cover
Contact Name
Edi Ilham
Contact Email
asianpublisher.id@gmail.com
Phone
+6285781169228
Journal Mail Official
asianpublisher.id@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Noer Ali Sumber Artha kalimalang Bekasi Barat 17134, Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Published by Asian Publisher
ISSN : -     EISSN : 29644690     DOI : https://doi.org/10.58738/qanun
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies (E-ISSN 2964-4690) is a high-quality, open-access peer-reviewed international journal published two times a year (March, September) by Asian Publisher. QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies focusing on historical, comparative, and legal and societal approaches to Islamic law, we are also particularly interested in presenting data science tools and key sources that inform scientific analysis.
Articles 195 Documents
PENGARUH MEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN SELF-ESTEEM REMAJA WANITA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Juniar, Juniar; Defriyanto, Defriyanto
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media digital dalam layanan bimbingan dan konseling guna memberikan rekomendasi berbasis bukti bagi para praktisi dalam merancang strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan self-esteem remaja wanita. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan meninjau 19 artikel relevan dari basis data Scopus dan sumber lainnya dalam kurun waktu 2014–2025 melalui pendekatan diagram PRISMA dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari media digital sebagai ancaman akibat dampak negatif perbandingan sosial menjadi media digital sebagai peluang intervensi psikologis yang efektif melalui inovasi seperti film, podcast, aplikasi konseling daring, dan komik digital yang terbukti dapat meningkatkan self-esteem. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan panduan berbasis bukti yang terstandarisasi bagi konselor untuk mengintegrasikan teknologi digital secara optimal dalam praktik konseling, serta memberikan edukasi bagi remaja mengenai penggunaan media sosial yang bijak untuk memitigasi risiko kesehatan mental seperti kecemasan dan nomophobia.
MENGURAI PESAN AL-QURAN DAN HADIS TENTANG ILMU PENGETAHUAN DAN IMPLIKASINYA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Misdiyanti, Leny; Amrillah, M. Soinun; Ariyanto, Muksin; Imron, Ali; Suharmon
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1196

Abstract

Abstrak ini mengkaji urgensi dan landasan teologis dari sinergi antara Pendidikan Agama Islam dan sains, yang bersumber dari pesan-pesan esensial dalam Al-Quran dan Hadis mengenai ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dikotomi ilmu, yang telah mengakar dalam sistem pendidikan Islam, dapat diatasi melalui model integrasi yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan hermeneutika kontekstual dan tematik (mawdhū’ī). Populasi penelitian adalah seluruh teks Al-Quran dan Hadis yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan, dengan sampel berfokus pada ayat dan hadis esensial yang memuat pesan tauhid dan urgensi ilmu. Instrumen penelitian adalah analisis teks (content analysis) terhadap teks-teks primer (Al-Quran dan Hadis) dan sekunder (literatur akademik). Hasil penelitian menegaskan bahwa Islam memandang ilmu sebagai kesatuan integral yang harus diarahkan pada pengenalan dan ketaatan kepada Allah (Tauhid). Implementasi sinergi ini dalam kurikulum pendidikan Islam memerlukan pergeseran paradigma dari model dualistik menjadi model transdisipliner. Model ini bertujuan membentuk peserta didik yang memiliki kecerdasan spiritual (tafaqquh fiddin) dan kompetensi saintifik (scientific literacy) secara seimbang, guna menjawab tantangan moral dan teknologi abad ke-21.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP RANGKAP JABATAN MENTERI ATAU WAKIL MENTERI SEBAGAI KOMISARIS BUMN PERSPEKTIF FIQH SIYASAH Ismuhadi; Khalid
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketentuan hukum serta prinsip-prinsip siyasah Islam terkait praktik rangkap jabatan yang dilakukan oleh menteri atau wakil menteri yang juga menjabat sebagai komisaris pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan menggunakan metode yuridis normatif dan pendekatan Fiqh Siyasah, penelitian ini menelaah regulasi dalam Undang-Undang No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara serta prinsip-prinsip amanah, keadilan, dan maslahat dalam kepemimpinan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik rangkap jabatan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, mengurangi efektivitas pelayanan publik, serta bertentangan dengan prinsip etika kepemimpinan dalam Islam yang melarang penumpukan kekuasaan. Oleh karena itu, rangkap jabatan pejabat negara dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai siyasah syar’iyyah yang mengedepankan kemaslahatan dan keadilan.
REKONSTRUKSI KESADARAN HUKUM PERKAWINAN MASYARAKAT DESA: INTEGRASI MAQASID AL-SHARI’AH DAN LEGAL EMPOWERMENT Tambunan, Jannus; Alimuddin HM
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1202

Abstract

Problematika hukum perkawinan di masyarakat desa seringkali ditandai oleh praktik perkawinan tidak tercatat, talak informal, serta lemahnya pemenuhan hak nafkah dan hak asuh anak. Fenomena ini mencerminkan adanya jarak antara regulasi hukum dan kesadaran hukum masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengisi celah riset dengan menganalisis dan merekonstruksi kesadaran hukum perkawinan masyarakat desa melalui integrasi maqasid al-shari‘ah dan legal empowerment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain sosio-legal, yang memandang hukum sebagai praktik sosial (law in action). Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi sosial, dan analisis dokumen hukum serta keagamaan. Analisis dilakukan secara tematik dan interpretatif dengan menggunakan kerangka legal consciousness untuk memahami cara masyarakat memaknai, merespons, dan mempraktikkan hukum perkawinan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran hukum masyarakat desa cenderung transisional, dengan dominasi pemahaman hukum yang masih berorientasi pada keabsahan agama. Namun, terdapat pergeseran menuju pemahaman hukum sebagai sarana perlindungan, terutama melalui pemaknaan norma hukum dalam kerangka maqasid al-shari‘ah yang didukung oleh pemberdayaan hukum berbasis komunitas. Temuan ini menyoroti pentingnya integrasi kedua pendekatan untuk merubah pemaknaan hukum perkawinan dari sekadar formalitas normatif menjadi budaya hukum keluarga yang berorientasi pada keadilan dan kemaslahatan. Artikel ini berkontribusi secara teoretis dengan mengembangkan kajian hukum Islam melalui pendekatan sosio-legal yang integratif dan menawarkan model rekonstruksi kesadaran hukum perkawinan yang kontekstual bagi masyarakat desa.
KIP-K STUDENTS’ PERCEPTIONS: EVALUATING THE TRANSFORMATION OF RELIGIOUS GUIDANCE AT MA’HAD AL-JAMI’AH, UIN RADEN INTAN LAMPUNG Aditia, Rangga; Hijriyah, Umi; Sunarto
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1206

Abstract

This study aims to describe the perceptions of students receiving the Indonesia Smart College Card Program (KIP-K) regarding the implementation of religious guidance at Ma’had Al-Jami’ah of UIN Raden Intan Lampung and its impact on their religious attitudes and practices. This research employs a descriptive qualitative approach, involving all KIP-K recipient students residing in the Ma’had as the population, with the sample selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation of the guidance activities, and were subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through technique triangulation. The findings indicate a transformation in students' religious behaviors due to the guidance program. Specifically, students showed increased consistency in performing both obligatory and recommended worship practices, and developed positive habits, such as regularly reciting the Qur’an. The religious guidance, which included halaqah sessions, congregational prayers, classical Islamic text studies, and Qur’anic recitation strengthening, significantly improved students' worship discipline and religious understanding. However, some students faced challenges in balancing academic schedules with the guidance activities, resulting in suboptimal participation in several supplementary programs. Overall, the religious guidance provided at the Ma’had is perceived as relevant and effective in strengthening the religious character of KIP-K recipients. These findings offer an important contribution to the development of more adaptive guidance strategies aligned with the needs of affirmative program beneficiaries in Islamic higher education.
INTEGRATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) IN AQIDAH AKHLAQ EDUCATION: ITS CONTRIBUTION TO THE ACHIEVEMENT OF THE SDGS Lestari, Shindy Dwi; Khasanah, Uswatun; Susanti, Agus
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1207

Abstract

This study aims to examine the utilization of artificial intelligence (AI) in Aqidah Akhlaq instruction at MAN 2 Bandar Lampung. In the digital age, challenges surrounding morality are becoming increasingly complex, necessitating innovative approaches to education. This study introduces the AI-Integrated Moral Learning Approach, which bridges the conceptual gap between technology and the internalization of affective moral values. Employing a descriptive qualitative approach, the research utilized observation, in-depth interviews, and documentation to collect data regarding the implementation of AI in religious education. The study participants included Aqidah Akhlaq teachers, students, and digital program administrators within the madrasah. The collected data were thematically analyzed to explore AI’s contribution to fostering a more personalized, adaptive, and morally relevant learning process. The findings indicate that AI, through various applications such as ChatGPT, Gemini, and Quizizz, can enhance students’ comprehension of the material and enrich the assessment process. Although challenges related to infrastructure readiness and digital literacy persist, the use of AI has been shown to positively impact the development of students’ Islamic character. This study offers a novel approach integrating AI into moral education and provides significant contributions toward advancing more adaptive Islamic education in the digital era.
ANALISIS NILAI-NILAI SYURA DALAM PROSES MUSYAWARAH DI DPRD KOTA METRO PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (STUDI DI DPRD KOTA METRO) Lufiani, Sabrina Martha; Syukur, Iskandar; Jayus, Muhammad
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai esensial syura dalam perspektif fiqh siyasah dan menganalisis sejauh mana mekanisme musyawarah di DPRD Kota Metro merefleksikan nilai-nilai tersebut, serta merumuskan tantangan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang mengintegrasikan analisis dokumen rapat dan keputusan DPRD dengan kajian literatur keislaman serta ketatanegaraan sebagai kerangka normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prosedural, DPRD Kota Metro telah mencerminkan nilai syura melalui rapat paripurna dan pembahasan anggaran yang kolektif, namun secara substantif, masih terdapat kesenjangan pada kedalaman partisipasi publik, transparansi deliberasi, dan adanya dominasi kepentingan politik partisan. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya penguatan partisipasi masyarakat secara langsung dan peningkatan kapasitas anggota dewan dalam melakukan deliberasi substantif agar praktik musyawarah di tingkat daerah dapat mendekati idealisme syura yang berorientasi pada kemaslahatan umum.
A TAHSIN-BASED PEDAGOGICAL FRAMEWORK FOR ENHANCING PHONETIC ACCURACY IN QUR’ANIC RECITATION: A QUALITATIVE STUDY AT MA’HAD AL-JAMI’AH UIN RADEN INTAN LAMPUNG Syifa, Alifia Karomatus; Jamaluddin Z, Wan; Hasanah , Uswatun
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1209

Abstract

This study aims to provide a comprehensive description of the implementation of the tahsin program in enhancing Qur’anic reading proficiency at Ma’had Al-Jami’ah, UIN Raden Intan Lampung. It focuses on the pedagogical framework of the tahsin learning process, which is conducted in halaqah sessions held after the dawn prayer (ba’da Subuh), after the sunset prayer (ba’da Maghrib), and during evening classes. The research employed a descriptive qualitative approach, with the research population encompassing all tahsin activities conducted within the Ma’had. The sample was purposively selected and consisted of tahsin instructors (muallimah), the qirā’ah–tahfidz coordinator, Ma’had administrators, and active student participants. The research instruments included observation guidelines, interview protocols, and documentation sheets. Data were collected through direct observation of instructional procedures, in-depth interviews regarding coaching methods, and documentation such as activity photos and assessment archives to strengthen the findings. The results indicate that the primary method employed is the Yanbu’a approach, structured progressively from letter recognition to reading fluency, and reinforced with the talaqqi–musyafahah method to ensure accuracy of articulation (makhraj), phonetic characteristics, and the proper application of tajwīd rules. Evaluation is conducted through multiple layers, including oral recitations, reading tests, and routine coaching for muallimah. The main challenges include heterogeneous initial abilities, regional dialect interference, and fluctuating learner motivation. These challenges are addressed through placement tests, level-based grouping, remedial guidance, and teacher training. The study concludes that the methodological integration of Yanbu’a with talaqqi–musyafahah effectively improves the Qur’anic reading quality of students, offering a pedagogical approach that is both progressive and adaptive to the diverse needs of learners.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG UPAH MENGUPAH PEKERJA PEMBERSIH IKAN TERI: (Studi di Desa Pulau Pasaran Kecamatan Teluk Betung Timur Kota Bandar Lampung) Aprilia, Vita; Edi, Relit Nur; Nurasari
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik upah mengupah pekerja pembersih ikan teri di masyarakat Desa Pulau Pasaran, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, serta mengevaluasi praktik tersebut dari sudut pandang hukum Islam fiqh muamalat. Studi ini menerapkan metodologi kualitatif, dengan mengumpulkan informasi melalui observasi, wawancara mendalam dengan pekerja dan pengusaha, serta pengumpulan dokumen terkait akad lisan. Studi menunjukkan bahwa pengupahan berlangsung berdasarkan borongan yang telah lama diterapkan oleh masyarakat, diorganisir melalui kesepakatan lisan antara juragan dan pekerja setempat. Selain sistem upah standar Rp3.000 per kg untuk 5 kg ikan teri Jengki, terdapat tambahan ketentuan pengurangan upah jika berat bersih kurang akibat sisa kotoran atau ikan hancur karena kondisi bahan baku buruk (basi/tercemar), sebagai bentuk penyesuaian operasional. Pengurangan ini tidak mengevaluasi tanggung jawab majikan atas kualitas pasokan secara tertentu. Dari perspektif hukum Islam, praktik ini dianalisis dengan mempertimbangkan landasan Al-Quran, hadis (seperti "Berikan upah sebelum keringat kering"), serta prinsip fiqh terkait rukun ijarah (ujrah ma'lum) yang tidak boleh menimbulkan gharar atau ketidakadilan, di mana majikan seharusnya bertanggung jawab atas bahan baku cacat. Temuan studi ini diharapkan memberikan pengetahuan lebih baik pada pengelolaan upah mengupah yang menghargai tradisi lokal, tanpa mengabaikan prinsip syariah, sehingga berkontribusi pada keadilan ekonomi pekerja secara adil dan sesuai ajaran Islam.
PENGARUH PEMAHAMAN AKIDAH AKHLAK DAN SELF CONTROL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MAN 2 BANDAR LAMPUNG Sari, Puput Mayang; Murtadho, Ali; Irawan, Dedy
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman Akidah Akhlak dan self control terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MAN 2 Bandar Lampung, dengan sampel sebanyak 99 siswa kelas XI IPS yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert Empat poin untuk mengukur pemahaman Akidah Akhlak dan self control, sedangkan prestasi belajar diukur melalui dokumentasi nilai Ujian Akhir Semester. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS, yang diawali dengan uji prasyarat analisis dan dilanjutkan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Akidah Akhlak dan self control secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Secara parsial, pemahaman Akidah Akhlak berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar dengan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan self control. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi prestasi belajar siswa dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Akidah Akhlak dan kemampuan pengendalian diri merupakan faktor penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah.