cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 599 Documents
Pendampingan Partisipatif Perangkat Desa dalam Mencegah Konflik dan Penguatan Sistem Keamanan Lingkungan Khumaeroh, Irda Nur; Bagaskoro, M. Rizal; Iqbal, Dzaka Imtiyaz; Oktavianto, Heri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1480

Abstract

Assistance for village officials in preventing conflicts and maintaining environmental security is a crucial aspect of creating a harmonious society. Village-level conflicts often arise due to disputes between residents, economic issues, or domestic conflicts that have the potential to disrupt order. The Community Service Program (PKM) conducted by the Young Generation of the Lecturer Communication Forum (GM FKD) on March 20, 2025, in Jambudipa Village aimed to provide village officials with the knowledge and skills to handle conflicts effectively. Through interactive lectures and case discussions, participants explored mediation strategies and conflict prevention techniques. One significant finding was the dilemma faced by village officials in dealing with domestic conflicts involving violence. The results of the activity indicated that village officials require further training in mediation and clearer regulatory support to perform their duties optimally.ABSTRAKPendampingan perangkat desa dalam mencegah konflik dan menjaga keamanan lingkungan menjadi aspek penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis. Konflik di tingkat desa sering muncul akibat perselisihan antarwarga, masalah ekonomi, atau konflik dalam rumah tangga yang berpotensi mengganggu ketertiban. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Generasi Muda Forum Komunikasi Dosen (GM FKD) pada 20 Maret 2025 di Kabupaten Bandung Barat bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan bagi perangkat desa dalam menangani konflik secara efektif. Melalui ceramah interaktif dan diskusi kasus, peserta mendalami strategi mediasi dan pencegahan konflik. Salah satu temuan penting adalah dilema perangkat desa dalam menghadapi konflik rumah tangga yang melibatkan kekerasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat desa memerlukan pelatihan lebih lanjut dalam mediasi serta dukungan regulasi yang lebih jelas agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
Gerakan Teman Sebaya Sadar Bahaya NAPZA : Edukasi, Pendampingan dan Pengenalan Rapid Test Urine di SMK Kesehatan Bali Khresna Medika Bintari, Ni Wayan Desi; Prihatiningsih, Diah; Widana, A.A.G. Oka; Purwanti, Ika Setya
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1458

Abstract

Abuse of drugs, psychotropics, and other addictive substances among adolescents is a problem that requires attention and support from various parties. The peer model is one of the potential programs to be activated in the school environment in implementing peer counseling. Peers will act as role models who are able to convey information related to drug abuse to their peers. This community service was carried out at the Khresna Bali Medika Health Vocational School with an implementation period of December 2024-January 2025. The implementation of activities was in the form of providing education related to the types of drugs and their abuse, peers and health promotion that must be carried out related to drug abuse and rapid urine test examinations for early detection of drug abuse. The results of community service can increase students' knowledge regarding the types of drugs and their abuse and health promotion that can be carried out. The pre-test results showed that students' knowledge was good at 33.33%, sufficient at 25% and lacking at 41.67%. After being given education, all students (100%) already had good knowledge regarding the types and abuse of drugs and health promotion that can be carried out. In addition, students as potential peers have also been able to explain again the dangers of drug abuse to their peers in the simulation session. In this activity, a demonstration was also carried out regarding drug examinations using the strip test method which was followed by all community service participants.ABSTRAKPenyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) di kalangan remaja merupakan permasalahan yang perlu perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Model teman sebaya merupakan salah satu program yang potensial digiatkan di lingkungan sekolah dalam pelaksanaan konseling sebaya. Teman sebaya akan berperan sebagai role model yang mampu menyampaikan informasi terkait penyalahgunaan NAPZA bagi rekan sebayanya. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMK Kesehatan Khresna Bali Medika dengan periode pelaksanaan Desember 2024- Januari 2025. Pelaksanaan kegiatan berupa pemberian edukasi terkait jenis NAPZA dan penyalahgunaannya, teman sebaya dan promosi kesehatan yang harus dilakukan terkait penyalahgunaan NAPZA dan pemeriksaan rapid test urine untuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Hasil pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan siswa terkait jenis NAPZA dan penyalahgunaannya serta promosi kesehatan yang dapat dilakukan. Hasil pre test menunjukkan bahwa pengetahuan siswa baik sebanyak 33,33%, cukup sebanyak 25% dan kurang sebanyak 41,67%. Setelah diberikan edukasi seluruh siswa (100%) sudah memiliki pengetahuan yang baik terkait jenis dan penyalahgunaan NAPZA dan promosi kesehatan yang dapat dilakukan. Selain itu siswa sebagai calon teman sebaya juga sudah mampu menjelaskan kembali terkait bahaya penyalahgunaan NAPZA kepada rekan sesamanya pada sesi simulasi. Pada kegiatan ini juga dilakukan demonstrasi terkait pemeriksaan narkoba dengan metode strip test yang diikuti oleh seluruh peserta pengabdian. 
Edukasi Akad-Akad Keuangan Syariah Pada UMKM Yuliyanti, Yuliyanti; Rahmawati, Iroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1603

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) play a crucial role in Indonesia's economy. Many UMKM entrepreneurs face challenges in accessing financing that aligns with Islamic principles, primarily due to a lack of understanding of Islamic financial contracts. This community service activity aimed to improve the understanding of UMKM entrepreneurs regarding Islamic contracts such as murabahah, mudharabah, musyarakah, and ijarah, as well as provide information on how to access fairer and more transparent Islamic financing.This community service activity was held on Thursday, April 17, 2025, at the Mushola Lingkungan Kantin Royal, Serang, with 20 participants from the Dimsum Teh Ifat UMKM. The methods used included interactive training, discussions, and simulations. Pre-tests and post-tests were conducted to measure the improvement in participants' understanding. The pre-test results showed that only 40% of participants had a good understanding of Islamic contracts, whereas the post-test results indicated a significant improvement, with 85% of participants demonstrating better comprehension. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of Islamic finance. Many participants expressed interest in accessing Islamic financing from Islamic cooperatives (BMT). The formation of a small UMKM Syariah community for further discussions indicated that the activity was well-received by the community. This initiative successfully improved financial literacy regarding Islamic finance among UMKM entrepreneurs and opened access to fairer financing in line with Islamic principles.ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Banyak pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam mengakses pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah, terutama karena rendahnya pemahaman tentang akad-akad keuangan syariah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai akad-akad syariah seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, dan ijarah, serta memberikan informasi mengenai cara mengakses pembiayaan syariah yang lebih adil dan transparan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada Kamis, 17 April 2025, di Mushola Lingkungan Kantin Royal, Serang, dengan melibatkan 20 peserta dari UMKM Dimsum Teh Ifat. Metode yang digunakan adalah pelatihan interaktif, diskusi, dan simulasi. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 40% peserta yang memahami akad syariah dengan baik, sedangkan setelah mengikuti pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 85% peserta yang memiliki pemahaman yang lebih baik. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang keuangan syariah. Banyak peserta yang tertarik untuk mengakses pembiayaan syariah dari koperasi syariah atau BMT. Terbentuknya komunitas kecil UMKM Syariah untuk diskusi lanjutan menunjukkan bahwa kegiatan ini diterima dengan baik oleh masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan UMKM dan membuka akses pembiayaan yang lebih adil sesuai prinsip syariah.
Implementasi Sosialisasi Pemanfaatan Perpustakaan Digital Untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Siswa UPTD SMAN 3 Majene Arifin, Sartika; Anaguna, Nursyam; Aprisal, Aprisal; Yahya, Amran; Amin, Nursafitri; Hakim, Fauziah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1652

Abstract

Technological advances have a significant impact on the transformation of libraries from traditional to digital libraries. Digital libraries are sources of educational information that provide various digital collections in the form of books, journals, articles and others including literacy and numeracy. The literacy and numeracy skills of students in Indonesia are currently still very low and students still rarely use technology as an information medium to solve mathematical problems. Therefore, the Mathematics Education Study Program of the University of West Sulawesi formed a community service team to improve literacy and numeracy through the socialization of digital libraries at the UPTD SMAN 3 Majene. The method used is socialization with three stages, namely the preparation, implementation and evaluation stages. Participants consisted of 19 students and teachers. The evaluation instrument was a questionnaire on the success and satisfaction of partners filled out by the participants. The results of filling out the questionnaire showed a level of partner satisfaction of 89.61% and the ability to apply literacy and numeracy of 96.05%. This activity has proven effective in supporting the understanding of literacy and numeracy based on digital libraries.ABSTRAKKemajuan teknologi memberikan dampak yang cukup besar bagi transformasi perpustakaan dari perpustakaan tradisional ke digital. Perpustakaan digital merupakan sumber informasi edukatif yang menyediakan berbagai koleksi digital baik berupa buku, jurnal, artikel dan lain termasuk literasi dan numerasi.  Kemampuan literasi dan numerasi siswa di Indonesia saat ini masih sangat rendah dan siswa masih sangat jarang menggunakan teknologi sebagai media informasi untuk menyelesaikan masalah matematika. Oleh karena itu Prodi Pendidikan Matematika Universitas Sulawesi Barat membentuk tim pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi dan numerasi melalui sosialisasi perpustakaan digital di UPTD SMAN 3 Majene. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan tiga tahapan yakni tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Peserta terdiri dari 19 orang siswa dan guru. instrument evaluasi berupa angket keberhasilan dan kepuasan mitra yang diisi oleh peserta. Hasil dari pengisian angket menunjukkan tingkat kepuasan mitra sebesar 89,61% dan kemampuan penerapan literasi dan numerasi sebesar 96,05%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendukung pemahaman literasi dan numerasi berbasis pustaka digital.
Pendampingan Berbasis Edukasi dalam Bidang Perikanan melalui Pengenalan Biota Laut pada Siswa SDN 3 Manyaran Kediri Pratiwi, Rizky Kusma; Arfiati, Diana; Inayah, Zakiyyah Nur; Mazaya, Amalia Febryane Adhani; Nurkhasanah, Anissa Aprilia; Maulidiyah, Vika; Masriah, Andi; Cahya, Muhamad Dwi; Nadiro, Vina Nur; Hadiana, Hadiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1461

Abstract

Kediri Regency is a non-coastal area, so only a few school students know about Aquatic Invertebrates. Generally, they only know through pictures or electronic information. The purpose of this activity is to increase literacy by directly introducing students to the diversity of marine biota (aquatic invertebrates) in order to foster environmental awareness from an early age. The methods used include interactive lectures, observations of original specimens, and evaluation of understanding through educational games. The activity was carried out on November 9, 2024 and was attended by 37 students in grades 4-6. This activity showcased various types of aquatic invertebrates from the Phylum Mollusca, Phylum Arthropoda, Phylum Coelenterata and Phylum Echinodermata. The results of observations showed that students were enthusiastic and showed an increase in understanding with a success rate of more than 90% in oral evaluations. This program has proven effective in building students' interest in science and environmental conservation, especially related to fisheries (aquatic invertebrates). This activity has a positive impact on strengthening contextual-based education and can be replicated in other non-coastal areas.ABSTRAKWilayah Kabupaten Kediri merupakan daerah non-pesisir, sehingga hanya sedikit siswa sekolah yang mengenal hewan Avertebrata Air. Umumnya mereka hanya mengetahui melalui gambar atau informasi secara elektronik. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi dengan mengenalkan secara langsung kepada siswa mengenai keanekaragaman biota laut (avertebrata air) guna menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan sejak dini. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pengamatan spesimen asli, serta evaluasi pemahaman melalui permainan edukatif. Kegiatan dilaksanakan pada 9 November 2024 dan diikuti oleh 37 siswa kelas 4–6. Kegiatan ini memamerkan aneka macam hewan avertebrata air dari Phylum Molusca, Phylum Arthropoda, Phylum Coelenterata dan Phylum Echinodermata. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa antusias dan menunjukkan peningkatan pemahaman dengan tingkat keberhasilan lebih dari 90% pada evaluasi lisan. Program ini terbukti efektif dalam membangun ketertarikan siswa terhadap sains dan pelestarian lingkungan, khusunya terkait perikanan (avertebrata air). Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan pendidikan berbasis kontekstual dan dapat direplikasi di daerah non-pesisir lainnya.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Edukasi Literasi Kesehatan di Hari Buruh Nasional, Ponorogo Iskandar, Dede; Rahmat, Kristiawan Basuki; Najie’, Ilyu ‘Ainun; Azzahara, Dewi Mufida; Syauqal Hanun, Nadia Aulia; Rosidah, Ulfa Nur; Harris, Jaudat Iqbal
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1594

Abstract

Health is a crucial aspect in supporting community productivity and quality of life. However, low public awareness regarding regular health check-ups remains a significant challenge in Indonesia. This community service activity aimed to improve access to and understanding of the importance of early detection of non-communicable diseases through free health screenings. The activity was carried out by the Ponorogo District Health Center (Puskesmas) in collaboration with the Faculty of Medicine at the University of Darussalam Gontor, in commemoration of National Labor Day, involving 152 participants from the general public. The screenings included blood pressure, blood glucose, cholesterol, and uric acid levels, accompanied by related health education. Evaluation results showed an increase in participants' knowledge regarding the risks and prevention of hypertension, diabetes, high cholesterol, and uric acid. The collaboration between educational institutions and health services proved effective in delivering education through an interactive-educational approach. This activity also demonstrated the effectiveness of a collaborative approach in strengthening health literacy and the prevention of non-communicable diseases at the community level. It serves as a concrete example of promotive and preventive synergy that can be replicated in other regions to enhance primary health services and raise public awareness of the importance of regular health check-ups.ABSTRAKKesehatan merupakan aspek penting dalam menunjang produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan secara rutin masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan dilaksanakan oleh Puskesmas Kabupaten Ponorogo bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor pada peringatan Hari Buruh Nasional, dengan melibatkan 152 peserta dari kalangan masyarakat umum. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta edukasi kesehatan terkait. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terhadap risiko dan pencegahan hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat. Kolaborasi antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan ini dinilai efektif dalam menyampaikan edukasi melalui pendekatan interaktif-edukatif. Kegiatan ini juga membuktikan efektivitas pendekatan kolaboratif dalam memperkuat literasi kesehatan dan pencegahan penyakit tidak menular di tingkat masyarakat. Kegiatan ini menjadi contoh nyata implementasi sinergi promotif dan preventif yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk memperkuat layanan kesehatan dasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan secara rutin.
Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Sumber Pangan Lokal Suku Tengger Desa Wonokitri Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan Muniroh, Lailatul; Nadhiroh, Siti Rahayu; Socadevia, Annisa; Rahmah, Aulia; Khasanah, Indi Julia Ridhatul; Tetasa, Sarah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1432

Abstract

One of the causes of stunting is the inadequate nutrition of toddlers. Nutritional fulfilment of toddlers can utilise local food ingredients for PMT at posyandu. The role of cadres is very important so that the need for refreshing regarding the duties of cadres so that the implementation of table 4 posyandu is optimal and PMT is appropriate. The purpose of this community service is to provide education and training to cadres to prevent stunting through optimising table 4 posyandu and making local food PMT for the Tengger Tribe. The methods used in this service are in-depth interviews, lectures, and hands-on practice. Posyandu cadres were given education and training in making local food PMT which was held on 13-15 September 2024 with 15 participants from Posyandu Wijaya Kusuma, Wonokitri Village, which is also a partner of this community service. The results of this community service show that there is an increase in knowledge of posyandu cadres by 26.9%, there is an effect of providing nutrition education on increasing the knowledge of posyandu cadres related to the implementation of table 4 and providing local food PMT (p-value=0.005). Posyandu cadres were very enthusiastic and actively discussed during the education and training activities. The conclusion from the results of the activity is that there is an increase in cadre knowledge and it is hoped that cadre refreshing activities can be routinely carried out to increase the active role of cadres in preventing stunting, especially services at table 4 posyandu.ABSTRAKSalah satu penyebab stunting adalah tidak terpenuhinya gizi balita. Pemenuhan gizi balita dapat memanfaatkan bahan pangan lokal untuk PMT di posyandu. Peran kader sangat penting sehingga perlunya refreshing mengenai tugas kader agar pelaksanaan meja 4 posyandu optimal dan PMT tepat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada kader untuk pencegahan stunting melalui optimalisasi meja 4 posyandu dan pembuatan PMT pangan lokal Suku Tengger. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah in-depth interview, ceramah, dan praktik langsung. Kader posyandu diberikan edukasi dan pelatihan pembuatan PMT pangan lokal yang dilaksanakan pada 13-15 September 2024 dengan jumlah peserta 15 orang kader Posyandu Wijaya Kusuma Desa Wonokitri yang juga menjadi mitra pengabdian masyarakat ini. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader posyandu sebesar 26,9%, terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan kader posyandu terkait pelaksanaan meja 4 dan pemberian PMT pangan lokal (p-value=0,005). Kader posyandu sangat antusias dan aktif berdiskusi selama kegiatan edukasi dan pelatihan berlangsung. Kesimpulan dari hasil kegiatan adalah terjadinya peningkatan pengetahuan kader dan diharapkan kegiatan refreshing kader dapat rutin dilaksanakan guna meningkatkan peran aktif kader dalam mencegah stunting utamanya pelayanan di meja 4 posyandu.
Pendampingan NIB dan Sertifikat Halal Tahap 2 Bagi Pelaku UMK di Kota Bandar Lampung Oktaria, Eka Travilta; Indriyani, Susi; Sari, Pipit Novila; Loliyani, Rini; Isabella, Astrid Aprica; Bakti, Umar; Loliyana, Rina
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1467

Abstract

Initial observations of 20 micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the food and beverage sector in Bandar Lampung City indicate that none of them have obtained halal certification. Although they are aware of the free halal certification program, many remain confused about the registration process. Therefore, assistance and outreach are needed to help them understand the “SEHATI” program or the Free Halal Certification Scheme with Self-Declaration. The purpose of this guide is to support the 20 target MSMEs in obtaining a Business Identification Number (NIB) and Halal Certification. This support will be provided on an ongoing basis to ensure that MSMEs, particularly in Bandar Lampung City, can fully utilize the free halal certification program. Socialization and guidance activities have successfully reached the target for submitting documents to the fatwa committee. This process will be continuously monitored and assisted on a regular basis until the participants' halal certificates are issued. With the NIB and halal certificate, it is hoped that SMEs will be motivated to grow and expand their businesses, ultimately gaining greater trust from the community.ABSTRAKPengamatan awal terhadap 20 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman di Kota Bandar Lampung menunjukkan bahwa tidak satupun dari mereka telah memperoleh sertifikasi halal. Meskipun mereka mengetahui program sertifikasi halal gratis, banyak yang masih bingung mengenai proses pendaftarannya. Oleh karena itu, bantuan dan sosialisasi diperlukan untuk membantu mereka memahami program “SEHATI” atau Skema Sertifikasi Halal Gratis dengan Pernyataan Sendiri. Tujuan panduan ini adalah untuk mendukung 20 UMKM sasaran dalam memperoleh Nomor Identifikasi Usaha (NIB) dan Sertifikat Halal. Dukungan ini akan diberikan secara berkelanjutan untuk memastikan UMKM, terutama di Kota Bandar Lampung, dapat sepenuhnya memanfaatkan program sertifikasi halal gratis. Kegiatan sosialisasi dan bimbingan telah berhasil mencapai target pengajuan dokumen ke komite fatwa. Proses ini akan terus dipantau dan dibantu secara rutin hingga sertifikat halal peserta diterbitkan. Dengan NIB dan sertifikat halal, diharapkan UMKM akan termotivasi untuk berkembang dan memperluas usaha, sehingga pada akhirnya memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari masyarakat.
Optimalisasi Pelayanan Sekolah Minggu di GBI City Harvest Sakinah Melalui Penguatan Dasar Iman, Metode Pengajaran Interaktif, Teknologi Digital, dan Pelatihan Worship Leader Waruwu, Nofedin; Ringo, Samuel Siringo; Dona, Endrow; Mawuntu, Shekinah Glory; Sitanggang, Martauli D. Rahayu; Mara, Djeta; Ohoiwutun, Karen Tifani; Hia, Tri Juliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1604

Abstract

Sunday School ministry plays an important role in the formation of children's faith and character. However, at GBI City Harvest Sakinah, this ministry faces obstacles of conventional methods, lack of technology integration, and lack of Worship Leader (WL) training. This Community Service activity aims to optimize Sunday School services through strengthening the basis of Bible-based faith, developing interactive methods, utilizing digital technology, and training WLs. The activity methods included training, workshops, and simulations, with 30 participants of teachers and children's ministry administrators. Evaluation results showed an increase in theological understanding, teaching skills, and children's enthusiasm in worship. The average participant satisfaction with the activity reached 93%. This activity is expected to become a contextual and adaptive model of children's ministry in the digital era.ABSTRAKPelayanan Sekolah Minggu berperan penting dalam pembentukan iman dan karakter anak. Namun, di GBI City Harvest Sakinah, pelayanan ini menghadapi kendala metode konvensional, kurangnya integrasi teknologi, dan minimnya pelatihan Worship Leader (WL). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan Sekolah Minggu melalui penguatan dasar iman berbasis Alkitab, pengembangan metode interaktif, pemanfaatan teknologi digital, dan pelatihan WL. Metode kegiatan mencakup pelatihan, workshop, dan simulasi, dengan 30 peserta guru dan pengurus pelayanan anak. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman teologi, keterampilan pengajaran, dan antusiasme anak dalam beribadah. Rata-rata kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai 93%. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pelayanan anak yang kontekstual dan adaptif di era digital.
Peningkatan Gaya Hidup Sehat Anak melalui Edukasi Pencegahan Diabetes Berbasis Multimedia Interaktif di Purbalingga Paramadini, Adanti Wido; Aldo, Dasril; Nur, Yohani Setiya Rafika; Firmansyah, Muhammad Raafi'u; Sa'adah, Aminatus; Fathan, Faizal Burhani Ulil; Sulaeman, Gilang; Faiz, M. Hanif Al; Hidayat, Afifah Naurah; Maulana, Ihsan; Fau, Andrew; Yasin, Feri; Suprapto, Amelia Rut; Muadin, Dika Alim
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1685

Abstract

The incidence of type 2 diabetes mellitus among children is rising due to poor dietary habits and lack of physical activity from an early age. Health education remains suboptimal, especially in areas with limited access to health information. This community service activity aimed to raise awareness and understanding among elementary school children and their parents regarding early diabetes prevention through multimedia-based educational technology. The method used included interactive counseling, sugar content demonstrations in food, introduction of the Diabetes Detective educational app, and blood glucose screening using a digital glucometer. The activity took place in Muntang Village, Purbalingga, involving 30 children and 25 parents. Results showed an increase in children’s understanding from 49.5% (pre-test) to 85.5% (post-test), while 92% of parents stated the media was easy for children to understand. Children’s average blood glucose level was normal (92.5 mg/dL), while four parents were in the prediabetic range. The activity demonstrates that an interactive, contextual educational approach can enhance health literacy and promote healthy habits in families. This model can be replicated as a preventive strategy using digital technology in other regions.ABSTRAKKasus diabetes mellitus tipe 2 pada anak-anak meningkat seiring pola makan buruk dan kurangnya aktivitas fisik sejak dini. Edukasi mengenai gaya hidup sehat masih belum optimal, terutama di daerah dengan akses informasi kesehatan terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak sekolah dasar serta orang tua mengenai pencegahan dini diabetes melalui media edukasi berbasis teknologi multimedia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, demonstrasi kandungan gula pada makanan, pengenalan aplikasi edukatif Diabetes Detective, dan pemeriksaan gula darah menggunakan glukometer digital. Kegiatan dilaksanakan di Desa Muntang, Purbalingga, dengan melibatkan 30 anak dan 25 orang tua. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman anak dari rata-rata 49,5% (pre-test) menjadi 85,5% (post-test), dan 92% orang tua menyatakan media mudah dipahami. Rata-rata kadar gula darah anak normal (92,5 mg/dL), sedangkan empat orang tua berada pada kategori prediabetes. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang interaktif dan kontekstual dapat meningkatkan literasi kesehatan anak dan keluarga serta dapat direplikasi sebagai strategi preventif berbasis teknologi di wilayah lain.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue