cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsps@unisba.ac.id
Phone
+6285211144661
Journal Mail Official
bcsps@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp: +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Psychology Science
ISSN : -     EISSN : 28282191     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3
Bandung Conference Series: Psychology Science (BCSPS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Psikologi dengan ruang lingkup sbb: Broken Home, Budaya Organisasi, Celebrity Worship, Delinkuensi, Dewasa Awal, Disiplin Kerja, Dukungan Sosial, Health belief, Interaksi Parasosial, Kemandirian Anak Usia Dini, Kematangan Karir, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Obesitas, Parasocial Relationship, Peak Performance, Pendidikan Karakter, Penyesuaian diri, Penyesuaian pernikahan, Pola Asuh, Prestasi Belajar, Psychological Well-Being, Religiusitas, Remaja Akhir, Self Esteem, Self regulation, Ta’aruf. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "995-1002" : 1 Documents clear
Cinta di Era Algoritma: Tinjauan Naratif pada Fenomena Fictophilia Nasywa Annisa Salsabilla; Yunita Sari
Bandung Conference Series: Psychology Science 995-1002
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v6i2.24250

Abstract

Abstract. The rapid advancement of digital technology has intensified interactions with fictional characters, giving rise to fictophilia, a strong emotional and/or sexual attraction toward fictional characters. Despite growing scholarly interest, empirical evidence on its psychological impacts remains limited. This study reviewed empirical research on the psychological impacts of fictophilia using a narrative literature review based on Ferrari's framework. Literature was searched in Google Scholar, Springer Nature, and ScienceDirect. Articles were screened using predefined inclusion and exclusion criteria with Rayyan AI and synthesized thematically. Of 86 identified articles, four empirical studies met the inclusion criteria. The findings indicate that fictophilia is associated with attachment dynamics, influences romantic partner preferences, and may provide emotional closeness while partially fulfilling affective needs. However, relationships with fictional characters cannot replace the reciprocity, trust, and commitment found in human relationships. Evidence regarding the role of fictophilia in emotion regulation and coping also remains limited, highlighting the need for further research Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas interaksi individu dengan karakter fiksi sehingga memunculkan fenomena fictophilia, yaitu ketertarikan emosional dan/atau seksual yang kuat terhadap karakter fiksi. Meskipun semakin banyak dikaji, bukti empiris mengenai dampak psikologis fictophilia masih terbatas dan tersebar pada berbagai jenis media. Penelitian ini bertujuan meninjau penelitian terkait dampak psikologis fictophilia melalui pendekatan narrative literature review. Penelitian menggunakan metode narrative literature review dengan kerangka Ferrari. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar, Springer Nature, dan ScienceDirect. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan Rayyan AI, kemudian disintesis secara tematik. Dari 86 artikel yang diidentifikasi, empat artikel empiris memenuhi seluruh kriteria dan dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil sintesis menunjukkan bahwa fictophilia berkaitan dengan dinamika kelekatan, mempengaruhi preferensi pasangan romantis, serta berpotensi memberikan pengalaman kedekatan emosional dan memenuhi sebagian kebutuhan afektif. Meskipun demikian, hubungan dengan karakter fiksi belum mampu menggantikan aspek relasional yang bergantung pada resiprositas, kepercayaan, dan komitmen dalam hubungan antarmanusia. Selain itu, bukti empiris mengenai peran fictophilia dalam regulasi emosi dan coping masih terbatas sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut yang menguji kedua aspek tersebut secara langsung.

Page 1 of 1 | Total Record : 1