cover
Contact Name
Galu
Contact Email
Jurnabastra@uho.ac.id
Phone
+6285241410992
Journal Mail Official
jurnalbastra@uho.ac.id
Editorial Address
https://www.google.com/search?q=fkip+universitas+halu+oleo&oq=fkip+universitas+halu+oleo&aqs=chrome..69i57.6474j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25033875     DOI : 10.36709
Core Subject : Education,
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles 746 Documents
DINAMIKA BENTUK, MAKNA, DAN FUNGSI SLANG DALAM INTERAKSI MEDIA SOSIAL SEBAGAI INOVASI MATERI PEMBELAJARAN SOSIOLINGUISTIK Khoirun Nisa; Diardana Prima Sintasari; Miftakhuddin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2570

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menggeser paradigma komunikasi masyarakat modern, di mana bahasa tidak lagi dipandang sebagai sistem formal yang statis, melainkan sebagai entitas sosial yang dinamis dan adaptif terhadap kebutuhan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang bentuk, makna, dan fungsi bahasa slang di media sosial sebagai inovasi materi pembelajaran sosiolinguistik yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik simak dan catat terhadap unggahan populer di platform Instagram dan TikTok selama periode Desember 2025 hingga Januari 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai bentuk slang seperti yolo, ragebait, dan delulu yang terbentuk melalui proses akronim, pemaduan kata (blending), serta pemendekan istilah (clipping). Penggunaan slang ini berfungsi sebagai sarana ekspresi emosional yang intens, penguat identitas kelompok (khususnya Generasi Z dan Alfa), serta strategi komunikasi efisien yang mampu menembus batas-batas formalitas di ruang digital. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa gaul merupakan respon alami terhadap kecepatan interaksi media sosial yang menuntut efektivitas pesan tanpa mengabaikan aspek solidaritas sosial antarpenutur. Dinamika kebahasaan ini sangat potensial diintegrasikan sebagai materi ajar sosiolinguistik yang inovatif agar siswa dapat memahami hubungan nyata antara bahasa dan masyarakat tutur secara kritis, kontekstual, serta mampu membedakan penggunaan variasi bahasa sesuai dengan situasi sosialnya. Dengan menjadikan fenomena viral sebagai objek kajian ilmiah, pembelajaran bahasa diharapkan menjadi lebih hidup, menarik, dan mampu meningkatkan literasi digital peserta didik di tengah pesatnya perubahan zaman.
ANALISIS LINGUISTIK JUDUL BERITA CLICKBAIT DAN DAMPAKNYA TERHADAP LITERASI INFORMASI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN BAHASA Tiara; Diardana Prima Sintasari; Miftakhuddin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2573

Abstract

Penelitian ini menganalisis manipulasi linguistik dalam judul berita clickbait pada media online dan dampaknya terhadap kemampuan membaca informasi. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap judul berita pada rentang waktu Oktober 2024 hingga Januari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dengan sengaja memanfaatkan penghilangan elemen kalimat, homonim ambigu, dan interjeksi yang bersifat persuasif guna menciptakan celah informasi untuk meningkatkan rasa ingin tahu pembaca. Kegiatan ini terbukti menyebabkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat dan merusak cara berpikir serta berbicara mereka. Penelitian ini menyarankan agar analisis kritis terhadap teks media dimasukkan ke dalam kurikulum merdeka sebagai upaya untuk meningkatkan daya tahan kognitif siswa di zaman digital.  
KEMAMPUAN MENGANALISIS TEKS BERITA SISWA KELAS VII SMP Waode Yasni; Sri Suryana Dinar; La Tike
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2587

Abstract

Kemampuan menganalisis teks berita merupakan komponen penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena siswa perlu mengidentifikasi informasi faktual, struktur berita, kaidah kebahasaan, relevansi isi, serta argumentasi guna mengembangkan pemahaman membaca dan literasi media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Lasalepa dalam menganalisis teks berita. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif melalui penelitian lapangan. Populasi berjumlah 115 siswa kelas VII yang tersebar dalam empat kelas, sedangkan sampel berjumlah 78 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa tes analisis teks berita yang dinilai menggunakan rubrik dengan lima aspek, yaitu unsur berita 5W+1H, struktur berita, kaidah kebahasaan, isi, dan argumentasi. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 siswa (24%) termasuk kategori mampu menganalisis teks berita, sedangkan 59 siswa (76%) termasuk kategori belum mampu. Aspek dengan capaian tertinggi adalah unsur berita, dengan 41 siswa (52,60%) mencapai kategori tuntas. Sebaliknya, aspek terlemah adalah kaidah kebahasaan, dengan hanya 4 siswa (5,13%) yang mencapai ketuntasan dan 52 siswa (66,66%) memerlukan remediasi penuh. Berdasarkan hasil tersebut, kemampuan siswa dalam menganalisis teks berita belum tercapai secara klasikal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia berupa pemetaan diagnostik kesulitan siswa dalam analisis teks berita serta menjadi dasar empiris untuk pengembangan strategi pembelajaran literasi berita yang lebih terarah pada jenjang sekolah menengah pertama.
CAMPUR KODE DALAM PERISTIWA JUAL BELI DI PASAR WAKUMORO Nirma Olo; Sulfiah; La Ode Syukur
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2598

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk campur kode dan faktor yang memengaruhi terjadinya campur kode dalam peristiwa jual beli di Pasar Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan lisan penjual dan pembeli yang muncul dalam transaksi jual beli di pasar. Data dikumpulkan melalui teknik simak, rekam, wawancara, dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap transkripsi, identifikasi unsur campur kode, klasifikasi bentuk kebahasaan, penafsiran konteks tutur, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode muncul dalam bentuk penyisipan kata, penyisipan frasa, penyisipan klausa, dan perulangan kata. Campur kode yang ditemukan melibatkan bahasa Indonesia, bahasa Muna, bahasa Bugis, dan bahasa Jawa. Faktor yang memengaruhi terjadinya campur kode meliputi identifikasi peranan, identifikasi ragam, serta keinginan penutur untuk menjelaskan, menafsirkan, menegosiasikan makna, dan membangun keakraban sosial dengan lawan tutur. Temuan ini memperlihatkan bahwa campur kode dalam transaksi pasar tidak hanya merupakan gejala kebahasaan, tetapi juga strategi komunikasi yang berfungsi memperjelas harga, memperkuat solidaritas, dan memperlancar proses tawar-menawar.  
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL BUNDA, AKU NGGAK SUKA DIPUKUL KARYA JAQUENZA EDEN Dewi Astuti; Sumiman Udu; La Yani Konisi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik tokoh dalam novel Bunda, Aku Nggak Suka Dipukul karya Jaquenza Eden. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan objektif. Data penelitian berupa satuan teks, baik narasi, dialog, frasa, maupun kalimat yang menunjukkan konflik tokoh. Data dikumpulkan melalui teknik baca intensif, baca analisis, dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan unsur intrinsik karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin menjadi bentuk konflik paling dominan yang dialami terutama oleh Ajisaka Mahendra Bagaskara (Aji), Laras, Theo, Haidar, dan Aleyya, dengan gejala berupa ketakutan, kecemasan, rasa bersalah, penyesalan, kesedihan, dan keputusasaan. Konflik fisik tampak melalui tindakan kekerasan langsung yang dialami Aji, sedangkan konflik sosial tampak melalui ketegangan keluarga, kekerasan verbal, penolakan, dan pertentangan antartokoh. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur, tetapi juga menjadi sarana representasi kekerasan domestik, tekanan psikologis, dan rapuhnya relasi keluarga.
RELASI KUASA DALAM CERPEN “SETIAP HARI IA MELIHAT PENCULIK ANAKNYA” KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA Julianto, Indra Rasyid; Setiani, Hasnah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2613

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kritik sosial dalam cerpen Setiap Hari Ia Melihat Penculik Anaknya karya Seno Gumira Ajidarma melalui perspektif sosiologi sastra. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya ketimpangan sosial dalam kehidupan masyarakat yang memerlukan kritik sebagai bentuk kontrol sosial. Karya sastra dipandang sebagai medium yang mampu merepresentasikan realitas sosial sekaligus menyuarakan aspirasi terhadap ketidakadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sosiologi sastra. Data berupa kutipan dalam cerpen dianalisis melalui pembacaan heuristik untuk memahami makna literal dan hermeneutik untuk mengungkap makna mendalam yang berkaitan dengan konteks sosial dan ideologi. Validitas data diperkuat dengan teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosial diungkap melalui penceritaan, dialog tokoh, dan representasi topik. Penceritaan merefleksikan trauma dan penghapusan sejarah, dialog menampilkan relasi kuasa dan intimidasi, sedangkan topik mencakup penghilangan paksa, kemiskinan, pengawasan, dan perlawanan simbolik. Dengan demikian, karya sastra berperan sebagai media refleksi dan sarana membangun kesadaran kritis pembaca terhadap realitas sosial.
INTEGRASI MEDIA DIGITAL POPULER DALAM PEMBELAJARAN BIPA: TINJAUAN LITERATUR NARATIF TENTANG TIKTOK, NETFLIX, DRAMA LOKAL, DAN PERAN MAHASISWA SEBAGAI MEDIATOR PEDAGOGIS Yesna Enika Br Lingga; Baherianta Tarigan; Irzi Armando Panjaitan; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2620

Abstract

TikTok, Netflix, dan drama lokal sebagai sumber input autentik dan multimodal dalam pembelajaran BIPA, serta merumuskan peran mahasiswa sebagai mediator pedagogis pada ekosistem pembelajaran digital. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur naratif dengan penelusuran sumber ilmiah dan relevan pada rentang 2018-2024, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan tiga fokus: karakteristik media, peluang pedagogis, dan model mediasi mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa TikTok berpotensi mendukung pembelajaran mikro dan praktik pragmatik bahasa, Netflix mendukung pemahaman menyimak melalui kombinasi audio-visual dan subtitle, sedangkan drama lokal memperkaya kompetensi sosiokultural pemelajar BIPA. Mahasiswa dapat berperan sebagai kurator konten, desainer kegiatan belajar, fasilitator interaksi, penghubung budaya, dan penyusun evaluasi formatif. Kajian ini menegaskan bahwa media digital populer tidak dapat digunakan secara spontan tanpa desain pedagogis; efektivitasnya bergantung pada kesesuaian level pemelajar, tujuan pembelajaran, akurasi bahasa, sensitivitas budaya, dan kepatuhan terhadap etika serta hak cipta. Artikel ini menawarkan kerangka integrasi media digital dalam pembelajaran BIPA yang dapat dikembangkan melalui penelitian empiris di kelas BIPA.
TELAAH PEMBELAJARAN BIPA BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI INTERKULTURAL Fenny Yuliani Pasaribu; Daniela Maretty Situmorang; Nanda Claudia Pardede; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2621

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) perlu dirancang bukan hanya sebagai transfer struktur bahasa, tetapi juga sebagai proses pemerolehan makna sosial dan budaya yang melekat pada penggunaan bahasa Indonesia. Artikel ini bertujuan menelaah pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal sebagai strategi pedagogis untuk memperkuat kompetensi interkultural pemelajar asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka deskriptif melalui sintesis tematik terhadap literatur tentang BIPA, budaya lokal, pembelajaran bahasa kontekstual, dan kompetensi interkultural. Data dianalisis melalui reduksi informasi, pengodean tema, pemetaan relasi konsep, dan interpretasi kritis. Hasil telaah menunjukkan bahwa budaya lokal berfungsi sebagai sumber input autentik, konteks pragmatik, dan medium refleksi lintas budaya dalam pembelajaran BIPA. Integrasi budaya lokal dapat dilakukan melalui teks budaya, dialog situasional, proyek berbasis budaya, media digital, kunjungan virtual, simulasi sosial, dan penilaian performatif. Kompetensi interkultural pemelajar dapat diperkuat melalui empat dimensi utama, yaitu sikap terbuka, pengetahuan budaya, keterampilan menafsirkan dan berinteraksi, serta kesadaran kritis terhadap perbedaan budaya. Kajian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal berpotensi memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya apabila dirancang secara bertahap, sesuai level BIPA, dan disertai evaluasi yang mengukur penggunaan bahasa dalam konteks sosial budaya.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL TEMA ALLTAG PADA PEMBELAJARAN BAHASA JERMAN TINGKAT A1 Irmawaty Tambunan; Ahmad Sahat Perdamean
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik digital berbasis multimodal dengan tema Alltag untuk mendukung keterampilan membaca bahasa Jerman pada Niveau A1. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan pembelajar dalam memahami teks bahasa Jerman yang disebabkan oleh keterbatasan kosakata dan kompleksitas struktur kalimat, sementara media pembelajaran yang digunakan belum mampu mendukung pemahaman secara kontekstual. Meskipun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa komik digital dapat meningkatkan motivasi dan kosakata, kajian yang secara spesifik mengintegrasikan pendekatan multimodal untuk mendukung proses pemahaman membaca pada tingkat pemula masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa tingkat A1 Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui angket kebutuhan, validasi ahli materi dan media, serta angket respon mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik digital yang dikembangkan memperoleh persentase validasi sebesar 95% dari ahli materi dengan kategori sangat layak dan 85% dari ahli media dengan kategori layak. Selain itu, respon mahasiswa menunjukkan bahwa media ini membantu memahami teks secara lebih kontekstual melalui integrasi teks dan visual. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan multimodal dalam komik digital berpotensi mendukung proses konstruksi makna dan mengurangi beban kognitif pembelajar bahasa asing tingkat pemula. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendekatan pembelajaran membaca berbasis multimodal dalam pembelajaran bahasa asing. Secara praktis, komik digital yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang kontekstual dan menarik untuk meningkatkan pemahaman membaca pada tingkat dasar.
ANALISIS DESAIN LAYOUT MAJALAH SEKOLAH ALTERNATIF SMP MUTUAL KOTA MAGELANG DAN RELEVANSINYA TERHADAP LITERASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Devita Jurnisa; Widia Pramesti; Ade Rosad; Hersi Tria Pratiwi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2647

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi siswa di era digital, sehingga diperlukan media pembelajaran yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mendukung proses membaca secara efektif. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan adalah majalah sekolah, yang tidak hanya memuat teks, tetapi juga mengintegrasikan elemen desain layout. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan majalah sekolah sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia, menganalisis desain layout yang digunakan, serta mengkaji relevansinya terhadap keterampilan literasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis isi berbasis studi dokumen. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dengan menganalisis Majalah Sekolah Alternatif edisi Februari 2024 yang diterbitkan oleh SMP Mutual Kota Magelang, serta didukung oleh sumber literatur yang relevan. Analisis dilakukan berdasarkan prinsip desain layout, meliputi keseimbangan, kesatuan, penekanan, kontras, hierarki, alur, dan repetisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut membentuk struktur visual yang komunikatif dan sistematis. Secara analitis, karakteristik layout tersebut memiliki relevansi dengan proses membaca, seperti membantu pengenalan ide utama, meningkatkan keterbacaan, serta mendukung pemahaman struktur teks dan penafsiran makna. Temuan ini mengindikasikan bahwa desain layout tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga memiliki potensi sebagai pendukung literasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024 Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023 Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 6 No. 4 (2021): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021 Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020 Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017 Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016 More Issue