cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@jam.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat
ISSN : 27762262     EISSN : 27761819     DOI : 10.22334/jam
Core Subject : Social,
JAM memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi; tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pelatihan, 2. Pemasaran, 3. Teknologi Tepat Guna (TTG), 4. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 5. Desain, 6. Pemberdayaan masyarakat, 7. dan Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles 121 Documents
Pencegahan Stunting melalui Parenting Class di Desa Sambi Daar, Gabriel Fredi; Dewi, Claudia Fariday; Janggu, Jayanti Petronela
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.32

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman orang tua tentang cara mendidik, merawat, dan memberikan makanan bergizi kepada anak pada 1000 hari pertama kehidupan berdampak pada ketidakmampuan orang tua dalam memberikan pendidikan dan pengasuhan yang positif. Hal ini menyebabkan anak tidak tumbuh dan berkembang secara optimal bahkan menderita stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah ruang pemahaman orang tua tentang pendidikan dan pengasuhan anak pada 1000 hari pertama kehidupan di desa Sambi, yang diharapkan berkontribusi dalam menurunkan angka stunting. Kegiatan dilakukan melalui parenting class kepada wanita usia subur, wanita hamil dan orang tua yang memiliki anak usia PAUD. Penelitian pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dialog dan sharing praktik baik. Berdasarkan evaluasi lisan, hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah bahwa hampir semua orang tua siswa beranggapan faktor gizi merupakan satu-satunya faktor penyebab stunting pada anak di desa Sambi. Anggapan ini memperkuat kebiasaan menerapkan pola asuh negatif pada anak dan kebiasaan tidak memperhatikan pendidikan dan pengasuhan anak. Berdasarkan pengakuan orang tua, pengetahuan tentang pendidikan dan pengasuhan positif bagi anak merupakan informasi baru yang membantu mereka untuk memberikan pendidikan dan pengasuhan yang tepat sehingga anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang ideal sesuai dengan usianya. Pelaksanaan pendidikan dan pengasuhan positif kepada anak pada usia 1000 hari pertama kehidupan dan pada usia Paud secara konsisten, akan berkontribusi pada penurunan angka stunting di Sambi, NTT.
Peningkatan Kualitas Service Excellent Bagi Pramuniaga Yang Tergabung Dalam Aprindo Bali Juniarta, Pande Putu; Wardana, Miko Andi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.33

Abstract

Ritel merupakan mata rantai penting dalam proses distribusi barang dan mata rantai terakhir dalam proses distribusi. Melalui retail, produk dapat bertemu dengan penggunanya secara langsung. Seiring dengan persaingan toko ritel yang kompetitif, pengusaha ritel juga harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Maka dari itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan peningkatan kualitas service excellent pada pramuniaga. Kegiatan ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi pramuniaga pada toko ritel yang tergabung dalam APRINDO di Denpasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pembelajaran partsipatif dalam bentuk ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik terkait dengan service excellent pada toko ritel. Peserta pelatihan peningkatan kualitas service excellent ini yaitu pramuniaga toko ritel yang tergabung dalam APRINDO Bali. Materi pelatihan yang diberikan mencakup perilaku konsumen, minat beli konsumen, kualitas pelayanan, dan kebutuhan pelanggan. Hasil yang dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan karyawan pramuniaga dalam meberikan pelayana yang prima kepada pelangga yang datang ke toko ritel.
Peningkatan Keberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Desa Wisata Medewi Kabupaten Jembrana, Bali Sulasmini, Made Ayu; Pranatayana, Ida Bagus Gde; Febianti; Nirmalasari, Ni Luh Putu Intan; Barut, Gabriela Stevani; Wati, Ida Ayu Kade Cintia
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.34

Abstract

Desa wisata adalah salah satu dari program pemerintah dalam rangka mengembangkan pariwisata Indonesia menjadi unggul. Desa Medewi merupakan salah satu desa wisata di Bali bagian barat yang telah didikenal sebagai lokasi surfing internasional. Desa Medewi juga memiliki berbagai potensi antara lain wisata alam berupa sungai, persawahan serta potensi wisata budaya.  Namun, potensi tersebut belum dikelola dengan baik sebab masyarakat belum memiliki kemampuan dan kapasitas yang memadai dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Maka dari itu tujuan penelitian pengabdian ini adalah melaksanakan pelatihan di Desa Medewi agar masyarakat setempat dapat melakukan inovasi dan menumbuhkan kreativitas dalam mengembangkan Desa Wisata Medewi. Penelitian pengabdian ini menggunakan 3 tahap yang terdiri dari tahap survei, pengumpulan data, dan pelatihan. Subjek penelitian ini adalah masyarakat lokal desa Madewi. Pelatihan yang diberikan antara lain etika memandu wisata, pembuatan paket, pelatihan pemasaran, pembinaan pokdarwis dan pengelolaan event. Berdasarkan hasil pelatihan dapat disimpulkan bahwa masyarakat mendapatkan pengetahuan dan nilai tambah akan kegiatan wisata yang dapat dimanfaatkan dalam mengelola potensi wisata yang ada di Desa Medewi.
Pengabdian Kepada Masyarakat & Implementasi Mata Kuliah Berbasis Kampus Merdeka Di Desa Taro Guntar, Elsita Lisnawati; Prami, Anak Agung Istri Ngurah Dyah; Sembiring, Ejasa; Wijana, Putu Ade
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.36

Abstract

Saat ini banyak desa wisata yang masyarakatnya belum memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik akan pentingnya digital marketing untuk mempromosikan wisata alam dan wisata budaya melalui media online. Salah satu contoh desa yang mengungsung konsep pariwisata yang berbasis masyarakat adalah Desa Wisata Taro. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan penyuluhan dan mengelola sarana dan prasarana desa bagi wisatawan di Desa Siangan, Gianyar, khususnya melalui pemasaran digital.  Metode yang digunakan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini meliputi metode cermah, metode diskusi, dan metode survey. Pengabdian dan implementasi mata kuliah ini terdiri dari peningkatan kualitas sarana dan prasarana wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kemudian pengembangan strategi pemasaran dan branding destinasi berbasis digital yang didukung tren data terkini dengan standar praktik global. Dengan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif akan memancing wisatawan baik lokal maupun manca negara untuk datang berkunjung ke desa Taro. Dan hal ini akan membawa dampak yang baik karna akan membantu perekonomian di desa Taro.
Program Pelatihan Ibu PKK Desa Kenderan Tegalalang Gianyar Bali Semara, I Made Trisna
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.37

Abstract

Pandemi COVID – 19 telah mengubah segala aspek kehidupan manusia, bahkan Bali yang selama ini sangat tergantung akan perkembangan pariwisata, mengalami dampak yang signifikan terhadap ekonomi masyarakatnya. Membangkitkan pariwisata dari Desa Wisata harus berpijak pada keberpihakan alam, lingkungan, sosial, ekonomi, budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Pembangunan Desa Wisata harus berbasis pada masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas masyarakat dalam mengelola desa wisata untuk mendukung wisata kuliner. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan merupakan kegiatan pelatihan pengolahan makanan dan minuman serta memberikan sembako dan vitamin. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang yang merupakan ibu PKK Desa Kenderan. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode workshop. Hasil program pelatihan menunjukan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat tidak takut lagi untuk beraktifitas pada masa pandemi COVID – 19. Masyarakat juga termotivasi untuk hidup sehat terutama mau mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat berdampak positif terhadap pengembangan desa wisata Kenderan.
English Language Training And Guiding For The Community-Based Tourism Group in Perean Village, Tabanan Laksana, I Putu Yoga; Rahmanu, I Wayan Eka Dian
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v3i1.39

Abstract

The English and guiding training conducted in Perean Village aims to improve the language and guiding skills of the members of the Pokdarwis group. This is expected to enhance the quality and services of the village as a tourist destination that advances in the future. The community engagement activity was carried out by the community service team from the Language Lab Unit at Politeknik Negeri Bali for 5 months, consisting of 5 stages of activities from proposal to evaluation. In its implementation, the community service team provided various methods of English and guiding training and learning to the Pokdarwis participants, including interactive games, speaking, listening, and writing. Interactive games provide an opportunity for participants to learn English without feeling pressured, which positively impacts their motivation to learn consistently. Furthermore, the combination of speaking, listening, and writing training also has the potential to efficiently develop participants' skills, which is essential for tour guides who require good English skills. However, the weakness of participants in recognizing English vocabulary provides an opportunity for the community service team to develop a more specific approach in improving the vocabulary of the participants. This approach is expected to have a positive and significant impact in improving the English skills of tour guides in Perean Village, Tabanan, Bali.
Penerapan Digital Marketing untuk Meningkatkan Akses Pasar dan Penjualan Jajan Gambir. Ardana, Putu Doddy Heka; Geriadi, Made Ayu Desy; Dewi, Kadek Ary Purnama; Suastini, Ni Luh Putu
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.70

Abstract

Jajan Gambir adalah salah satu industri yang menjadi ciri khas di Desa Tulikup. Industri Rumah Tangga (IRT) Jajan Gambir termasuk dalam bidang usaha industri kerajinan jajanan tradisional yang dibuat dengan tepung ketan hitam dan diisi dengan olahan kacang merah yang telah dimasak dengan gula merah dan daun pandan atau biasa disebut unti. Salah satu IRT jajan Gambir yang terdapat di Desa Tulikup adalah kelompok usaha Jajan Gambir Ni Kadek Juliami. Kelompok usaha ini dalam proses produksinya masih menggunakan cara tradisional, mulai dari pengadaan bahan, pengolahan bahan, serta cara pemasaran produknya. Masalah utama yang dihadapi oleh pengrajin jajan Gambir adalah pemasaran yang belum dilakukan secara maksimal hanya menggunakan strategi word of mouth. Dalam usaha untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi kelompok tersebut, maka ditawarkan solusi berupa pengembangan website, akun sosial media dan e-commerce yang nantinya dapat digunakan sebagai strategi pemasaran digital dan dapat meningkatkan penjualan Jajan Gambir. Luaran hasil Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah agar IRT jajan Gambir Kadek Juliami mampu meningkatkan akses pasar yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan penjualan. Agar program PKM bisa berjalan tepat sasaran, maka diperlukan kerjasama dalam kemitraan dengan mengutamakan: 1) kebersamaan dalam kelompok; 2) orientasi pasar, dimana yang dihasilkan benar-benar merupakan kebutuhan pasar sehingga tetap keberlanjutan dan; 3) kemandirian dan keswadayaan harus dikembangkan sebagai strategi dasar pendampingan masyarakat mengingat jangka waktu yang terbatas. Program ini diharapkan dapat membantu pengrajin jajan Gambir untuk meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha mereka dalam jangka panjang.   Jajan Gambir is one of the industries that is characteristic of Tulikup Village. Jajan Gambir Household Industry (IRT) is included in the traditional snack craft industry business sector made from black glutinous rice flour and filled with processed red beans that have been cooked with brown sugar and pandan leaves or commonly called unti. One of the IRT jajan Gambir in Tulikup Village is the Jajan Gambir Ni Kadek Juliami business group. This business group still uses traditional methods in its production process, starting from procuring materials, processing materials, and marketing methods for its products. The main problem faced by Jajan Gambir craftsmen is that marketing has not been carried out optimally, only using word of mouth strategies. In an effort to overcome the problems faced by the group, a solution is offered in the form of website development, social media accounts and e-commerce which can later be used as a digital marketing strategy and can increase Jajan Gambir sales. The output of the Community Partnership Program (PKM) is for IRT jajan Gambir Kadek Juliami to be able to increase wider market access so that it can increase sales. In order for the PKM program to run right on target, cooperation in partnership is needed by prioritizing: 1) togetherness in groups; 2) market orientation, where what is produced is truly a market need so that it remains sustainable and; 3) independence and self-reliance must be developed as a basic strategy for community assistance considering the limited time period. This program is expected to help Gambir snack craftsmen to increase their independence and business sustainability in the long term.
Peningkatan Keterampilan Desain 3D Siswa SMA Melalui Pelatihan Berbasis Teknologi Yapinus, Pin Panji; Wijaya, Marvin Chandra; Loekito, Jimmy Agustian; Wong, Hendry; Chandra, Jonathan; Tanubrata, Markus; Tjiharjadi, Semuil; Lehman, Andrew Sebastian; Hendrajaya, Calvin; Davidy, Adriel Elmer; Ryadi, Fyane Andgelica; Bunardy, Yohanes Noel
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.72

Abstract

SMA Harapan Kasih merupakan salah satu SMA yang berlokasi di kota Bandung yang sangat peduli dengan literasi di bidang komputer untuk para siswanya. Saat ini SMA Harapan kasih memiliki keterbatasan dalam pengembangan kemampuan komputer bagi para siswanya di bidang desain 3D dikarenakan tidak adanya peralatan dan tenaga pengajar di bidang tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan desain 3D siswa SMA Harapan Kasih Bandung melalui penggunaan perangkat lunak ThingkerCAD dan printer 3D. Metode pelatihan melibatkan sesi teori dan praktik yang diikuti oleh 60 siswa dari berbagai kelas. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa dalam mendesain dan mencetak model 3D. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tetapi juga memotivasi siswa untuk lebih mendalami teknologi desain 3D.   Harapan Kasih High School is one of the high schools located in Bandung that is very concerned with computer literacy for its students. Currently, SMA Harapan Kasih has limitations in developing computer skills for its students in the field of 3D design due to the lack of equipment and teaching staff in this field. This training aims to improve the 3D design skills of SMA Harapan Kasih Bandung students through the use of ThingkerCAD software and 3D printers. The training method involves theory and practice sessions attended by 60 students from various classes. The evaluation results showed a significant increase in students' abilities in designing and printing 3D models. This training not only improves technical skills but also motivates students to further explore 3D design technology.
Penguatan Kesadaran Wisata Melalui Program Sapta Pesona di Desa Wisata Trihayuningtyas, Endah; Zulhelfa, Zulhelfa; Reyaan, Alexander; Elmia, Arini Shofi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.73

Abstract

Keberhasilan pembangunan pariwisata melibatkan partisipasi masyarakat karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal baik dari segi ekonomi, sosial, dan budaya. Desa Karangsambung yang berada di Kecamatan Karangsambung, merupakan salah satu Desa yang terletak di sebelah utara Kota Kebumen. Berdasarkan potensi yang dimiliki oleh Desa Karangsambung, maka masyarakat harus memahami tentang konsep sapta pesona. Untuk mendukung hal tersebut, perlu dilakukan Program Pengabdian Masyarakat dalam bentuk ceramah dan diskusi. Program ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan 20 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Melalui metode ceramah dan diskusi kelompok, peserta diajak untuk memahami dan menerapkan prinsip Sapta Pesona. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada aspek Ramah dan Sejuk, sementara aspek Bersih dan Tertib masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran wisata dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.   Successful tourism development involves community participation because it can provide benefits to local communities both in economic, social and cultural terms. Karangsambung Village, which is in Karangsambung District, is one of the villages located in the north of Kebumen City. Based on the potential of Karangsambung Village, the community must understand the concept of Sapta Pesona. To support this, it is necessary to carry out a Community Service Program in the form of discussions. This program uses a socialization and training approach involving 20 participants from various elements of society. Through lecture and group discussion methods, participants are invited to understand and apply the principles of Sapta Pesona. The evaluation results showed a significant increase in understanding in the Friendly and Cool aspects, while the Clean and Orderly aspects still require further attention. This program has succeeded in increasing tourism awareness and providing recommendations for further development.
Penguatan Kewirausahaan Pemuda Melalui Implementasi Business Model Canvas di Kabupaten Tangerang Pranindyasari, Chelsia; Uscha, Cindy Malinda
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.76

Abstract

Rasio kewirausahaan di Indonesia baru mencapai sekitar 3 persen pada tahun 2023, walaupun mayoritas pemuda Indonesia tertarik menjadi pengusaha. Namun, tantangan utama dalam meningkatkan wirausaha muda adalah memberikan pengetahuan yang tepat. Keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh jumlah penjualan tetapi juga oleh keberlanjutan dan tata kelola yang baik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Kabupaten Tangerang melalui pelatihan Business Model Canvas (BMC). Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini melibatkan siswa SMA dalam merancang ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang strategi bisnis, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Program ini berhasil memfasilitasi penciptaan ide bisnis yang siap diimplementasikan, menunjukkan potensi BMC sebagai alat pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya dukungan berkelanjutan untuk mengintegrasikan BMC dalam kurikulum pendidikan kewirausahaan.   The entrepreneurship ratio in Indonesia will only reach around 3 percent in 2023, although the majority of young Indonesians are interested in becoming entrepreneurs. However, the main challenge in increasing young entrepreneurs is providing the right knowledge. Business success is not only determined by the number of sales but also by sustainability and good governance. This program aims to increase the entrepreneurial capacity of young people in Tangerang Regency through Business Model Canvas (BMC) training. Using the Participatory Action Research (PAR) method, this activity involves high school students in designing innovative and sustainable business ideas. The results showed a significant increase in participants' understanding of business strategies, as measured by pre-tests and post-tests. This program successfully facilitated the creation of business ideas that were ready to be implemented, demonstrating the potential of BMC as a tool for developing entrepreneurship among young people. The implication of this activity is the need for continued support to integrate BMC into the entrepreneurship education curriculum.

Page 8 of 13 | Total Record : 121