cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Penguatan Toleransi Beragama Melalui Program Harmoni Antar Agama di Tingkat Komunitas Chandra, Erbin; Gultom, Syawal; Dharma, Edy; Sherly, Sherly
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1509

Abstract

The Building Harmony Among Religions: Strengthening Religious Tolerance at the Community Level program aims to enhance public understanding and awareness of the importance of religious tolerance through interfaith dialogue. This research is driven by the increasing need for social harmony amidst the religious diversity present in Indonesian society. The primary objective of this study is to explore how community service activities can strengthen the values of religious tolerance at the community level and create interfaith collaboration networks. The research employs a qualitative approach with data collection techniques such as questionnaires, in-depth interviews, and participatory observation during the program's implementation. The results show that the program successfully increased participants' understanding of the importance of tolerance, strengthened interfaith relationships, and encouraged collaborative actions in addressing social issues. However, challenges remain in overcoming the exclusive attitudes of some participants and the limited time frame, which restricted the program's reach. The conclusion of this study is that the religious tolerance strengthening program is highly effective in enhancing interfaith harmony at the community level, but to expand its impact, program sustainability and support from various parties are needed.ABSTRAKProgram Membangun Harmoni Antar Agama: Program Penguatan Toleransi Beragama di Tingkat Komunitas bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya toleransi beragama melalui dialog antaragama. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan kerukunan sosial di tengah keberagaman agama yang ada di masyarakat Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan pengabdian masyarakat dapat memperkuat nilai toleransi beragama di tingkat komunitas dan menciptakan jejaring kolaborasi lintas agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif selama pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya toleransi, mempererat hubungan antar umat beragama, dan mendorong aksi kolaboratif dalam menyelesaikan masalah sosial. Namun, masih terdapat tantangan dalam mengatasi sikap eksklusif dari sebagian peserta dan keterbatasan waktu yang membuat jangkauan program terbatas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program penguatan toleransi beragama sangat efektif dalam meningkatkan keharmonisan antaragama di tingkat komunitas, namun untuk memperluas dampaknya, dibutuhkan kesinambungan program dan dukungan dari berbagai pihak.
Pengabdian Kepada Masyarakat: Penerapan Digital Marketing Strategy Pada Rumah Makan Sunda Kharisma Agustin, Isnaini Nuzula; Purwianti, Lily; Safitri, Destiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1400

Abstract

The rapid development of digital technology today is influenced by several factors such as the use of internet technology, the development of smartphones, the emergence of various social media, the development of e-commerce, and the number of people who actively use the internet. This community service activity aims to find the right and effective marketing strategy to promote food products by paying attention to the development of digital marketing in Rumah Makan Sunda Kharisma, particularly through social media. In addition, a descriptive qualitative approach was used in this study, while the data collection was done through observation, in-depth interviews with owners, consumers and documentation. After several implementation of social media marketing in this Small Medium Enterprise, the results stated that promotions using social media such as Instagram (IG) and paid promotions can increase awareness and customer’s purchase intention. This can be seen from the enhancement of social engagement and increase in sales during the community service activities.ABSTRAKPesatnya perkembangan teknologi pada era digital saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penggunaan teknologi internet, perkembangan smartphone, munculnya berbagai media sosial, berkembangnya e-commerce, dan banyaknya masyarakat yang aktif menggunakan internet. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menemukan strategi pemasaran yang tepat dan efektif guna mempromosikan produk makanan dengan memperhatikan perkembangan pemasaran digital pada Rumah Makan Sunda Kharisma, terutama pemasaran melalui media sosial. Selain itu, pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini, sedangkan pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik, konsumen, dan dokumentasi. Setelah beberapa implementasi pemasaran melalui media sosial, hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa promosi menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan promosi berbayar dapat meningkatkan kesadaran dan minat beli pelanggan. Hal ini dapat dilihat melalui peningkatan komunikasi dengan pelanggan dan peningkatan penjualan selama kegiatan pengabdian Masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Dusun Tambes Desa Lerpak Geger Bangkalan Syafiuddin, Syafiuddin; Rohman, Najibur; Yunus, Yunus; Umam, Khotibul; Rizal, Syaiful; Junaidi, Junaidi; Holil, Moh; Rohman, Rohman; Hoiruddin, Hoiruddin; Sadiyah, Fatichatus; Abdurrohman, Abdurrohman
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1351

Abstract

Agriculture is the main sector of livelihood for the people of Tambes Hamlet. Still, the community has not been able to manage it well with various challenges such as limited quality seeds, pest attacks, limited knowledge in managing the economy, and the lure of a more lucrative practical economy. This article aims to support and empower the community in Tambes Hamlet's sustainable agricultural development efforts. Community empowerment is an important step for local resident to contribute to the development process. Sustainable agriculture is the main focus because it has a great impact on daily life. In completing this program, the author took a participatory approach. This approach involves working with various parties such as village officials, farmer groups, and related agencies. The program stages include problem mapping, sustainable agriculture counseling, environmentally friendly pest control, and yield optimization through commodity diversification. 2,000 seedlings were distributed for greening and agricultural yields. Farmer groups were reactivated for program efficiency and sustainability, with technical assistance and regular monitoring. It is hoped that agriculture in Tambes Hamlet can be more productive and improve the welfare of the community.ABSTRAKPertanian merupakan sektor utama mata pencaharian masyarakat Dusun Tambes, namun masyarakat belum bisa mengelola dengan baik dengan berbagai tantangan seperti keterbatasan bibit berkualitas, serangan hama, adanya keterbatasan pengetahuan dalam mengelola ekonomi, dan iming-iming ekonomi praktis yang lebih menggiurkan. Pengabdian ini bertujuan untuk mendukung dan memberdayakan masyarakat dalam upaya pembangunan pertanian yang berkelanjutan Dusun Tambes. Pemberdayaan masyarakat adalah langkah penting agar penduduk lokal dapat berkontribusi dalam proses pembangunan. Pertanian berkelanjutan menjadi fokus utama karena memiliki dampak yang besar terhadap kehidupan sehari-hari. Tim penulis mengambil pendekatan yang bersifat partisipatif. Pendekatan ini melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak seperti perangkat desa, kelompok tani, serta dinas terkait. Tahapan program mencakup pemetaan masalah, penyuluhan pertanian berkelanjutan, pengendalian hama ramah lingkungan, serta optimasi hasil melalui diversifikasi komoditas. 2.000 bibit didistribusikan untuk penghijauan dan hasil pertanian. Kelompok tani diaktifkan lagi untuk efisiensi dan keberlanjutan program, dengan pendampingan teknis dan monitoring berkala. Diharapkan pertanian di Dusun Tambes bisa lebih produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sosialisasi Gemarikan (Gemar Makan Ikan) sebagai Bentuk Dukungan Pencegahan Stunting pada Anak Usia Sekolah di SDN 3 Mrican, Kediri Mazaya, Amalia Febryane Adhani; Nurkhasanah, Anissa Aprillia; Cahya, Muhamad Dwi; Maulidiyah, Vika
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1291

Abstract

Stunting is defined as disturbances in growth and development that occur in children as a result of poor nutrition, recurrent infections or inadequate psychosocial stimulation. The government program that is in line with stunting prevention is through Gemarikan (Gemar Eating Fish) which is aimed at all groups from children to adults with aim to increase fish consumption to support the body's immune system and as an important source of animal protein for society. Elementary age is the right age to implement good habits, including getting used to eating nutritious food. This socialization aims to provide education to grade 3 elementary school students about the importance of eating fish so that they understand its benefits and start getting used to consuming fish in their daily lives. Community service was carried out using a qualitative approach to grade 3 students at SDN 3 Mrican, Kediri, as many as 16 students in one class. The implementation of community service will be carried out on Monday, September 30 2024. The activity procedure is to carry out interactive dialogues and presentations as well as two-way questions and answers to the audience using presentation slides and interesting videos. The results of the analysis of observations of service activities were then processed and presented in the form of percentages regarding several parameters, namely participant enthusiasm (3rd grade students at SDN 3 Mrican) of 62.5%, understanding of 100% and audience/student follow-up from the activities carried out of 68.75%.ABSTRAKStunting pengertian gangguan pada pertumbuhan maupun perkembangan yang terjadi pada anak sebagai akibat dari gizi buruk, infeksi berulang maupun stimulasi psikososial yang tidak memadai. Program pemerintah yang selaras dengan pencegahan stunting adalah melalui Gemarikan (Gemar Makan Ikan) yang ditujukan pada semua kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan untuk mendukung daya tahan tubuh dan sebagai sumber protein hewani penting bagi masyarakat. Usia dasar adalah usia yang tepat untuk menerapkan kebiasaan baik termasuk membiasakan makan makanan bergizi. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa kelas 3 SD tentang pentingnya makan ikan agar mereka memahami manfaatnya dan mulai membiasakan konsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan pendekatan kualitatif kepada siswa kelas 3 SDN 3 Mrican, Kediri sebanyak 16 siswa dalam satu kelas. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan pada Senin, 30 September 2024. Prosedur kegiatan adalah dengan melakukan dialog interaktif dan presentasi serta tanya jawab dua arah kepada audience menggunakan slide presentasi dan video yang menarik. Hasil analisis observasi kegiatan pengabdian ini kemudian diolah dan disajikan dalam bentuk presentase mengenai beberapa parameter yakni antusiasme peserta (siswa kelas 3 SDN 3 Mrican) sebesar 62,5%, pemahaman sebesar 100% dan tindak lanjut audience/siswa dari kegiatan yang dilakukan sebesar 68,75%.
Pengembangan Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Minasabaji Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros Irfan, Andi; Pasulu, Milka; Ansar, Ansar; Ismail, Azhary
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1405

Abstract

The purpose of this community service activity is to develop entrepreneurship among farmers in Minasabaji Village, Bantimurung District, Maros Regency in order to improve their welfare. Limited market access, entrepreneurial knowledge, and low selling value of agricultural products are often obstacles for village farmers to increase their income. In this activity, a series of entrepreneurship training, business management assistance, and marketing network development were carried out. Through this program, village farmers are expected to be able to maximize the potential of local resources to create value-added products that are competitive in the market. The results of the community service show that developing entrepreneurship can increase farmers' income, strengthen village economic resilience, and open up new job opportunities in the agricultural sector.ABSTRAKTujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengembangkan kewirausahaan di kalangan petani di Desa Minasabaji Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Keterbatasan akses pasar, pengetahuan kewirausahaan, dan rendahnya nilai jual produk pertanian seringkali menjadi kendala bagi petani desa untuk meningkatkan pendapatan mereka. Dalam kegiatan ini, dilakukan serangkaian pelatihan kewirausahaan, pendampingan manajemen usaha, serta pengembangan jaringan pemasaran. Melalui program ini, petani desa diharapkan mampu memaksimalkan potensi sumber daya lokal untuk menciptakan produk bernilai tambah yang memiliki daya saing di pasar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengembangan kewirausahaan mampu meningkatkan pendapatan petani, memperkuat ketahanan ekonomi desa, serta membuka peluang kerja baru di sektor pertanian.
Pemberdayaan Pemimpin Desa dalam Mendorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Lokal Berbasis Desa Wisata Bahasoan, Husen; Wargadinata, Betty; Ansari, Ansari; Fauziansyah, Fauziansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1478

Abstract

This article is the result of a community service activity was conducted by the Young Generation of the Lecturer Communication Forum (GM FKD) on March 20, 2025, in West Bandung Regency. Its objective was to empower village leaders in promoting the growth of MSMEs and the creative economy based on local potential. With its significant tourism potential, the village has opportunities to develop culinary businesses, handicrafts, and tourism services. However, challenges such as limited capital and lack of marketing knowledge remain obstacles. This activity included seminars, education, and interactive discussions attended by 30 village officials. The materials covered business strategies, digital marketing, and safe access to financing. As a result, village leaders gained a better understanding of their role in developing MSMEs and the importance of innovation in marketing. With support from various stakeholders, the village has the potential to become a creative economy hub based on tourism. This initiative is expected to improve community welfare and serve as a model for sustainable MSME development.ABSTRAKArtikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh Generasi Muda Forum Komunikasi Dosen (GM FKD) pada 20 Maret 2025 di Kabupaten Bandung Barat. Tujuannya adalah memberdayakan pemimpin desa dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Dengan potensi wisata yang besar, desa ini memiliki peluang untuk mengembangkan usaha kuliner, kerajinan, dan jasa wisata. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal dan kurangnya pemahaman pemasaran masih menjadi kendala. Kegiatan ini meliputi seminar, edukasi, dan diskusi interaktif yang diikuti oleh 30 perangkat desa. Materi mencakup strategi bisnis, pemasaran digital, dan akses permodalan yang aman. Hasilnya, pemimpin desa semakin memahami peran mereka dalam mengembangkan UMKM serta pentingnya inovasi dalam pemasaran. Melalui dukungan berbagai pihak, desa ini berpotensi menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis wisata. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi model pengembangan UMKM yang berkelanjutan.
Pencak Silat Sebagai Solusi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Tunarungu Ilahi, Rahmat; Temmassonge, Andi; Haris, Iyan Nurdiyan; Santos, Maria Herlinda Dos; Adriana, Adriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1434

Abstract

Sexual violence is a crime that often occurs both in public and domestically. The service activities were carried out in three meetings, namely, first, conducting observations to see the problems and solutions that would be offered, second, holding seminars to increase students' and teachers' knowledge about sexual violence and pencak silat martial arts, third, implementing pencak silat practices in the prevention of sexual violence against children with special disabilities for deaf children. The implementation of this service activity went well, all because of the help and encouragement from the parties involved and we as the service team would like to say thank you very much. Measuring the success of the program by conducting interviews. The results of the final interview were that students began to have the courage to defend themselves when they received sexual violence from their friends. Entrust one of the teachers to be a pencak silat martial arts trainer using movements according to the book that has been created.ABSTRAKKekerasan seksual merupakan kejahatan yang kerap terjadi baik di publik maupun domestik. Kegiatan pengabdian dilakukan tiga kali pertemuan, yakni pertama melakukan observasi untuk melihat masalah dan solusi yang akan ditawarkan, kedua melaksanakan seminar untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan guru tentang kekerasan seksual dan bela diri pencak silat, ketiga pelaksanaan praktik pencak silat dalam upaya pencegahan kekerasan seksual anak disabilitas khusus anak tunarungu. Keterlaksanaan kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik, semua itu karena bantuan dan dorongan dari pihak-pihak yang terlibat dan kami selaku tim pengabdian mengucapkan banyak terima kasih. Mengukur keberhasilan program dengan mengadakan wawancara. Adapun hasil wawancara terakhir yang dilakukan adalah siswa mulai berani melakukan pembelaan diri ketika mendapatkan kekerasan seksual dari temannya. Mempercayakan salah satu guru untuk menjadi pelatih bela diri pencak silat dengan menggunakan gerakan-gerakan sesuai dengan buku yang telah dibuat.
Edukasi Bahaya Pinjaman Online bagi Mahasiswa: Strategi Pencegahan dan Solusi Alternatif Yulasmana, Yoga; Suryaningsih, Suryaningsih; Asri, Yoana Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1518

Abstract

This program aims to provide education on the dangers of online lending (pinjol) and preventive strategies to university students, who are part of Generation Z and considered vulnerable to this phenomenon. The activity was carried out through a Community Service Program (PKM) at a private university in West Java, involving around 40 students. The implementation methods included material presentations, ice-breaking sessions, interactive discussions, and the introduction of alternative solutions such as saving, building emergency funds, and avoiding a consumptive lifestyle triggered by social media and superficial trends. In addition, the concept of cooperatives was introduced as a safer and more sustainable financial solution within the campus environment. The results showed high enthusiasm and active participation from the students in each session, along with increased awareness of the importance of financial literacy. This program is concluded to be an effective initial step in shaping a wiser and financially resilient young generation.ABSTRAKProgram ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) serta strategi pencegahan kepada mahasiswa sebagai bagian dari generasi Z yang rentan terhadap fenomena ini. Kegiatan dilakukan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di salah satu universitas swasta di Jawa Barat, dengan melibatkan sekitar 40 mahasiswa. Metode pelaksanaan mencakup sesi pemaparan materi, ice breaking, diskusi interaktif, serta pengenalan solusi alternatif seperti menabung, membentuk dana darurat, dan menghindari gaya hidup konsumtif. Selain itu, diperkenalkan pula konsep koperasi sebagai solusi keuangan yang aman dan berkelanjutan di lingkungan kampus. Hasil menunjukkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya literasi keuangan. Kegiatan ini disimpulkan sebagai langkah awal yang efektif dalam membentuk generasi muda yang lebih bijak dan tangguh secara finansial.
Edukasi Aplikasi Mental Responsive Hypnotherapy untuk mengatasi Kecemasan, Hipertensi dan Fobia Pada Usia Subur Ar-Rohman, Bilqis; Permata, Annissa Devi; Sabit, Achmad Japar Nur; Tasripin, Mellysa Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1428

Abstract

In today's digital era, the use of mobile devices is increasing and has become an important part of everyday life. To use WebView, developers can insert web pages, web applications, or other internet counters without having to exit the application being used. The purpose of Community Service is to provide education to increase knowledge about the Mental Responsive Hypnotherapy Application to overcome anxiety, hypertension and trauma. increasing knowledge in menopausal women. A pretest was conducted on 45 respondents and a post test on 45 respondents, a total of 90 respondents. Before health education with the Mental Responsive Hypnotherapy Application was carried out, respondents' knowledge about hypertension and healthy lifestyles was in the category of less than 35 people (77.8%), the category was sufficient for 5 people (11.1%) and the category was good for 5 people (11.1%). After being conducted, respondents' knowledge increased with 2 people in the less category (4.4%), 3 people in the sufficient category (6.6%) and 40 people in the good category (89%).ABSTRAKDalam era digital saat ini, penggunaan mobile dervice semakin meningkat dan terlah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan Web View, pengembang dapat menyisipkan halaman web, aplikasi web, atau konten internet lainnya tanpa harus keluar dari aplikasi yang serdang digunakan. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan tentang Aplikasi Mental Responsive Hypnotherapy untuk mengatasi kecemasan, hipertensi dan trauma. peningkatan pengetahuan pada wanita menopause. Dilakukan pretest sebanyak 45 responden dan post test sebanyak 45 responden, jumlah keseluruhan 90 responden. Sebelum pendidikan kesehatan dengan Aplikasi Mental Responsive Hypnotherapy dilakukan, pengetahuan responden tentang hipertensi dan pola hidup sehat ada di kategori kurang 35 orang (77,8%), kategori cukup 5 orang (11,1%) dan kategori baik 5 orang (11,1%). Setelah dilakukan, pengetahuan responden mengalami peningkatan dengan kategori kurang 2 orang (4,4%), kategori cukup 3 orang (6,6%) dan kategori baik 40 orang (89%). 
Program Edukasi dan Latihan Postur untuk Mencegah Gangguan Muskuloskeletal pada Siswa di Ponpes Tahfidz Al-Quds Pekanbaru Samosir, Nova Relida; Permata, Ayu; Dewi, Asiska Permata; Yuharika, Yuharika; Putri, Rindu Rahma; Syahrani, Metya Ragil
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1292

Abstract

Musculoskeletal disorders are a common health issue among adolescents, often resulting from poor postural habits such as prolonged sitting in a non-ergonomic position, carrying excessively heavy school bags, and lack of physical activity. This community service program aims to evaluate the effectiveness of posture education in improving students' understanding of the importance of maintaining spinal health. The method used in this activity involved education and socialization for 40 students at Ponpes Tahfidz Putri Al-Quds. Understanding was measured using a questionnaire before and after the education session. The results of the analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test showed a significant increase in students' understanding, with an average pre-test score of 0.625 and a post-test score of 0.95 (p-value = 0.00031). These findings indicate that the provided education plays a crucial role in raising students' awareness of the importance of maintaining good posture. Therefore, musculoskeletal health education should be conducted continuously and integrated into school health programs to prevent postural disorders in adolescents.ABSTRAKGangguan muskuloskeletal merupakan permasalahan kesehatan yang sering terjadi pada remaja akibat kebiasaan postural yang buruk, seperti duduk dalam waktu lama dengan posisi yang tidak ergonomis, membawa tas sekolah yang terlalu berat, serta kurangnya aktivitas fisik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi postur tubuh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang belakang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan edukasi dan sosialisasi kepada 40 siswa di Ponpes Tahfidz Putri Al-Quds. Pengukuran pemahaman dilakukan dengan kuesioner sebelum dan setelah edukasi. Hasil analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa dengan nilai rata-rata pre-test 0,625 dan post-test 0,95 (p-value = 0,00031). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya postur tubuh yang baik. Oleh karena itu, edukasi tentang kesehatan muskuloskeletal perlu dilakukan secara berkesinambungan serta diintegrasikan dalam program kesehatan sekolah guna mencegah risiko gangguan postural pada remaja.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue