cover
Contact Name
Hari Susanto
Contact Email
p3m.banten@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@poltekpel-banten.ac.id
Editorial Address
JL. Raya No.1, Karang Serang, Kec. Sukadiri, Tangerang, Banten 15330
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Marine Inside
ISSN : 27162656     EISSN : 29859638     DOI : 10.62391/ejmi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Marine Inside adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dan dikelola oleh Politeknik Pelayaran Banten. Jurnal ini merupakan media sarana publikasi berbagai macam penelitian dan pengembangannya di bidang Nautika, Permesinan Kapal, dan Manajemen Transportasi laut.
Articles 114 Documents
Integrasi strategi rekrutmen dan kompetensi awak kapal sebagai kunci keunggulan operasional dalam sektor pelayaran Aryaputra Singgih, Jay; Sulistyo, Marendra Budi; Malau, April Gunawan; Simanjuntak, Bernadtua
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.134

Abstract

Meningkatnya aktivitas pelayaran di Indonesia menuntut perusahaan pelayaran untuk memastikan kinerja operasional kapal yang optimal melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi rekrutmen dan kompetensi kerja awak kapal terhadap kinerja operasional kapal tanker. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 297 awak kapal tanker pada perusahaan pelayaran PT SMP Tbk. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rekrutmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional kapal (β = 0,567; p < 0,05). Kompetensi kerja awak kapal juga berpengaruh positif dan signifikan dengan pengaruh yang lebih kuat (β = 0,814; p < 0,05). Secara simultan, strategi rekrutmen dan kompetensi kerja awak kapal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja operasional kapal. Temuan ini menegaskan bahwa rekrutmen yang transparan dan berbasis kebutuhan operasional, serta penguatan kompetensi teknis dan adaptabilitas awak kapal, merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan operasional kapal tanker. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan pelayaran dalam merancang kebijakan rekrutmen dan program pengembangan kompetensi awak kapal guna mendukung kinerja operasional yang berkelanjutan. The increasing intensity of maritime activities in Indonesia requires shipping companies to ensure optimal ship operational performance through effective human resource management. This study aims to examine the effect of recruitment strategies and crew competencies on the operational performance of tanker vessels. A quantitative research approach was employed using a survey method involving 297 tanker crew members from PT SMP Tbk, an Indonesian shipping company. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that recruitment strategies have a positive and significant effect on ship operational performance (β = 0.567; p < 0.05). Crew work competencies also show a positive and significant effect, with a stronger influence (β = 0.814; p < 0.05). Simultaneously, recruitment strategies and crew competencies significantly affect the improvement of ship operational performance. These findings highlight the importance of transparent and operationally aligned recruitment processes, as well as the development of technical competencies and adaptability among ship crews, in enhancing efficiency, safety, and operational sustainability of tanker vessels. This study provides practical implications for shipping companies in formulating recruitment policies and competency development programs to support sustainable operational performance.
Inovasi kapal bertenaga panel surya sebagai implementasi energi baru terbarukan dalam transportasi laut Palembangan, Semuel; Nursyamsu, Nursyamsu; Irwansyah, Rudi Harun; Peramutya, Alvian Demaz; Santoso, Rahmat; Amirullah, Amirullah; Hidayatuloh, Ade Taopik; Ischak, Rabbani
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i1.137

Abstract

Ketergantungan sektor maritim pada bahan bakar fosil telah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan emisi karbon, pencemaran lingkungan laut, dan tingginya biaya operasional kapal. Tantangan ini menuntut inovasi energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe kapal wisata bertenaga surya sebagai sumber energi utama penggerak. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, perakitan, pengujian, dan evaluasi kinerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kapal berbobot 1,3 ton dapat beroperasi dengan kecepatan rata-rata 3,5–4 knot menggunakan enam panel surya berkapasitas 100 WP dan empat baterai 200 Ah, dengan waktu pengisian penuh sekitar 12 jam pada kondisi penyinaran optimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kapal bertenaga surya berpotensi menjadi alternatif transportasi laut yang efisien, ramah lingkungan, serta mendukung penerapan energi terbarukan di sektor maritim.   The maritime sector's reliance on fossil fuels has significantly contributed to increased carbon emissions, marine environmental pollution, and high vessel operational costs. These challenges necessitate the development of environmentally friendly and sustainable alternative energy solutions. This study aims to design and implement a solar-powered tourist boat prototype as the primary propulsion energy source. The research employed a Research and Development (R&D) approach, encompassing needs analysis, design, assembly, testing, and performance evaluation stages. The test results indicate that a 1.3-ton vessel can operate at an average speed of 3.5–4 knots using six 100 WP solar panels and four 200 Ah batteries, with a full charging time of approximately 12 hours under optimal sunlight conditions. These findings suggest that solar-powered boats have the potential to serve as an efficient and environmentally friendly alternative for maritime transportation while promoting the adoption of renewable energy in the maritime sector.
Evaluasi penerapan Standard Operating Procedure (SOP) tank cleaning terhadap efisiensi persiapan muat pada Kapal Tanker MT Nova Naomi Agustiawan, Hendra; Anggraeni, Elva Febriana; Malik, Djamaludin
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.140

Abstract

Pembersihan tangki (tank cleaning) merupakan tahapan krusial dalam persiapan muatan pada kapal tanker karena berpengaruh langsung terhadap kualitas muatan, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Standard Operating Procedure (SOP) tank cleaning serta mengidentifikasi kendala yang mempengaruhi efisiensi persiapan muat di kapal tanker MT Nova Naomi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi selama pelaksanaan praktik kerja laut (PRALA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP tank cleaning di MT Nova Naomi belum sepenuhnya sesuai dengan standar internasional, khususnya terkait aspek keselamatan kerja dan kesiapan peralatan. Keterbatasan fasilitas pendukung, rendahnya pemahaman awak kapal terhadap SOP, serta pengabaian penggunaan alat pelindung diri menyebabkan proses pembersihan tangki menjadi tidak optimal dan berdampak pada keterlambatan transisi muatan dari Crude Palm Oil (CPO) ke Olein. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan awak kapal, penyediaan peralatan yang memadai, serta pengawasan yang lebih ketat guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keselamatan dalam pelaksanaan tank cleaning. Tank cleaning is a critical stage in cargo preparation on tanker vessels, as it directly affects cargo quality, occupational safety, and operational timeliness. This study aims to evaluate the implementation of the Standard Operating Procedure (SOP) for tank cleaning and to identify factors affecting the efficiency of loading preparation on the tanker MT Nova Naomi. A descriptive qualitative approach was employed in this research. Data were collected through direct observation, interviews, questionnaires, and documentation during the researcher’s sea practice (PRALA). The findings indicate that the implementation of the tank cleaning SOP on MT Nova Naomi has not fully complied with international standards, particularly regarding safety practices and equipment readiness. Limited supporting facilities, insufficient crew understanding of SOPs, and inadequate use of personal protective equipment resulted in suboptimal tank cleaning performance and delays in cargo transition from Crude Palm Oil (CPO) to Olein. This study recommends enhancing crew training, providing adequate cleaning equipment, and strengthening supervision to improve the effectiveness, efficiency, and safety of tank cleaning operations.
Analisis dampak kerusakan ramp door terhadap kinerja bongkar muat Kapal Ro-Ro KM Mutiara Ferindo VII Malindo, Ifan; Mudiyanto; Wiyono, Teguh
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.142

Abstract

Kerusakan ramp door pada kapal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) dapat berdampak langsung terhadap kinerja bongkar muat dan kelancaran operasional pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kerusakan ramp door terhadap kinerja bongkar muat pada kapal Ro-Ro KM Mutiara Ferindo VII. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi langsung di lapangan, wawancara dengan nahkoda, chief officer, dan bosun, serta dokumentasi pendukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerusakan ramp door yang disebabkan oleh putusnya wire rope akibat korosi dan kurangnya perawatan rutin mengakibatkan terhentinya proses bongkar muat, keterlambatan operasional kapal selama 4–5 jam, serta menurunnya efisiensi operasional dan kepercayaan pengguna jasa. Selain berdampak pada aspek operasional, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan kerja di area dermaga. Upaya penanganan dilakukan melalui penghentian sementara aktivitas, sterilisasi area, inspeksi awal, perbaikan darurat, serta evaluasi sistem perawatan kapal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan perawatan preventif ramp door secara berkala sebagai upaya untuk menjaga kinerja bongkar muat dan keselamatan operasional kapal Ro-Ro. Ramp door failure on Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) vessels can directly affect loading and unloading performance as well as overall operational efficiency. This study aims to analyze the impact of ramp door damage on loading and unloading performance on the Ro-Ro vessel KM Mutiara Ferindo VII. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed, using data collected through direct field observation, interviews with the master, chief officer, and bosun, and supporting documentation. The findings indicate that ramp door damage, caused by wire rope failure due to corrosion and insufficient routine maintenance, resulted in the suspension of loading and unloading activities, operational delays of approximately 4–5 hours, and decreased operational efficiency and user confidence. In addition to operational impacts, the incident also posed potential occupational safety risks in the port area. Corrective actions included temporary suspension of operations, area securing, initial inspections, emergency repairs, and evaluation of the vessel’s maintenance system. This study highlights the importance of implementing regular preventive maintenance of ramp doors to ensure loading and unloading performance and operational safety on Ro-Ro vessels.
Dinamika kinerja reach stacker pada container yard Terminal Petikemas Surabaya Tahun 2024 Kusuma, Seftian Dwi; Priyono, Budi; Prawirosastro, Carlos Lazaro
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.143

Abstract

Kinerja alat bongkar muat di terminal petikemas berperan penting dalam menjaga kelancaran arus logistik dan keandalan operasional pelabuhan. Salah satu peralatan utama pada area container yard adalah reach stacker, yang berfungsi dalam pemindahan dan penataan peti kemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dinamika kinerja reach stacker berdasarkan kondisi operasional lapangan di Terminal Petikemas Surabaya selama tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data operasional enam unit reach stacker (S71–S76), yang mencakup volume penanganan peti kemas periode Januari–Desember 2024, serta data hasil observasi dan wawancara dengan operator dan supervisor lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kinerja yang cukup signifikan antar unit, baik dari sisi beban kerja maupun stabilitas kinerja bulanan. Beberapa unit menunjukkan performa yang relatif konsisten pada area dengan tingkat kepadatan tinggi, sementara unit lainnya mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh faktor teknis, rotasi shift kerja, kondisi cuaca, serta koordinasi operasional di lapangan. Selain itu, ketidakseimbangan distribusi beban kerja antar unit berpotensi memengaruhi keandalan armada reach stacker dalam jangka panjang. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja reach stacker tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi alat, tetapi juga oleh sistem kerja dan peran sumber daya manusia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi operasional bagi pengelola terminal dalam meningkatkan keberlanjutan kinerja peralatan bongkar muat. Handling equipment performance plays a crucial role in ensuring smooth logistics flows and operational reliability at container terminals. One of the key pieces of equipment in the container yard is the reach stacker, which is responsible for container handling and stacking activities. This study aims to evaluate the operational performance dynamics of reach stackers based on field conditions at the Surabaya Container Terminal during 2024. A descriptive qualitative approach was applied by utilizing operational data from six reach stacker units (S71–S76), covering container handling volumes from January to December 2024, supported by field observations and interviews with operators and supervisors. The findings reveal notable performance differences among the units in terms of workload distribution and monthly performance stability. Certain units demonstrated relatively consistent performance in high-density operational areas, while others experienced fluctuations influenced by technical conditions, shift rotations, weather disturbances, and coordination within yard operations. Furthermore, imbalanced workload allocation among units may affect the long-term reliability of the reach stacker fleet. These results indicate that reach stacker performance is shaped not only by equipment conditions but also by operational systems and human factors. This study provides operational insights that may support terminal management in evaluating and improving the sustainability of container handling performance.
Analisis Penyebab Terjadinya Kandas MV Selili Baru Di Alur Sungai Siak satya, Hammam; Malik, Djamaludin; Febriana, Elva
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.144

Abstract

Insiden kapal kandas masih menjadi permasalahan serius dalam keselamatan pelayaran, khususnya pada alur sungai yang memiliki karakteristik sempit, berarus kuat, dan dipengaruhi pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya kandas kapal MV Selili Baru di Alur Sungai Siak serta mengidentifikasi tindakan penanganan dan upaya pencegahan untuk meningkatkan keselamatan navigasi pelayaran sungai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan awak kapal, serta analisis dokumen kapal berupa logbook dan berita acara kejadian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insiden kandas disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Faktor internal didominasi oleh human error, terutama ketidaktepatan perhitungan pasang surut, lemahnya komunikasi di anjungan, serta tidak dilaksanakannya safety meeting sebelum memasuki alur sempit. Faktor eksternal meliputi arus sungai yang kuat, perubahan kedalaman akibat pasang surut, serta karakteristik alur Sungai Siak yang sempit dan berbelok tajam. Tindakan awak kapal setelah kejadian kandas telah sesuai dengan prosedur keselamatan, meliputi plotting posisi kapal, sounding kedalaman dan tangki, serta pemeriksaan potensi kebocoran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan keselamatan navigasi di alur sungai berisiko tinggi memerlukan perencanaan pelayaran yang lebih akurat, penerapan Bridge Resource Management, serta peningkatan kedisiplinan dan kesiapsiagaan awak kapal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan pelayaran, kru kapal, dan institusi pendidikan maritim dalam mencegah insiden kandas pada pelayaran sungai. Grounding incidents remain a critical issue in maritime safety, particularly in river channels characterized by narrow waterways, strong currents, and tidal influences. This study aims to analyze the factors causing the grounding of MV Selili Baru in the Siak River channel and to identify the response actions and preventive measures to enhance inland waterway navigational safety. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed. Data were collected through direct observation, semi-structured interviews with the ship’s crew, and analysis of ship documents, including logbooks and official incident reports. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the grounding incident was caused by a combination of internal and external factors. Internal factors were dominated by human error, particularly inaccurate tidal calculations, ineffective bridge communication, and the absence of a safety meeting prior to entering the confined channel. External factors included strong river currents, tidal-induced depth variations, and the narrow and sharply curved characteristics of the Siak River channel. The crew’s actions following the grounding complied with established safety procedures, including position plotting, depth and tank sounding, and leak inspections. This study concludes that improving navigational safety in high-risk river channels requires more accurate voyage planning, effective implementation of Bridge Resource Management, and enhanced crew discipline and preparedness. The findings are expected to serve as a reference for shipping companies, ship crews, and maritime education institutions in preventing grounding incidents in inland waterways.
Analisis pengaruh angin dan arus terhadap olah gerak kapal pada saat melakukan sandar di pelabuhan Dewi, Astri Kustina; Bintari, Pramudyasari Nur; Hakim, Zikril
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.145

Abstract

Manuver sandar kapal merupakan salah satu fase paling kritis dalam operasi pelayaran karena dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, khususnya angin dan arus. Kondisi lingkungan yang tidak terkendali dapat memengaruhi olah gerak kapal dan meningkatkan risiko kecelakaan di pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angin dan arus terhadap olah gerak kapal saat melakukan manuver sandar di pelabuhan dengan studi kasus pada MV Sinar Bintan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung selama operasi sandar, wawancara dengan perwira kapal, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dengan mengaitkan kondisi angin dan arus terhadap respons manuver kapal selama proses sandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angin dan arus memiliki pengaruh signifikan terhadap stabilitas dan arah gerak kapal, terutama pada kecepatan rendah saat mendekati dermaga. Angin samping dan arus menyilang terbukti meningkatkan kesulitan pengendalian kapal dan membutuhkan koordinasi yang lebih baik antara nahkoda, perwira jaga, serta penggunaan bantuan tugboat. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan pemahaman tentang mitigasi risiko manuver sandar kapal di pelabuhan, khususnya dalam kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Berthing maneuver is one of the most critical phases in ship operations, as it is strongly influenced by external environmental factors, particularly wind and current. Uncontrolled environmental conditions can affect ship maneuverability and increase the risk of accidents in port areas. This study aims to analyze the effects of wind and current on ship maneuverability during berthing operations, using MV Sinar Bintan as a case study. This research adopts a qualitative descriptive approach through a case study method. Data were collected through direct observation during berthing operations, interviews with ship officers, and documentation review. The analysis focuses on examining the relationship between wind and current conditions and the ship’s maneuvering response during the berthing process. The results indicate that wind and current significantly influence ship stability and directional control, particularly at low speeds when approaching the berth. Crosswinds and transverse currents were found to increase maneuvering difficulty and require enhanced coordination between the master, deck officers, and tugboat assistance. This study provides practical insights for improving risk mitigation strategies during ship berthing operations under challenging environmental conditions.
Evaluasi prosedur pengikatan muatan kendaraan terhadap keselamatan operasional kapal ro-ro (Studi kasus KM. Mila Utama) Siahaan, Renta Novaliana; Purnomo, Sandy Wahyu; Fahrisani, Antaris; Shulhany, Ahmad; Maulidina, Rizky
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.146

Abstract

Kapal Ro-Ro memiliki tingkat risiko keselamatan operasional yang relatif tinggi, khususnya terkait dengan pengikatan muatan kendaraan selama pelayaran. Pengikatan muatan yang tidak sesuai prosedur berpotensi menyebabkan pergeseran muatan, gangguan stabilitas kapal, hingga kecelakaan pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi prosedur pengikatan muatan kendaraan terhadap keselamatan operasional kapal Ro-Ro pada KM. Mila Utama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung di atas kapal, wawancara dengan Mualim I dan Kelasi, serta studi dokumentasi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan praktik pengikatan muatan di lapangan dengan standar keselamatan yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) dan ketentuan International Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum prosedur pengikatan muatan kendaraan telah diterapkan, namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian, antara lain jarak penempatan kendaraan yang terlalu rapat, kondisi peralatan lashing yang aus, serta sudut dan ketegangan tali pengikat yang belum memenuhi ketentuan standar. Ketidaksesuaian tersebut berpotensi meningkatkan risiko pergeseran muatan dan menurunkan tingkat keselamatan operasional kapal, terutama pada kondisi cuaca buruk. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap prosedur pengikatan muatan, peningkatan kompetensi awak kapal, serta pemeliharaan peralatan lashing guna mendukung keselamatan pelayaran kapal Ro-Ro secara berkelanjutan. Ro-Ro ships are associated with relatively high operational safety risks, particularly related to vehicle cargo securing during voyages. Improper cargo securing procedures may lead to cargo shifting, reduced ship stability, and serious maritime accidents. This study aims to evaluate vehicle cargo securing procedures in relation to operational safety on board the Ro-Ro vessel KM. Mila Utama. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing direct onboard observations, interviews with the First Officer and deck crew, and documentation analysis. The evaluation was conducted by comparing actual cargo securing practices with safety standards established by the International Maritime Organization (IMO) and the International Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS). The results indicate that although cargo securing procedures have generally been implemented, several non-compliances remain, including insufficient spacing between vehicles, worn lashing equipment, and improper lashing angles and tension that do not fully meet prescribed standards. These deficiencies may increase the risk of cargo movement and compromise operational safety, particularly under adverse weather conditions. The study highlights the necessity of regular evaluation of cargo securing procedures, continuous crew training, and proper maintenance of lashing equipment to enhance the operational safety of Ro-Ro vessels.
Evaluasi peran awak kapal dan sistem perawatan sekoci terhadap efektivitas latihan keadaan darurat (drill) di KMP Portlink III Dewi, Astri Kustina; Bintari, Pramudyasari Nur; Rinaldy, Zaki
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.147

Abstract

Keselamatan pelayaran menuntut kesiapan awak kapal serta keandalan peralatan keselamatan, khususnya sekoci sebagai sarana evakuasi utama dalam keadaan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran awak kapal dan sistem perawatan sekoci terhadap efektivitas pelaksanaan latihan keadaan darurat (drill) di atas kapal KMP Portlink III. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara tidak terstruktur dengan awak kapal, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas drill belum optimal, yang ditandai oleh keterlambatan respons awak kapal terhadap alarm darurat, pemahaman tugas yang belum merata, serta lemahnya koordinasi saat proses evakuasi. Selain itu, sistem perawatan sekoci belum dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan standar keselamatan pelayaran, terlihat dari kondisi teknis sekoci dan peralatannya yang tidak sepenuhnya siap dioperasikan. Kondisi tersebut berdampak pada kegagalan pelaksanaan launching sekoci saat latihan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas drill sangat dipengaruhi oleh kompetensi awak kapal dan penerapan sistem perawatan yang terencana dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan disiplin latihan, pembagian tugas yang jelas, serta penguatan sistem perawatan sekoci untuk mendukung kesiapsiagaan darurat di atas kapal. Maritime safety requires not only reliable safety equipment but also competent and well-prepared crew members, particularly regarding lifeboats as primary means of evacuation in emergency situations. This study aims to evaluate the role of crew members and the lifeboat maintenance system on the effectiveness of emergency drills conducted on board KMP Portlink III. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through direct observation, unstructured interviews with ship personnel, and documentation review. The findings indicate that the effectiveness of emergency drills has not been fully achieved, as reflected in delayed crew responses to emergency alarms, uneven understanding of assigned duties, and limited coordination during evacuation procedures. In addition, the lifeboat maintenance system has not been consistently implemented in accordance with maritime safety standards, as evidenced by technical deficiencies in lifeboat components and supporting equipment. These conditions contributed to the failure of lifeboat launching during drills. The study highlights that effective emergency drills are strongly influenced by crew competence and the implementation of a systematic and continuous maintenance system. Therefore, strengthening routine training, clarifying task allocation, and improving lifeboat maintenance practices are essential to enhance emergency preparedness on board.
Optimalisasi Sistem Informasi Venus dalam manajemen pergantian awak kapal pada divisi pengawakan PT Pertamina International Shipping Purnomo, Budi; Octavitri, Yollanda; Ramadhani, Ingga Cantika
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan Sistem Informasi Venus dalam mendukung manajemen pergantian awak kapal (crew change) pada Divisi Pengawakan PT Pertamina International Shipping. Proses pergantian awak kapal merupakan aktivitas krusial dalam operasional pelayaran yang menuntut ketepatan data, koordinasi yang efektif, serta pengendalian administrasi yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan personel terkait, studi dokumentasi, serta kuesioner sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Venus berperan penting dalam meningkatkan efektivitas manajemen pengawakan, khususnya dalam pengelolaan data awak kapal, penjadwalan sign on dan sign off, serta pemantauan masa berlaku sertifikat. Namun demikian, optimalisasi sistem belum sepenuhnya tercapai akibat kendala teknis, keterbatasan jaringan komunikasi di kapal, serta rendahnya pemahaman sebagian awak kapal terhadap penggunaan sistem. Oleh karena itu, optimalisasi Sistem Informasi Venus perlu didukung melalui peningkatan kompetensi pengguna, penguatan koordinasi antara kru kapal dan pihak kantor, serta pemanfaatan fitur sistem secara konsisten. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan pelayaran dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi manajemen pergantian awak kapal berbasis sistem informasi. This study aims to analyze and optimize the implementation of the Venus Information System in supporting crew change management within the Crewing Division of PT Pertamina International Shipping. The crew change process is a critical component of maritime operations that requires accurate data management, effective coordination, and continuous administrative control. This research employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques including direct observation, in-depth interviews with relevant personnel, documentation studies, and supporting questionnaires. The findings indicate that the Venus Information System plays a significant role in enhancing the effectiveness of crew management, particularly in managing seafarer data, scheduling sign on and sign off activities, and monitoring certificate validity. However, the system has not been fully optimized due to technical constraints, limited communication networks onboard vessels, and insufficient user understanding among some crew members. Therefore, optimizing the Venus Information System requires improved user training, strengthened coordination between onboard crew and office staff, and consistent utilization of system features. This study is expected to contribute practical insights for shipping companies in improving efficiency and accuracy in information system–based crew change management.

Page 10 of 12 | Total Record : 114