cover
Contact Name
Anisa Sri Utami
Contact Email
anisautami95@gmail.com
Phone
+6282275004633
Journal Mail Official
redaksisalingkaabdimas@gmail.com
Editorial Address
Jl by Pass No 9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Salingka Abdimas
ISSN : 28089928     EISSN : 28074564     DOI : 10.31869/jsam
Core Subject : Health,
Jurnal Salingka Abdimas hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil pegabdian kepada Masyaraakat yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit)
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2025)" : 15 Documents clear
MEMAHAMI PROSES PENUAAN DAN PERUBAHAN PSIKOLOGIS LANSIA Suciawati, Anni; Kundaryanti, Rini; Ermiati, Ermiati
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7184

Abstract

Seiring meningkatnya populasi lansia di Indonesia, pemahaman mengenai proses penuaan dan perubahan psikologis menjadi krusial untuk mendukung kesejahteraan mereka. Banyak lansia menghadapi tantangan seperti penurunan fungsi fisik, peningkatan sensitivitas emosional, dan rasa kesepian, yang dapat menurunkan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para lansia mengenai perubahan yang mereka alami agar dapat mencapai proses menua yang sukses. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan diskusi interaktif yang dilaksanakan di Sekolah Lansia Bina Lansia Mandiri Meruyung, Kota Depok. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang sangat tinggi dari para peserta. Melalui sesi diskusi, terungkap bahwa isu-isu terkait adaptasi fisik, pengelolaan emosi, dan strategi mengatasi tantangan sosial menjadi kebutuhan utama para lansia. Kegiatan ini berhasil berfungsi sebagai intervensi psikososial yang memberdayakan, memberikan pemahaman, serta memperkuat koneksi sosial antarpeserta. Peningkatan pemahaman ini merupakan langkah fundamental bagi lansia untuk menjalani masa tua dengan lebih tangguh, mandiri, dan sejahtera
EKSPLORASI DAMPAK VIRTUAL REALITY STORYTELLING APPROACH TERHADAP SELF REGULATION DAN KEMAMPUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELOMPOK BERMAIN NIHDITANSU NASIONAL UNTUK PENCEGAHAN ADHD Kurnia dewi, Maria Ulfah; Puspitaningrum, Dewi; Wirdati, Ismi Elya; Hiktiawati, Vilda; Safika, Nur
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7414

Abstract

Latar belakang: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan neuropsikiatrik yang berdampak pada kemampuan regulasi diri serta pengambilan keputusan, yang merupakan dua domain penting dalam perkembangan individu. Pendekatan Virtual Reality (VR) dengan storytelling hadir sebagai inovasi yang mampu menstimulasi pengalaman belajar interaktif dan mendukung pengembangan regulasi diri serta kemampuan pengambilan keputusan. Tujuan: (1) menilai tingkat self regulation dan kemampuan pengambilan keputusan anak di Kelompok Bermain Nihditansu Nasional, serta (2) menganalisis dampak Virtual Reality Storytelling Approach terhadap kedua domain tersebut dibandingkan metode konvensional. Metode: Metode kegiatan pengabdian dengan langkah dalam penyelesaian masalah yaitu: Observasi, Identifikasi Masalah, Solusi, Luaran Program, Luaran Pengabdian. Sampel terdiri dari 60 anak. Instrumen penelitian meliputi Pre school Self Regulation Assessment dan Trail Making Test. Kelompok eksperimen mendapatkan pembelajaran melalui Virtual Reality Storytelling Approach Pencegahan ADHD, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode storytelling konvensional. Hasil: menunjukkan Distribusi frekuensi self regulation pada kelompok yang diberikan penyuluhan Buku mengelola emosi anak dan validasi emosi adalah regulasi diri sedang sebanyak 25 orang (83.3%). Sedangkan pada kelompok yang menggunakan Virtual Reality Storytelling Approach sebagian besar regulasi diri baik sebanyak 26 orang (86.7%). Kemampuan pengambilan keputusan pada kelompok yang diberikan penyuluhan mengelola emosi anak dan validasi emosi sebagian besar kategori perlambatan sebanyak 18 orang (60%). Sedangkan pada kelompok yang menggunakan Virtual Reality Storytelling Approach sebagian besar dengan kategori normal sebanyak 29 orang (96.7%). Kesimpulan: Virtual Reality Storytelling Approach terbukti lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan self regulation dan kemampuan pengambilan keputusan anak. Program ini menjadi terobosan edukatif dalam mendukung pencegahan gejala ADHD serta pengembangan kemandirian anak melalui pengalaman belajar imersif dan interaktif.
MENUJU SEKOLAH SEHAT DENGAN PENGUATAN DAN PEMBINAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) andika, mira; Mitayani, Mitayani; Suciana, Sri; Zulmardi, Zulmardi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7419

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya satuan pendidikan dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan meningkatkan kemampuan hidup sehat dengan penerapan PHBS. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini meningkatkan tata kelola, mengoptimalkan peran dan tugas Tim, meningkatkan Koordinasi lintas sectoral bersama Puskesmas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim UKS, mengoptimalkan Implementasi program UKS melalui pelaksanaan Trias UKS dengan memberdayakan Tim UKS, guru dan seluruh warga sekolah  serta memenuhi sarana dan prasarana UKS. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah FGD, mengimplementasikan penerapan tekhnologi dengan melaksanakan Pendidikan, memberikan pelayanan, serta pembinaan lingkungan sehat,melaksanakan pelatihan kepada tim UKS dan dokter kecil dengan metode ceramah , diskusi dan demontrasi. Hasil Kegiatan terbentuknya program dan tupoksi tim pelaksana UKS disekolah , adanya buku saku UKS, adanya MOU dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan serta terlaksananya MOA dengan kedua instansi tersebut. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa pengetahuan siswa sebelum dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori rendah (57%), pengetahuan siswa sesudah dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori tinggi (82,5%). Hasil sikap siswa sebelum dilakukan PKM tentang terhadap kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata kurang (67%). Sedangkan hasil sikap siswa sesudah dilakukan PKM tentang kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata Baik (80,5%).
PENERAPAN MODEL INTERPROFESSIONAL COLLABORATION ONE TEAM ONE FAMILY MENUJU DESA SEHAT Pastari, Marta; Sumastri, Heni; Martini, Sri; Athiutama, Ari; Pebriani, Indra; Aguscik, Aguscik; Mangunsong, Sonlimar
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7308

Abstract

Bentuk peran serta masyarakat dalam upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dan pengendalian dini keberadaan faktor resiko PTM secara terpadu dilakukan di Posbindu PTM. Pada tahun 2021, sudah terbentuk 9 Posbindu PTM di wilayah kerja UPTD Tanjung Agung, namun belum pernah lagi dilakukan refreshing kader terutama mengenai PTM. Kemudian di tahun 2021 ini juga dilaporkan, persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar sebayak 100%, dengan jumlah penderita sebanyak 1507 penderita dari total penduduk sebanyak 5205 jiwa (DESA TANJUNG AGUNG, 2021). Pada tahun 2021 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung dilaporkan, jumlah pasien gangguan jiwa (ODGJ) sebanyak 208 pasien. Hasil pendataan menggunakan kuesioner Prokesga di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung didapatkan bahwa terdapat 8 orang yang mengalami gangguan jiwa dan salah satunya terlantar, ODGJ tersebut berada di Dusun 3 (DESA TANJUNG AGUNG, 2021). Dari 601 orang remaja Desa Tanjung Agung Dusun 1-6, terdapat 303 (50,4%) remaja yang belum mendapatkan pendidikan seks. Hal ini menyebabkan banyak remaja yang hamil di bawah umur 18 tahun. Sehingga Solusi permasalahan yang ditawarkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa koordinasi rencana kegiatan dengan kepala desa, kader dan tokoh masyarakat yang meliputi persiapan tempat pelaksanaan, waktu serta jumlah peserta yang dapat hadir dalam kegiatan tersebut, penyuluhan kesehatan dan demonstrasi, pendampingan dan refreshing kader kesehatan, monitoring evaluasi; pemantapan keberlanjutan program dengan pendampingan kader kesehatan sehingga tujuan kegiatan akan tercapai (100% pengetahuan masyarakat dan kader meningkat; meningkatnya peran kader kesehatan untuk memantapkan dan mengaktifkan kembali kegiatan Posyandu Anak dan Balita, Lansia, Jiwa serta Remaja; informasi didapatkan melalui WAG dengan kader kesehatan). Berdasarkan target capaian dan hasil kegiatan, maka dapat disimpulkan bahwa setelah intervensi diberikan, hasil kegiatan menunjukkan bahwa; 1) Meningkatnya pengetahuan masyarakat Desa Tanjung Agung untuk menjadi role model peningkatan pengetahuan keluarga mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM); Hipertensi, Pendidikan Seks Pada Remaja dan Bahayanya Pernikahan Dini, Pentingnya Peran Keluarga sebagai Caregiver ODGJ di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung; 2) Meningkatnya pengetahuan kader dalam menerapkan pendidikan kesehatan untuk menurunkan kejadian hipertensi, pernikahan dini dan penelantaran ODGJ di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung; 3) Meningkatnya peran kader kesehatan untuk memantapkan dan mengaktifkan kembali kegiatan Posyandu Anak dan Balita, Lansia, Jiwa serta Remaja melalui kegiatan refreshing kader dan monitoring evaluasi
Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Sosialisasi dan Pelatihan Mitigasi Dini Bencana Kebakaran di Desa Sidoluhur Kecamatan Ambal Marsito, Marsito; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Waladani, Barkah; Ernawati, Ernawati; Yuwono, Podo; Setianingsih, Endah
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7430

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana non-alam yang berpotensi terjadi di lingkungan perdesaan akibat minimnya pengetahuan masyarakat mengenai langkah pencegahan dan penanganan awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal, dalam mitigasi dini kebakaran melalui sosialisasi, pelatihan, dan simulasi. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Gombong bekerja sama dengan BPBD Kebumen dan diikuti oleh 35 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta simulasi lapangan untuk menilai keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 55,2 menjadi 82,6 setelah pelatihan, yang menggambarkan peningkatan pemahaman masyarakat secara signifikan. Peserta juga mampu melakukan teknik dasar penggunaan APAR dan penanganan awal kebakaran dengan benar. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mendukung upaya desa dalam membentuk lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran.
Upaya Menjaga Kebersihan Gigi Dan Mulut Melalui Berkumur Air Kelapa Hijau Pada Anak Sekolah Dasar Di Jorong Pilubang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Warman, Anses; Ifitri, Ika; Zulfikri, Zulfikri; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7322

Abstract

ABSTRAKKesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang, terutama pada anak usia sekolah dasar. Anak-anak rentan mengalami masalah kebersihan gigi dan mulut akibat kurangnya pengetahuan serta kebiasaan menjaga kesehatan oral secara rutin. Salah satu upaya alami yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah dengan berkumur menggunakan air kelapa hijau. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 21 Pilubang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik menjaga kebersihan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar melalui sosialisasi berkumur air kelapa hijau dan praktik menyikat gigi yang benar. Kegiatan dilakukan dalam bentuk edukasi kesehatan, demonstrasi cara menyikat gigi dan berkumur yang benar, serta pendampingan langsung kepada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta munculnya perubahan perilaku ke arah yang lebih baik dalam kebiasaan berkumur setelah menyikat gigi. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mendorong pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar sebagai alternatif perawatan kesehatan gigi dan mulut. Kata kunci: Karies gigi, Air kelapa hijau, Berkumur ABSTRACT Dental and oral health is an important part of general health that influences a person's quality of life, especially for elementary school age children. Children are vulnerable to experiencing dental and oral hygiene problems due to lack of knowledge and habits of maintaining oral health regularly. One natural effort that can be done to maintain clean teeth and mouth is to gargle with green coconut water. This community service was carried out at SDN 21 Pi Lubang, Ampek Angkek District, Agam Regency, with the aim of increasing knowledge and practice of maintaining oral hygiene among elementary school children through socializing green coconut water gargling and correct tooth brushing practices. Activities are carried out in the form of health education, demonstrations on how to brush teeth and gargle properly, as well as direct assistance to students. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the importance of maintaining oral hygiene, as well as a change in behavior towards a better habit of gargling after brushing their teeth. It is hoped that this activity can be the first step in establishing clean and healthy living behavior, as well as encouraging the use of natural ingredients that are easily obtained in the surrounding environment as an alternative for dental and oral health care. Key words: Dental caries, Green coconut water, Gargling
Upaya Pencegahan Karies dengan Mengunyah Mentimun dalam Menghambat Pembentukan Debris pada Anak Sekolah Dasar 21 Pilubang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Ifitri, Ika -; Warman, Anses; Arnetty, Arnetty; Zulfikri, Zulfikri
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7309

Abstract

ABSTRAKKaries gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering dijumpai pada anak usia sekolah dasar. Salah satu factor penyebabnya adalah terbentuknya debris akibat kebersihan mulut yang kurang optimal.kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam mencegah karies gigi melalui edukasi dan praktik mengunyah mentimun sebagai upaya alami dalam menghambat pembentukan debris. Kegiatan dilaksanakan di SDN 21 Pilubang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, dengan sasaran 149 siswa kelas I – VI. Metode pelaksanaan meliputi edukasi tentang menjaga kebersihan gigi dan mulut, demontrasi menyikat gigi yang baik dan benar, dan demontrasi cara mengunyah mentimun dengan benar. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan skor debris dan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku anak dalam memilih makanan sehat serta menjaga kebersihan gigi secara alami. Diharapkan kegiatan serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah mendukung kesehatan gigi anak sejak diniKata kunci: Karies Gigi, Debris, Mentimun, Mengunyah ABSTRACT Dental caries remains a common oral health problem among elementary school-aged children. One contributing factor is the formation of debris due to suboptimal oral hygiene. This Community Service activity aims to increase students' knowledge and awareness of preventing dental caries through education and the practice of chewing cucumber as a natural way to inhibit debris formation. The activity was conducted at SDN 21 Pilubang, Ampek Angkek District, Agam Regency, targeting 165 students in grades I-VI. The implementation method included education on maintaining dental and oral hygiene, demonstrations on proper tooth brushing, and demonstrations on how to chew cucumber correctly. The results of the activity show a decrease in debris scores and an increase in students' understanding of the importance of maintaining dental and oral hygiene. This activity had a positive impact on changing children's behavior in choosing healthy foods and maintaining natural dental hygiene. It is hoped that similar activities can be implemented sustainably in the school environment to support children's dental health from an early age. Keywords: Dental Caries, Debris, Cucumber, Chewing
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI (COMMUNICATION SKILLS) KEPADA PELAKU UMKM DALAM PENINGKATAN PEMASARAN PRODUK DI KELURAHAN SAWAH PADANG AUA KUNIANG KECAMATAN PAYAKUMBUH SELATAN putri, silvi adi; adzkia, legabina; setiana, iffa
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7466

Abstract

Latar belakang: Keterampilan komunikasi menjadi elemen penting dalam keberhasilan pemasaran produk UMKM, termasuk pada sektor pangan dan kesehatan keluarga. Tujuan Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi pelaku UMKM di bidang produksi makanan sehat, herbal, dan produk kesehatan rumah tangga, sehingga mampu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik komunikasi pemasaran, simulasi pitch produk, serta pendampingan intensif selama dua minggu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam menyampaikan informasi produk secara efektif, termasuk keamanan pangan, manfaat kesehatan, dan kredibilitas usaha. Kesimpulannya, pelatihan ini berkontribusi signifikan terhadap penguatan kapasitas komunikasi pelaku UMKM untuk meningkatkan pemasaran produk.
SOSIALISASI KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT PADA BANGSAL KEBIDANAN DI RUMAH SAKIT ISLAM IBNU SINA PADANG Yulia, Yulfa; sharoh, mai; sari, dian; ilahi, Vitratul; Sari, Mila; Yudhanto, Satrio Bhagas; Widura, Bella
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7431

Abstract

Pemberian kode diagnosis adalah proses penetapan kode menggunakan huruf, angka, atau kombinasinya yang mewakili komponen data medis. Ketepatan pengodean menjadi hal penting dalam menunjang mutu data rekam medis, kelancaran klaim, dan laporan rumah sakit. Salah satu permasalahan yang ditemukan di Bangsal Kebidanan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang adalah ketidaktepatan kode diagnosis penyakit pada 5 (50%) rekam medis, yang berpotensi menimbulkan pending klaim. Lokasi pengabmas adalah RSI Ibnu Sina Padang pada  pada 12 s/d 14 Juni 2025, ditemukan bahwa 26 (47,3%) kode diagnosis tepat dan 29 (52,7%) tidak tepat, 28 (50,9%) penulisan diagnosis lengkap dan 27 (49,1%) tidak lengkap, 43 (78,2%) diagnosis jelas dan 12 (21,8%) tidak jelas. ketidaktepatan pengodean disebabkan ketidaklengkapan dan ketidakjelasan diagnosis yang tidak sesuai ICD-10. Oleh sebab itu sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan ketelitian dan keterampilan dalam proses koding.
OPTIMALISASI MITIGASI BENCANA MELALUI PEMBENTUKAN TIM PSYCHOLOGICAL FIRST AID PADA BENCANA KEBAKARAN PADA WILAYAH RAWAN KEBAKARAN TAMBORA Mustikasari, Mustikasari; Fitria, Dian; Wardhani, Ice Yulia; Hargiana, Giur; Wijoyo, Eriyono Budi; Oktavia, Maynah; Nurfalah, Firhan
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7350

Abstract

ABSTRAK Wilayah Tambora merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Jakarta yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana kebakaran. Tingginya kepadatan bangunan, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana, serta minimnya penanganan psikologis pasca kebakaran menjadi faktor utama yang memperparah dampak sosial dan mental korban. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan mitigasi bencana melalui pembentukan Tim Psychological First Aid (PFA) sebagai respon awal dalam penanganan dampak psikologis bagi korban bencana kebakaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan dasar PFA, simulasi lapangan, dan evaluasi efektivitas tim. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai PFA dari rata-rata 72% menjadi 86 % serta terbentuknya tim relawan lokal yang siap tanggap memberikan pertolongan psikologis awal. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat Tambora dalam mitigasi bencana berbasis psikososial.

Page 1 of 2 | Total Record : 15