cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsps@unisba.ac.id
Phone
+6285211144661
Journal Mail Official
bcsps@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp: +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Psychology Science
ISSN : -     EISSN : 28282191     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3
Bandung Conference Series: Psychology Science (BCSPS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Psikologi dengan ruang lingkup sbb: Broken Home, Budaya Organisasi, Celebrity Worship, Delinkuensi, Dewasa Awal, Disiplin Kerja, Dukungan Sosial, Health belief, Interaksi Parasosial, Kemandirian Anak Usia Dini, Kematangan Karir, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Obesitas, Parasocial Relationship, Peak Performance, Pendidikan Karakter, Penyesuaian diri, Penyesuaian pernikahan, Pola Asuh, Prestasi Belajar, Psychological Well-Being, Religiusitas, Remaja Akhir, Self Esteem, Self regulation, Ta’aruf. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1255-1264" : 1 Documents clear
Peran Mindfulness dalam Memoderasi Hubungan Social Comparison dengan Stres Digital pada Pengguna Aktif TikTok: Studi Literatur Zahra Alfiyya Nasywa; Endah Nawangsih
Bandung Conference Series: Psychology Science 1255-1264
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v6i2.25095

Abstract

Abstract. Active TikTok users increasingly display digital stress associated with intensive exposure to other users' curated achievement and lifestyle content, a pattern closely linked to social comparison. This article synthesizes the theoretical and empirical relevance of social comparison, digital stress, and the potential moderating role of mindfulness among TikTok-using emerging adults through a literature review. Digital stress is conceptualized as a five-dimensional condition (availability stress, approval anxiety, fear of missing out, connection overload, online vigilance) with identifiable antecedents and consequences. Social comparison is examined through its ability- and opinion-comparison dimensions, with upward social comparison dominant on algorithm-driven platforms such as TikTok and linked to negative self-evaluation. Mindfulness is then discussed as a multidimensional self-regulatory capacity that may weaken this relationship through cognitive appraisal, antecedent-focused emotion regulation, and decentering. Although no study has directly tested mindfulness as a moderator of the social comparison-digital stress link among TikTok users, converging evidence from smartphone and social media research shows mindfulness consistently weakens negative digital impacts. The review concludes that mindfulness is theoretically coherent and empirically plausible as a protective mechanism, and proposes moderated regression analysis for future empirical testing. Abstrak. Pengguna aktif TikTok semakin menunjukkan tanda-tanda stres digital yang berkaitan dengan tingginya paparan terhadap konten pencapaian dan gaya hidup pengguna lain yang telah dikurasi, sebuah pola yang berasosiasi erat dengan social comparison. Artikel ini mensintesis relevansi teoretis dan empiris antara social comparison, stres digital, dan potensi peran moderasi mindfulness pada dewasa awal pengguna TikTok melalui kajian literatur. Stres digital dikonseptualisasikan sebagai kondisi lima dimensi (availability stress, approval anxiety, fear of missing out, connection overload, online vigilance) beserta faktor dan dampaknya. Social comparison dikaji melalui dimensi ability comparison dan opinion comparison, dengan upward social comparison sebagai pola dominan pada platform berbasis algoritma seperti TikTok dan berkaitan dengan evaluasi diri negatif. Mindfulness selanjutnya dibahas sebagai kapasitas regulasi diri multidimensional yang berpotensi melemahkan hubungan tersebut melalui cognitive appraisal, regulasi emosi yang bersifat antecedent-focused, dan decentering. Meskipun belum ada penelitian yang secara langsung menguji mindfulness sebagai moderator hubungan social comparison dan stres digital pada pengguna TikTok, bukti dari penelitian smartphone dan media sosial menunjukkan mindfulness secara konsisten melemahkan dampak negatif digital. Kajian ini menyimpulkan bahwa mindfulness koheren secara teoretis dan plausibel secara empiris sebagai mekanisme protektif, serta mengusulkan analisis regresi moderasi untuk pengujian empiris lanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 1