cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsps@unisba.ac.id
Phone
+6285211144661
Journal Mail Official
bcsps@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp: +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Psychology Science
ISSN : -     EISSN : 28282191     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3
Bandung Conference Series: Psychology Science (BCSPS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Psikologi dengan ruang lingkup sbb: Broken Home, Budaya Organisasi, Celebrity Worship, Delinkuensi, Dewasa Awal, Disiplin Kerja, Dukungan Sosial, Health belief, Interaksi Parasosial, Kemandirian Anak Usia Dini, Kematangan Karir, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Obesitas, Parasocial Relationship, Peak Performance, Pendidikan Karakter, Penyesuaian diri, Penyesuaian pernikahan, Pola Asuh, Prestasi Belajar, Psychological Well-Being, Religiusitas, Remaja Akhir, Self Esteem, Self regulation, Ta’aruf. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1173-1182" : 1 Documents clear
Studi Kontribusi Beban Kerja terhadap Cyberloafing pada Karyawan Perbankan Kota Bandung Nasywa Zhafirah; Ali Mubarak
Bandung Conference Series: Psychology Science 1173-1182
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v6i2.24821

Abstract

Abstract. High job demands in the banking sector may increase employees' tendency to engage in cyberloafing, defined as using the internet for non-work-related purposes during working hours and regarded as a form of workplace deviance. This study aimed to examine the contribution of workload to minor cyberloafing and serious cyberloafing among banking employees in Bandung City. A quantitative non-experimental approach with a one-way correlational and cross-sectional design was employed. A total of 144 banking employees were recruited using a convenience sampling technique. Workload was measured using the NASA Task Load Index (NASA-TLX), while cyberloafing was assessed using the Indonesian-adapted Cyberloafing Scale. Data were analyzed using simple linear regression. The results showed that most respondents reported high levels of workload and minor cyberloafing, whereas serious cyberloafing was generally low. Workload made a positive and significant contribution to minor cyberloafing (R² = 0.408, p < .001) and serious cyberloafing (R² = 0.153, p < .001). These findings indicate that increased workload is more strongly associated with minor cyberloafing than serious cyberloafing. Organizations are encouraged to manage workload more effectively, and future studies should examine additional factors influencing cyberloafing. Abstrak. Tingginya tuntutan kerja pada sektor perbankan berpotensi meningkatkan kecenderungan karyawan menggunakan internet untuk kepentingan di luar pekerjaan (cyberloafing), yang dipandang sebagai bentuk workplace deviance. Penelitian ini bertujuan mengetahui kontribusi beban kerja terhadap minor cyberloafing dan serious cyberloafing pada karyawan perbankan di Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional satu arah dan metode cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 144 karyawan perbankan yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Beban kerja diukur menggunakan NASA Task Load Index (NASA-TLX), sedangkan cyberloafing diukur menggunakan Cyberloafing Scale yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat beban kerja dan minor cyberloafing yang tinggi, sedangkan serious cyberloafing berada pada kategori rendah. Beban kerja berkontribusi positif dan signifikan terhadap minor cyberloafing (R² = 0,408; p < 0,001) dan serious cyberloafing (R² = 0,153; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan beban kerja lebih berkaitan dengan munculnya minor cyberloafing dibandingkan serious cyberloafing. Organisasi disarankan mengelola beban kerja secara lebih proporsional, sedangkan penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan faktor lain yang memengaruhi cyberloafing.

Page 1 of 1 | Total Record : 1