cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285732331291
Journal Mail Official
admin@jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa
ISSN : -     EISSN : 29870135     DOI : 10.59837
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,538 Documents
Implementasi Edukasi Sanitasi dan Hygiene Berbasis Demonstrasi pada Siswa Sekolah Dasar di SDN Pucangan 2 Anugerah Suciati; Nidya Rahma Nur Fitria; Zaana Luthfiana Wardoyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4182

Abstract

Sanitasi dan hygiene di lingkungan sekolah dasar merupakan upaya penting dalam mencegah penyakit serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan nyaman. Rendahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya kebersihan diri dan lingkungan menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa terkait sanitasi dan hygiene, khususnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Februari 2026 di SDN Pucangan 2 dengan metode penyuluhan interaktif berbasis demonstrasi yang dipadukan dengan praktik langsung. Rangkaian kegiatan meliputi ice breaking, penyampaian materi mengenai pentingnya kebersihan diri dan lingkungan, serta praktik mencuci tangan yang benar sesuai tahapan yang dianjurkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kemampuan menjelaskan kembali materi serta meningkatnya keterampilan dalam mempraktikkan langkah mencuci tangan secara sistematis. Pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta daya serap siswa. Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam membentuk kebiasaan sanitasi dan hygiene sejak usia dini di lingkungan sekolah.
Peran Edukasi Gizi dalam Menekan Angka Stunting: Implementasi dan Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Gledeg Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten Asep Yudha Wirajaya; Afif Azhar Zhalifunnas; Anisa Octaria Ramadhani; Avita Ika Pramesti; Erwin Romandoni Octavianto; Fanny Dwina Rahasti; Fauziyah Istianah Habibur Rasyidah; Muhammad Nurfajriansyah Muslich; Ovi Tripujiati; Radhitya Ramadhan Kumoro Wibowo; Salma Viada Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4210

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang terjun langsung kepada masyarakat dan melibatkan langsung partisipasti masyarakat dalam berbagai kegiatan positif. Terdapat banyak kegiatan yang dapat dilakukan salah satunya adalah kegiatan sosialisasi peran edukasi gizi dalam menekan angka stunting. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai stunting yang meliputi pengertian, faktor penyebab, serta dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam penulisan artikel ini metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pendekatan ini cenderung melibatkan peran aktif masyarakat Desa Gledeg dalam mengidentifikasi masalah dan mencari solusi berbasis potensi pangan lokal. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman ibu-ibu posyandu mengenai pemanfaatan pangan lokal sebagai salah satu upaya alternatif pencegahan stunting pada anak. Selain itu, upaya alternatif tersebut dapat segara dilakukan atau diimplementasikan karena bahan- bahan tersebut cukup tersedia melimpah di sekitar lingkungan kehidupan warga sendiri. Dengan demikian, permasalahan stunting dapat diatasi dengan alternatif memanfaatkan potensi pangan lokal.
Penguatan Pertanian Berkelanjutan Melalui Pemanfaatan Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Keniten Anisa Zuliana; Dianda Irnantasya; Safira Salsabila; Dhilan Dwipa Bhaskara; Sania Izzah Kamila; Elwas Berdha Krismona
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4217

Abstract

Penggunaan pupuk menjadi faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian. Namun, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan menurunkan kualitas tanah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan limbah rumah tangga berupa air cucian beras sebagai pupuk organik cair (POC). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah air cucian beras menjadi POC yang bermanfaat bagi pertanian. Sasaran pengabdian merupakan kelompok tani Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan workshop pembuatan POC. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Februari 2026 dengan melibatkan 31 anggota kelompok tani. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi pembuatan POC melalui fermentasi menggunakan EM4 dan molase, serta evaluasi melalui pengisian angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya ketertarikan peserta untuk membuat POC secara mandiri. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan, mengurangi limbah rumah tangga, serta menekan biaya produksi pertanian.
Konseling Spiritual Kristiani Pada Pasien NAPZA Ance Siallagan; Imelda Derang; Friska Ginting
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4224

Abstract

Kecanduan narkoba merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap individu, keluarga, dan masyarakat, serta mengancam kualitas sumber daya manusia. Penyalahgunaan NAPZA bersifat kronis dan kambuhan, ditandai dengan dorongan kompulsif serta hilangnya kontrol diri, sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif. Berbagai upaya medis dan hukum telah dilakukan, termasuk rehabilitasi dan penegakan hukum, namun angka kekambuhan masih tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan tambahan yang menyentuh aspek spiritual dalam proses pemulihan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kontrol diri, dan pemahaman tentang bahaya NAPZA melalui pendekatan spiritual dan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah renungan ibadah singkat dan edukasi dampak penyalahgunaan NAPZA yang dilaksanakan pada tanggal 05 Desember 2025 di RSJ Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan. Peserta kegiatan berjumlah 8 orang pasien ODGJ berisiko penggunaan NAPZA dengan kriteria tertentu. Kegiatan berlangsung selama 50 menit dengan pendampingan fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif, ditandai dengan peningkatan ketenangan batin, fokus, pengetahuan tentang NAPZA, serta kemampuan mengontrol emosi dan dorongan perilaku adiktif. Berdasarkan observasi dan evaluasi mengacu pada SDKI dan SLKI, terdapat peningkatan kontrol diri, kestabilan emosi, dan motivasi pemulihan. Kesimpulannya, kombinasi ibadah singkat dan edukasi kesehatan dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif sebagai pendukung rehabilitasi NAPZA, khususnya dalam memperkuat aspek spiritual dan komitmen pasien untuk menghindari kekambuhan.
Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Desain Konstruksi bagi Perangkat Desa Jambar Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan Iik Nurul Fadillah; Fakhri Fauzi Suwandi; Rendy Rifki Nurohman; Sulthan Agustian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4225

Abstract

Pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perencanaan pembangunan yang baik memerlukan kemampuan dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta membuat desain konstruksi sebagai dasar pelaksanaan pembangunan. Namun pada praktiknya, masih banyak perangkat desa yang belum memiliki kemampuan teknis dalam menyusun RAB dan membuat desain konstruksi sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perangkat Desa Jambar Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan dalam penyusunan RAB dan pembuatan desain konstruksi sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat desa mengalami peningkatan pemahaman mengenai penyusunan RAB serta penggunaan aplikasi desain konstruksi. Selain itu peserta juga mampu membuat perhitungan RAB sederhana dan desain konstruksi dasar untuk pembangunan desa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan desa sehingga lebih efektif, efisien, dan transparan.
Pemanfaatan Teknologi Informasi bagi Pelaku Usaha Mikro di Desa Banyu Urip Fatoni Fatoni; M Kelvin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4229

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, masih banyak pelaku usaha mikro di wilayah pedesaan yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam kegiatan usahanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemanfaatan teknologi informasi bagi pelaku usaha mikro di Desa Banyu Urip. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan penggunaan media digital untuk pemasaran produk, pendampingan implementasi teknologi, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital, khususnya dalam penggunaan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk. Selain itu, peserta juga mampu menerapkan strategi pemasaran digital sederhana untuk meningkatkan jangkauan pasar. Program pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan daya saing usaha mikro di tingkat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi secara efektif dan berkelanjutan.
Orientasi Pemantauan Praktik Pemberian MP-ASI pada Kader Posyandu dalam Rangka Pencegahan Stunting di Puskesmas Simpang Agung Bertalina Bertalina; Endang Sri Wahyuni; Pranajaya Pranajaya; Amrina Amrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4234

Abstract

Pemenuhan gizi merupakan faktor yang penting dalam perkembangan anak selama 1000 hari pertama kehidupan. Kekurangan gizi pada masa tersebut dapat menyebabkan gangguan yang bersifat permanen. Pemenuhan kebutuhan gizi pada periode ini ditentukan oleh pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA).  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan, dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader posyandu dalam pemantauan praktek MP-ASI. Metode yang digunakan berupa edukasi, simulasi serta pendampingan kader dalam pemantauan praktik pemberian MP-ASI. Orientasi pemantauan praktek MP-ASI dilaksanakan pada bulan Agustus 2025. Nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 53,5 (SD=12,6) saat pre-test menjadi 77,2 (SD=9,9) saat post-test. Keterampilan kader meningkat dari skor rata-rata awal 4 (SD=0,9) menjadi skor 10 (SD=1,2) setelah simulasi. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat pengetahuan  dan ketrampilan kader sebelum dan sesudah orientasi dengan nilai p-value= 0,000. Pendampingan kader dalam memantau praktik MP-ASI digunakan form checklist. Kader mampu mengidentifikasi baduta usia 6 – 23 bulan dengan MP-ASI kurang beragam. Kegiatan orientasi perlu dilakukan di wilayah lain, agar baduta yang bermasalah dengan MP-ASI dapat diketahui  dan diberikan edukasi kepada ibunya
Membangun Mindset Kreatif Mahasiswa Melalui Pendampingan Class Design Thinking untuk Kewirausahaan Berkelanjutan Puji Yuniarti; Despinur Dara; Fajri Hamdani; Rhamdalia Fanny Gustaji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4245

Abstract

Mahasiswa yang berada dalam lingkungan Universitas Negeri Jakarta sudah banyak yang mengikuti berbagai kompetisi wirausaha. Namun, perjalanan kewirausahaan mahasiswa juga dihadapkan pada berbagai tantangan yang dapat menghambat perkembangan usaha mereka. Dengan melakukan kegiatan secara berkelompok dan budaya kerja sama yang diterapkan, mereka mampu menghasilkan ide bisnis yang bukan hanya berupa produk inovatif juga terdapat aplikasi yang berpeluang memiliki prospek positif di masa mendatang. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan class design thinking dilaksanakan dengan tujuan membangun mindset kreatif dan mengembangkan potensi inovasi serta kreativitas mahasiswa dalam meningkatkan kebermanfaatan bisnis dan keberlanjutan usaha. Metode kegiatan pengabdian masyarakat kepada mahasiswa wirausaha bersifat implementatif yaitu dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan Class Design Thinking secara berkala yang menerapkan metode Design Thinking dalam lingkungan kelas pelatihan wirausaha. Pelatihan dan pendampingan Class Design Thinking terbukti menjadi solusi yang tepat guna, yang berhasil meningkatkan pemahaman, kepercayaan diri, dan kemampuan peserta dalam mengembangkan solusi bisnis yang inovatif dan berpusat pada pengguna. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kompetensi peserta sebesar 24,61% setelah mengikuti program. Lebih lanjut, program ini juga berhasil mencapai luaran konkret berupa pendampingan pengurusan legalitas usaha, yang dibuktikan dengan terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk tenant peserta. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program ini telah berhasil membangun fondasi yang kuat bagi mahasiswa untuk menciptakan wirausaha yang kreatif dan berkelanjutan.