cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
sikesnas@udb.ac.id
Editorial Address
JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional
ISSN : -     EISSN : 2964674X     DOI : https://doi.org/10.47701/sikenas.vi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas) adalah prosiding ilmiah di Bidang Kesehatan yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa surakarta. Prosiding ini digunakan sebagai media bagi para akademisi dan peneliti untuk melakukan diseminasi hasil penelitian dan mempublikasikan karya ilmiahnya serta menjadi sumber referensi bagi pengembangan ilmu dan pengetahuan bidang kesehatan. Prosiding ini terbit satu kali dalam setahun, memuat artikel hasil penelitian, review article/ literature review, ataupun case report, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 306 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lam.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI PELARUT Larasati, Karina Dwi; Rahmatillah, Annie; Luthfiyanti, Niken
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/amxykb79

Abstract

Skrining fitokimia merupakan tahap yang memberikan gambaran mengenai kandungan senyawa tertentu dari ekstrak yang akan diteliti. Skrining fitokimia dapat dilakukan secara kualitatif maupun kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan kandungan metabolit sekunder dalam ekstrak daun nangka (Artocarpus heterophyllus Lam) menggunakan konsentrasi pelarut yang berbeda. Metode penelitian ini adalah eksperimental. Ekstraksi dengan metode maserasi pada daun nangka menggunakan variasi konsentrasi etanol 50%, 70%, dan 96%. Ekstrak kemudian dilakukan standarisasi dilanjutkan skrining fitokimia secara kualitatif dengan pereaksi tetes dan kromatografi lapis tipis (KLT). Hasil karakterisasi serbuk simplisia daun nangka dengan nilai susut pengeringan sebesar 7,6%, kadar air sebesar 8,14%, kadar abu total sebesar 5,1%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol 70% memiliki nilai rendemen ekstrak paling besar yaitu 26,47%, dibandingkan etanol 50% dan 96% yaitu 22,71% dan 24,07%. Hasil karakterisasi ekstrak diperoleh susut pengeringan pada etanol 50, 70 dan 96% secara berturut-turut sebesar 5,8%; 4,6%; 5,3%. Nilai kadar air diperoleh pada etanol 50, 70 dan 96% berturut-turut sebesar 5,6%; 3,33%; 3,78%. Nilai kadar abu total diperoleh pada etanol 50, 70, dan 96% berturut-turut 8%; 8,3%; dan 8,3%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol 50%, 70%, dan 96% daun nangka mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, steroid, fenol.
HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGMALANG SRAGEN Clarita, Anggita Rizki Dela; Firdaus, Insanul; Utomo, Endrat Kartiko
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/7x1bqm84

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah melebihi batas normal 200 mg/dL. Diabetes juga berdampak pada penurunan kualitas hidup dan akan meningkatkan resiko terjadinya komplikasi jika tidak dilakukan perawatan dengan baik. Pengelolaan penyakit yang dapat dilakukan oleh penderita adalah dengan manajemen diabetes meliputi aktivitas fisik teratur, manajemen diet dan perawatan medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self care dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di wilayah kerja puskesmas karangmalang sragen. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 65 responden yang terpiliih melalui Teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner SDSCA untuk self care dan DQOL unuk kualitas hidup. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Responden yang memiliki self care baik sebanyak 36 responden (55.4%) dan responden dengan kualits hidup cukup sebanyak 33 responden (50.8%). Hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai p=0.000 (p<0.05) hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup penderita Diabetes melitus di Wilayah kerja Puskesmas Karangmalang Sragen.
SENAM QIGONG SEBAGAI IMPLEMENTASI DALAM MEMPERBAIKI TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI DESA KWARASAN GROGOL SUKOHARJO Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Risnawati, Hani; Palupi, Dwi Lestari Mukti; Isnan, Tifana Elinda; Wulan, Agus Lina
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/tx3cpq37

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Pengelolaan tekanan darah tidak hanya mengandalkan farmakoterapi, namun juga memerlukan pendekatan non-farmakologis. Salah satu metode non-farmakologis yang mulai banyak dikembangkan adalah latihan fisik seperti senam Qigong yang menggabungkan pernapasan, gerakan tubuh, dan meditasi, sehingga mampu meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam Qigong sebagai implementasi dalam memperbaiki tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test and post-test without control group. Sampel terdiri dari 30 pasien hipertensi yang dipilih secara purposive. Intervensi dilakukan selama 12 hari berturut-turut dengan durasi 30 menit per sesi. Data tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik setelah intervensi senam Qigong, dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa latihan ini efektif dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. senam Qigong efektif digunakan sebagai metode implementasi non-farmakologis dalam memperbaiki tekanan darah pada pasien hipertensi. Latihan ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program pengelolaan hipertensi di fasilitas layanan kesehatan maupun komunitas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI DI SDIT JUMAPOLO Sari, Desy Ratna Puspita; Mursudarinah, Mursudarinah; Indarwati, Indarwati
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/810p2k98

Abstract

Latar Belakang : Rata-rata usia menarche remaja putri di Jawa Tengah telah memasukki usia dibawah usia 12 tahun, dengan rata-rata usia menarche 13 tahun (38,6%) dengan kejadian awal pada usia kurang dari 9 tahun. Sedangkan Siswi di SDIT Jumapolo berusia 10-12 tahun, informasi yang tidak jelas menyebabkan pengetahuan siswi kurang dan tingkat kecemasan siswi meningkat menghadapi menarche. Tujuan : Menganalisa hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche pada siswi di SDIT Jumapolo. Metode Penelitian : Penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel yaitu menggunakan metode purposive sampling dengan sampling jenuh, jumlah sampel penelitian 57 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisa statistik menggunakan kendall’s Tau dengan taraf signifikasi (?=0,05). Hasil : pengetahuan siswi SDIT Jumapolo tentang menarche mayoritas responden memiliki pengetahuan tentang menarche dalam kategori cukup sebanyak 43 responden (75,4%). Tingkat kecemasan menghadapi menarche, mayoritas dalam kategori tidak cemas menghadapi menarche sebanyak 28 responden (66,7%). Analisa Bivariate ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche, dibuktikan dari hasil uji kendall’s Tau yang diperoleh nilai koefisien korelasi ? sebesar -0,274 dan menunjukkan nilai p=0,031 , dan signifikan pada nilai ?=0,05. Kesimpulan : Ada hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan menghadapi menarche pada siswi di SDIT Jumapolo.
PRENATAL YOGA UNTUK MENGURANGI KELUHAN KETIDAKNYAMANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Yuliana, Ana; Farida, Siti; Nugroho, Verdyana Galuh
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/jbar2n91

Abstract

Selama kehamilan ibu seringkali mengalami ketidaknyamanan dalam proses kehamilannya. Ketidaknyamanan ibu hamil bisa mempengaruhi perubahan fisik dan psikologis ibu. Perubahan fisik dan psikologis ini membuat ibu merasa nyeri punggung belakang, cepat lelah, sulit tidur, sesak napas, bahkan kram pada tangan dan kaki. Salah satu bentuk olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi keluhan adalah prenatal yoga. Prenatal yoga diharapkan dapat mengurangi keluhan ketidaknyamanan pada ibu hamil dan dapat membantu ibu hamil merasa nyaman selama masa kehamilan atau hingga proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III. Peneliti melakukan intervensi prenatal yoga dengan metode one grup pre-post-test design dengan sampel yang digunakan ada 25 ibu hamil trimester III di Desa Krangkeng Kecamatan Sukoharjo. Data diperoleh dari kuesioner ketidaknyamanan yang diberikan pada saat sebelum dan sesudah pemberian Prenatal Yoga selama 4 minggu berturut-turut dengan jadwal 1 kali setiap minggunya. Hasil penelitian menunjukkan ketidaknyamanan trimester III terbanyak saat pre-test yaitu nyeri punggung 14 (65%), dan saat post test turun menjadi 2 (8%). Dari hasil uji Paired T-Test terdapat pengaruh Prenatal Yoga terhadap penurunan keluhan ketidaknyamanan ibu hamil trimester III dengan (p value = 0,001) < (? = 0,05).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS DI KOTA SURAKARTA Listyorini, Puguh Ika; Yudistiro, Indra; Saryadi, Saryadi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/svb0tc55

Abstract

Permasalahan dalam sistem kesehatan terjadi tidak hanya di negara berkembang, tetapi juga di negara maju. Beberapa di antaranya meliputi pemanfaatan pelayanan kesehatan yang belum optimal, regulasi yang rumit, distribusi sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang tidak merata, serta keterbatasan fasilitas kesehatan. Padahal, pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam membangun sistem kesehatan yang baik dan berkelanjutan. Di Indonesia, berbagai persoalan pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan, salah satunya ditunjukkan oleh angka harapan hidup yang masih berada di bawah standar nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control study dan pendekatan observasional cross sectional. Sampel penelitian diambil secara accidental sampling dari 165 pasien yang tersebar di 17 Puskesmas di wilayah Kota Surakarta. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan dan motivasi, ketersediaan fasilitas kesehatan, kompetensi SDM, kebijakan, serta kualitas pelayanan memiliki nilai p-value sebesar 0,001, yang berarti signifikan karena lebih kecil dari nilai alfa 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan dan motivasi, ketersediaan fasilitas kesehatan, kompetensi SDM, dan kebijakan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di tingkat primer.
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEMONIA ANAK DI RUMAH SAKIT X SURAKARTA Rohmana, Vivin Marwiyati; Rahmadona, Salsa Permata; Saputra, Rizka Wahyu
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/wdevvk70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak di Rumah Sakit X Surakarta berdasarkan pedoman terapi yang berlaku. Penelitian observasional dengan pendekatan retrospektif ini menganalisis 88 rekam medis pasien anak yang didiagnosis pneumonia pada periode 2023–2024, dipilih melalui purposive sampling. Data diolah menggunakan Microsoft Excel 2020 dan dianalisis secara deskriptif untuk menilai karakteristik pasien (jenis kelamin, usia) serta rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan parameter tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat rute pemberian, mengacu pada pedoman World Health Organization (WHO) 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien adalah laki-laki (55,7%) dan berusia 1–5 tahun (59%). Rasionalitas penggunaan antibiotik mencapai tepat indikasi 100%, tepat obat 88,5%, tepat dosis 49,5%, dan tepat rute pemberian 100%. Secara keseluruhan, 87,5% penggunaan antibiotik dinilai rasional. Penelitian ini menunjukkan tingkat kepatuhan di beberapa aspek yang tinggi terhadap pedoman terapi, meskipun masih terdapat ketidaktepatan yang perlu diperbaiki untuk mengoptimalkan pengobatan dan mencegah resistensi antibiotik
PRENATAL YOGA UNTUK MENGURANGI KELUHAN KETIDAKNYAMANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Yuliana, Ana; Farida, Siti; Nugroho, Verdyana Galuh
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/fjc68g82

Abstract

Selama kehamilan ibu seringkali mengalami ketidaknyamanan dalam proses kehamilannya. Ketidaknyamanan ibu hamil bisa mempengaruhi perubahan fisik dan psikologis ibu. Perubahan fisik dan psikologis ini membuat ibu merasa nyeri punggung belakang, cepat lelah, sulit tidur, sesak napas, bahkan kram pada tangan dan kaki. Salah satu bentuk olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi keluhan adalah prenatal yoga. Prenatal yoga diharapkan dapat mengurangi keluhan ketidaknyamanan pada ibu hamil dan dapat membantu ibu hamil merasa nyaman selama masa kehamilan atau hingga proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap penurunan ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III. Peneliti melakukan intervensi prenatal yoga dengan metode one grup pre-post-test design dengan sampel yang digunakan ada 25 ibu hamil trimester III di Desa Krangkeng Kecamatan Sukoharjo. Data diperoleh dari kuesioner ketidaknyamanan yang diberikan pada saat sebelum dan sesudah pemberian Prenatal Yoga selama 4 minggu berturut-turut dengan jadwal 1 kali setiap minggunya. Hasil penelitian menunjukkan ketidaknyamanan trimester III terbanyak saat pre-test yaitu nyeri punggung 14 (65%), dan saat post test turun menjadi 2 (8%). Dari hasil uji Paired T-Test terdapat pengaruh Prenatal Yoga terhadap penurunan keluhan ketidaknyamanan ibu hamil trimester III dengan (p value = 0,001) < (? = 0,05).
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA TERAPI ANTIKOAGULAN PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN ATRIAL FIBRILASI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) Dr. MOEWARDI Khusain, Muhammad Fuad Zidane; Luthfiyanti, Niken; Wardani, Tatiana Siska
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/nqca8689

Abstract

Stroke iskemik merupakan jenis stroke yang paling banyak terjadi dan seringkali disertai dengan komplikasi atrial fibrilasi, yang meningkatkan risiko stroke berulang. Penggunaan terapi antikoagulan menjadi tatalaksana penting, namun perlu dipertimbangkan tidak hanya dari segi efektivitas klinis tetapi juga efektivitas biayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biaya terapi antikoagulan serta menilai cost-effectiveness berdasarkan perhitungan ACER. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan retrospektif dan metode analisis kuantitatif. Data diperoleh dari rekam medis pasien dan data pembayaran pasien selama dirawat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dalam periode 2025. Analisis data mencakup efektivitas terapi berdasarkan kejadian stroke berulang dengan parameter INR (International Normalized Ratio) dimana dikatakan bebas stroke berulang mendapat angka 2-3, serta analisis biaya medis langsung dari persepektif rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warfarin merupakan antikoagulan yang paling sering digunakan (77,8%) dengan efektivitas 35%, lebih tinggi dari heparin (18%). Namun hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p= 0,112 (>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara efektivitas kedua terapi. Dari sisi biaya, warfari memiliki total biaya lebih rendah dibandingkan dengan heparin. Analisis ACER menunjukkan bahwa warfarin lebih cost-effective. Uji sensitivitas juga mendukung stabilitas hasil tersebut.
ANALISIS KELENGKAPAN KODE DIAGNOSIS CARCINOMA MAMMAE PASIEN RAWAT INAP Rahayuningsih, Lilik Anggar Sri; Utami, Yeni Tri; Rahmawati, Eni Nur; Sari, Sella Yulia
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/wjvhw226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dan keakuratan kode diagnosis kanker payudara (carcinoma mammae) pasien rawat inap di Rumah Sakit, berdasarkan International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems edisi ke-10 (ICD-10) dan International Classification of Diseases for Oncology (ICD-O). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif terhadap 109 dokumen rekam medis menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kelengkapan informasi medis topografi mencapai 100%, sedangkan kode morfologi hanya 72%. Namun, tingkat keakuratan menunjukkan 64% kode topografi akurat dan 0% kode morfologi yang akurat. Ketidaklengkapan dan ketidakakuratan disebabkan oleh keterbatasan data pemeriksaan penunjang, kebijakan internal rumah sakit, serta kurangnya pelatihan petugas koding. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem pengkodean perlu ditingkatkan melalui pembaruan standar operasional, pelatihan petugas, serta integrasi data penunjang untuk meningkatkan mutu pengelolaan data diagnosis pasien kanker payudara