cover
Contact Name
Setyo Eko Atmojo
Contact Email
setyoekoatmojo@yahoo.co.id
Phone
+6285225998365
Journal Mail Official
setyoekoatmojo@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl PGRI 1 Sonosewu No 117 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an
ISSN : 2338980X     EISSN : 25024264     DOI : DOI : 10.31316/esjurnal.v9i2.3231
Core Subject : Education,
Elementary School : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran ke-SD-an published scientific paper of the research result and literature review in the scope of elementary education and learning. Elementary School : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran ke-SD-an publishes scientific writings from the literature and the results of research in the scope of elementary education and learning. With the research subject of students in the I-VI Elementary School and primary teacher Education undergraduate students in Mathematics, Indonesian Language, Natural Sciences, Science Social and Civics. Each text sent will be reviewed by reviewer partners who are specifically asked for their fields.
Articles 524 Documents
Analisis Penguatan Dimensi Kreatif Profil Pelajar Pancasila Melalui Pembelajaran SBdP Di Sekolah Dasar Studi Literatur Trimeila Rosa; Nabilla; Neha Nadya; Revika; Jane Arantika
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4827

Abstract

Penguatan dimensi kreatif Profil Pelajar Pancasila merupakan bagian penting dari implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di Sekolah Dasar yang berorientasi pada proses penciptaan karya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran yang efektif dalam penguatan dimensi kreatif tersebut serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA dengan analisis isi terhadap 12 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025 dan diperoleh melalui Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Project Based Learning (PjBL) merupakan strategi utama yang terbukti efektif meningkatkan kreativitas siswa, didukung oleh keterlibatan aktif peserta didik, peran guru sebagai fasilitator, kesesuaian karakteristik PjBL dengan pembelajaran SBdP, serta dukungan institusional sekolah. Adapun hambatan utama meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, minimnya sarana dan prasarana, kompetensi guru yang tidak linier dengan bidang seni, pola pembelajaran teacher-centered, dan tantangan pembelajaran daring. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang menggambarkan keterkaitan antara PjBL, keterlibatan aktif siswa, eksplorasi ide, dan penguatan dimensi kreatif, yang dapat menjadi acuan bagi guru, sekolah, dan pengembang kurikulum dalam merancang pembelajaran SBdP yang mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Analisis Validitas Media Game Edukasi Berbasis Zep Quiz Untuk Pembelajaran Sains Di Sekolah Dasar Ayum Ely Acicha; Ina Agustin; Sita Isna Malyuna
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4829

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPT SD Negeri Gedongombo 1 Tuban melatarbelakangi perlunya inovasi media pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis tingkat kevalidan media game edukasi berbasis Zep Quiz pada materi wujud benda. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen lembar validasi yang dinilai oleh tiga pakar, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Data kuantitatif dari skor penilaian kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa media game edukasi berbasis Zep Quiz memenuhi kriteria kelayakan yang sangat tinggi dengan rata-rata persentase gabungan mencapai 93,67% sehingga dikategorikan "Sangat Valid". Secara teperinci, aspek desain media memperoleh nilai 96%, aspek materi sebesar 89%, dan aspek bahasa meraih 96%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media game edukasi berbasis Zep Quiz terbukti valid secara ilmiah serta layak digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran IPAS berbasis gamifikasi di sekolah dasar.
Analisis Tingkat Kevalidan Media Fadizle (Flashcard Digital Quizlet) Kosakata Bahasa Indonesia Kelas II SD Zuhara Tri Adillah; Iis Daniati Fatimah; Ina Agustin
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4831

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat menuntut guru untuk inovatif dalam menyajikan media pembelajaran yang efektif dan sesuai karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kevalidan media FADIZLE (Flashcard Digital Quizlet) pada pembelajaran kosakata Bahasa Indonesia kelas II SD. Keunggulan media FADIZLE dibandingkan flashcard digital terdahulu terletak pada integrasi fitur interaktif Quizlet (mode belajar, cocokkan, kuis) yang berbasis cloud sehingga dapat diakses kapan saja, serta kesesuaiannya dengan Kurikulum Merdeka Fase A. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan rancangan studi validasi digunakan. Data diperoleh dari tujuh validator (2 ahli materi, 3 ahli bahasa, 2 ahli media) melalui lembar validasi skala Likert (1–5). Validitas instrumen dianalisis menggunakan Aiken’s V. Hasil validasi menunjukkan aspek materi 84,7%, aspek bahasa 97,8%, dan aspek media 95,8%, dengan rata-rata keseluruhan 92,8% (sangat valid). Uji Aiken’s V menghasilkan koefisien rata-rata 0,90 (sangat tinggi). Media FADIZLE dinyatakan sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran kosakata Bahasa Indonesia kelas II SD.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Kincir Air Penghasil Cahaya Pada Materi Perubahan Energi Di Sekolah Dasar Hema Sintiya Diana Putri; Sri Cacik; Wendri Wiratsiwi
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4835

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap konsep perubahan energi serta belum tersedianya media yang menarik dan inovatif. Pembelajaran yang bersifat abstrak menyebabkan siswa kesulitan memahami konsep secara konkret. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan media pembelajaran kincir air penghasil cahaya pada topik perubahan energi di kelas IV sekolah dasar sebagai landasan pengembangan media. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas dan 16 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan media pembelajaran hanya bertumpu pada buku teks, siswa membutuhkan media pembelajaran yang mampu membangkitkan antusiasme, mendorong interaksi aktif, dan mampu memberikan pengalaman belajar secara langsung. Tidak hanya itu, guru juga membutuhkan media yang mudah digunakan dan sesuai dengan materi perubahan energi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis kebutuhan media dapat dijadikan dasar dalam pengembangan media kincir air penghasil cahaya pada tahap selanjutnya guna mendukung pembelajaran materi perubahan energi yang lebih nyata, interaktif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Best Practice Stasiun Eksplorasi Transformasi Pembelajaran IPAS Kelas III Melalui Sintaks PJBL Yang Terintegrasi Universal Design For Learning Amanda Khusnul Khotimah; Ahmad Annadzawil Arzaq; Serly Candra Valentina; Henry Januar Saputra; Fine Reffiane; Agil Wistyanto
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4837

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar memerlukan strategi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keragaman karakteristik peserta didik sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam proses belajar. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru sehingga partisipasi, kreativitas, dan hasil belajar siswa belum optimal. Penelitian best practice ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model Project Based Learning (PJBL) yang terintegrasi Universal Design for Learning (UDL) melalui pendekatan Stasiun Eksplorasi dalam pembelajaran IPAS kelas III serta menganalisis hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 23 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, penilaian hasil belajar, dan refleksi pembelajaran. Implementasi Stasiun Eksplorasi dilaksanakan melalui sintaks PJBL yang dipadukan dengan prinsip UDL berupa multiple means of engagement, representation, dan action-expression. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan partisipasi siswa, kemampuan bekerja sama, keterampilan komunikasi, dan hasil belajar pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi PJBL dan UDL melalui Stasiun Eksplorasi mampu menciptakan pembelajaran IPAS yang aktif, inklusif, dan bermakna bagi siswa kelas III sekolah dasar.
Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran IPAS Di Kelas III SD Nikmatur Rohimah; Nyamik Rahayu Sesanti; Mochammad Ali Yasin
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan murid pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) di kelas III SD Negeri Tanjungrejo 1. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 26 murid yang terdiri atas 15 laki-laki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning mampu meningkatkan keaktifan murid secara bertahap. Pada kondisi awal hanya 10 murid (38,46%) yang aktif, kemudian meningkat menjadi 15 murid (57,69%) pada siklus satu dan mencapai 23 murid (88,46%) pada siklus dua. Selain itu, murid mununjukkan peningkatan keberanian dalam menyampaikan pendapat, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil kerja kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning efektif menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna sehingga dapat menjadi alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantukan Media Gambar Pada Pembelajaran IPAS Materi Tumbuhan Siti Nurjanah; Diana Endah Handayani; Singgih Adhi Prasetyo
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4839

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari rendahnya pemahaman siswa kelas IV pada mata Pelajaran IPAS materi tumbuhan di SDN Bumirejo 01 Demak yang disebabkan oleh aktivitas pembelajaran yang masih bersifat konvensional, berpusat pada guru, serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif sehingga siswa menjadi bosan dan pasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model Problem Based Learning berbantukan media gambar pada mata Pelajaran IPAS materi tumbuhan terhadap hasil belajar siswa kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif berjenis Quasi Experimental dengan rancangan Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV, dengan sampel kelas IV A sebagai kelas kontrol (21 siswa) dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen (21 siswa). Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa uji normalitas Liliefors, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test (uji t). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 80,63, sedangkan kelas kontrol sebesar 71,65. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 2,199 yang lebih besar dari ttabel sebesar 2,021 pada taraf signifikan α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantukan media gambar berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPAS materi tumbuhan siswa kelas IV di SD Negeri bumirejo 01 Demak.
Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPAS Materi Keanekaragaman Budaya Siswa Sekolah Dasar Dhios Nomeda Bimantara; Suyanti; Dian Nur Antika Eky Hastuti
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4841

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama yaitu menciptakan e-modul yang memanfaatkan kearifan lokal pada mata pelajaran IPAS dengan fokus pada materi keanekaragaman budaya yang diperuntukkan bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar. Dalam penelitian ini tidak hanya meliputi proses pengembangan produk saja, melainkan juga mencakup penilaian kelayakan dan kepraktisan e-modul tersebut apabila diterapkan dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development/RnD dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan sistematis, yaitu tahap analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan penilaian (evaluation). Peserta dalam penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas IV SDN Teguhan 02 Kabupaten Madiun. Karena jumlah tersebut mewakili keseluruhan peserta didik kelas IV, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa instrumen, di antaranya observasi, wawancara, lembar validasi dari ahli, serta angket respon dari guru dan siswa. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan skala Likert 4-point dan ditampilkan dalam bentuk deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan e-modul berbasis kearifan lokal yang dikemas dalam bentuk flipbook digital. E-modul tersebut memuat materi pembelajaran, video pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta latihan soal yang seringkait dengan budaya lokal di lingkungan sekitar peserta didik. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mempelajari materi IPAS, melainkan juga dapat mengenal dan memahami budaya yang ada di daerah mereka. Berdasarkan hasil validasi lapangan, e-modul ini mendapatkan penilaian sebesar 90% dari ahli media, 91,6% dari ahli materi, dan 95% dari ahli bahasa dengan klasifikasi sangat layak. Sementara itu, hasil angket respon dari guru dan siswa masing-masing memperoleh nilai 97% dengan klasifikasi sangat praktis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa e-modul berbasis kearifan lokal yang telah dikembangkan dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran IPAS. E-modul ini diharapkan dapat membantu peserta didik memahami materi keanekaragaman budaya dengan lebih mudah sekaligus memperluas pengetahuan mereka mengenai budaya lokal di wilayah masing-masing.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Interaktif Assemblr Edu Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Di Kecamatan Nguntoronadi Rian Arya Wijaya; Suyanti; Dian Nur Antika Eky Hastuti
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarh model pembelajaran Inquiry berbantuan media interaktif Assemblr Edu terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh, denngan melibatkan seluruh populasi yang terdiri atas siswa kelas V SDN Simbatan 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SDN Simbatan 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,037 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pegaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan media interaktif Assmblr Edu terhadap hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Inquiry yang didukung media Assemblr Edu dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meingkatkan hasil belajar IPAS serta mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media IPAS Berbantuan Augmented Reality (AR) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas V SD Alya Aprilyanti; Sarah Fazilla; Muhammad Ilham
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i2.4848

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran IPAS berbasis AR materi sistem pencernaan manusia serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya terhadap berpikir kritis siswa kelas V SD. Kebaruan penelitian terletak pada media AR yang dirancang spesifik untuk melatih enam indikator berpikir kritis (interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, regulasi diri) pada materi pencernaan, yang masih terbatas diteliti. Penelitian menggunakan metode R&D model ADDIE. Subjek penelitian 23 siswa kelas V SDN 1 Muara Dua, Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket, dan tes tervalidasi dengan reliabilitas tinggi (α = 0,82). Hasil menunjukkan media sangat valid (ahli materi 88%, ahli media 89%). Kepraktisan oleh guru mencapai 98% (sangat praktis), respons siswa 91% (sangat baik). Peningkatan berpikir kritis menunjukkan N-Gain rata-rata 0,60 (sedang), dengan uji t paired menunjukkan perbedaan signifikan pretest-posttest (t(22) = -14,23, p < 0,001). Analisis per indikator menunjukkan peningkatan tertinggi pada interpretasi dan inferensi. Implikasi penelitian ini, media AR dapat menjadi alternatif inovatif pembelajaran IPAS untuk memvisualisasi konsep abstrak dan mendorong keterampilan berpikir kritis siswa.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 12 No. 1 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 11 No. 2 (2024): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 11 No. 1 (2024): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 10 No. 1 (2023): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 9 No. 2 (2022): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 9 No. 1 (2022): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 8 No. 2 (2021): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 8 No. 1 (2021): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 7 No. 2 (2020): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 7 No. 1 (2020): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Special Issue Desember 2020 ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 6 No. 2 (2019): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 6 No. 1 (2019): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 5 No. 2 (2018): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 5 No. 1 (2018): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 4 No. 2 (2017): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 4 No. 1 (2017): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 3 No. 2 (2016): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 3 No. 1 (2016): Elementary School (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol. 2 No. 2 (2015): Elementary School: (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an) Vol. 2 No. 1 (2015): Elementary School: (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an) Vol. 1 No. 2 (2014): Elementary School: (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an) Vol. 1 No. 1 (2014): Elementary School: (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an) More Issue