cover
Contact Name
MUHAMMAD IQBAL AL GHOZALI
Contact Email
tugasku44@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
tugasku44@gmail.com
Editorial Address
Blok Selasa RT/RW 01/03 NO. 73, Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh , Kab. Majalengka, Provinsi Jawa Barat, 45458
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Action Research Journal Indonesia (ARJI)
ISSN : 27749290     EISSN : 27750787     DOI : 10.61227
Core Subject : Education,
ARJI is a journal that publishes the results of scientific research in the field of education using classroom action research methods. The ARJI journal is published every 3 months, namely in March, June, September and December. The ARJI journal has been published since March 2019. The ARJI journal already has the E-ISSN (2775-0787) and P-ISSN (2774-9290) numbers.
Articles 541 Documents
Membentuk Karakter Qur'ani: Analisis Nilai Ibadah dalam Buku One Day One Juz Maghfiratus Sholehah; Siswanto Siswanto
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.734

Abstract

Pendidikan Agama Islam memiliki tujuan utama untuk membentuk pribadi manusia yang tidak hanya beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai proses pembinaan, salah satunya dengan membiasakan peserta didik untuk membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an. Kegiatan pembiasaan ini menjadi fondasi penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter Qur’ani, sehingga peserta didik mampu menginternalisasi ajaran Islam secara menyeluruh dalam sikap, perilaku, dan cara berpikirnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai ibadah dalam buku One Day One Juz serta relevansinya dengan tujuan Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter Qur'ani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kepustakaan (library research). Sumber data primer adalah buku One Day One Juz: Dahsyatnya Manfaat Membaca Al-Qur'an dan Kisah Inspiratif Odojers karya Miftah A. Malik dan ODOJ, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur relevan lainnya. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dokumentasi, dianalisis menggunakan analisis isi, dan diuji keabsahannya melalui triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku One Day One Juz memuat nilai-nilai ibadah meliputi penguatan iman, ketenangan jiwa, perolehan pahala, peningkatan motivasi hidup, perlindungan dari perbuatan maksiat, peningkatan ilmu pengetahuan, kelapangan rezeki, dan petunjuk hidup. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi kuat dengan tujuan Pendidikan Agama Islam karena berkontribusi dalam membentuk karakter Qur'ani yang tercermin dalam keimanan, akhlakul karimah, dan kepribadian muslim. Dengan demikian, buku ini tidak hanya berfungsi sebagai panduan ibadah, tetapi juga sebagai media edukatif pembentukan karakter Qur'ani.  
Model Pembelajaran Saintifik Melalui Game Edukatif Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Logis Anak di TK Fastabiqul Khairat Kota Bima R.P.M. Anom Miftahul Falah; Ahmadin Ahmadin; Syahru Ramadhan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.735

Abstract

Kemampuan berpikir logis pada anak usia dini menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Namun, pembelajaran di taman kanak-kanak masih didominasi pendekatan konvensional yang kurang mampu mendorong perkembangan kemampuan berpikir logis anak secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran saintifik melalui game edukatif interaktif dalam mengoptimalkan kemampuan berpikir logis anak di TK Fastabiqul Khairat Kolo Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian tahapan pembelajaran saintifik — mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan menyampaikan pemahaman — melalui media permainan edukatif interaktif mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak serta mendorong penalaran logis secara kontekstual dan bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran tersebut tidak sekadar sesuai dari sisi keilmuan pendidikan, melainkan juga mampu menyesuaikan diri dengan cara dan gaya belajar anak usia dini, sehingga berpotensi menjadi pendekatan inovatif yang berkontribusi pada pengembangan praktik pembelajaran PAUD secara global.
Peta Jaringan Karakter Multikultur Melalui Integrasi Budaya di Sekolah Dasar Ratih Fatonah; Nur Asiah; Muhammad Muchsin Afriyadi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.736

Abstract

Keberagaman budaya di Indonesia menuntut dunia pendidikan untuk menanamkan karakter peserta didik yang toleran dan inklusif sejak jenjang sekolah dasar. Namun, kajian yang memetakan secara sistematis perkembangan penelitian mengenai karakter multikultur melalui integrasi budaya di sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan pola perkembangan penelitian terkait karakter multikultur melalui integrasi budaya di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada tahapan Bettany-Saltikov dan dianalisis menggunakan pendekatan bibliometrik. Populasi penelitian mencakup seluruh artikel ilmiah yang membahas karakter multikultur, integrasi budaya, dan sekolah dasar, dengan sampel sebanyak 385 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur pada basis data Scopus menggunakan aplikasi Publish or Perish dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian tentang sekolah dasar menjadi fokus dominan dalam penelitian karakter multikultur dan memiliki keterkaitan kuat dengan integrasi budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi budaya berperan strategis dalam penguatan karakter multikultur di sekolah dasar.
Analisis Pembentukan Nilai Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Melalui Aktivitas Permainan Tradisional Monica Indra Sari; Vanda Rezania
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terbentuknya nilai kolaborasi pada siswa sekolah dasar melalui aktivitas permainan tradisional di Kampung Lali Gadget. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian menggunakan (single case), yaitu siswa sekolah dasar yang secara konsisten dan berkelanjutan melakukan aktivitas permainan tradisional di Kampung Lali Gadget. Teknik pengumpulan data dilakukan secara runtut melalui tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan jenis data berupa data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu mengelompokkan data (coding), mereduksi data, dan menarik kesimpulan yang sudah di verifikasi melalui triangulasi data. Dari hasil analisis dan keabsahan data, dapat disimpulkan bahwa nilai kolaborasi yang muncul yaitu pembagian peran dan tanggung jawab, kerja sama dan saling membantu, partisipasi dan kontribusi aktif, serta menghormati dan menghargai pendapat. Nilai kolaborasi tersebut muncul secara alami melalui interaksi sosial dalam permainan tradisional. Temuan ini menunjukkan bahwa Kampung Lali Gadget berperan sebagai ruang pendidikan karakter nonformal yang efektif dalam menumbuhkan nilai kolaborasi siswa sekolah dasar, serta memberikan kontribusi ilmiah dalam memperkuat kajian pendidikan karakter berbasis komunitas melalui pemahaman kontekstual mengenai proses internalisasi nilai kolaborasi secara alami dan berkelanjutan.
Joseph J. Schwab's Educational Thought and Its Relevance to the Implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesia Firmansyah Firmansyah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.739

Abstract

The development of education policy in Indonesia through the implementation of the Merdeka Curriculum requires a flexible, contextual, and learner-centered curriculum approach. The implementation of this curriculum requires a strong theoretical foundation so that it is not only technical but also reflective. In this context, the ideas of Joseph J. Schwab, particularly his concepts of the practical and the four commonplaces of curriculum, are relevant because they emphasize a deliberative process and contextual curriculum decision-making. Therefore, this study aims to describe Joseph J. Schwab's educational and social background, the main points of Joseph J. Schwab's thinking in the field of education, and analyze the relevance of Schwab's thinking to the implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesia. This study is a literature study using a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data collection was carried out by gathering various relevant scientific sources identified through online databases, such as Google Scholar, Scopus, and ERIC, using keywords such as: Joseph J. Schwab, curriculum deliberation, The Practical Schwab, Merdeka Curriculum, and Boolean operators (AND, OR, NOT) to broaden or narrow the search for more relevant results. The literature search focused on publications that appeared in the last 15 years (2010–2025). However, several of Schwab's classic works from the 1960s to the 1970s were included because they are the main foundation of his thinking. The data analysis technique was carried out using a thematic synthesis approach. The results of the study show that the concepts of “the practical” and “four commonplaces of curriculum” developed by Schwab are directly related to the principles of the Merdeka Curriculum, particularly in terms of empowering teachers as curriculum designers, student-centered learning, and the integration of social and cultural contexts in the learning process. Schwab also emphasized the importance of a deliberative process in curriculum decision-making, which supports the principles of autonomy and flexibility of educational units in the Merdeka Curriculum. The theoretical implications of this research enrich the study of educational philosophy in Indonesia by offering Schwab as a reflective and contextual alternative foundation. Practically, these findings provide direction for improving the capacity of teachers as context-aware and collaborative learning designers in curriculum design. This study recommends that Schwab's thinking be more widely integrated into teacher training, curriculum development, and national education policy. Thus, the implementation of the Merdeka Curriculum can take place in a more meaningful, democratic, and needs-oriented manner for students.
Strategi Implementasi Mata Kuliah PTK Bagi Mahasiswa PAI Universitas Singaperbangsa Karawang Berbasis Publikasi Karya Ilmiah Agus Susilo Saefullah; Lau Han Sein
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.745

Abstract

Pembelajaran Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan bagian penting dalam membekali mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai calon pendidik yang mampu memahami dan menerapkan pendekatan reflektif dalam pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi pembelajaran PTK di lingkungan Program Studi PAI Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). Kegiatan pembelajaran dirancang secara sistematis melalui empat tahapan utama, yaitu: (1) penyampaian materi dasar mengenai konsep dan struktur PTK; (2) simulasi penerapan metode PTK di kelas untuk melatih pemahaman dan kemampuan merancang tindakan; (3) praktik lapangan yang memungkinkan mahasiswa mengimplementasikan rancangan tindakan dalam konteks pendidikan yang nyata; dan (4) penyusunan laporan hasil kegiatan yang dipublikasikan melalui platform Open Journal Systems (OJS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada dokumentasi proses pembelajaran dan keterlibatan mahasiswa pada setiap tahapan. Hasil deskripsi menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PTK berjalan sesuai dengan perencanaan dan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami serta menerapkan penelitian tindakan kelas secara sistematis. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pembelajaran berbasis praktik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Islami Pada Remaja Muslim di Era Budaya Fear of Missing Out (FOMO) Syifa Adilla Zahra; Siti Khotimah; Riki Adi Pratama; Yuberti Yuberti; Abd Rahman Hamid; Baharudin Baharudin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.747

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital dalam beberapa dekade terakhir telah merombak tatanan komunikasi, akses informasi, serta interaksi sosial kalangan muda. Integrasi internet dan gawai pintar menjadikan dunia maya sebagai elemen vital dalam keseharian remaja. Hal ini memicu fenomena Fear of Missing Out (FOMO), yakni kecemasan akibat takut tertinggal dari tren atau interaksi digital yang dianggap penting. Bagi remaja Muslim, dampak FOMO melampaui aspek psikologis semata, melainkan berpotensi mengancam pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai akhlak Islami. Arus informasi yang deras serta budaya pamer di media sosial dapat menggeser orientasi nilai, memicu kompetisi berlebihan, dan melemahkan kendali diri. Namun, riset yang secara spesifik menghubungkan FOMO dengan pembentukan akhlak Islami pada remaja Muslim masih minim. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman dan implementasi nilai Islam di tengah dominasi budaya FOMO, serta menelaah keselarasan antara tujuan pendidikan Islam dengan realitas digital. Menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-kualitatif dan analisis isi terhadap literatur klasik dan kontemporer, hasil kajian menunjukkan bahwa FOMO berpotensi mengikis nilai keikhlasan, qana’ah, kerendahan hati, serta pengendalian diri. Implikasi dari temuan ini mengarah pada perlunya strategi pendidikan akhlak Islami yang adaptif melalui integrasi konsep tazkiyatun nafs, literasi digital berbasis nilai Islam, serta keteladanan di lingkungan keluarga dan pendidikan.  
Pembinaan Motivasi Belajar dalam Hadits Tarbawi: Studi Atas Hadits-Hadits tentang Keutamaan Ilmu dan Ulama Wildayah Musyafa; Muhammad Abdullah Sidiq; Ainal Ghani; Guntur Cahaya Kesuma; Amirudin Amirudin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.750

Abstract

Hadits tentang keutamaan ilmu dan ulama digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis pembinaan motivasi belajar dari sudut pandang hadits tarbawi. Kitab-kitab hadits berfungsi sebagai sumber primer dan buku dan jurnal pendidikan Islam berfungsi sebagai sumber sekunder dalam penelitian ini, yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dalam studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan memperhatikan aspek makna teks, konteks (asbāb al-wurūd), dan kualitas sanad dan matan hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadits tentang keutamaan ilmu dan ulama mengandung nilai spiritual, moral, dan sosial. Nilai spiritual memandang menuntut ilmu sebagai ibadah yang memiliki nilai ukhrawi, nilai moral menekankan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk mengejar dan mengamalkan ilmu, dan nilai sosial menekankan peran ulama sebagai pewaris nabi yang membimbing masyarakat. Sistem motivasi belajar yang terdiri dari motivasi intrinsik dan ekstrinsik terdiri dari ketiga nilai tersebut. Akibatnya, hadits tarbawi harus dimasukkan ke dalam proses pendidikan melalui contoh guru, motivasi berbasis nilai, dan model pembelajaran integratif, kolaboratif, dan reflektif-spiritual. Metode ini tidak hanya meningkatkan keinginan siswa untuk belajar, tetapi juga mengajarkan mereka tentang iman dan tanggung jawab sosial mereka.
Implementasi Metode Scientific untuk Mengembangkan Kemampuan Ilmiah Siswa pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar : Studi Kasus Eka Harlin Susiani; Jamilatun Nafi'ah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan metode scientific dalam pembelajaran IPAS serta mengkaji perkembangan kemampuan ilmiah siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang berfokus pada dinamika proses pembelajaran dalam konteks kelas yang nyata dan alamiah. Subjek penelitian terdiri atas guru, siswa, dan kepala sekolah yang berperan sebagai informan pendukung guna memperkaya data penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi secara komprehensif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode scientific diterapkan secara terstruktur melalui tahapan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan dalam pembelajaran IPAS. Penerapan metode ini terbukti mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar serta berkontribusi signifikan terhadap perkembangan keterampilan proses sains, sikap ilmiah, dan kemampuan berpikir ilmiah. Faktor pendukung keberhasilan implementasi meliputi kompetensi guru dalam memahami dan mengelola pendekatan scientific, dukungan kebijakan sekolah yang kondusif, serta ketersediaan perangkat pembelajaran yang memadai. Sementara itu, sejumlah kendala turut ditemukan dalam pelaksanaannya, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa yang cukup beragam, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menegaskan bahwa metode scientific sangat relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPAS sebagai upaya mengembangkan kemampuan ilmiah siswa secara berkelanjutan dan bermakna.
Integrasi Literasi Digital dalam Pembelajaran PAI untuk Menghadapi Disinformasi Keagamaan di Era Digital Riki Adi Pratama; Nur Rohfitta; Silpa Silpa; Muhammad Abdullah Sidiq; Chairul Anwar
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.753

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membuka akses yang lebih luas terhadap informasi keagamaan, namun di sisi lain juga memunculkan tantangan serius berupa maraknya disinformasi keagamaan yang beredar di ruang digital. Kondisi ini menuntut adanya penguatan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) agar peserta didik mampu memahami, mengevaluasi, dan memverifikasi informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan urgensi literasi digital dalam pendidikan Islam kontemporer, mengkaji strategi integrasinya dalam pembelajaran PAI, serta mengidentifikasi implikasi pedagogisnya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah bereputasi, buku akademik, dan publikasi relevan yang selanjutnya dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dalam pembelajaran PAI mencakup dimensi teknis, kognitif, dan etis yang terintegrasi secara harmonis dengan prinsip tabayyun sebagai landasan epistemologis Islam. Strategi integrasi dilakukan melalui penguatan kurikulum yang adaptif, penerapan problem-based learning, pemanfaatan media digital yang kredibel dan terseleksi, serta evaluasi pembelajaran berbasis literasi digital yang terukur. Integrasi tersebut tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik, tetapi juga membawa implikasi yang signifikan terhadap pembentukan karakter, meliputi sikap kritis, selektif, bertanggung jawab, serta religius dalam menyikapi informasi keagamaan di ruang digital. Dengan demikian, integrasi literasi digital berbasis nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PAI memberikan kontribusi yang strategis dan transformatif dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga mampu menghadapi arus disinformasi keagamaan secara bijak, moderat, dan penuh tanggung jawab di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 3 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 2 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 1 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 4 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 3 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 2 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 5 No. 1 (2023): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 4 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 3 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 2 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 4 No. 1 (2022): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 4 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 3 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 2 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 3 No. 1 (2021): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 4 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 3 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 2 No. 1 (2020): Action Research Journal Indonesia (ARJI) More Issue