cover
Contact Name
Nofri Wandi
Contact Email
wandie.88one@gmail.com
Phone
+6281268949444
Journal Mail Official
bhakti.nagori@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto KM. 7 Kebun Nenas, Desa Jake, Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Prov. Riau, Indonesia
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
ISSN : 28077792     EISSN : 28076907     DOI : 10.36378/bhakti_nagori
Jurnal ini memuat tulisan – dari berbagai bidang ilmu yang memuat kegitan dosen dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat , artikel yang dimuat dalam jurnal Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) merupakan hasil penelitian ilmiah dosen UNIKS yang selanjutnya penerbitan naskah ilmiah yang berkaitan teknik, sosial, pertanian, pendidikan, komputer, Jurnal ini dipublikasikan 2 kali dalam 1 tahun, yaitu antara bulan Juni edisi pertama, dan Desember edisi kedua. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah komunikasi ilmiah antar akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil penelitian serta demi tercapainya catu dharma perguruan tinggi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 443 Documents
WORKSHOP PEMANFAATAN AI UNTUK PENGEMBANGAN E-LKPD PADA PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DI SMAN 1 PADANG SAGO: PKM Faizah Qurrata Aini; Fitri Amelia; Dwi Finna Syolendra; Nofri Yuhelman; Fauzana Gazali; Minda Azhar; Fajriah Azra; Yerimadesi; Andromeda; Miftahul Khair; Zonalia Fitriza; Suryelita; Viona Maharani; Achie Keylla; Munifa Mahdiah; Melati Wahyuni; Rifka Andani; Ayu Wulandari; Ulfa Autafia
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4764

Abstract

Kemajuan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan membuka peluang besar bagi guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang lebih inovatif, seperti Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (e-LKPD) yang interaktif, adaptif, dan personal. Namun, pemanfaatan AI masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman, minimnya pelatihan, serta dukungan infrastruktur yang belum optimal. Workshop pemanfaatan AI di SMAN 1 Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, diselenggarakan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam pengembangan bahan ajar berbasis deep learning. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis AI, penyusunan modul ajar deep learning, serta pengembangan e-LKPD interaktif menggunakan Liveworksheet. Guru dibekali pemahaman etika penggunaan AI serta pemanfaatan platform seperti ChatGPT, Microsoft Word, dan Gamma.ai. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan persepsi guru terhadap AI cenderung positif, meskipun terdapat penurunan pada kategori “sangat setuju” akibat kesadaran terhadap kompleksitas teknis, khususnya pada guru senior. Luaran kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis AI serta menghasilkan bahan ajar digital yang lebih interaktif, sekaligus mendukung penguatan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi dan pencapaian IKU perguruan tinggi.
EDUKASI BAHASA ASING UNTUK PEMANDU WISATA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI YAYASAN BHAKTI SENANG HATI Eka Anastasia Wijaya; Ni Ketut Sutrisnawati; Ni Putu Sri Utami Putri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4765

Abstract

Pemandu wisata memiliki peran yang sangat penting dalam industri pariwisata, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan budaya antara wisatawan dan masyarakat lokal. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa keterbatasan penguasaan bahasa asing menjadi tantangan besar, khususnya bagi pemandu wisata berkebutuhan khusus. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan tujuan meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa asing (bahasa Inggris, bahasa Prancis, dan bahasa Jepang) bagi anggota Yayasan Bhakti Senang Hati yang berprofesi sebagai pemandu wisata. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis konteks guiding, dengan pendekatan komunikatif dan praktik langsung agar peserta mampu mengaplikasikan materi dalam situasi nyata. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan, dengan pertemuan mingguan dan materi yang meliputi sapaan, perkenalan diri, mendeskripsikan objek wisata, dan menutup tur. Hasil kegiatan menunjukkan pendekatan pelatihan yang komunikatif, kontekstual, dan berbasis peran (role-play) sangat efektif untuk mendukung pembelajaran bahasa bagi kelompok berkebutuhan khusus. Selain peningkatan keterampilan bahasa, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap rasa percaya diri peserta dalam memandu wisata. Keberhasilan kegiatan didukung oleh keterlibatan aktif peserta, dukungan dari mitra yayasan, serta penggunaan metode yang adaptif terhadap kebutuhan khusus peserta. Dengan hasil yang dicapai, diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal menuju pengembangan pariwisata inklusif yang berkeadilan.
PENGENALAN SISTEM PERTANIAN PERKOTAAN PADA PELAJAR MELALUI INTEGRASI PROGRAM P5 Pudjiwati, Eko Hary; Mansyur, Nur Indah; Zahara, Siti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4766

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah perkotaan terkait praktik pertanian di lingkungan perkotaan sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan kepedulian terhadap isu lingkungan. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan interaktif, edukasi kolaboratif, serta praktik langsung berupa budidaya tanaman dengan sistem vertikultur sederhana, penanaman dalam polybag, dan proses pengomposan dari limbah organik. Kegiatan ini selaras dengan nilai-nilai dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, ditemukan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai pertanian perkotaan. Selain itu, keterlibatan aktif dan antusiasme siswa selama praktik menunjukkan tumbuhnya kesadaran untuk mulai menerapkan pertanian di rumah. Program ini terbukti menjadi pendekatan pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membangun karakter siswa, khususnya pada aspek kemandirian, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan model kegiatan ini dapat ditiru dan dikembangkan lebih lanjut oleh sekolah lain guna mendukung ketahanan pangan dan pendidikan karakter berbasis lingkungan.
SOSIALISASI ORANG TUA TENTANG BAHAYA GADGET BAGI ANAK-ANAK Trimono, Trimono; Ningtiyas, Rona Wulan; Icha Rohmatul Jannah; Aliya Dasa Pramesthi; Putra, Andrawana; Wardah Ariij Adibah; Ade Irma Agustian
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4773

Abstract

Penggunaan gawai yang berlebihan pada anak-anak kini menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi perkembangan fisik, kognitif, dan sosial mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran orang tua dan pengasuh mengenai risiko penggunaan gawai yang tidak terkontrol, sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan digital yang lebih sehat dalam lingkungan keluarga. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi langsung, diskusi kelompok, serta pemanfaatan media interaktif seperti poster informatif dan video edukatif singkat agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan masyarakat setempat dan melibatkan orang tua, guru, serta tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam pengawasan anak. Selama pelaksanaan, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak jangka panjang penggunaan gawai berlebihan, termasuk gangguan tidur, penurunan konsentrasi, dan rendahnya interaksi sosial anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 85% peserta menyadari bahaya paparan gawai berlebihan, sementara 90% lainnya menyatakan kesediaan untuk meningkatkan kontrol terhadap penggunaan gawai di rumah. Melalui evaluasi pra-tes dan pasca-tes, terlihat peningkatan skor pengetahuan peserta sebesar 40%. Program ini diharapkan mampu menjadi upaya preventif dalam mengurangi risiko kecanduan digital pada anak usia dini
JEMPUT BOLA: PENDAMPINGAN DIGITALISASI RUMAH TE’NANA GUNA KEBERLANJUTAN UMKM DI KELURAHAN KARAH, KECAMATAN JAMBANGAN, SURABAYA Rahmadhani, Azza Nabila; Saada, Nurus; Sulung, Bisma Putra; Rachma, Nadia Aulia; Mardi Suryanto, Tri Lathif
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4782

Abstract

UMKM berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses teknologi, rendahnya literasi digital, dan minimnya pemahaman promosi visual. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi UMKM “Rumah Te'Nana” di Kelurahan Karah, Surabaya, sebagai bagian dari realisasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada sektor pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui pendekatan program bertajuk “Jemput Bola”, mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dari Kelompok KKN 128 melakukan pendampingan secara hybrid, yang mencakup identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan, serta implementasi solusi berbasis teknologi. Beberapa intervensi yang dilakukan antara lain aktivasi layanan GoFood terintegrasi dengan Google Maps untuk mengatasi kendala distribusi, penyusunan dokumentasi visual produk dan sistem pembayaran digital guna meningkatkan profesionalisme usaha, rebranding identitas visual melalui desain ulang logo dan media promosi, pelatihan dasar desain menggunakan Canva Premium selama satu tahun, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penyusunan konten promosi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital, kepercayaan diri pelaku usaha, serta daya tarik produk di mata konsumen. Selain itu, metode pendampingan hybrid terbukti efektif menjaga kesinambungan komunikasi antara tim KKN dan pemilik UMKM. Kesimpulannya, program “Jemput Bola” berhasil menciptakan dampak nyata dalam peningkatan kapabilitas UMKM lokal serta menunjukkan potensi kolaborasi akademisi dan masyarakat dalam mendorong transformasi digital dan kemandirian usaha mikro.
STRATEGI PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN MELALUI BUDIDAYA TOGA DAN INOVASI SMARTBIN DI KELURAHAN MANYAR SABRANGAN Nainggolan, Lois Eunike; Cahya Putra, Dani Sysnanda; Nur Laily, Rania Shifa; Ekamartha, Ken Narendra; Hidayatullah, Sail; Firdausi Novira Rachman, R. Ayu
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4783

Abstract

Permasalahan lingkungan di kawasan urban padat penduduk, seperti Kelurahan Manyar Sabrangan, memerlukan solusi yang tidak hanya bersifat praktis tetapi juga berkelanjutan. Kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan ruang sempit serta mengelola sampah secara bijak menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok KKN 48 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur hadir sebagai upaya nyata untuk menjawab tantangan tersebut melalui dua strategi utama, yaitu budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan penerapan inovasi Smartbin berbasis teknologi sederhana. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, diseminasi teknologi, serta evaluasi yang melibatkan partisipasi aktif warga. Program penanaman TOGA terbukti meningkatkan kemampuan warga dalam memanfaatkan lahan pekarangan, sekaligus menumbuhkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan obat herbal keluarga. Di sisi lain, workshop Smartbin memberikan pemahaman baru kepada pemuda Karang Taruna mengenai pentingnya pengelolaan sampah higienis dengan bantuan teknologi sensorik. Secara keseluruhan, kegiatan ini menghasilkan peningkatan kesadaran lingkungan, memperkuat kolaborasi warga, serta membuka peluang keberlanjutan program sebagai model pemberdayaan lingkungan bagi kawasan urban lainnya.
PENDAMPINGAN BRANDING DAN LEGALITAS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH KELURAHAN TEMBOK DUKUH Shofirana, Salsabila; Aisyah, Afinatus Nur; Maurita, Eka; Ganinda, Shofiyyah Nuur; Rahmatin, Leily Suci
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4788

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Kelurahan Tembok Dukuh, Surabaya. Namun, para pelaku UMKM di wilayah ini masih menghadapi kendala dalam penguatan branding dan pemenuhan legalitas usaha. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok 5 KKNT Bela Negara SDGs UPN “Veteran” Jawa Timur bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui rangkaian pendampingan berbasis kebutuhan lapangan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi survei awal, penyuluhan, pelatihan tatap muka, serta pendampingan teknis individual. Melalui pendekatan ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya identitas usaha, strategi pemasaran digital, dan cara membuat konten promosi yang efektif. Selain itu, diberikan bimbingan langsung mengenai proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS hingga peserta berhasil menyelesaikan tahap administrasi. Aspirasi pelaku UMKM terkait sertifikasi halal juga ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Dinas Koperasi dan UMKM. Program ini membuktikan bahwa pelatihan terpadu dan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendukung pencapaian SDGs poin 8 tentang pertumbuhan ekonomi inklusif
SOSIALISASI MANFAAT BUMDes HARAPAN MAKMUR SEBAGAI UPAYA PENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM Susanto, Haris; Mashadi, Mashadi; Melisasmi, Melisasmi; Hadi, Nariman; Vermila, Chezy WM; Jamalludin, Jamalludin; Kusuma Wardani, Gustia; Audian A, Finu; Eka Pratama, Berli
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4817

Abstract

Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi dengan target masyarakat, pengurus Bumdes, penyuluh, kelompok tani ternak dan aparat pemerintahan desa. Masyarakat pelaku usaha seperti perdagangan (pupuk) dan jasa (jaringan). Kegiatan PkM dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes bagi peningkatan pembangunan dan peningkatatan kesejatraan dan kemakmuran masyarakat secara adil dan merata. Melalui peningkatan pemasukan pendapatan asli desa (PADes) dengan kegiatan usaha dapat terus berkembang di masa mendatang dengan memperhatikan dan menerapkan faktor pendukung kegiatan usaha. Dengan demikian kegiatan PkM diselenggarakan berupa sosialisasi mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes serta sosialisasi mengenai manajemen SDM yang profesional dalam mengelola BUMDes di desa. Sosialisasi tersebut disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi pengurus BUMdes di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai. Metode pelaksaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi pra survei, pembentukan tim, pembuatan dan pengajuan proposal, koordinasi tim dan mitra serta persiapan alat dan bahan sosialisasi. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan program berupa sosialisasi. Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan (pemaparan materi) dan diskusi. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi dan pelaporan. Setelah itu, dilakukan penyusunan laporan untuk selanjutnya dilakukan publikasi. Hasil dan luaran kegiatan PkM setelah sosialisasi yaitu pertama, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai fungsi BUMDes. Kedua, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman berkaitan keberadan BUMDes untuk peningkatan pembangunan dan peningkatan pemasukan PADes Tebing Tinggi. Ketiga, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai mekanisme pendirian dan pelaksanaan BUMDes
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BUDIDAYA TERONG DI PEKARANGAN RUMAH DENGAN SISTEM POLYBAG DAN PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN Savvy Prissy Amellia Carissa; Shaqila Mazaya Andira; Syakira Aufa Zahranah; Shevila Indi Bilbinar; Sofyano Fadilah Rosyad; Kalvin Edo Wahyudi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4854

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat di Desa Dukuhmencek berfokus pada budidaya terong dengan sistem polybag serta pemanfaatan pestisida nabati berbahan ekstrak bawang putih. Inisiatif ini dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan pekarangan rumah sebagai ruang produksi pangan yang sehat dan ramah lingkungan. Melalui program ini, masyarakat dibekali keterampilan dalam menyiapkan media tanam, memilih bibit yang baik, merawat tanaman, hingga melakukan pengendalian hama secara alami. Sistem polybag dipilih karena efisien, mudah diterapkan, dan cocok untuk pekarangan dengan lahan terbatas. Sementara itu, pestisida nabati dari ekstrak bawang putih efektif menekan serangan hama tanpa menimbulkan residu kimia, sehingga tanaman lebih aman dikonsumsi. Program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dengan mendorong masyarakat menanam sayuran yang dapat dipanen sendiri. Selain meningkatkan produktivitas pekarangan, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh konsistensi warga dalam merawat tanaman, termasuk penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama secara berkala.
PEGUATAN KAPASITAS PEBELAJAR ENTERPRENERSHIP MELALUI PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE BAGI PELAJAR SMA NEGERI 10 GOWA W. Suhaeb, Firdaus; Rijal, Muh; Mario, Mario; Tamrin, Sopian; Saifuddin, Saifuddin
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4857

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk sektor pendidikan. AI menjadi instrumen strategis yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui sistem pembelajaran adaptif, personalisasi materi, serta penyediaan akses informasi yang lebih cepat dan relevan. Kemajuan teknologi AI telah mengubah cara pendidikan disampaikan, dikelola, dan diakses oleh siswa dan pendidik. Dengan adanya AI, pendidikan menjadi lebih personal, adaptif, dan inovatif. Sehubungan dengan itu maka di pandang penting untuk siswa mengetahui pemanfaatan AI yang lebih maksimal guna mendukung proses pembelajaran. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu 1) memperkenalkan kepada siswa macam-macam teknologi artificial intelligence dalam entrepreneurship,2)meningkatkan pengetahuan siswa dalam penggunaan artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif, 3) mengimplementasikan teknologi artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengaplikasikan berbagai teknologi. Siswa tidak hanya memperoleh wawasan konseptual mengenai pentingnya sikap kreatif, inovatif, dan mandiri, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis memanfaatkan artificial intelligence (AI) sebagai media penunjang ide dalam pembelajaran dan ide kewirausahaan