cover
Contact Name
Mochamad Ighfir Sukardi
Contact Email
gramaswara@gmail.com
Phone
+6285331738771
Journal Mail Official
gramaswara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Veteran Malang, Indonesia.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2807369X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.gramaswara
Jurnal GRAMASWARA bergerak dalam bidang pendidikan, bahasa, sastra, budaya, dan seni. Jurnal GRAMASWARA mewadahi berbagai artikel ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan, bahasa, sastra, budaya, dan seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 127 Documents
Transformasi Digital sebagai Solusi Preventif dalam Menjawab Tantangan Eksistensi Kesenian Bantengan Sumberputih di Era 4.0 Rizal, Maulfi Syaiful; Rohman, Muh. Fatoni; Zakiyah, Millatuz; Wijayanti, Jamila; Ainurohma, Intan; Azzahra, Ayshaputri Raihana; Setyabudi, Fiona Benita; Falianty, Donna Zavira
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.08

Abstract

Bantengan, as one of the cultural heritages of Sumberputih Village, Wajak District, Malang Regency, faces serious challenges in the digital era due to the declining interest of the younger generation and the lack of documentation and promotion. This study aims to provide preventive solutions through digital transformation programs as part of Community Service activities. The research employed a qualitative method with a limited ethnographic approach, including literature review, observation, and interviews with Bantengan art practitioners. The findings show that digital transformation can be realized through several innovative products, namely the Suarasa Budaya podcast, the Langgam Sumberputih website, the Warisan Budaya Lereng Semeru e-book, and the Denyut Bantengan di Jantung Sumberputih documentary video. These four strategies complement each other in documenting, promoting, and educating the public about the cultural values of Bantengan. Thus, digitalization not only expands its promotion reach to national and international levels but also serves as a medium for empowerment and preservation of local culture to remain relevant and sustainable amid globalization.
Inovasi Digital dalam Penguatan Identitas Budaya Lokal: Digitalisasi Tradisi Pawonan di Kampung Budaya Polowijen, Kota Malang erawanto, very; Fajar, Yusri; Khoirel Abidah, Nudya Kuntum; Hikmawati, Rosyidatul
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.09

Abstract

Abstract This research explores digital innovation in strengthening local cultural identity through the digitization of the Pawonan tradition at the Polowijen Cultural Village (KBP) in Malang City. The study focuses on implementing a digital catalog as a strategy to document, promote, and preserve Pawonan as an intangible cultural heritage. The aim is to create a structured, accessible, and participatory digital documentation system to enhance the tradition’s visibility, tourism appeal, and sustainability. Using a participatory-collaborative method based on Asset-Based Community Development (ABCD), the research actively involved the community as subjects in cultural mapping, audiovisual documentation, and digital catalog design. The results demonstrate that the developed digital catalog successfully integrates multimedia data (text, photos, videos) with philosophical narratives of the Pawonan tradition in a bilingual format (Indonesian-English), improving public accessibility and awareness of the cultural heritage. This research contributes by providing an adaptive cultural digitization model for local communities, supporting technology-based preservation, and reinforcing cultural identity in a modern context. Keywords: Cultural Digitization; Digital Catalog; Pawonan Tradition; Polowijen Cultural Village; Cultural Preservation
Revitalisasi Tradisi Lisan Macapat di Desa Sawahan Kecamatan Turen Kabupaten Malang efrizal, efrizal; Setyanto, Aji; Prihandari, Ismi; Dewi, Fitriana Puspita
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.10

Abstract

In the Law on Cultural Advancement, it is stipulated that the object of cultural advancement as a cultural element that is the main target in efforts to advance national culture includes various forms of cultural expression, ranging from oral and written forms, to traditional practices and knowledge. Macapat is one of the oral traditions in the form of poetry that has strong roots in Javanese culture. Macapat is not only a form of poetry that is sung, but also a carrier of cultural values, history, and moral teachings that are preserved by Javanese society from generation to generation. The preservation efforts carried out in the Community Service Program consist of four things, namely: 1) Increasing the understanding of the Sawahan village community, especially the younger generation regarding the Macapat oral tradition, including history, philosophical meaning, types of pupuh, and the noble values ??contained therein; 2) Increasing public appreciation of the Macapat oral tradition as an important part of Javanese cultural heritage; 3) Increasing active participation of the community, especially the younger generation, in preserving and developing the Macapat oral tradition through relevant and interesting activities; 4) Documenting and promoting the Macapat oral tradition, and promoting it to the wider community through both conventional and digital media.
Cara Komunikasi Menunjukan Kualitas Diri : Membangun Branding Positif di SMK Muhammadiyah 04 Boyolali dian p, andika; rosalia putri, Anita; Nurul Aini, Anita; Yoshio, Ananda; Intan Lukmana, Dhefi
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.11

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas komunikasi siswa sebagai dasar pembentukan branding positif di SMK Muhammadiyah 04 Boyolali. Latar belakang kegiatan ini berdasarkan kebutuhan sekolah untuk membekali siswa dengan kemampuan komunikasi yang baik agar mampu menunjukkan kualitas diri, baik dalam lingkungan akademik maupun sosial. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif yang menggabungkan penyampaian materi, studi kasus, dan pelaksanaan kuis tanya jawab secara langsung untuk mengukur pemahaman peserta secara realtime. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X Farmasi 2 yang menjadi target pembentukan karakter dan citra positif sekolah. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai prinsip komunikasi efektif, kemampuan menyampaikan pesan dengan percaya diri, serta kesadaran pentingnya membangun citra diri melalui perilaku komunikasi yang santun dan bijak. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa metode interaktif dan kuis langsung efektif dalam mendorong keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman, serta menumbuhkan motivasi untuk menerapkan komunikasi berkualitas dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan kemampuan komunikasi sebagai landasan terbentuknya branding positif di lingkungan sekolah
Pengembangan Kualitas dan Citra Batik Singosari Menuju Produk Kreatif yang Berdaya Saing Indrowaty, Sri Aju -; Rahmawati, Femi Eka; Miranti, Yang Nadia
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.12

Abstract

Perkembangan batik pada decade saat ini sedang bertumbuh dengan subur diberbagai tempat diwilayah Indonesia. Masing-masing daerah berusaha memunculkan kekhasan wilayahnya dalam rupa warna motif batik masing-masing. Begitupun para pengrajin batik Singosari di Kabupaten Malang yang berusaha memunculkan kekhasan motif batiknya untuk dapat bersaing di pasaran dan bersaing dengan berbagai produk batik dari wilayah lain. Banyaknya persaingan akan produk batik ini tentunya memacu para pegiat seni berkreasi lebih untuk membuat ragam kreasi lain tanpa meninggalkan teknik dan esensi dari seni batik itu sendiri. Dari fenomena perkembangan batik saat ini serta permasalahannya kegiatan ini mengupayakan untuk membantu para pengrajin batik Singosari dalam menumbuhkan pekerjaan dibidang seni yang lebih untuk Masyarakat Singosari agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya para pengrajin batik dan sebagai usaha meningkatkan infrastruktur perkembangan batik menuju industri seni tradisi yang lebih berdaya saing melalui inovasi-inovasi ragam motif batik khas Singosari. Kegiatan ini diupayakan untuk meningkatkan sumberdaya manusia pembatik Singosari dalam perencanaan desain motif dan aplikasinya dalam rupa produk yang lebih bervariatif dengan tetap mempertimbangkan unsur budaya dan filosofis batik sebagai paramaternya. Perancangan bentuk dan desain motif batik yang dapat dikembangkan menjadi alternatif souvenir berbasis batik, serta merancang desain kemasan yang dapat meningkatkan citra batik agar mempunyai nilai tinggi dan lebih berkarakter.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Media Pembelajaran Ramah Inklusi di Sekolah Islam Terpadu Maulia, Afrina; Nia Budiana; Lidya Aulia
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.01

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru SDIT Ahmad Yani Malang dalam memanfaatkan teknologi buatan AI untuk pembuatan media pembelajaran ramah inklusi. Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut guru untuk mampu merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif kepada keberagaman kebutuhan peserta didik, khususnya peserta didik berkebutuhan khusus yang memerlukan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. AI memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran inklusi karena mampu membantu guru melakukan diferensiasi materi, penyederhanaan konten, visualisasi konsep abstrak, serta penyajian media pembelajaran yang lebih variatif dan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing peserta didik. Namun, berdasarkan observasi awal di SDIT Ahmad Yani, sebagian besar guru belum memiliki literasi dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan AI secara pedagogis untuk mengembangkan media pembelajaran yang ramah inklusi. Kegiatan pengabdian ini dirancang dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pengenalan konsep AI dalam pendidikan inklusi serta praktik pengembangan media pembelajaran berbasis AI dengan melibatkan seluruh guru SDIT Ahmad Yani sebagai peserta utama melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Kata kunci: artificial intelligence, media pembelajaran, inklusi, diferensiasi pembelajaran, SDIT Ahmad Yani
Building a Literate and Character-Oriented Generation through Cultural Narratives: A Community-Based Literacy Program in Rejoyoso Village, Malang Hapsari, Dyah Eko; Wulandari, Istiqomah; Purwaningtyas, Isti; Fatimah, Fatimah
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.02

Abstract

This community service program, organized by the lecturers and students of the Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya, in collaboration with KCC Galeri Kreatif, was designed to strengthen children’s cultural literacy through several strategic activities. First, a children’s literature workshop for volunteers focused on enhancing their competence in assisting children with reading stories in creative and interactive ways. Second, a creative writing training for children was conducted to encourage them to express reflections on noble values found in children’s literature through poems, short summaries, and simple visual works. Third, a literacy festival served as a space for appreciation and expression, where children showcased their literary works through folktale reading, storytelling, poetry recitation, and exhibitions of reflective creations. Finally, the management of a mini library was carried out by organizing the collection by genre and implementing simple cataloging to provide structured access to reading materials. Altogether, these programs are expected to foster reading interest, strengthen cultural literacy, and cultivate children’s creativity within a community-based learning ecosystem.
Mentality Approach dalam Implementasi Kebijakan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyrakat Anggi Hawarnia; Zaili Rusli; Dadang Mashur
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.03

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kota Pekanbaru, khususnya pada penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), menggunakan pendekatan mentality approach Yulianto Kadji, 2016. Pendekatan ini menitikberatkan pada dimensi sikap, perilaku, dan tanggung jawab aparatur sebagai faktor penentu keberhasilan kebijakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif untuk memahami fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, implementasi kebijakan ketertiban umum di Kota Pekanbaru belum berjalan secara optimal. Pada aspek sikap, aparatur telah melaksanakan tugas secara rutin, namun belum sepenuhnya konsisten dan tegas dalam penegakan aturan. Pada aspek perilaku, terdapat variasi dalam penerapan nilai dan kode etik, sehingga penegakan kebijakan cenderung bersifat temporer dan tidak berkelanjutan. Sementara itu, pada aspek tanggung jawab, pelaksanaan tugas masih didominasi oleh pemenuhan kewajiban administratif dan belum sepenuhnya berorientasi pada hasil yang efektif. Faktor lain seperti rendahnya kesadaran masyarakat, dominasi kepentingan ekonomi PKL, serta perilaku konsumen yang masih mendukung aktivitas di area terlarang turut memengaruhi efektivitas kebijakan. Berdasarkan hasil penelitian diketahu bahwa, diperlukan penguatan mentalitas aparatur melalui pembinaan yang sistematis, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pendekatan kebijakan yang lebih persuasif, partisipatif, dan solutif, termasuk penyediaan lokasi alternatif bagi PKL. Dengan demikian, implementasi kebijakan ketertiban umum diharapkan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mampu menciptakan ketertiban yang berkelanjutan dan berkeadilan. Kata kunci: Mentality Approach; Implementasi Kebijakan; Pedagang Kaki Lima Abstract This study aims to analyze the implementation of public order and community peace policies in the city of Pekanbaru, specifically regarding the management of street vendors, using Yulianto Kadji’s (2016) mentality approach. This approach emphasizes the dimensions of attitude, behavior, and responsibility of public officials as determining factors for policy success. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed inductively to understand the phenomena occurring in the field. The research results indicate that the implementation of public order policies in the city of Pekanbaru has not yet been optimal. In terms of attitude, officials have carried out their duties routinely, but have not been fully consistent and firm in enforcing regulations. In terms of behavior, there are variations in the application of values and codes of ethics, so that policy enforcement tends to be temporary and unsustainable. Meanwhile, in terms of responsibility, the execution of duties is still dominated by the fulfillment of administrative obligations and is not yet fully oriented toward effective results. Other factors, such as low public awareness, the dominance of street vendors’ economic interests, and consumer behavior that continues to support activities in restricted areas, also affect the effectiveness of the policy. Based on the research findings, it is evident that strengthening the mindset of public officials through systematic training, enhancing institutional capacity, and adopting a more persuasive, participatory, and solution-oriented policy approach including the provision of alternative locations for street vendors is necessary. Thus, the implementation of public order policies is expected not only to be repressive but also to foster sustainable and equitable order. Keywords: Mentality Approach; Policy Implementation; Street Vendors
Peran Etika Profesi Guru dalam Membentuk Motivasi Belajar Siswa di Era Digital Misran; Zahratun Halimah; Maulida Fitriani; Saskya Delsalsa
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.04

Abstract

Pesatnya perkembangan era digital menempatkan guru pada posisi yang menantang, di mana etika profesi mereka senantiasa diamati oleh masyarakat maupun siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana etika profesi guru memengaruhi motivasi belajar siswa dalam lingkungan yang didorong oleh teknologi. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, data dikumpulkan dari basis data akademik yang kredibel dan dianalisis melalui analisis isi secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas, keadilan, dan keterampilan komunikasi digital seorang guru merupakan hal mendasar dalam membangun kepercayaan dan keamanan psikologis siswa. Pembahasan menekankan bahwa persepsi positif siswa terhadap profesionalisme guru secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik, sedangkan pelanggaran etika dapat menyebabkan penurunan keterlibatan akademik. Sebagai kesimpulan, fondasi etika yang kuat bukan sekadar kebutuhan formal, melainkan sarana strategis untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang inspiratif dan transformatif di era modern.
Pendampingan Psikososial Berbasis Edukasi Kebahasaan: Membangun Budaya Siaga Bencana Melalui Metode Menulis Ekspresif di Wilayah Terdampak Banjir Liasna, Tanita; Nucifera, Prima
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.05

Abstract

Masyarakat di wilayah terdampak banjir di Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Manyak Peyed, Aceh Tamiang umumnya masih berfokus pada pemulihan fisik dan ekonomi pascabencana, sementara aspek psikososial belum mendapat perhatian memadai. Salah satu solusi yang diberikan untuk memperbaiki aspek psikososial masyarakat adalah menggunakan terapi menulis ekspresif. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan psikososial masyarakat terdampak banjir melalui integrasi pendekatan psikologis dan edukasi kebahasaan, terutama dengan penerapan metode menulis ekspresif. Manfaat kegiatan ini yaitu memberikan dampak berkelanjutan berupa peningkatan kapasitas individu, penguatan literasi, serta terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh dan siap menghadapi kemungkinan bencana di masa depan. hDalam kegiatan ini, para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pendampingan psikososial dengan memanfaatkan penulisan ekspresif dengan media Jurnal Cerita dan Perasaan. Para peserta sangat bersemangat saat jurnal dibagikan dan saat mengisi satu persatu halaman pada jurnal. Hasil tulisan menunjukkan para peserta masih begitu mengingat jelas kejadian demi kejadian yang terjadi pada saat banjir bandang terjadi. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa masyarakat di Desa Seuneubok Baru, Kec. Manyak Payed, Kec. Aceh Tamiang membutuhkan pendampingan psikososial pascabanjir, terutama untuk anak-anak.

Page 12 of 13 | Total Record : 127