728

Abstract

Desa Lojejer merupakan salah satu desa di Kecaatan Wuluhan yang mempunyai potensi kelapa cukup banyak. Desa Lojejer terkenal sebagai sentra industri kecil gula kelapa di Kabupaten Jember. Produksi nira dari pohon kelapa di desa Lojejer Kecamatan Wuluhan mengalami penurunan akibat serangan hama kumbang badak (Oryctes rhinoceros). Serangan hama kumbang badak yang masih tinggi karena habitat kumbang yaitu limbah kotoran tersedia cukup tinggi. Oleh karena itu, untuk mengurangi hama tersebut, limbah kotoran sapi perlu dikurangi dengan memanfaatkannya menjadi biogas dan bioslurry. Pengabdian ini dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Pengabdian diikuti oleh 30 orang masyarakat yang berasal dari peternak dan pengarajin gula kelapa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah meningkat. Reaktor biogas juga berhasil dipasang dan menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sebagai bahan bakar. Limbah kotoran sapi yang dibuang di alam terbuka juga berkurang.