cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2964819X     EISSN : 29642507     DOI : https://doi.org/10.57235
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. Information Technology 3. Social, Political and Cultural 4. Health, Medicine and Nursing/Obstetrics
Articles 861 Documents
Analisis Penyalur Petir di Lingkungan Asrama Politeknik Penerbangan Indonesia Curug Ni Putu Amanda Pradnya Dewi; KGS. M. Ismail; Ni Kadek Oktaviani Wulandari
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9114

Abstract

Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki intensitas hari guruh yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan risiko sambaran petir terhadap bangunan dan sistem kelistrikan, khususnya pada fasilitas dengan tingkat aktivitas dan fungsi vital yang tinggi. Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC) sebagai institusi pendidikan penerbangan memiliki berbagai fasilitas pendukung operasional, salah satunya kawasan asrama taruna yang berfungsi sebagai area hunian utama dengan kepadatan aktivitas yang tinggi. Peristiwa sambaran petir yang terjadi pada 1 Desember 2025 di lingkungan asrama PPIC mengakibatkan gangguan sistem kelistrikan serta kerusakan pada beberapa panel distribusi, sehingga diperlukan evaluasi terhadap sistem penyalur petir yang terpasang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting sistem penyalur petir empat bangunan di lingkungan asrama PPIC, yaitu Gedung Serba Guna (GSG), Tower Budiarto, asrama Alpha dan asrama Bravo serta menganalisis kinerja sistem melalui pemeriksaan kondisi komponen utama, nilai tahanan pentanahan dan kesesuaiannya terhadap standar yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, pengukuran tahanan pentanahan dan pengukuran dimensi bangunan. Data dianalisis berdasarkan PUIPP, SNI 03-7015-2004, IEC 61024-1-1, IEC 62305-3 dan NF C 17-102:2011 melalui perhitungan taksiran risiko sambaran petir, pemeriksaan kondisi komponen, evaluasi nilai tahanan pentanahan serta analisis jangkauan perlindungan terminal ESE. Penelitian ini menghasilkan evaluasi terhadap kondisi sistem penyalur petir eksisting dan tingkat kesesuaiannya terhadap standar teknis yang berlaku, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan keandalan sistem proteksi petir dan keselamatan bangunan di lingkungan pendidikan penerbangan.
Pengaruh Kegagalan Praktik Terbang Terhadap Target Akademik Taruna Politeknik Penerbangan Indonesia Curug 2025 Nurman Fauzi Malik; Ichyu Machmiyana; Muhammad Faridh Shahab
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9115

Abstract

Pendidikan penerbang pada Program Sarjana Terapan di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug mengintegrasikan pembelajaran teori (ground school) dan praktik terbang (flight training) untuk membentuk kompetensi penerbang profesional. Masalah utama yang ditemukan di lokasi penelitian adalah terjadinya keterlambatan pencapaian target akademik pada fase praktik terbang, berbeda dengan fase ground school yang selalu memenuhi kalender akademik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kegagalan praktik terbang terhadap pencapaian target akademik taruna serta mengidentifikasi faktor penyebab dominannya. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan korelasi-regresi linear sederhana dengan sampel sebanyak 48 taruna (D-IV Penerbang Angkatan 7, 8, dan 9) dan 12 data pengamatan bulanan periode Januari–Desember 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegagalan praktik terbang berpengaruh signifikan terhadap target akademik ( , ) dengan kontribusi determinasi ( ) sebesar . Faktor cuaca (weather) menjadi penyebab kegagalan paling dominan dengan rata-rata 68,25 kejadian/bulan, disusul faktor kesiapan pesawat (29,33 kejadian/bulan) dan NOTAM (24,42 kejadian/bulan). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa akumulasi kegagalan operasional memperlambat durasi pencapaian target jam terbang. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengkaji faktor selain kegagalan praktik terbang yang dapat berpengaruh terhadap pencapaian target akademik taruna yang belum diteliti dalam penelitian ini.
Rancangan Reinstalasi Precision Approach Path Indicator menggunakan Dual Sirkuit Otomatis Runway 25R Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Viyuga Ade Putra Suryana; Zulina Kurniawati; Rafi Maulana Prasetyawan
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9116

Abstract

Keandalan sistem Precision Approach Path Indicator (PAPI) sangat menentukan keselamatan pendaratan pesawat, khususnya di bandara dengan kepadatan lalu lintas udara tinggi seperti Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Saat ini, PAPI pada runway 25R masih terhubung dalam satu sirkuit dan disuplai oleh satu unit Constant current regulator (CCR), sehingga gangguan pada salah satu komponen dapat menyebabkan seluruh lampu PAPI padam total, sebagaimana terjadi pada insiden padamnya PAPI runway 25R pada 9 Oktober 2025 akibat kabel power yang terputus. Penelitian ini bertujuan merancang reinstalasi jaringan PAPI menggunakan konfigurasi dua sirkuit otomatis melalui selector cabinet berbasis Programmable Logic Controller (PLC) guna meningkatkan keandalan sistem. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) level 1 yang berfokus pada tahap perancangan tanpa pembuatan produk fisik, dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara terhadap supervisor Unit Visual Aid. Hasil penelitian menunjukkan rancangan dua sirkuit membutuhkan penambahan satu unit CCR berkapasitas 5 kVA dan jalur kabel FL2XCY sepanjang 1.264 meter yang lebih pendek dari jalur eksisting (1.636 meter), sehingga rugi daya kabel primer menurun dari 45,1 W menjadi 43,56 W. Pengujian logika interlock PLC melalui simulasi Human Machine Interface (HMI) membuktikan sistem mampu mengalihkan suplai daya secara otomatis ke sirkuit cadangan ketika sirkuit utama mengalami gangguan tanpa menyebabkan lampu PAPI padam, dan hasil simulasi ETAP menunjukkan tegangan sistem rancangan (311 V) tetap berada dalam rentang aman dibandingkan kondisi eksisting (316 V). Penelitian ini menghasilkan Detail Engineering Design (DED), Rencana Kerja dan Syarat (RKS), serta Bill of Quantity (BOQ) yang dapat dijadikan acuan teknis dalam meningkatkan keandalan sistem PAPI di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, dengan rekomendasi penelitian lanjutan pada perancangan media komunikasi jaringan monitoring secara lebih mendalam.
Rancang Bangun Modular Fire Protection System Panel Listrik Berbasis IoT Dengan Pemutusan dan Pemadaman Otomatis Fadhil Fadlurrahman Rinaldi; Yenni Arnas; Basil Aldrian Prawiraatmaja
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9117

Abstract

Panel listrik merupakan pusat distribusi tenaga listrik yang memiliki risiko kebakaran akibat hubungan arus pendek, beban berlebih, sambungan kabel yang longgar, maupun kerusakan komponen. Sistem proteksi yang umum digunakan masih terbatas pada pemutusan arus dan belum terintegrasi dengan deteksi dini serta pemadaman kebakaran otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Modular Fire Protection System pada panel listrik berbasis Internet of Things (IoT) dengan fitur pemutusan dan pemadaman otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Level 3 menurut Sugiyono melalui delapan tahapan pengembangan. Sistem menggunakan ESP32 sebagai pengendali, sensor MQ-2 untuk deteksi asap, sensor Flame untuk deteksi api, relay dan kontaktor untuk pemutusan daya, servo MG996R untuk mengaktifkan APAR CO₂, buzzer sebagai alarm, LCD sebagai indikator lokal, serta Blynk untuk monitoring dan notifikasi. Hasil pengujian menunjukkan sensor MQ-2 dan Flame dapat mendeteksi asap dan api hingga jarak 80 cm. Sistem mampu mengaktifkan alarm, memutus aliran listrik, menggerakkan APAR CO₂ secara otomatis, dan mengirimkan notifikasi melalui Blynk secara real-time. Prototype mengintegrasikan deteksi dini, pemutusan daya, pemadaman otomatis, dan monitoring IoT sehingga dapat meningkatkan respons proteksi terhadap potensi kebakaran panel listrik.
Rancangan Reinstalasi Jaringan Distribusi Tegangan Menengah Gardu Instrument Landing System Bandara Halim Perdanakusuma Oji Mai Firman; Zulina Kurniawati; Isnain Jodi Anggoro
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9119

Abstract

Sistem distribusi tegangan menengah pada Gardu Instrument Landing System (ILS) Bandar Udara Halim Perdanakusuma mengalami penurunan keandalan akibat transformator step-up 380 V/6 kV yang telah beroperasi sejak tahun 1973 dan mengalami kebocoran minyak isolasi, serta kerusakan pada jalur kabel Power House–Glide Path yang mengubah konfigurasi jaringan dari loop menjadi radial sehingga tidak memiliki jalur suplai cadangan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kontinuitas suplai listrik pada peralatan navigasi penerbangan yang bersifat kritis. Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan reinstalasi jaringan distribusi tegangan menengah 6 kV pada Gardu ILS untuk meningkatkan kontinuitas dan kinerja sistem. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) Level 1 yang dipilih karena penelitian difokuskan pada tahap perancangan tanpa dilanjutkan pembuatan produk, melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data teknis, analisis sistem eksisting, perancangan transformator dan kabel, serta simulasi menggunakan ETAP 19.01 untuk memvalidasi kinerja rancangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator eksisting telah berumur 53 tahun dengan nilai breakdown voltage minyak sebesar 29,8 kV, berada di bawah standar minimum IEC 60156 sebesar 50 kV. Rancangan reinstalasi merekomendasikan transformator kering (dry-type cast resin) berkapasitas 315 kVA dan kabel N2XSEFGbY 3×35 mm² dengan konfigurasi jaringan loop. Hasil simulasi ETAP menunjukkan peningkatan profil tegangan pada seluruh bus serta pembebanan transformator sebesar 52,2%, yang masih berada dalam batas aman operasi. Rancangan ini dapat menjadi acuan teknis untuk meningkatkan kontinuitas dan keselamatan operasional sistem navigasi penerbangan, sehingga penelitian selanjutnya disarankan mencakup analisis koordinasi proteksi dan keandalan sistem secara lebih komprehensif.
Analisis Pencahayaan Lampu pada Sistem Penerangan Carpark Terminal 1 Sesuai Standar di Bandar Udara Internasional Juanda Kadek Bagus Rizky Aditya Nugraha; Ahmad Kosasih; Isnain Jodi Anggoro
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9120

Abstract

Sistem penerangan carpark Terminal 1 Bandar Udara Internasional Juanda saat ini mengalami permasalahan ketidakcukupan pencahayaan akibat hanya terpasang 2–3 luminer per tiang dari kapasitas enam soket akibat kendala pengadaan lampu baru, serta penggunaan kombinasi lampu Metal Halide Philips HPI-T 1000 W dan LED Panasonic High Mast 480 W. Kondisi ini berpotensi membahayakan visibilitas dan keselamatan pengguna fasilitas di malam hari. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kondisi pencahayaan eksisting dan mengevaluasi kelayakan teknis perancangan ulang menggunakan enam unit Philips ClearFlood gen2 BVP656 per tiang High Mast. Evaluasi menggunakan kombinasi Metode Grid (pengukuran langsung 72 titik pada delapan zona), Metode Lumen, Metode Titik, serta simulasi DIALux evo. Pendekatan multimetode dipilih untuk memvalidasi secara komprehensif antara data lapangan, perhitungan teoritis, dan simulasi fotometrik. Standar iluminansi mengacu pada SNI 7391:2008 (target minimum 22 lux) dan keseragaman pencahayaan mengacu pada IES RP-20 (minimum 0,25). Hasil pengukuran kondisi eksisting menunjukkan iluminansi rata-rata dan overall uniformity , yang membuktikan sistem belum memenuhi kriteria. Pada skenario usulan, Metode Lumen menghasilkan iluminansi rata-rata , Metode Titik pada titik kritis menghasilkan , serta simulasi DIALux evo menghasilkan average illuminance , minimum illuminance , maximum illuminance , dan overall uniformity . Penggantian sistem penerangan ini terbukti layak secara teknis dan berhasil menurunkan total daya terpasang dari menjadi (efisiensi daya ). Pengelola bandara direkomendasikan merealisasikan penggantian ke satu jenis luminer LED seragam, dan bagi peneliti selanjutnya disarankan melakukan analisis Life Cycle Cost (LCC) serta integrasi smart lighting.
Analisis Penyebab Kerusakan Precision Approach Path Indicator Runway 07 dan 25 Di Bandar Udara Nusawiru Hendra Kristiady Pangaribuan; I Wayan Juliarta; Ayunda Maulita Alya Rizky
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9121

Abstract

Sistem Precision Approach Path Indicator (PAPI) merupakan fasilitas Airfield Lighting System (AFL) vital yang memberikan panduan visual sudut luncur pesawat saat pendekatan dan pendaratan. Di Bandar Udara Nusawiru Pangandaran, sistem PAPI pada Runway 07 dan 25 mengalami kegagalan operasi total sejak tahun 2021. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kerusakan teknis, menghitung beban sistem, menganalisis hasil pengukuran tahanan isolasi kabel FL2XCY dan trafo seri, evaluasi fisik box PAPI dan bak trafo, evaluasi kapasitas CCR, hasil wawancara, serta penentuan akar penyebab menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) dan Fishbone Diagram. Penelitian dengan metode kombinasi kualitatif dan kuantitatif ini menemukan bahwa total beban PAPI sebesar 315 VA melebihi kapasitas operasional maksimum CCR (4 kVA) sehingga mengalami ketiadaan daya (total breakdown/kerusakan CCR). Sebanyak 60% titik kabel FL2XCY dan 50% trafo seri memiliki tahanan isolasi 0–20 MΩ (di bawah standar minimum 50 MΩ), 46% fitting lampu rusak, serta 87% bak trafo tergenang air/lumpur. RCA mengidentifikasi ketiadaan program pemeliharaan preventif terstruktur (preventive maintenance) sebagai akar masalah utama yang diperkuat oleh interaksi faktor Man, Machine, Material, Method, dan Environment.
Prakarsa Komunitas Sipil Inklusif: Studi Pemenuhan Hak Dasar Pendidikan di Maktab Tuli As-Sami Pontianak Arief Adi Purwoko; Pipit Widiatmaka
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prakarsa komunitas sipil inklusif dalam meretas ketimpangan struktural pemenuhan hak atas pendidikan bagi warga negara tuli di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Keserbatidakcukupan negara dan rendahnya tingkat literasi masyarakat marjinalisasi ganda bagi subjek tuli. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama informan kunci yang diperkuat melalui observasi partisipatif serta studi dokumentasi primer. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maktab Tuli As-Sami bertindak sebagai manifestasi agensi kewarganegaraan transformatif yang mengisi kekosongan peran negara melalui penyediaan arena pendidikan berbasis Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan budaya tuli. Transformasi gerakan terwujud dari pergeseran pendekatan karitas menuju model berbasis keberdayaan kedaulatan warga dengan mengaktualisasikan prinsip dan etika budaya tuli. Keberlanjutan gerakan ini ditopang oleh pengembangan modal sosial melalui kemitraan strategis bersama komunitas sipil yang luas, perguruan tinggi, dan lembaga birokrasi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemandirian komunitas sipil akar rumput di Maktab Tuli As-Sami’ merupakan wujud best practice dari gerakan inklusi yang mampu menjamin kedaulatan dan pemenuhan hak dasar pendidikan tuli secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Rancangan Pemasangan Medium Approach Lighting System pada Runway 33 di Bandar Udara Wiriadinata Tasikmalaya Arya Reistu Pradipta; Feti Fatonah; Muhammad Zaky Isdy
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9128

Abstract

Bandar Udara Wiriadinata Tasikmalaya merupakan bandar udara kategori Non Precision Approach yang pada Runway 33 saat ini hanya dilengkapi Runway Threshold Identification Light (RTIL). Kondisi tersebut belum memberikan panduan visual yang optimal bagi pilot, terutama saat jarak pandang menurun akibat kabut dan curah hujan tinggi. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan operasi penerbangan melalui perancangan Medium Approach Lighting System (MALS) pada Runway 33. Tujuan penelitian adalah menghasilkan rancangan MALS yang sesuai dengan ketentuan teknis dan kondisi eksisting Bandar Udara Wiriadinata. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Tingkat 1 karena penelitian berfokus pada pengembangan produk berupa rancangan tanpa implementasi fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, sedangkan analisis rancangan mengacu pada ICAO Annex 14 dan SKEP Nomor 114 Tahun 2002. Hasil penelitian menghasilkan rancangan MALS sepanjang 420 meter yang terdiri atas tujuh barrette dengan jarak 60 meter serta crossbar pada jarak 300 meter. Rancangan juga mencakup penyesuaian elevasi, tinggi tiang, jalur kabel, kapasitas catu daya, dan spesifikasi instalasi sesuai kondisi eksisting. Produk yang dihasilkan berupa Detail Engineering Design (DED), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Rencana Kerja Syarat (RKS) yang telah divalidasi. Berdasarkan hasil penelitian, rancangan MALS telah memenuhi konfigurasi dan ketentuan teknis yang digunakan sehingga dapat menjadi acuan pengembangan fasilitas Approach Lighting System pada Runway 33. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan rancangan ke tahap implementasi fisik serta melakukan pengujian kinerja dan evaluasi efektivitas MALS terhadap keselamatan operasi pada kondisi jarak pandang rendah.
Peran Bank Sampah Induk Cimahi (SAMICI) Dalam Penguatan Sikap Peduli Lingkungan Berbasis Komunitas pada Organisasi Pemuda Nadia Afifa Nugraha; Sapriya; Pitria Sopianingsih
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9129

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran Bank Sampah Induk Cimahi (SAMICI) sebagai agent of change dalam penguatan sikap peduli lingkungan berbasis komunitas pada organisasi pemuda. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian dilakukan di Kota Cimahi dengan melibatkan 5 informan dari Karang Taruna dan Dinas Lingkungan Hidup melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAMICI berhasil meningkatkan partisipasi pemuda melalui gerakan 5M (mengurangi, memilah, memanfaatkan, mendaur ulang, menabung) yang mengintegrasikan prinsip 3R. Program ini terbukti efektif membentuk sikap peduli lingkungan, meningkatkan kesadaran pemilahan sampah, dan mendorong partisipasi sosial berkelanjutan sebagai bagian dari civic disposition. Namun, implementasi masih menghadapi hambatan internal (keterbatasan SDM) dan eksternal (kesadaran masyarakat rendah, keterbatasan lahan). Penelitian ini menekankan perlunya penguatan kapasitas berkelanjutan untuk mengoptimalkan peran SAMICI dalam menciptakan masyarakat yang peduli lingkungan.