cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsps@unisba.ac.id
Phone
+6285211144661
Journal Mail Official
bcsps@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp: +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Psychology Science
ISSN : -     EISSN : 28282191     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3
Bandung Conference Series: Psychology Science (BCSPS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Psikologi dengan ruang lingkup sbb: Broken Home, Budaya Organisasi, Celebrity Worship, Delinkuensi, Dewasa Awal, Disiplin Kerja, Dukungan Sosial, Health belief, Interaksi Parasosial, Kemandirian Anak Usia Dini, Kematangan Karir, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Obesitas, Parasocial Relationship, Peak Performance, Pendidikan Karakter, Penyesuaian diri, Penyesuaian pernikahan, Pola Asuh, Prestasi Belajar, Psychological Well-Being, Religiusitas, Remaja Akhir, Self Esteem, Self regulation, Ta’aruf. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1485-1492" : 1 Documents clear
Hubungan Strategi Belajar Menghadapi Ujian dengan Stres Akademik pada Siswa SMP Alifya Sukma Noor Islami; Dewi Rosiana; Tia Inayatillah
Bandung Conference Series: Psychology Science 1485-1492
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v6i2.25969

Abstract

Abstract. Bullying in higher education is a form of interpersonal trauma that can have serious consequences for students' mental health, including prolonged anger, resentment, and difficulties in the forgiveness process. Forgiveness is essential to prevent the long-term psychological consequences of traumatic experiences, and one psychological factor that may facilitate forgiveness is post-traumatic growth (PTG). This study aimed to examine the effect of post-traumatic growth on forgiveness among university students who have experienced bullying. The study employed a quantitative approach using a predictive correlational design. A total of 122 university students with experiences of bullying were selected through purposive sampling. The instruments used were an adapted version of the Post-Traumatic Growth Inventory (PTGI) based on the theory of Tedeschi and Calhoun, and the Transgression-Related Interpersonal Motivations (TRIM-18) scale based on McCullough's theory. The categorization results indicated that both post-traumatic growth and forgiveness were at high levels. The findings revealed a positive and significant effect of post-traumatic growth on forgiveness (B = 0.332, p < .001, and R2 = 0.125), with post-traumatic growth accounting for 12.5% of the variance in forgiveness. These findings suggest that higher levels of post-traumatic growth are associated with higher levels of forgiveness among university students who have experienced bullying. Therefore, post-traumatic growth serves as an important psychological factor that facilitates the forgiveness process among victims of bullying in higher education Abstrak. Perundungan di perguruan tinggi merupakan bentuk trauma interpersonal yang berdampak serius terhadap kesehatan mental mahasiswa, termasuk munculnya kemarahan berkepanjangan, dendam, dan hambatan dalam proses pemaafan. Kemampuan pemaafan dibutuhkan agar dampak traumatis tidak berkelanjutan, dan salah satu faktor yang diduga dapat memfasilitasinya adalah post-traumatic growth (PTG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh post-traumatic growth terhadap pemaafan pada mahasiswa korban perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan predictive correlational design. Sampel diperoleh melalui teknik purposive sampling dengan jumlah 122 mahasiswa korban perundungan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi Post-traumatic growth Inventory (PTGI) yang didasari oleh teori Tedeschi & Calhoun dan skala Transregression-Related Interpersonal Motivation (TRIM)-18 yang didasari oleh teori Mccullough. Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa post-traumatic growth dan pemaafan berada pada kategori tinggi. Hasil uji menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan post-traumatic growth terhadap pemaafan (B = 0.332, p < 0.001, dan R2 = 0.125) dengan kontribusi sebesar 12.5% terhadap pemaafan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat post-traumatic growth yang dimiliki mahasiswa korban perundungan, maka semakin tinggi pula pemaafan, sehingga post-traumatic growth berperan sebagai salah satu faktor psikologis penting dalam memfasilitasi proses pemaafan pada korban perundungan di perguruan tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 1