cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
anto.uptt@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
jurnalirje@gmail.com
Editorial Address
https://irje.org/index.php/irje/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Research Journal on Education
ISSN : 27759482     EISSN : 27758672     DOI : 10.31004/irje.v3i1.357
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles 2,601 Documents
Minat Siswa terhadap Club Bulutangkis di SMA Negeri 2 Mejayan Kabupaten Madiun Pitaloka, Tia Amika; Wismanadi, Himawan; Rusdiawan, Afif; Supriyanto, Catur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3440

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat minat siswa terhadap club bulutangkis di SMA Negeri 2 Mejayan Kabupaten Madiun, mengingat olahraga ini cukup populer namun partisipasi siswa cenderung menurun dalam dua tahun terakhir. Kajian ini penting karena minat merupakan faktor psikologis yang berpengaruh besar terhadap keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, sehingga pemahaman terhadap minat siswa dapat menjadi dasar pengembangan program pembinaan olahraga di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei. Sampel terdiri dari 50 siswa anggota club bulutangkis yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berbasis skala Likert yang memuat indikator faktor internal (keinginan, rasa suka, aktivitas konsisten) dan eksternal (dukungan keluarga, guru/pelatih, fasilitas, lingkungan). Data dianalisis dengan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa dari faktor internal berada pada kategori tinggi, sedangkan dari faktor eksternal berada pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun potensi minat internal siswa cukup tinggi, minat tersebut perlu diperkuat melalui dukungan lingkungan yang kondusif. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan program ekstrakurikuler di sekolah, khususnya dalam merancang strategi peningkatan partisipasi siswa melalui penguatan motivasi internal sekaligus dukungan eksternal secara sinergis.
Penerapan Kegiatan Bermain Peran untuk Meningkatkan Self Confident pada Anak Usia Dini Dini TK Widuri Jaya Kebon Jeruk Jakarta Barat Cenny, Cenny; Widiyastuti, Arie; Choiriyah, Choiriyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3442

Abstract

Berbagai permasalahan yang timbul, fokus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kegiatan bermain peran dalam meningkatkan self confident (kepercayaan diri) anak usia dini di TK Widuri Jaya Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih banyaknya anak usia 4–5 tahun yang menunjukkan kurang percaya diri ketika diminta berbicara, tampil di depan kelas, maupun berinteraksi dengan teman sebaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, catatan anekdot, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan bermain peran dengan tema profesi dapat meningkatkan keberanian anak untuk memilih peran, menjawab pertanyaan guru, tampil di depan kelas, serta berinteraksi dengan teman. Peningkatan terlihat signifikan dari siklus I ke siklus II, di mana mayoritas anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain peran efektif dalam meningkatkan self confident anak usia dini, sehingga dapat dijadikan strategi pembelajaran yang relevan dalam pengembangan sosial-emosional anak di PAUD.
Koping Religius pada Narapidana Lansia di Lapas Kelas IIa Banjarmasin Puspita, Raden Ayu; Biafri, Vivi Sylviani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3443

Abstract

Lanjut usia merupakan kelompok rentan yang mengalami penurunan kondisi fisik, psikologis, dan sosial sehingga menghadapi tantangan berat dalam menjalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Narapidana lansia berisiko tinggi mengalami stres, kecemasan, dan kesepian akibat kehilangan kebebasan dan keterbatasan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk koping religius yang digunakan narapidana lansia di Lapas Kelas IIA Banjarmasin serta dampak yang dirasakan terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah tiga orang narapidana lansia beragama Islam yang aktif mengikuti kegiatan keagamaan di dalam Lapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga narapidana lansia menerapkan koping religius positif dalam menghadapi stres dan kecemasan. Aktivitas keagamaan seperti sholat wajib dan sunnah, dzikir, membaca Al-Qur’an, pengajian, dan yasinan menjadi media mereka menemukan ketenangan batin, penerimaan diri, serta penguatan spiritual untuk bertahan di Lapas. Faktor pendukung koping religius mereka adalah pendidikan agama sebelumnya, pengalaman hidup, kondisi kesehatan, dan program pembinaan kepribadian di Lapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga narapidana lansia menerapkan koping religius positif dalam menghadapi stres dan kecemasan. Ketiga informan menerapkan koping religius positif seperti aktivitas sholat wajib dan sunnah, dzikir, membaca Al-Qur’an, pengajian, dan yasinan untuk memperoleh ketenangan batin dan penerimaan diri. Menariknya, ditemukan satu informan yang semula cenderung menggunakan koping religius negatif seperti merasa dihukum oleh Tuhan, namun berangsur berubah menjadi koping religius positif setelah mengikuti pembinaan keagamaan di Lapas. Faktor pendukung perubahan tersebut meliputi pendidikan agama, pengalaman hidup, kondisi kesehatan, dan adanya program pembinaan kepribadian di Lapas. erdasarkan temuan tersebut, diusulkan program SEHATI LANSIA (Sharing Hati Lansia) sebagai bentuk pendampingan psikospiritual yang membantu lansia mengelola emosi negatif, memperkuat koping religius positif, meningkatkan penerimaan diri, serta mencegah munculnya kembali koping religius negatif.
Dzikir Nailu Al-Khairat dalam Membentuk Akhlak Mahmudah pada Siswa di MAS Al-Amanah Al-Gontory Tangerang Selatan Efanda, Ahmad Dandi; Syarif, Fajar; Al-Ghifary, Muh. Ubaidillah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan dzikir Nailu Al-Khairat pada siswa kelas XI MAS Al-Amanah Al-Gontory serta menelaah perannya dalam pembentukan akhlak mahmudah di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara bersama dewan guru dan siswa, serta data sekunder dari dokumen sekolah, buku, jurnal, dan sumber daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kegiatan dzikir Nailu Al-Khairat dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu: (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, dan (c) evaluasi. Adapun nilai akhlak mahmudah yang terbentuk melalui kegiatan ini mencakup empat aspek pokok, yakni: (a) mentauhidkan Allah SWT, (b) keikhlasan, (c) husnudzon, dan (d) tawakal. Dengan demikian, dzikir Nailu Al-Khairat bukan hanya menjadi aktivitas ibadah rutin, tetapi juga sarana efektif dalam menanamkan karakter mulia bagi siswa di MAS Al-Amanah Al-Gontory Tangerang Selatan.
Analisis Kriminogenik Kekerasan antar Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan Althaf, Alfaizy Dinosyah; Jarodi, Odi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3446

Abstract

Fenomena kekerasan antar narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan masih menjadi hambatan serius dalam mencapai tujuan pembinaan dan reintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor kriminogenik yang memicu terjadinya kekerasan serta mengidentifikasi strategi pencegahan yang dilakukan oleh pihak Lapas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur dengan 12 narasumber yang terdiri dari pejabat struktural dan warga binaan, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik Braun dan Clarke dengan dukungan Routine Activity Theory (RAT) dan teori deprivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat tema utama faktor kriminogenik, yaitu dominasi sosial antar narapidana, kondisi overcrowded dengan minim pengawasan, tekanan psikologis, serta ketimpangan sosial-ekonomi di dalam Lapas. Adapun upaya pencegahan yang dilakukan meliputi peningkatan pengawasan terintegrasi, perlindungan terhadap narapidana rentan, manajemen dominasi sosial, serta program pembinaan mental. Penelitian ini menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan harus diintegrasikan dengan pengelolaan sumber daya manusia dan sarana pembinaan yang adaptif. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi perumusan kebijakan pemasyarakatan yang lebih efektif dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, manusiawi, dan berkelanjutan.
Tinjauan Hukum Administrasi Negara terhadap peralihan Kewenangan Perizinan Pembangunan dari Pemerintahan Daerah ke Otorita Ibu Kota Nusantara Rustiana, Rustiana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3449

Abstract

Peralihan kewenangan perizinan pembangunan, khususnya dalam hal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), dari Pemerintah Daerah (Pemda) yang berwenang di wilayah terdampak kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Peralihan ini merupakan konsekuensi hukum dari penetapan IKN sebagai Pemerintahan Daerah Khusus yang diselenggarakan oleh Otorita IKN dengan kewenangan khusus berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN. Penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian hukum normative menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Data dianalisis dengan cara kualitatif untuk mempelajari legalitas dan dampak peralihan kewenangan dari perspektif Hukum Administrasi Negara (HAN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralihan kewenangan perizinan pembangunan kepada Otorita IKN memiliki dasar hukum yang kuat dan bersifat atributif melalui Undang-Undang IKN sebagai lex specialis. Dalam Hukum Administrasi Negara, mekanisme ini bertujuan untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi tata kelola perizinan yang terintegrasi. Namun, peralihan ini menimbulkan tantangan hukum administrasi, terutama terkait: (1) Kepastian Hukum perizinan yang telah diterbitkan oleh Pemda sebelumnya, (2) Perlindungan Hukum terhadap Hak-Hak Masyarakat Terdampak Perubahan Wilayah Administratif, (3) Harmonisasi Regulasi antara Peraturan Otorita IKN dengan Peraturan Daerah, dan (4) Akuntabilitas penerbitan Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) oleh Otorita IKN. Untuk menjamin kepastian hukum, perlindungan hak masyarakat, dan kepatuhan terhadap Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), Otorita IKN wajib menyusun regulasi transisi yang komprehensif, yang mencakup skema kompensasi dan partisipasi publik, serta membangun sistem pengawasan yang kuat.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran Prakarya Kelas VIII di SMP Negeri 6 Oku Adesti, Anita; Vidianti, Ade; Yunarti, Yelmi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3450

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Prakarya Kelas VIII di SMP Negeri 6 OKU. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan ( Research and Development). Model yang digunakan model prosedural dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Data hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian evaluasi dari ahli media di peroleh rata-rata persentase 79% dengan kategori Baik, ahli desain dengan persentase 82% dengan Kategori Baik, dan ahli materi dengan persentase 88% dengan kategori Baik Sekali. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi orang per orang yang berjumlah 3 peserta didik diperoleh rata-rata persentase 90,97% dengan kategori Baik sekali, evaluasi kelompok kecil yang berjumlah 6 peserta didik diperoleh rata-rata persentase 89,2% dengan kategori Baik Sekali, dan uji coba lapangan yang berjumlah 20 peserta didik diperolah rata-rata persentase 88,3% dengan kategori Baik Sekali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menyatakan media pembelajaran interaktif layak untuk digunakan pada mata pelajaran Prakarya Kelas VIII
Pengaruh Literasi Digital dan Efikasi Diri terhadap Minat Berwirausaha pada Siswa Nuryanti, Nuryanti; Basuki, Hery; Prastiwi, Cahyarini Dwi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3452

Abstract

Perkembangan era digital menuntut generasi muda untuk memiliki keterampilan yang tidak hanya sebatas penggunaan teknologi, tetapi juga kemampuan memanfaatkannya secara produktif untuk mendukung orientasi kewirausahaan. Namun, minat berwirausaha siswa masih relatif rendah, meskipun akses teknologi semakin luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha pada siswa SMA. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Syekh Subakir tahun ajaran 2025/2026, dengan jumlah responden sebanyak 74 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda melalui SPSS versi terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital (β = 0,367; p < 0,001) dan efikasi diri (β = 0,262; p = 0,015) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, baik secara parsial maupun simultan (F = 10,537; p < 0,001). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi literasi digital dan efikasi diri dalam memprediksi minat berwirausaha pada siswa tingkat menengah, yang sebelumnya lebih banyak dikaji pada mahasiswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan literasi digital dengan kewirausahaan dalam kurikulum sekolah serta perlunya strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa agar siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
Kesenjangan Literasi dan Kepercayaan dalam Penerapan Cicilan Emas Cilem: Studi Kasus BSI KCP Bagan Batu Husna, Lailatul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3459

Abstract

Perbankan syariah menghadapi tantangan literasi masyarakat yang rendah, kekurangan informasi produk, dan kekhawatiran risiko harga dalam penerapan inovasi Cicilan Emas Cilem sebagai alternatif pembiayaan syariah. Penelitian ini bertujuan menjawab: sejauh mana literasi keuangan syariah, kesenjangan informasi, persepsi risiko harga, dan kepercayaan nasabah memengaruhi adopsi produk Cilem di BSI KCP Bagan Batu Kota? Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (n=10), observasi partisipatif, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan NVivo 12. Hasil menunjukkan literasi rendah (80%), kekurangan informasi (70%), dan persepsi risiko harga (60%) menjadi penghambat utama, sementara preferensi saluran digital (60%) dan workshop interaktif (50%) menawarkan jalur edukasi efektif. Rekomendasi staf bank mencakup perluasan edukasi digital dan pelatihan literasi tersegmentasi. Temuan ini mengintegrasikan Maqashid Syariah, Islamic Financial Literacy Theory, dan extended TAM dalam kerangka analisis, memberikan peta tema strategis untuk intervensi praktis lembaga keuangan syariah. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain mixed-method multisite untuk menguji efektivitas intervensi literasi dan mekanisme hedging, serta eksplorasi transparansi berbasis blockchain.
Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen (E-Ijazah) untuk Peningkatan Efisiensi Administrasi di SMAN 1 Nganjuk Fitria, Kholisa Nur; Junaris, Imam
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3462

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen (SIM) e-Ijazah dalam meningkatkan efisiensi administrasi di SMAN 1 Nganjuk. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Ijazah mampu mempercepat penerbitan, meningkatkan akurasi data, serta memperkuat transparansi layanan administrasi. Namun, kendala masih ditemui, seperti keterbatasan kompetensi SDM, jaringan internet yang belum stabil, dan penerimaan eksternal yang belum merata. Berdasarkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM), keberhasilan penerapan e-Ijazah dipengaruhi oleh perceived usefulness dan perceived ease of use. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital, penguatan infrastruktur, serta sosialisasi lebih luas agar e-Ijazah dapat berjalan optimal dan diakui secara luas.