cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
hardihamzah88@gmail.com
Phone
+6285242480990
Journal Mail Official
jurnal.hest@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. Gatot Subroto No23 Manding-Madate-Polewali Sulawesi Barat Indonesia
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)
ISSN : -     EISSN : 26851792     DOI : https://doi.org/10.36339/jhest
J-HEST Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology diterbitkan oleh Forum Dosen Indonesia DPD Sulawesi Barat satu kali dalam enam bulan (Desember dan Juni). Jurnal ini sebagai media komunikasi ilmiah bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sains, dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Analisis Besar Volume Benda Beraturan dan Tidak Beraturan berdasarkan Beberapa Jenis Pengukuran Widiyanti, Elifia Devi; Puspita, Nadila Ika; Anindya, Riska Putri; Abyan, Nisryna Afifah Zaida; Sudarti, Sudarti; Baihaqi, Habibah Khusna; Saylendra, Revaldy Bisma
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.118 KB) | DOI: 10.36339/

Abstract

Fisika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang bersifat empiris, artinya setiap hal yang dipelajari dalam fisika perlu adanya pemahaman konsep berdasarkan hasil pengamatan tentang  sebuah gejala atau fenomena alam.  Pada penelitian ini membahas tentang analisis besar volume benda beraturan dan tidak beraturan yang menggunakan metode eksperimen laboratorium. Volume merupakan jumlah ruang yang dapat menampung suatu objek. Objek tersebut  dapat berupa benda beraturan dan benda tidak beraturan, benda beraturan seperti kubus, balok, bola, limas, kerucut, silinder, dan prisma yang memiliki volume dan dapat dihitung dengan menggunakan rumus-rumus matematika yang spesifik. Sementara, benda tidak beraturan memiliki bentuk yang kompleks dan tidak dapat dihitung dengan mudah menggunakan rumus-rumus standar. Oleh karena itu, pengukuran volume benda beraturan dan tidak beraturan memerlukan metode pengukuran yang berbeda-beda. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah melalui kegiatan praktikum berkelompok, mahasiswa mampu melakukan pengukuran besaran massa, volume, massa jenis pada benda-benda beraturan dan tidak beraturan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa setiap bentuk benda memiliki hasil pengukuran yang berbeda-beda karena bentuk benda mempengaruhi volume. Semakin besar volume maka semakin besar juga massanya. Hubungan antara volume dan massa jenis adalah semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya.
Praktikum Pengukuran: Menerapkan Konsep Besaran dan Satuan Pada Benda Beraturan dan Tidak Beraturan Nikmah, Nisak Alfiatin; Karima, Faza Zulvi; Bachtiar, Muhammad Yusril; Nazzala, Chagiya Olyfia; Rachmawati, Sherly Adelia; Sudarti, Sudarti; Arimurti, Habibah Khusna; Saputra, Aji Bagus Maulana
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.064 KB) | DOI: 10.36339/

Abstract

Materi besaran dan satuan adalah salah satu kegiatan praktikum yang dilakukan di kelas fisika dasar. Dalam fisika, besaran dan satuan adalah dasar dari semua pengukuran. Praktikum ini bertujuan untuk mengukur dimensi dan menghitung volume serta massa jenis benda beraturan dan tidak beraturan. Permasalahan yang diajukan adalah bagaimana mengukur besaran fisis (panjang, volume, dan massa) benda beraturan dan tidak beraturan secara tepat, serta menentukan massa jenisnya. Untuk benda beraturan, metode yang digunakan antara lain pengukuran langsung menggunakan alat seperti penggaris dan jangka sorong. Sedangkan untuk benda tidak beraturan, volume diukur menggunakan metode perendaman (prinsip Archimedes) dengan gelas ukur. Massa benda ditentukan menggunakan timbangan digital. Hasil akhir menunjukkan bahwa, tergantung pada alat dan metode yang digunakan, metode pengukuran yang berbeda dan tingkat ketelitian yang berbeda diperlukan untuk berbagai jenis benda. Hasil praktikum ini adalah bahwa pemahaman tentang penggunaan alat ukur dan metode yang tepat sangat penting untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, terutama ketika mengukur benda yang tidak beraturan.
Aktivitas Fisik dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri Munir, Wahida; Immawanti, Immawanti; Yunding, Muhrawi; Nurdiana, Nurdiana
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.036 KB) | DOI: 10.36339/

Abstract

Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan siklus menstruasi dengan kejadian Dismenore pada remaja putri di SMP Negeri 4 Majene. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden yang diperoleh melalui simple random sampling. Instrument yang digunakan yaitu Physical Activity Quetionnaire for Adolesents (PAQ-A) untuk mengukur aktifitas fisik pada remaja yang dikembangkan oleh Kowalski, Crocker dan Donen.  Kuesioner Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur skala nyeri yang direkomendasikan oleh WHO dalam pedoman manajemen nyeri. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Analisis data menunjukkan bahwa nilai p-value 0,630 pada aktivitas fisik dengan kejadian dismenore dan nilai p-value sebesar 0,023 pada siklus menstruasi dengan kejadian dismenore. Tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian dismenore dan terdapat hubungan antara siklus menstruasi dengan kejadian dismenore di SMP Negeri 4 Majene. Diharapkan bagi remaja agar dapat meningkatkan gaya hidup sehat seperti nutrisi dan olahraga serta mengenali terapi lainnya dalam penanganan dismenorhea
Teori dan Model Konseptual Kesehatan/Keperawatan Jiwa yang Relevan dengan Terapi Kelompok Zulhaini Sartika A. Pulungan; Tiveni Elisabhet
J-HEST Journal of Health Education Economics Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2021): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Polewali: Dewan Pengurus Daerah Sulawesi Barat Forum Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.893 KB) | DOI: 10.36339/jhest.v4i1.66

Abstract

Terapi kelompok merupakan intervensi psikologis yang diberikan kepada beberapa individu yang bertujuan untuk menangani masalah yang mereka hadapi yang dipandu oleh terapis atau konselor. Dalam melaksanakan terapi kelompok terapeutik Ners Spesialis harus menjadikan teori dan model konseptual keperawatan sebagai dasar pelaksanaan terapi. Tinjauan Pustaka ini bertujuan untuk menjabarkan teori dan model keperawatan jiwa yang relevan dengan pelaksanaan terapi kelompok terapeutik. Teori keperawatan yang dapat diterapkan pada terapi kelompok yang sesuai dengan kebutuhan klien dan keluarga, seperti Teori Promosi Kesehatan (Nola J. Pender), Teori Kenyamanan (Katherine Kolcaba), Teori Transpersonal Caring (Jean Watson), Teori Transisi (Afaf Ibrahim Meleis), dan Teori Keperawatan Berbasis Diversitas dan Universalitas Budaya (Madeleine M. Leinenger). Model konseptual keperawatan yang relevan dengan terapi kelompok seperti Model Interpersonal (Hildegard E. Peplau), Model Psikoanalisa (Sigmund Freud), Model Adaptasi (Calista Roy), Model Sosial (Gerard Caplan) dan Model Dinamika Interaksi (Imogine M. King). Kesimpulan: Penerapan terapi kelompok yang diberikan Ners Spesialis harus memiliki bekal yang cukup mengenai teori dan model keperawatan yang relevan untuk kasus pasien yang ditangani. Rekomendasi: teori dan model konseptual keperawatan ini dapat dijadikan intervensi dalam penelitian sehingga teori dan model keperawatan jiwa semakin berkembang.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Sistematika Tumbuhan SY, Nursyamsi; Rahman, Sari Rahayu; Nur, Syamsiara
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.634 KB) | DOI: 10.36339/

Abstract

Bahan ajar memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi yang keberadaaannya dapat membantu mahasiswa dalalam memahami materi perkuliahan secara mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahan ajar yang perlu dikembangkan pada mata kuliah Sistematika Tumbuhan di Universitas Sulawesi Barat Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi, yakni mahasiswa yang sedang memprogram mata kuliah sistematika tumbuhan dan mahasiswa yang telah memprogram mata kuliah sistematika tumbuhan. Sampel dipilih secara acak sebanyak 40 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa sangat membutuhkan bahan ajar dalam bentuk buku ajar pada mata kuliah sistematika tumbuhan.  
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Siswa Kelas IX D SMP Negeri 13 Makassar Alfiyah, Faridah; Alfaningsi, Alda
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.793 KB) | DOI: 10.36339/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas IX D SMP Negeri 13 Makassar setelah menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada siklus I, dan (2) keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas IX D SMP Negeri 13 Makassar setelah menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada siklus II. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan masing- masing tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa fase D dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang. Perlakuan yang diberikan kepada subjek penelitian untuk meningkatkan hasil menulis teks deskripsi dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas IX D SMP Negeri 13 Makassar setelah menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 70,25 dan (2) keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas IX D SMP Negeri 13 Makassar setelah menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada siklus II memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,81. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas IX D SMP Negeri 13 Makassar melalui penerapan pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi mengalami peningkatan.
Analisis Kesalahan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Tipe HOTS (High Order Thinking Skill) pada Materi Pewarisan Sifat di Jenjang SMA Nurhidayah, Nurhidayah; Arismunandar, Arismunandar; Nurhikmah, Nurhikmah; Idrus, Nurabidah; Mukhrima, Mukhrima
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.763 KB) | DOI: 10.36339/

Abstract

HOTS (High Order Thinking Skill) merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi keterampilan menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Berdasarkan pengamatan peneliti di SMAN 3 Majene, peserta didik sulit untuk mendapatkan nilai yang baik pada saat ulangan harian. Pada saat mengerjakan soal yang termasuk soal HOTS peserta didik didapati mengalami kesulitan dan tidak sedikit pula peserta didik yang bahkan tidak dapat mengerjakan soal-soal tipe HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai yang diperoleh peserta didik dalam mengerjakan soal HOTS serta mendeskripsikan kesalahan yang dialami peserta didik dalam mengerjakan soal HOTS materi pewarisan sifat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi. Data dikumpulkan melalui pemberian tes dan wawancara terhadap subjek penelitian. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis Miles dan Huberman. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai hasil tes peserta didik dalam mengerjakan soal HOTS rendah. Adapun kesalahan yang dilakukan peserta didik diantaranya: (1) data tidak tepat, yakni peserta didik menuliskan data pada lembar jawaban namun tidak tepat; (2) prosedur tidak tepat, yakni mengerjakan soal menggunakan prosedur yang tidak tepat; (3) data hilang, pada lembar jawaban ada beberapa data yang tidak dituliskan; (4) kesimpulan hilang, dalam hal ini mencakup peserta didik yang tidak menuliskan kesimpulan dan peserta didik yang menuliskan kesimpulan namun tidak tepat; (5) konflik level respon, yakni peserta didik yang menjawab soal tanpa menuliskan langkah-langkah penyelesaian; (6) masalah hirarki keterampilan, yakni peserta didik melakukan kesalahan saat menghitung hasil jawaban; (7) peserta didik yang tidak menjawab soal.
Validitas Dan Kepraktisan Instrumen Keterampilan Proses Sains Yanto, Nurfitra; Arsyad, Arie Arma; Muhiddin, St. Mutia Alfiyanti
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan kepraktisan instrumen keterampilan proses sains (KPS) yang dikembangkan untuk mendukung pembelajaran sains di tingkat sekolah menengah. KPS mencakup kemampuan-kemampuan mendasar seperti observasi, klasifikasi, pengukuran, dan penyimpulan, yang penting bagi pemahaman ilmiah yang mendalam dan penerapan konsep dalam kehidupan sehari-hari. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini divalidasi menggunakan pendekatan validasi isi, konstruksi, dan kriteria dengan melibatkan empat validator yang mengevaluasi kesesuaian dan ketepatan butir soal dalam mengukur KPS. Hasil validasi menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal memiliki tingkat validitas yang tinggi, sementara beberapa butir berada dalam kategori sedang dan memerlukan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pengukuran. Pengujian kepraktisan instrumen dilakukan melalui uji coba lapangan dengan melibatkan guru dan siswa, yang menilai aspek kemudahan penggunaan dan relevansi instrumen dalam pembelajaran di kelas. Hasilnya menunjukkan bahwa instrumen ini praktis dan dapat diterapkan dengan baik dalam konteks pembelajaran. Kesimpulannya, instrumen ini terbukti valid dan praktis untuk mengukur KPS siswa, meskipun revisi pada beberapa butir soal diperlukan agar instrumen ini dapat memberikan hasil pengukuran yang lebih akurat dan konsisten. Penggunaan instrumen ini diharapkan dapat mendukung evaluasi KPS secara efektif, sehingga membantu guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains di sekolah.
Pengembangan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Etnomatematika pada Mata Kuliah Matematika Terapan untuk Mahasiswa di Politeknik Negeri Ambon Yesaya, Mey Chyntia; Patimahu, Angel Merlyn; Tehuayo, Dirk Berly; Persulessy, Sylvia Irene; Mbitu, Elisabeth Tansiana
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Pembelajaran kreatif dan inovatif dilakukan melalui pembelajaran berbasis budaya yang sangat relevan karena menggunakan objek kontekstual dari budaya daerah yang erat kaitannya dengan materi pembelajaran. Hal ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Pembelajaran yang kreatif dan inovatif, bila dikombinasikan dengan kegiatan yang bermuatan budaya, membuat siswa lebih aktif dan menikmati belajar.  Etnomatematika adalah pendekatan pembelajaran matematika yang menghubungkan konsep matematika dengan budaya wilayah tertentu. Salah satu model pembelajaran yang dapat dikombinasikan dengan etnomatematika adalah Model Problem Based Learning (PBL). Model ini membantu mahasiswa memperoleh pengetahuan baru dengan menggunakan analisis berbagai pengetahuan dan pengalaman belajar yang dimiliki, dan menghubungkannya dengan permasalahan yang diberikan oleh dosen. Pengembangan model pembelajaran problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa yang terlihat dari nilai tes awal dan nilai tes akhir Nilai rata-rata tes awal mahasiswa kelas A dan B dengan nilai kelas A adalah 51,08 dan kelas B adalah 59,03 dan nilai rata-rata tes akhir kelas A sebesar 71,95 sedangkan kelas B sebesar 76,15 terdapat kenaikan dari kelas A yaitu 20,87 dan kelas B 17,12.
Kajian Sarana dan Prasarana Laboratorium Fisika SMA Negeri Tenggarang Kabupaten Bondowoso Ainiyah, Ummi Zahrotul; Ferli, Diana Erista; Wulansari, Ervinatus Tri; Cecilia, Hita Mara; Qonitatin, Ummi; Wahyudi, Farhan Arif; Nuraini, Lailatul; Harijanto, Alex
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Vol. 6 No. 1 (2023): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/140

Abstract

Laboratorium fisika merupakan tempat bagi siswa untuk mengembangkan teori yang telah dipelajari dalam bentuk kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sarana dan prasarana laboratorium fisika di SMAN 1 Tenggarang Tahun Pelajaran 2023/2024. Fokus penelitian ini adalah pada aspek standarisasi laboratorium berdasarkan Permendiknas No. 24 Tahun 2007. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif atau metode yang penelitiannya dilakukan dalam kondisi natural atau alamiah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan angket. Hasil analisis data menunjukkan bahwa daya dukung sarana dan prasarana laboratorium fisika SMAN 1 Tenggarang memiliki nilai 84% memenuhi standar Permendiknas no. 24 tahun 2007. Hal ini disebabkan karena beberapa aspek yang masih belum terpenuhi seperti adanya susunan struktur laboratorium serta keefektifan penggunaan laboratorium yang digunakan menjadi ruang kelas.

Page 7 of 16 | Total Record : 160