cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsps@unisba.ac.id
Phone
+6285211144661
Journal Mail Official
bcsps@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp: +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Psychology Science
ISSN : -     EISSN : 28282191     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3
Bandung Conference Series: Psychology Science (BCSPS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Psikologi dengan ruang lingkup sbb: Broken Home, Budaya Organisasi, Celebrity Worship, Delinkuensi, Dewasa Awal, Disiplin Kerja, Dukungan Sosial, Health belief, Interaksi Parasosial, Kemandirian Anak Usia Dini, Kematangan Karir, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Obesitas, Parasocial Relationship, Peak Performance, Pendidikan Karakter, Penyesuaian diri, Penyesuaian pernikahan, Pola Asuh, Prestasi Belajar, Psychological Well-Being, Religiusitas, Remaja Akhir, Self Esteem, Self regulation, Ta’aruf. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1165-1172" : 1 Documents clear
Gambaran Need to belong pada Individu Emerging adulthood Pengguna Media Sosial Jeconia Nasywa Pandita; Andhita Nurul Khasanah
Bandung Conference Series: Psychology Science 1165-1172
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v6i2.24724

Abstract

Abstract. Need to belong is one of the most fundamental psychological needs driving individuals to form and maintain positive, stable, and meaningful interpersonal relationships. This article examines need to belong as a fundamental psychological need in emerging adulthood and explains its relevance to social media use based on previous research. Using a literature review method, relevant scientific articles and theoretical books published mainly within the past ten years were descriptively analyzed to synthesize findings on the concept, aspects, factors, and impacts of need to belong. The results show that need to belong comprises the drive to affiliate with others and the need for social acceptance, shaped by a sense of identity, security, and orderliness, and producing broad effects on individuals' cognitive, emotional, and behavioral functioning. This need becomes increasingly salient during emerging adulthood alongside developmental tasks such as identity formation, autonomy, and intimacy, and its fulfillment is now largely facilitated through social media features such as likes, comments, and other forms of feedback. In conclusion, need to belong not only explains the dynamics of direct interpersonal relationships but also serves as a relevant theoretical framework for understanding broader psychological and social phenomena, including social media use among emerging adults. Abstrak. Need to belong merupakan salah satu kebutuhan psikologis paling mendasar yang mendorong manusia membentuk dan mempertahankan hubungan interpersonal yang positif, stabil, dan bermakna. Artikel ini mengkaji need to belong sebagai kebutuhan psikologis fundamental pada emerging adulthood serta menjelaskan relevansinya dalam konteks penggunaan media sosial berdasarkan penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review, dengan mengkaji artikel ilmiah dan buku teori yang relevan, terutama publikasi sepuluh tahun terakhir, yang dianalisis secara deskriptif untuk mensintesis temuan mengenai konsep, aspek, faktor, dan dampak need to belong. Hasil kajian menunjukkan bahwa need to belong tersusun atas dorongan untuk menjalin hubungan dengan orang lain dan kebutuhan akan penerimaan sosial, yang dipengaruhi oleh sense of identity, security, dan orderliness, serta memberikan dampak luas pada aspek kognitif, emosional, dan perilaku individu. Kebutuhan ini semakin relevan pada fase emerging adulthood seiring tugas perkembangan identitas, otonomi, dan keintiman, dan pemenuhannya kini banyak difasilitasi oleh media sosial melalui fitur seperti likes, komentar, dan umpan balik lainnya. Dapat disimpulkan bahwa need to belong tidak hanya menjelaskan dinamika hubungan interpersonal, tetapi juga menjadi kerangka teoritis penting untuk memahami perilaku penggunaan media sosial pada emerging adulthood.

Page 1 of 1 | Total Record : 1