cover
Contact Name
Mochamad Ighfir Sukardi
Contact Email
gramaswara@gmail.com
Phone
+6285331738771
Journal Mail Official
gramaswara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Veteran Malang, Indonesia.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2807369X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.gramaswara
Jurnal GRAMASWARA bergerak dalam bidang pendidikan, bahasa, sastra, budaya, dan seni. Jurnal GRAMASWARA mewadahi berbagai artikel ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan, bahasa, sastra, budaya, dan seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Peningkatan Kompetensi Guru PAUD melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis AI Afdetis Mana, Lira Hayu; Ramadhanti, Dina; Harti, Laspida
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.02.10

Abstract

This training aimed to enhance the professional competence of early childhood and kindergarten (PAUD and TK) teachers in Pariaman City in writing scientific articles and developing teaching materials based on artificial intelligence (AI). Conducted online in a single intensive session, the program combined interactive lectures, participatory discussions, and hands-on practice. A total of 30 participants actively engaged in the training, which focused on the utilization of AI-based applications such as ChatGPT, Grammarly, Mendeley, and Canva. Evaluation was carried out through pre-tests, post-tests, and qualitative observation. The results indicated a significant improvement in participants' understanding of scientific article structure, citation techniques, and creativity in designing interactive teaching materials. The training also succeeded in boosting teachers' motivation to write and publish scholarly works independently. This article underscores the importance of AI technology integration as a transformative strategy for teacher capacity building in the digital era. The novelty of this initiative lies in its practical-empirical approach, combining digital literacy and contemporary pedagogy within the context of early childhood teacher training. Recommendations include the need for ongoing training and personalized mentoring to ensure sustained impact. The outcomes of this program contribute meaningfully to improving teacher quality and accelerating digital literacy in the basic education environment. Keywords: training; scientific paper; preschool and kindergarten teachers
Penggunaan Probiotik Alami Berbahan Rempah pada Tambak Tradisional Blandongan, Kota Pasuruan Kartikaningsih, Hartati; Koentjoro, Maharani Pertiwi; Sudaryanti, Sri; Anggraeni, Ike Listya; Gunawan, Fahdynia Karnira; Ashari, Fadhil Muhamad
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.02.11

Abstract

Traditional farmers in Pasuruan City face challenges in increasing pond productivity due to declining land quality and reliance on natural feed. Milkfish growth is often hampered by lack of feed and increased disease due to environmental changes. Although manufactured feed and probiotics are available, they are too expensive for traditional farmers. Pasuruan City has great potential for the development of milkfish farming, and the Banyu Urip Fish Farmers Group (POKDAKAN) is an experienced community in this field. The use of probiotics made from spices, such as ginger, turmeric, and curcuma, is proposed as an eco-friendly and economical solution as these ingredients are abundant and effective in improving pond water quality and fish disease resistance. The results of probiotic application showed significant improvement, with 85% of farmers reporting up to 30% increase in production, and 90% recording a decrease in fish disease cases. Pond water quality also improved, particularly in ammonia and dissolved oxygen levels. The use of this natural probiotic not only positively impacts the pond environment, but also supports the sustainability of milkfish farming productivity in Pasuruan City.
Inovasi Digital Pemuda dalam Menjaga Tradisi Melalui Pengembangan Sholawat Kontemporer Nurizkya, Azhara; Wahyuni, Lilik; Arthania, Nesia Neo; Purnama, Putri Dewi Intan
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.02.12

Abstract

Ngingrim Hamlet in Pandanrejo Village, Malang Regency, has a rich tradition of sholawat but faces preservation challenges in the digital era due to low technological literacy and lack of documentation. This service activity aims to identify, develop, and optimize the potential of local culture through a digital innovation approach, especially the development of contemporary sholawat as a medium for preserving and promoting religious traditions. The benefits of the service include increasing community digital literacy, active participation of youth in cultural content production, and expanding the reach of da'wah through digital platforms such as YouTube and Instagram. The activity design includes local potential mapping, technical content production training, creative mentoring, and participatory content publication. The results showed that the digitalization of contemporary sholawat succeeded in increasing the involvement of the younger generation, expanding the audience, and creating economic impact through content monetization, despite facing constraints of limited resources and digital literacy. The conclusion of this activity emphasizes that youth engagement, strengthening digital literacy, and multi-stakeholder collaboration are the keys to successful adaptive and sustainable cultural transformation in the modern era.
Penguatan Kapasitas Guru Melalui Asesmen Digital UB-CBT untuk Pendidikan Berkualitas di Kawasan Ekonomi Khusus Emaliana, Ive; Hamamah; Wardhani, Ni Wayan Surya; Gayatri, Putri
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.01

Abstract

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari di Kabupaten Malang tengah berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis digital. Namun, kesiapan tenaga pendidik dalam mendukung transformasi digital masih rendah, terutama dalam penerapan asesmen berbasis teknologi. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Kabupaten Malang menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan Computer-Based Test (CBT) akibat rendahnya literasi digital guru, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta keterbatasan infrastruktur dan kebijakan sekolah yang mendukung asesmen digital. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam merancang dan menerapkan asesmen digital berbasis CBT sebagai strategi evaluasi yang relevan dengan pembelajaran abad ke-21. Untuk mencapai tujuan tersebut, UB-CBT, sebuah platform ujian berbasis komputer yang dikembangkan oleh tim di Universitas Brawijaya diperkenalkan kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Malang. UB-CBT memungkinkan pelaksanaan asesmen digital dengan kebutuhan internet yang minimal sehingga dapat diaplikasikan dengan lebih mudah oleh sekolah. Intervensi yang diberikan tidak hanya melibatkan pengenalan UB-CBT, namun juga meliputi pelatihan intensif tentang konsep asesmen digital, penyusunan soal berbasis HOTS, analisa butir soal, pendampingan berkelanjutan melalui klinik asesmen digital dan komunitas belajar, serta implementasi UB-CBT dengan uji coba asesmen digital di sekolah mitra. Adapun hasil dari kegiatan ini antara lain meningkatnya jumlah guru yang mampu merancang dan menerapkan asesmen digital secara mandiri, terbentuknya komunitas guru yang aktif dalam berbagi praktik asesmen berbasis teknologi, serta diterapkannya sistem CBT yang efisien dan berkelanjutan di sekolah mitra. Dengan demikian, program ini dapat memperkuat ekosistem pendidikan berbasis digital yang mendukung keberlanjutan KEK Singhasari sebagai pusat ekonomi kreatif dan teknologi.
Sosialisasi Konservasi Sumber Air dan Penjernihan Air Metode Slow Sand Filter Pada Masyarakat Desa Sumberbening Trenggalek Dian Sisinggih; Wahyuni, Sri; Marhendra, Agung Pramana W; Widodo, Ibnu Sam
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.02

Abstract

Desa Sumberbening merupakan sebuah desa di wilayah Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek Jawa Timur. Secara topografi desa Sumberbening berada di kawasan pegunungan sebelah Barat Daya Kota Trenggalek pada ketinggian 625 – 999 mdpl. Luas wilayah desa Sumberbening 1.211 Ha yang sebagian besar adalah kawasan perbukitan. Sumber mata air merupakan satu satunya sarana untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Problem utama yang dialami oleh masyarakat pemakai air di Sumberbening adalah debit air dari sumber besar saat musim penghujan namun warnanya agak keruh dan debitnya kecil saat musim kemarau yang berdampak pada terbatasnya suplai air ke masyarakat. Air dari sumber ditampung di bak penampungan utama dan langsung didistribusikan ke bak penampung sekunder di area pemukiman tanpa melalui proses filtrasi. Sumber air alami yang berasal dari ruang terbuka rentan terhadap pengotoran, kadang berbau, rasanya tidak tawar dan terkontaminasi berbagai bakteri serta virus. Hal demikian dapat berdampak pada timbulnya kerentanan penyakit dan kesehatan pengguna. Karena keterbatasan pemahaman masyarakat Sumberbening tentang teknologi filtrasi air bersih menyebabkan penyediaan air yang sehat dan merata bagi masyarakat masih sering menjadi permasalahan dan belum sepenuhnya teratasi. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Universitas Brawijaya melalui skema program Doktor Mengabdi tahun 2024 membantu memecahkan permasalahan penyediaan air bersih bagi masyarakat Sumberbening melalui beberapa kegiatan antara lain sosialisasi konservasi sumber mata air dan pembuatan sistem penjernih air dengan Teknik Slow Sand Filter. Kegiatan ini juga dapat membantu mewujudkan Suistainable Development Goals (SDGs) utamanya pada SDGs ke 6 tentang Air bersih dan sanitasi layak dan 3 tentang Kehidupan sehat dan sejahtera.
Literasi Pendidikan Fiqih Berkeadilan Gender dalam Mencegah Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi Chanifah, Nur; Samsudin, Abu
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.03

Abstract

Recently, cases of sexual violence in Islamic boarding schools have become very worrying. According to the National Commission on Violence Against Women, there will be 3,303 cases of gender-based violence in 2023. Service institutions reported 6,305 cases, and the Religious Justice Agency (Badilag) recorded a much higher number, namely 279,503 cases. Thus, gender-based sexual violence is very worrying. Fiqh literacy basically has a very important role in preventing sexual violence. But unfortunately, fiqh literacy in Islamic boarding schools so far has not received much attention, because they are considered knowledgeable. For this reason, the Brawijaya University Faculty of Law service team carries out outreach and counseling to students regarding the importance of studying jurisprudence with gender justice. This activity was attended by around 100 female students at the Darussalam Islamic Boarding School in Blokagung, Banyuwangi. This activity had a positive impact on students' understanding of gender-equitable jurisprudence. The students increasingly understand their position and relationships with the opposite sex, so that they are not easily deceived by the advances of individuals or perpetrators of sexual violence. In this way, it is hoped that the number of sexual violence in Islamic boarding schools will decrease, even to zero.
Digitalisasi Kesenian Bantengan sebagai Strategi Pelestarian Kebudayaan Malangan di Platform Media Sosial Setiawati, M.Pd, Dr. Eti; Machrus Abadi, M.Pd.; Dr. Muhammad Hambali, M.Pd.; Setiawan, S.Pd., M.Sn., Romy
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.04

Abstract

Kesenian Bantengan merupakan warisan budaya khas Malangan yang sarat nilai historis, filosofis, dan estetis. Namun, keberadaannya menghadapi tantangan serius: minat generasi muda yang menurun, terbatasnya ruang pertunjukan, serta kurangnya promosi menyebabkan eksistensinya semakin terpinggirkan. Jika tidak ada upaya inovatif, kesenian ini berpotensi terlupakan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melestarikan sekaligus mempopulerkan Bantengan melalui strategi digitalisasi. Pemanfaatan media sosial (YouTube, Instagram, TikTok) dan teknologi konten kreatif diharapkan memberi manfaat berupa peningkatan literasi digital komunitas, promosi budaya Malangan, serta memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap: (1) persiapan berupa observasi dan FGD dengan komunitas Bantengan serta karang taruna; (2) pelatihan literasi digital meliputi pengenalan platform media sosial, jenis konten, dan teknik produksi; (3) praktik pembuatan konten digital (video, foto, digital storytelling); serta (4) manajemen konten dan evaluasi untuk menjamin keberlanjutan promosi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan digital di kalangan pemuda dan seniman Bantengan di Kecamatan Wajak. Komunitas mampu memproduksi konten kreatif yang relevan dengan tren media sosial, sekaligus menyertakan makna filosofis dan nilai budaya dalam setiap karya. Digitalisasi ini terbukti menjadi strategi efektif dalam memperkenalkan dan melestarikan kesenian Bantengan di era digital.
Peningkatan Kapasitas Pertunjukan Seni Berbasis Ketersediaan Kostum Seni sebagai Bentuk Penguatan Desa Wisata Jenisgelaran Kabupaten Jombang Novi Andari; Sudarwati; Rahayu, Anik Cahyaning
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.05

Abstract

Salah satu unsur penting dalam pagelaran seni yang estetis ada pada kostum yang dikenakan oleh pelaku seninya. Kostum merupakan hal pendukung yang sangat urgent dalam setiap penyajiannya karena kostum memiliki fungsi representasi estetis yang dijadikan media implementasi identitas kecirian setiap daerah. Kostum dalam pagelaran seni berfungsi untuk menciptakan keindahan penampilan, membedakan satu dengan yang lainnya, menggambarkan karakter tokoh, memberi ruang gerak, dan memberikan efek dramatik. Dengan demikian, kostum seni merupakan unsur terpenting setelah gerakan seni dan alat musik dalam sebuah pagelaran seni. dengan mempertimbangkan keterbatasan ketersediaan wardrobe seni, ketertinggalan kekinian, dan kostum yang belum berciri-khas. Maka penyelesaian terhadap permasalahan yang dihadapi para komunitas seni di Desa Jenisgelaran perlu diberikan dalam bentuk penyediaan dana berupa kostum seni yang sesuai dengan kebutuhan karakter jenis keseniannya dan usia pelaku seninya. Kepemilikan kostum yang mandiri merupakan salah satu unsur penting dalam manajemen usaha bagi kelompok seni, sehingga dapat menstabilisir perekonomian individu dan kelompoknya. Hasil pengabdian pada masyarakat Hibah Perguruan Tinggi Untag Surabaya ini diharapkan dapat membantu kemandirian perekonomian pelaku seni yang ada di Kampung Seninman Desa Jenisgelaran Kabupaten Jombang.
Model Penguatan Kemandirian Ekonomi Perempuan melalui Pembentukan Koperasi Berbasis Komunitas di Dusun Morotanjek Safitri, Fajrin Intan; Badriyah, Nurul; Galuh, Ajeng Kartika
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.06

Abstract

Kemandirian ekonomi perempuan merupakan aspek krusial dalam penguatan ekonomi rumah tangga dan komunitas, terutama pada wilayah perdesaan yang menghadapi keterbatasan akses sumber daya dan pelatihan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan melalui pembentukan koperasi wanita berbasis komunitas di Dusun Morotanjek, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan kapasitas kelembagaan, pendampingan operasional, dan evaluasi berbasis refleksi komunitas. Kegiatan diikuti oleh 25 perempuan anggota PKK, Dharma Wanita, dan kelompok tani wanita. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip koperasi, pengelolaan usaha, dan literasi keuangan, yang ditunjukkan melalui peningkatan 65% hasil pretest–posttest. Peserta mampu merancang struktur koperasi, menyusun rencana sistem simpan pinjam, dan mengembangkan identifikasi potensi produk unggulan lokal. Selain itu, terbentuk komitmen kolektif untuk mewujudkan koperasi wanita sebagai instrumen pemberdayaan berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan pondasi kelembagaan dan modal sosial yang kuat bagi implementasi koperasi produktif yang berorientasi pada kemandirian ekonomi perempuan di Dusun Morotanjek.
Pawon – Warisan Tradisi Budaya Arsitektural Masyarakat Jawa : (Sebuah Video Dokumenter tentang Kisah di Balik Dapur Tradisional Jawa di Era Digital) Padmo Adi Nugroho, Yohanes; Windarti, Yayuk; Wahyu Utama, Aji Prasetya; Anggrian, Mayang; Rohman, A. Syarifuddin
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.07

Abstract

Abstrak Pawon sebagai bagian dari teknologi tradisional Jawa memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi yang masih lestari hingga kini. Di Dusun Cakruan, pawon dipertahankan tidak hanya sebagai dapur, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial, transmisi pengetahuan antar-generasi, serta penguat identitas budaya lokal. Elemen khas seperti luweng menunjukkan keterpaduan antara fungsi teknis dan simbolik dalam aktivitas domestik maupun UMKM kuliner. Meskipun demikian, pawon sebagai Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) dalam kategori Pengetahuan Tradisional belum sepenuhnya terdokumentasi dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan etnografis melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi visual guna memahami makna ruang pawon dan urgensi pencatatan formalnya. Hasilnya adalah sebuah video dokumenter yang berjudul “Pawon – Warisan Tradisi Budaya Arsitektural Masyarakat Jawa” yang bisa disaksikan di https://www.youtube.com/watch?v=oEZDK0Sd1rg&t=51s secara daring. Kata kunci: Pawon; Pengetahuan Tradisional; Pelestarian Budaya; Video Dokumenter; Jambuwer Abstract Pawon—as part of traditional Javanese technology—embodies enduring cultural, social, and economic values. In Cakruan Hamlet, the pawon is preserved not merely as a kitchen but also as a space for social interaction, intergenerational knowledge transmission, and the strengthening of local cultural identity. Distinct elements such as the luweng (traditional stove) demonstrate the integration of technical and symbolic functions within both domestic activities and small-scale culinary enterprises. Nevertheless, pawon as an Object of Cultural Advancement (Objek Pemajuan Kebudayaan, OPK) in the category of Traditional Knowledge has not yet been fully documented in the Regional Cultural Master Plan (Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah, PPKD). This community service program employs an ethnographic approach through participatory observation, in-depth interviews, and visual documentation to explore the meaning of the pawon space and the urgency of its formal recognition. The outcome is a documentary video titled “Pawon – The Architectural Cultural Heritage of Javanese Society”, which can be accessed online at https://www.youtube.com/watch?v=oEZDK0Sd1rg&t=51s Keywords: Pawon; Traditional Knowledge; Cultural Preservation; Documentary Video; Jambuwer

Page 11 of 15 | Total Record : 143