cover
Contact Name
Mochamad Ighfir Sukardi
Contact Email
gramaswara@gmail.com
Phone
+6285331738771
Journal Mail Official
gramaswara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Veteran Malang, Indonesia.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2807369X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.gramaswara
Jurnal GRAMASWARA bergerak dalam bidang pendidikan, bahasa, sastra, budaya, dan seni. Jurnal GRAMASWARA mewadahi berbagai artikel ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan, bahasa, sastra, budaya, dan seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Pendampingan Manajemen Pesantren dan TPQ Berbasis Komunitas untuk Penguatan Tata Kelola Layanan Pendidikan Keagamaan di Kelurahan Gadingkasri Kota Malang Anam, Faris Khoirul; Ikhsan, M. Alifudin; Thoriq, Muhammad Ahsan; Kholisin; Fauzi, Moh. Fery
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.09

Abstract

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajemen kelembagaan pondok pesantren dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kelurahan Gadingkasri, Kota Malang. Permasalahan utama mitra meliputi: (1) lemahnya sistem administrasi santri yang masih dikelola secara manual, (2) belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) kelembagaan yang baku, (3) belum terstandarnya kurikulum TPQ sesuai perkembangan kebutuhan peserta didik, serta (4) rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui serangkaian tahapan: observasi awal, Focus Group Discussion (FGD), workshop, pendampingan lapangan intensif, monitoring berkala, dan evaluasi akhir. Program ini melibatkan 40 peserta yang terdiri atas pengurus pesantren, guru TPQ, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta yang signifikan, yakni dari rata-rata skor pre-test 58,4 menjadi 84,7 pada post-test, dengan gain score ternormalisasi sebesar 0,63 (kategori sedang-tinggi). Di samping itu, berhasil disusun SOP kelembagaan, sistem administrasi digital berbasis spreadsheet, modul manajemen pesantren, dan buku panduan administrasi TPQ. Tingkat kepuasan peserta terhadap program mencapai 93,2%. Program ini memberikan model pendampingan berbasis komunitas yang terbukti efektif dan dapat direplikasi pada lembaga pendidikan keagamaan lain dengan karakteristik serupa.
Preferensi dan Pola Konsumsi Halal: Studi Komparatif pada Masyarakat Muslim di Thailand dan Indonesia Phuengla, Natticha; Rohman, Nanang Syaiful
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.10

Abstract

Penelitian ini membahas preferensi dan pola konsumsi makanan halal pada masyarakat Muslim di Thailand dan Indonesia dengan pendekatan komparatif. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perbedaan posisi umat Muslim di kedua negara, yaitu Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim dan Thailand sebagai negara dengan Muslim minoritas. Perbedaan tersebut memengaruhi akses terhadap makanan halal, tingkat kepercayaan terhadap sertifikasi halal, serta perilaku konsumen dalam memilih produk halal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan komparatif melalui studi pustaka (library research) menggunakan data sekunder dari jurnal ilmiah, buku, laporan resmi, dan dokumen lembaga halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi halal di Indonesia lebih terinstitusionalisasi karena didukung oleh norma sosial, budaya, dan sistem sertifikasi halal yang kuat. Sementara itu, di Thailand, konsumsi halal lebih bersifat adaptif dan kontekstual karena keterbatasan akses serta posisi Muslim sebagai kelompok minoritas. Faktor religiusitas, sosial budaya, ekonomi, aksesibilitas, dan sistem sertifikasi halal menjadi faktor utama yang memengaruhi perilaku konsumsi. Sistem sertifikasi halal yang kuat juga terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim dalam memilih makanan halal.
Jejak Diaspora Arab di Asia Tenggara: Studi Komparatif antara Indonesia dan Thailand Buaphrom, Kattika; Rohman, Nanang Syaiful
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehidupan dan interaksi sosial masyarakat Arab di Indonesia dan Thailand sebagai kelompok diaspora. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif serta teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Arab di Indonesia cenderung mengalami proses integrasi sosial yang lebih kuat dengan masyarakat lokal, didukung oleh kesamaan agama, sejarah migrasi yang panjang, serta tingkat penerimaan sosial yang tinggi. Sebaliknya, di Thailand, interaksi sosial masyarakat Arab cenderung lebih terbatas dan bersifat fungsional karena perbedaan agama dan budaya, serta tujuan migrasi yang lebih berorientasi pada ekonomi. Meskipun demikian, terdapat persamaan dalam pola kehidupan sosial, seperti peran agama Islam, nilai kekeluargaan, dan keterlibatan dalam kegiatan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan integrasi sosial diaspora sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial budaya dan tingkat penerimaan masyarakat lokal.
Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Penyusunan Soal Berbasis HOTS bagi Guru MAN 2 Model Medan Situmorang, Mulkan Andika; Hutagalung, Heriyawan; Nasution, Izmawal Pebriani
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.14

Abstract

Transformasi pendidikan menempatkan pembelajaran mendalam (deep learning) dan penguatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Namun, implementasi kedua pendekatan tersebut di tingkat satuan pendidikan masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam serta kemampuan menyusun asesmen berbasis HOTS. Kondisi serupa ditemukan di MAN 2 Model Medan, sehingga diperlukan kegiatan pendampingan yang tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual, tetapi juga meningkatkan keterampilan praktis guru dalam merancang pembelajaran dan instrumen evaluasi yang selaras dengan tuntutan kurikulum. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui pendampingan implementasi pembelajaran mendalam dan penyusunan soal berbasis HOTS. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, penyampaian materi, lokakarya penyusunan soal, pendampingan penyempurnaan produk, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, angket persepsi, dan penilaian terhadap hasil penyusunan soal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta dari 52,4 pada pre-test menjadi 82,7 pada post-test. Selain peningkatan pemahaman konseptual mengenai pembelajaran mendalam dan HOTS, sebagian besar peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menyusun indikator, stimulus, dan soal berbasis HOTS. Hasil angket juga menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai kegiatan relevan dengan kebutuhan pembelajaran serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengimplementasikan pembelajaran yang lebih bermakna di kelas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang mengintegrasikan penguatan konsep, praktik penyusunan asesmen, dan umpan balik terhadap hasil kerja peserta efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Temuan tersebut menegaskan pentingnya model pengembangan profesional guru yang berkelanjutan untuk mendukung implementasi pembelajaran mendalam dan asesmen berbasis HOTS di lingkungan sekolah.
Inovasi Edukasi dengan Film dalam Upaya Kemandirian dan Kesehatan Mental Masyarakat Dusun Ngepet, Bantul, DIY Fetri Aliza, Novia; Vebrynda, Rhafidilla; Zaki, Qomaruddin
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.03.04

Abstract

Kesehatan mental telah menjadi isu global yang krusial, termasuk di Indonesia, di mana anak-anak, perempuan dan remaja menjadi kelompok yang paling rentan. Minimnya pengetahuan masyarakat pedesaan dalam mengelola emosi, menjadi latar belakang utama pelaksanaan program ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental serta membangun kemandirian ekonomi pada masyarakat Dusun Ngepet, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah kolaboratif-partisipatif yang meliputi tahap persiapan, perencanaan, analisis kebutuhan, impelentasi tindakan dan evaluasi serta pemberian rekomendasi. Kegiatan inti pengabdian ini terdiri dari 3 program utama. Pertama pengenalan emosi dan edukasi kesehatan mental melalui inovasi pemutaran film animasi berjudul ‘inside out’ dan sesi psikoedukasi oleh psikolog. Kedua adalah pelaksanaan senam sehat sebagai upaya menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental serta memperkuat interaksi sosial antarwarga. Ketiga, pelatihan ekonomi kreatif melalui workshop pembuatan kerajinan tangan dari manik-manik untuk menumbuhkan keterampilan wirausaha sejak dini. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan pemahaman peserta mengenai pengelolalaan emosi serta pentingnya kesejahteraan psikologis. Meskipun terdapat kendala teknis terkait manajemen waktu dan jadwal, program ini berhasil meletakkan dasar kesadaran kesehatan mental bagi peserta. Sebagai rekomendasi, diharapkan kegiatan serupa dapat diintegrasikan dengan kegiatan rutin dusun untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Analisis Penggunaan Media Audio Visual dalam Mengembangkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa SDN 108 Moncongloe Homebase Aisyah; Putri, Rizkyanti; Elistiana; Febriyani, Nur Amna; Hikaya, Nabila; Gedde, Rahmawati Deran; Bakar, Ince Prabu Setiawan
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.03.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media audio visual dalam meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar kelas IVA, IVB, VA, dan VB di SDN 108 Moncongloe Homebase. Latar belakang penelitian ini adalah masih belum optimalnya penerapan PHBS pada siswa yang terlihat dari kebiasaan kurang disiplin mencuci tangan menggunakan sabun, membuang sampah pada tempatnya, serta kurangnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Selain itu, pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah membuat siswa kurang aktif, cepat bosan, dan kurang memahami materi secara mendalam. Oleh karena itu, digunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi pada tahap sebelum, selama, dan setelah kegiatan edukasi menggunakan media audio visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku PHBS siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mulai membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat setelah mendapatkan pembelajaran melalui video edukatif dan demonstrasi sederhana di kelas. Siswa terlihat lebih antusias, lebih mudah memahami materi, serta lebih mampu menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi, sebanyak 73,86% siswa telah menerapkan PHBS, sedangkan 26,14% masih belum konsisten. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan PHBS siswa sekolah dasar meskipun tetap diperlukan pembiasaan penguatan dan pendampingan secara berkelanjutan dari guru agar seluruh siswa dapat menerapkan PHBS secara optimal dalam lingkungan sekolah.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Flipcards Digital Berbantuan Genially terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X-3 MAN 1 Medan Mardiah, Siti; Sihotang, Sabrina Erisa Aulia; Almas, Khairunnisa Umi; Zahara, Dwi Atika; Sianturi, Rejosu Vanhot; Yuni, Revita
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.03.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis flipcards digital berbantuan Genially terhadap motivasi belajar siswa kelas X-3 MAN 1 Medan pada mata pelajaran Ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana untuk menganalisis hubungan dan besarnya pengaruh media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Sebelum analisis dilakukan, data terlebih dahulu diuji melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, heteroskedastisitas, dan linearitas guna memastikan kelayakan instrumen dan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis flipcards digital berbantuan Genially berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Temuan tersebut ditunjukkan oleh nilai t-hitung sebesar 6,035 yang lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,7011 dengan tingkat signifikansi 0,000 <0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,801 mengindikasikan bahwa peningkatan penggunaan media pembelajaran diikuti oleh peningkatan motivasi belajar siswa. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,565 menunjukkan bahwa 56,5% variasi motivasi belajar siswa dapat dijelaskan oleh penggunaan media pembelajaran tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa media flipcards digital berbantuan Genially merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
Strategi Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa Kelas V di SDN Daan Mogot 1 Kota Tangerang Ibtisam, Virli; Mawardi; Rini, Candra Puspita
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.03.07

Abstract

Abstract The early cultivation of environmental awareness characters is a crucial pillar in maintaining ecosystem sustainability and creating a healthy school culture. This study aims to analyze the strategies for forming environmental awareness characters in fifth-grade students at SDN Daan Mogot 1, Tangerang City, and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. A qualitative descriptive field approach (case study) was employed as the research design. Primary data were gathered through in-depth interviews with the fifth-grade homeroom teacher (Mrs. Siti Purwanti, S.Pd) and student representatives, while secondary data were collected via daily observations of the school environment and administrative documentation of the Adiwiyata program. The data analysis technique applied the interactive model by Miles and Huberman, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicated that SDN Daan Mogot 1 Tangerang implemented integrative strategies including the incorporation of ecological values into the Merdeka Curriculum, daily cultural habituation (such as waste segregation and classroom duty rosters), exemplary behavior (uswah hasanah) from educators, and the provisioning of supportive physical green infrastructure. The primary supporting factors identified were the structured school Adiwiyata policy and high teacher commitment, whereas the inhibiting factors included the limitation of students' behavioral consistency when outside the school environment and the sociological influence of peer groups. This study recommends the necessity of strengthening partnership synergy between the school and parents to ensure the continuity of environmental value internalizations at home. Keywords: Character of Environmental Care, Habituation Strategy, Merdeka Curriculum, Elementary School. Abstrak Pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini merupakan pilar penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan menciptakan budaya sekolah yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Daan Mogot 1 Kota Tangerang, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif lapangan (studi kasus). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru kelas V (Ibu Siti Purwanti, S.Pd) dan perwakilan siswa, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui observasi harian lingkungan sekolah dan dokumentasi administratif kegiatan Adiwiyata. Teknik analisis data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Daan Mogot 1 Kota Tangerang menerapkan strategi integratif melalui pemanfaatan Kurikulum Merdeka, pembiasaan harian (seperti pemilahan sampah dan piket kelas), keteladanan (uswah hasanah) dari tenaga pendidik, serta penyediaan sarana prasarana penunjang lingkungan. Faktor pendukung utama adalah kebijakan Adiwiyata sekolah yang terstruktur dan komitmen guru, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan konsistensi perilaku siswa saat berada di luar lingkungan sekolah serta pengaruh sosiologis kelompok sebaya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sinergi kemitraan antara pihak sekolah dan orang tua siswa untuk menjamin kesinambungan internalisasi nilai peduli lingkungan di rumah. Kata Kunci: Karakter Peduli Lingkungan, Strategi Pembiasaan, Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar.
Bahasa Gaul Generasi Alfa di Desa Kabregan: Negosiasi Identitas, Praktik Kebahasaan, dan Implikasi Sosiolinguistik Taqiyan, Muhamad; Rani Rahmasari; Aisya Kurniawati; Aprilia Esa Suwandi; Fanie Yuniar Khrismonita
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.15

Abstract

Perkembangan media sosial telah memperluas ruang perjumpaan antarragam bahasa dan mempercepat sirkulasi kosakata di kalangan anak-anak. Dalam konteks tersebut, penggunaan bahasa gaul oleh Generasi Alfa tidak hanya berkaitan dengan pilihan kosakata, tetapi juga dengan cara anak membangun keakraban, menyesuaikan diri dengan lingkungan pergaulan, dan menegosiasikan gaya komunikasi dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk bahasa gaul yang digunakan Generasi Alfa di Desa Kabregan, mengidentifikasi motivasi penggunaannya, serta menganalisis implikasinya terhadap praktik kebahasaan dalam lingkungan sosial setempat. Penelitian menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap penggunaan bahasa gaul dalam interaksi anak-anak dan wawancara dengan subjek penelitian, kemudian dianalisis melalui tahapan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga kecenderungan bentuk bahasa gaul, yaitu modifikasi kosakata bahasa Indonesia, penggunaan dan adaptasi kosakata bahasa Inggris yang beredar melalui media sosial, serta pemendekan atau pembentukan bentuk ringkas dari kosakata bahasa Indonesia. Penggunaannya berkaitan dengan pertimbangan kepraktisan, penerimaan sosial, serta kebutuhan ekspresif dalam interaksi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bahasa gaul berfungsi bukan semata-mata sebagai bentuk pemendekan bahasa, melainkan sebagai sumber daya kebahasaan yang memungkinkan penutur menyesuaikan bentuk tuturan dengan konteks, relasi sosial, dan tujuan komunikasi. Dalam perspektif sosiolinguistik, penggunaan bahasa gaul karena itu perlu dipahami secara kontekstual, bukan semata-mata sebagai penyimpangan dari bahasa baku. Namun, intensitas penggunaannya juga menunjukkan adanya potensi perubahan pola pilihan bahasa dalam relasi antargenerasi, terutama ketika bahasa gaul mulai memasuki ranah komunikasi yang sebelumnya didominasi bahasa Jawa.
Pelatihan Fikih Media Sosial untuk Penguatan Kewargaan Digital Islami dan Moderat bagi Guru Jenjang Pendidikan Dasar di Kabupaten Malang Anam, Faris Khoirul; Ikhsan, M. Alifudin; Thoriq, Muhammad Ahsan; Mawarti, Rista Ayu; Fauzi, Moh. Fery; Muzdalifah, Zahrotul
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.03.03

Abstract

Perkembangan media sosial yang semakin masif telah memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan pendidikan, termasuk dalam proses pembelajaran dan interaksi sosial guru serta peserta didik. Namun, tingginya intensitas penggunaan media sosial belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai etika digital dan fikih media sosial. Kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan seperti penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, rendahnya budaya tabayyun, paparan konten radikal, serta lemahnya penguatan nilai-nilai moderasi beragama di ruang digital. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman guru mengenai fikih media sosial, meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis deep learning, serta membangun ekosistem kewargaan digital yang islami dan moderat. Kegiatan dilaksanakan pada delapan sekolah yang tergabung dalam Sub Rayon 33 Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dengan melibatkan 40 guru sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan workshop, serta evaluasi dan pendampingan. Kegiatan pelatihan mencakup penguatan konsep fikih media sosial, pengembangan pembelajaran berbasis deep learning, dan produksi konten digital edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai etika bermedia sosial, kemampuan mengembangkan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan fikih media sosial, serta terbentuknya komunitas praktik sebagai wadah kolaborasi antar guru. Selain itu, program menghasilkan berbagai produk edukatif digital yang mendukung penguatan budaya digital sekolah yang islami dan moderat. Program ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.