cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK RENOVASI/PENAMBAHAN RUANG PUSKESMAS SINGKAWANG SELATAN I MENGGUNAKAN METODE ANALISIS NILAI HASIL Hutajulu, Yolanda Mutiara; Rafie, Rafie; Nuh, Safaruddin M.
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62940

Abstract

Waktu dan biaya harus dipantau selama pengerjaan proyek berlangsung. Diharapkan pengelolaan proyek yang buruk dapat dicegah ataupun diperbaiki dengan adanya pengendalian waktu dan biaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu proyek menggunakan Analisis Nilai Hasil, memprediksi biaya dan waktu penyelesaian dan seberapa besar perbedaannya dengan perencanaan serta mengetahui penyebab keterlambatan proyek. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif digunakan untuk menjelaskan suatu masalah atau peristiwa yang terjadi saat penelitian dilakukan dan menyajikannya dalam bentuk angka yang bermakna. Pada akhir peninjauan yaitu minggu ke-18, nilai CPI sebesar 1,023 menunjukkan biaya yang dikeluarkan tidak melebihi Rencana Anggaran Biaya (RAB) tanpa PPN. Nilai SPI sebesar 0,764 yang menunjukkan bahwa kegiatan proyek mengalami keterlambatan. Nilai estimasi biaya akhir sebesar Rp 1.210.757.994,64 yang mana lebih kecil Rp 28.430.462,80 dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) tanpa PPN dengan nilai Rp 1.239.188.457,44. Estimasi waktu selesai proyek berdasarkan pada akhir peninjauan kegiatan proyek adalah 21,925 minggu yang berarti proyek akan selesai lebih lama 0,925 minggu dari waktu yang direncanakan yaitu selama 21 minggu jika kinerja proyek mengalami kecenderungan yang sama pada pengerjaan diminggu selanjutnya. Keterlambatan proyek dikarenakan pekerjaan pembersihan lokasi tidak dimasukkan kedalam jadwal rencana, terjadi keterlambatan material dan terdapat pekerjaan yang terlambat dikerjakan dari rencana.
Analisis Angkutan Sedimen di Sungai Mempawah Kabupaten Mempawah Pratiwi, Dinda Della; Lestari, Arfena Deah; Meirany, Jasisca
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62977

Abstract

Muara Sungai Mempawah merupakan salah satu jalur akses kapal nelayan yang terletak di Kabupaten Mempawah. Muara Sungai Mempawah mengalami pendangkalan yang diakibatkan oleh sedimentasi. Permasalahan tersebut menjadi kendala bagi kapal nelayan yang menggunakan alur pelayaran tersebut. Dari hasil perhitungan angkutan sedimen dengan menggunakan Metode L.C Van Rijn, Metode Meyer Petter Muller, dan Metode Sesaat, didapatkan total angkutan sedimen dengan Metode L.C Van Rijn di penampang satu sebesar 339.881 ton/tahun, penampang dua sebesar 90.588 ton/tahun, penampang tiga sebesar 520 ton/tahun, penampang empat sebesar 19 ton/tahun. Pada   tiga penampang jenis sedimen didominasi oleh lempung berpasir. Pendangkalan signifikan terjadi pada area kanan Muara Sungai. Akibatnya alur pelayaran hanya dapat dilewati oleh satu kapal sehingga kapal harus mengantri untuk masuk ke Sungai Mempawah pada saat air laut sedang surut. Sedangkan kapal dengan tonase yang besar hanya dapat masuk ke alur pelayaran pada saat air laut sedang pasang. Perlu dilakukan penanganan yang baik terrhadap permasalahan yang terjadi untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada kapal nelayan di alur pelayaran tersebut.
EVALUASI KESELAMATAN LALU LINTAS (STUDI KASUS: RUAS JALAN NASIONAL, RUAS PONTIANAK "“ MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT) Prayoga, Muhammad Andi; Widodo, Slamet; Juniardi, Ferry
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.98088

Abstract

Kota Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat mengalami pertumbuhan penduduk dan mobilitas yang pesat, sehingga kebutuhan akan infrastruktur jalan yang memadai dan aman menjadi sangat krusial. Ruas jalan nasional Pontianak"“Mempawah berperan strategis sebagai penghubung utama antara Kota Pontianak dengan wilayah sekitarnya, namun tingginya arus lalu lintas di ruas ini juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas Kabupaten Mempawah periode 2020"“2023, terdapat 520 kasus kecelakaan di Kabupaten Mempawah, dengan 258 kasus di antaranya terjadi di ruas Pontianak"“Mempawah, dimana sekitar 80% disebabkan oleh faktor manusia seperti pelanggaran aturan, kecerobohan, dan kelelahan pengemudi. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi keselamatan jalan melalui metode Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK) untuk menentukan ruas dengan tingkat kecelakaan tertinggi, serta survei lapangan terhadap kondisi geometrik, fasilitas, dan permukaan jalan yang kemudian dibandingkan dengan standar yang berlaku. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruas KM 38,5"“KM 39,5 merupakan ruas rawan kecelakaan dengan nilai AEK tertinggi sebesar 157. Pada ruas tersebut ditemukan ketidaksesuaian kondisi geometrik tikungan, kerusakan atau ketiadaan fasilitas pelengkap jalan, serta permukaan jalan yang rusak. Oleh karena itu, perbaikan aspek teknis dan fasilitas jalan perlu segera dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengurangi risiko kecelakaan di area tersebut.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN PRESERVASI JALAN RUAS TANJUNG "“ KEMBAYAN "“ BALAI KARANGAN "“ ENTIKONG "“ BTS. SERAWAK Yansen, Anjus Fran; Nuh, Safaruddin M; Syahrudin, Syahrudin
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.99732

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan alat berat dalam proses pemeliharaan jalan pada jalur Tanjung "“ Kembayan "“ Balai Karangan "“ Entikong "“ Bts. Serawak. Faktor utama yang mempengaruhi efisiensi serta efektivitas proyek konstruksi jalan adalah produktivitas alat berat. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas alat berat berdasarkan jumlah pekerjaan dan untuk menentukan kombinasi terbaik dari jenis alat berat yang dipakai agar proyek dapat diselesaikan sesuai dengan rencana waktu. Metodologi yang diadopsi meliputi pengumpulan data primer melalui pengamatan langsung mengenai penggunaan alat berat, termasuk Asphalt Finisher, Asphalt Sprayer, Tandem Roller, Pneumatic Tyred Roller, dan Dump Truck. Selain itu, data sekunder diperoleh dari dokumen proyek dan literatur yang relevan. Analisis dilakukan untuk menghitung siklus kerja, efisiensi alat, serta waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas. Temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa produktivitas alat berat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti jenis alat, kondisi lapangan, keterampilan operator, dan jadwal kerja yang diterapkan. Optimalisasi dalam pemilihan alat dan manajemen waktu kerja yang tepat dapat mendorong peningkatan efisiensi proyek dan meminimalkan risiko keterlambatan tugas. Kata Kunci: Pemeliharaan Jalan, Produktivitas, Waktu Kerja. ABSTRACT This study examines the effectiveness of heavy equipment use in road maintenance on the Tanjung "“ Kembayan "“ Balai Karangan "“ Entikong "“ Bts. Serawak route. The main factor affecting the efficiency and effectiveness of road construction projects is heavy equipment productivity. This study aims to calculate heavy equipment productivity based on the volume of work and to determine the optimal combination of heavy equipment types used to ensure the project is completed according to the scheduled timeline. The methodology adopted includes the collection of primary data through direct observation of heavy equipment use, including Asphalt Finishers, Asphalt Sprayers, Tandem Rollers, Pneumatic Tyred Rollers, and Dump Trucks. Additionally, secondary data was obtained from project documents and relevant literature. Analysis was conducted to calculate work cycles, equipment efficiency, and the time required to complete tasks. The findings of the study indicate that heavy equipment productivity is influenced by several factors, such as equipment type, site conditions, operator skills, and the work schedule implemented. Optimization in equipment selection and proper work time management can enhance project efficiency and minimize the risk of task delays. Keywords: Road Maintenance, Productivity, Work Time.
PEMERATAAN SUMBERDAYA TENAGA KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT (CCPM) Restiani, Anisya Tri; Lusiana, Lusiana; Syahrudin, Syahrudin
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.98760

Abstract

Manajemen proyek konstruksi merupakan serangkaian kegiatan yang berupa perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian. Pada proyek konstruksi sering ditemukan masalah fluktuasi tenaga kerja dimana pada hari tententu tidak dibutuhkan banyak tenaga kerja, dan dihari lain dibutuhkan banyak tenaga kerja tetapi hanya untuk periode waktu yang singkat. Hal ini dapat disebabkan oleh pengalokasian tenaga kerja yang tidak merata. Fluktuasi sumberdaya manusia dapat berdampak pada penjadwalan proyek, dimana hal ini dapat menyebabkan kebutuhan tenaga kerja harian menjadi tinggi. Critical Chain Project Management merupakan metode perencanaan dan pengelolaan proyek yang menekankan pada sumber daya manusia yang diperlukan dalam rangka melakukan tugas-tugas proyek. Tujuan dari penggunaan CCPM dalam menyelesaikan proyek adalah untuk meningkatkan tingkat penyelesaian proyek. penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemerataan sumberdaya tenaga kerja agar dapat digunakan secara optimal pada proyek konstruksi dengan metode penjadwalan Critical Chain Project Management. Hasil penelitian diperoleh jumlah pekerja sebelum pemerataan adalah 3153 dan setelah pemerataan menjadi 3118. Jumlah tukang sebelum pemerataan 2890 dan setelah pemerataan 2912. Jumlah kepal tukang adalah 154. Penjadwalan dengan metode CCPM diperoleh total durasi pekerjaan proyek adalah 125 dimana 33 hari lebih cepat dari durasi normal proyek dan dijadwalkan selesai pada tanggal 3 November 2022. Kata Kunci: Critical Chain Project Management, Microsoft Project, Resource Levelling, Tenaga Kerja
Dampak Fisik Pembangunan Jembatan Landak II di Kota Pontianak Apriani, Veronica Windhi; Pratiwi, Nana Novita; Fitriani, Meta Indah; Nurhidayati, Ely
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.64022

Abstract

Jembatan Landak adalah jembatan penyatu antara Pontianak Utara dan Pontianak Timur menuju pusat Kota Pontianakdan sebaliknya. Penambahan Jembatan Landak II juga akan mempengaruhi dampak penggunaan Jembatan Landak Iyang merupakan satu-satunya jembatan sebelum adanya Jembatan Landak II sehingga dapat mengetahui perbedaandari penambahan Jembatan tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak pembangunan Jembatan Landak 2dari aspek Fisik, yaitu perubahan guna lahan dan kemacetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karenasumber penelitian ini didominasi oleh sumber primer dari masyarakat yang merasakan dampak langsung daripembangunan Jembatan Landak II. Aspek fisik pembangunan didominasi oleh dampak positif, yaitu berkurangnyakemacetan dan perubahan tata guna lahan. Mengurangi kemacetan dapat memudahkan mobilisasi pergerakan barangdan orang, mempersingkat waktu tempuh sehingga dapat mempercepat aktivitas masyarakat dan aktivitas yangberkaitan dengan transportasi. Dampak positif dari aspek fisik juga berupa perubahan penggunaan lahan yangdisebabkan oleh pengalihan lahan untuk pembangunan Jembatan dan penambahan infrastruktur di sekitar Jembatanserta penambahan bangunan masyarakat yang tentunya mengubah pola spasial kawasan sekitar Jembatan Landak II.Ruas jalan yang paling banyak terdampak adalah di Jalan Sultan Hamid II dan Situt Mahmud.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL ALAT ANGKUT DALAM MENCAPAI TARGET PRODUKSI PADA PENAMBANGAN BATU GRANIT DI PT. HANSINDO MINERAL PERSADA Anyullis, Anggery; Setiawati, Septami; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.97645

Abstract

Kegiatan pengangkutan granit di PT. Hansindo Mineral Persada, digunakan empat unit dumptruck dengan merk dan type yang berbeda, yaitu dua unit Hino 500 FM 280 JD dan dua unit Mitsubishi Fuso FN 527 ML. Perbedaan merk dan type memungkinkan adanya perbedaan produktivitas dan biaya operasional. Karena itu perlu dilakukan analisis terhadap perbedaan merk dan type alat angkut untuk mengetahui biaya operasional dalam mencapai target produksi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengambilan data langsung terhadap waktu edar, hambatan kerja, harga alat, bahan bakar, pelumas, dan gaji operator. Hasil penelitian menunjukan produktivitas dumptruck perpaduan excavator Komatsu PC-210 10M0 dengan DT-04 Mitsubishi Fuso FN 527 ML mencapai 66,91 ton/jam dengan biaya operasional dan DT-06 Hino 500 FM 280 JD memproduksi 72,27 ton/jam dengan waktu edar 8,66 menit/hari, sedangkan perpaduan excavator Caterpillar 330D-2L dengan DT-05 Mitsubishi Fuso FN 527 ML dengan waktu edar 6,89 menit/hari memproduksi sebesar 73,95 ton/jam dan DT-07 Hino 500 FM 280 JD dengan waktu edar 7,08 menit/hari memproduksi sebesar 86,11 ton/hari. Biaya operasional dua unit Mitsubishi Fuso FN 527 ML adalah Rp659.178/jam, lebih rendah dibandingkan Hino 500 FM 280 JD yang sebesar Rp787.036/jam. Disimpulkan bahwa dumptruck Hino 500 FM 280 JD lebih efektif produktivitas tetapi biaya operasional lebih tinggi.
PEMBUATAN BATA PEJAL RINGAN NONSTRUKTURAL MENGGUNAKAN CAMPURAN SEKAM PADI, SEMEN, DAN GYPSUM CASTING Saputra, Oktorio; Sutandar, Erwin; Supriyadi, Asep
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.97967

Abstract

Bata ringan adalah material dinding nonstruktural yang terbuat dari campuran sekam padi, semen, gypsum casting, dan sedikit air. Limbah sekam padi yang melimpah di Pontianak mendorong pemanfaatannya sebagai bahan alternatif ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan variasi bahan pengikat (semen dan gypsum casting) sebesar 0%, 35%, 40%, 45%, dan 50% dari berat volume sekam padi per cetakan bata. Pencampuran dilakukan manual dan dicetak dalam berbagai ukuran: 40×10×20 cm (persegi panjang), 10×10×10 cm (kubus), 20×20×10 cm (kubus), dan 30×10 cm (silinder). Pengujian dilakukan terhadap berat volume dan kuat tekan (umur 7, 14, dan 28 hari), serta penyerapan air, susut pengeringan, dan parameter fisik lain pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa bata ringan memiliki berat volume 800"“1.000 kg/m ³ dan kuat tekan mencapai 5,089 MPa pada variasi 35%, melampaui standar minimum SNI 8640:2018. Penyerapan air maksimum tercatat 25% dan susut pengeringan 0"“0,2%. Penambahan gypsum casting terbukti mempercepat pengerasan dan meningkatkan efisiensi produksi. Secara keseluruhan, bata ringan dari sekam padi dengan gypsum casting layak digunakan sebagai material nonstruktural yang ekonomis dan ramah lingkungan. Kata kunci: bata ringan, berat volume, gypsum casting, kuat tekan, sekam padi
PEMETAAN DAN PERENCANAAN MITIGASI BENCANA BERBASIS GIS DI KOTA SINGKAWANG KALIMANTAN BARAT Stepanus, Stepanus; Meirany, Jasisca; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62425

Abstract

Kota Singkawang adalah kota yang berada di pesisir utara Provinsi Kalimantan Barat dan berhadapan langsung dengan Laut Natuna. Kota ini memiliki potensi pariwisata terutama pantai dan laut yang terkenal di masyarakat. Berada di wilayah pesisir membuat Kota Singkawang rentan terhadap bencana. Sejalan dengan permasalahan tersebut, upaya untuk mengurangi risiko bencana adalah mitigasi bencana berbasis Sistem Informasi Geografis. Penelitian dilakukan untuk mengetahui daerah rawan banjir, cuaca ekstrim, abrasi, dan akresi beserta mitigasi bencana di Kota Singkawang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian mix-methods dengan pengumpulan data sekunder berupa studi literatur. Hasil penelitian menunjukan risiko banjir tertinggi berada di Kecamatan Singkawang Timur sebesar 27.733,87 ha dan terendah di Kecamatan Singkawang Timur sebesar 54.280,87 ha, risiko cuaca ekstrim tertinggi berada di   Kecamatan   Singkawang Timur sebesar 42.734,20 ha dan terendah berada di Kecamatan Singkawang Selatan sebesar 57.978,34 ha,   resiko abrasi berada di Singkawang Utara,   Singkawang Tengah, Singkawang Barat, dan Singkawang Selatan, risiko akresi berada di Singkawang Utara dan Singkawang Selatan. Hasil pemetaan multi risiko bencana menghasilkan tingkat kerawanan tinggi sebesar 62.266,83 ha, kerawanan sedang sebesar 277.172,38 ha, dan kerawanan rendah sebesar 213.953,65 ha. Mitigasi bencana yang dilakukan adalah dengan penyediaan, perbaikan, mengevaluasi sarana prasarana dan peningkatan kesadaran masyarakat.
PEMETAAN DAN IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK OBJEK WISATA RIAM ANGAN TEMBAWANG KECAMATAN JELIMPO KABUPATEN LANDAK Pangaraya, Tiara Angel; Yuniarti, Erni; Hernovianty, Firsta Rekayasa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.97961

Abstract

Objek Wisata Riam Angan Tembawang merupakan objek wisata alam yang terletak di Desa Angan Tembawang, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Objek wisata memiliki daya tarik utama berupa keindahan alam yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Objek wisata ini mengalami peningkatan kunjungan wisatawan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ditemukan permasalahan seperti sampah yang berserakan akibat perilaku wisatawan serta potensi kerusakan vegetasi akibat aktivitas wisata, sehingga muncul tantangan dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan kunjungan dan pelestarian lingkungan agar objek wisata tetap lestari. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengidentifikasi karakteristik objek wisata menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan komponen atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas di objek wisata meliputi berenang/bermain air, berpiknik, dan berfoto, dengan fasilitas yang tersedia seperti area parkir, toilet, warung, ruang bilas, dan tempat sampah. Aksesibilitas menuju objek wisata sudah cukup baik, namun di beberapa titik jalan masih memerlukan perbaikan. Beberapa fasilitas seperti papan informasi, tempat sampah, dan toilet juga memerlukan perbaikan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan. Kemudian diperlukan edukasi kepada wisatawan agar dapat menjaga kebersihan guna kelestarian objek wisata. Pengelolaan sumber daya alam dan fasilitas yang baik dapat meningkatkan kualitas pengalaman wisata serta mendukung pengembangan objek wisata secara berkelanjutan, sehingga Objek Wisata Riam Angan Tembawang dapat menjadi objek wisata yang menarik sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan melestarikan lingkungan sekitar.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue