cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
pengabdianpmsdu@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
zuddin.unimed@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No. 23 Bangkinang, Kabupaten Kampar Provinsi Riau-Indonesia
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PMSDU
ISSN : -     EISSN : 29868629     DOI : https://doi.org/10.37985/pmsdu.v1i1
PMSDU : Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul di terbitkan oleh LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala empat kali selama setahun pada bulan Maret, Juni, September dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
Improving Vocabulary in Writing Recount Text at Grade VIII Students of SMP YP HKBP 1 Pematangsiantar Through Clustering Technique Sihombing, Marino; Sitanggang, Loria; Sianipar, Inggrid; Herman, Herman
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i3.1261

Abstract

This community service program aimed to improve students’ recount text writing skills by enhancing their mastery of past tense verbs through the application of clustering techniques within the Genre-Based Approach (GBA). The main problem addressed was the students’ limited ability to construct recount texts with appropriate structure, vocabulary, and chronological flow. The program involved socialization and training for 10 eighth-grade students at SMP YP HKBP 1 Pematangsiantar on May 13, 2025. The implementation methods included lectures, discussions, and writing practice, with evaluations conducted through observation, worksheet analysis, and student writing assessment. Results indicated that 80% of the participants showed significant improvement in text structure, use of past tense verbs, and idea organization. These findings suggest that the integration of clustering techniques and GBA is effective in enhancing students’ writing hardskills in the recount text genre.
Optimalisasi Pola Asuh Anak Melalui Edukasi Parenting di Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kab. Semarang Dwi, Ardyaningtyas; Rahmadani, Yogi; Khak, Ahmad Ziyaul; Cahyani, Ajeng Nur; Amalia, Dinar; Nabila, Farah; Khoiriyah, Hilda; Khoirurrohmah, Azizah; Zulfa, Dina Afrokhiliya; Hidayah, Naili Zumna; Safira, Fadillah Salma; Ulum, Muhammad Nuzulul; Pratama, Reza Aditya; Kamillah, Intan; Ningrum, Apriliani Tri
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i3.1465

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi orangtua di Desa Suruh adalah kurangnya pengetahuan mengenai pola asuh yang tepat bagi anak, sehingga pengasuhan sering dilakukan secara spontan tanpa dasar pemahaman yang memadai. Hal ini berdampak pada perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orangtua tentang pentingnya pola asuh yang baik melalui edukasi parenting. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2025 melalui penyampaian materi, sesi diskusi, dan terapi interaktif bersama orangtua dan anak. Peserta kegiatan adalah tiga orangtua dengan anak usia 10–15 tahun yang dipilih secara acak. Evaluasi dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur setelah kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman baru mengenai komunikasi efektif, peaceful parenting, dan keterlibatan emosional dalam pengasuhan. Orangtua juga berkomitmen menerapkan pola asuh positif di rumah. Dengan demikian, kegiatan ini mampu memperluas wawasan praktis sekaligus memperkuat literasi parenting di masyarakat.
Introducing Toefl And Strategies For Listening Section: A Learning Program At SMA Negeri 1 Siantar Sabrina, Isabel Selmiola; Pardede, Gabriella; Lumbantobing, Sarah Theodora; Silalahi, Ariel; Aritonang, Bella; Samongilailai, Heltry Firdayati; Sinaga, Yanti Kristina; Hasibuan, Nurainun; Grace, Ernest
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1665

Abstract

This mini research Introducing TOEFL and Strategies for Mastering the Listening Section: A Learning Program at SMA Negeri 1 Siantar was conducted with 21 eleventh-grade students (Class XI) as participants. The main objective of this study is to provide a structured and available step in preparing students to face academic English requirements, especially the TOEFL Listening section. The method used in this study consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. In the preparation phase, students were introduced to the TOEFL format and the types of listening questions. In the implementation phase, students were trained using listening strategies such as note-taking, predicting content, and managing time. In the evaluation phase, students’ progress and performance were assessed. The results showed a significant improvement in students’ familiarity with the test and their listening comprehension skills. This program highlights the importance of early training and strategic learning in preparing high school students for academic English proficiency tests.
Pengembangan Kepemimpinan Visioner Dalam Pelayanan Publik: Inisiatif Pengabdian Masyarakat Di Uptd Perlindungan Perempuan Dan Anak (Uptd Ppa) Nainggolan, Gita; Herman, Herman; Saragih, Liharnita
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1666

Abstract

Kepemimpinan visioner merupakan pendekatan kepemimpinan yang menekankan kemampuan pemimpin dalam merumuskan, mengomunikasikan, dan mewujudkan visi jangka panjang yang berorientasi pada perubahan berkelanjutan. Dalam konteks UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), kepemimpinan visioner menjadi krusial mengingat kompleksitas kasus kekerasan berbasis gender dan perlindungan anak yang menuntut pelayanan responsif, empatik, dan kolaboratif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas kepemimpinan visioner melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan staf UPTD PPA, penyintas, serta orang tua penyintas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif yang terdiri atas tiga fase, yaitu fase awal (persiapan), fase implementasi, dan fase evaluasi. Teknik kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan berbagi pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya visi jangka panjang, empati dalam pelayanan, serta kolaborasi lintas pihak. Kegiatan ini juga mengungkap tantangan berupa keterbatasan sumber daya, beban kerja emosional, dan stigma masyarakat, yang direspons melalui strategi penguatan kapasitas SDM, pendekatan trauma-informed, dan penguatan jejaring layanan. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa kepemimpinan visioner berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan perlindungan perempuan dan anak. Kata Kunci: Kepemimpinan Visioner; UPTD PPA; Pengabdian Masyarakat; Pelayanan Publik; Perlindungan Perempuan dan Anak
Dampak Dan Peran Kepemimpinan Visioner Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Di Tingkat Kecamatan Purba, Rosmita; Herman, Herman
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1704

Abstract

Stunting merupakan kegagalan tumbuh kembang anak pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Pada dasarnya anak yang mengalami kegagalan tumbuh kembang atau dalam konsisi Stunting akan sangat rentan terhadap penyakit, kecerdasan kurang normal, dan pada akhirnya akan menyebabkan daya produktivitas rendah sehingga efek jangka panjangnya Angka Kemiskinan akan tinggi. Oleh karena itu, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun periode 2024-2029 telah melakukan perubahan RPJMD Kabupaten Simalungun Tahun 2024-2029 dengan memasukan Indikator Persentase BalitaStunting menjadi Indikator sasaran yang secara otomatis menjadi tanggungjawab semua OPD terkait tidak hanya Dinas Kesehatan PPKB saja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemimpin visioner dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting. Jenis penelitian yang digunakan dalam ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitiannya menggunakan stranas 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting dari Bappenas yang meliputi Aksi ke 1: AnalisisSituasi, 2: Penyusunan Rencana Kegiatan, 3: Rembuk Stunting, 4: Peraturan Bupati/Walikota tentang Peran Desa, 5: Pembinaan KaderPembangunan Manusia, 6: Sistem Manajemen Data, 7: Pengukuran dan Publikasi Data Stunting, 8: Review Kinerja Tahunan denganteknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis data interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melaluli wawancara dan studi dokumentasi. Pencegahanstunting dilakukan melalui 8 aksi integrasi yang terpadu, mencangkup intervensi gizi spesifik dan sensitif. Melalui kegiatan ini makapemerintah Kabupaten Simalungun mampu untuk menyesar kelompok prioritas yang selanjutnya digunakan sebagai kunci pemberian intervensi dan perbaikan tumbuh kembang sehingga keberhasilan dalam rangka menekan angka stunting akan tercapai. Sehingga peneliti memberikan saran sebagai bahan pertimbangan dalam setiap langkah aksi integrasi adanya komitmen pimpinan tertinggi di setiap level sehingga diharapkan program pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan maksimal sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Peran Kepemimpinan Visioner Dalam Menyatukan Visi Perencanaan Wilayah Barat Ibu Kota Nusantara Pandia, Michael Mahagaputra; Herman, Herman; Tarigan, Adrian K; Nainggolan, Anju Bherna D
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1706

Abstract

Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah program prioritas nasional yang bertujuan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia. Pembangunan tahap satu Kawasan Inti Pusat Pemerintahan sudah selesai dan dilanjutkan ke tahap kedua. Salah satu wilayah pendukung yang berperan strategis menjadi wilayah pendukung adalah Wilayah Perencanaan Barat. Pengembangan wilayah ini melibatkan berbagai sektor dengan kepentingan dan fungsi yang berbeda, sehingga diperlukan pendekatan kepemimpinan visioner untuk menyatukan visi pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan visioner dalam penyatuan visi multisektor pada perencanaan pengembangan Wilayah Perencanaan Barat Ibu Kota Nusantara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui hasil penyelidikan lapangan, laporan penyelidikan oleh konsultan, dan kegiatan rapat koordinasi daerah yang melibatkan multisektor pusat, daerah, swasta, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner menjadi kunci untuk menyatukan visi lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan implementasi kebijakan pengembangan kota. Dalam penerapannya kepemimpinan visioner memiliki hambatan tersendiri seperti ketidaksesuaian regulasi, perbedaan fungsi kerja tiap sektor, dan kesenjangan antar sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kepemimpinan visioner yang didukung oleh kolaborasi multisektor dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam penyatuan visi perencanaan kota yang layak huni dan berkelanjutan di Wilayah Perencanaan Barat Ibu Kota Nusantara.
Kepemimpinan Visioner Kaitannya Dengan Bantuan Sosial (Bansos): Inisiatif Pengabdian Masyarakat Di Kantor Camat Bandar Huluan Soraya, Nana; Herman, Herman; D Nainggolan, Anju Bherna; Butarbutar, Diana Florenta
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1750

Abstract

Hubungan antara kepemimpinan visioner dan Bantuan Sosial (Bansos) terletak pada bagaimana pemimpin melihat Bansos sebagai alat strategis untuk mencapai tujuan jangka panjang, yaitu kemandirian ekonomi masyarakat, bukan sekadar bantuan jangka pendek. Selain itu, sesuai dengan Visi 2024-2025 (Pemerintahan Prabowo-Gibran): Pemerintah berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas program bansos seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), PKH, BPNT, dan Program Indonesia Pintar (PIP), dengan fokus pada keberlanjutan dan penyaluran yang tepat sasaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan berbagi pengalaman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Kamis, 11 Desember 2025, pukul 10.00 WIB, bertempat di Balai Nagori Tanjung Hataran Kecamatan Bandar Huluan kabupaten Simalungun, dengan Nara sumber : Nana Soraya,SE ( Selaku Kasi Kessos ) . Dari kegiatan ini bisa diambil kesimpulan bahwa bansos yang dikelola dengan kepemimpinan visioner tidak menciptakan "mental bansos", melainkan menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi. Kepemimpinan visioner memastikan bansos menjadi bagian dari struktur perlindungan sosial yang kokoh dan berkelanjutan.
Penyuluhan Hipertensi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Lanjut Usia Dusun Dukuh Ceger Linggasari Kabupaten Banyumas Royani, Sri; Yunarti, Kresensia Stasiana; Khurriyatusyifa, Malikhatul
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan krusial, terutama pada kelompok lanjut usia (lansia). Lansia di Dusun Dukuh Ceger, Linggasari, Kabupaten Banyumas, diidentifikasi memiliki kebutuhan peningkatan informasi kesehatan mengenai hipertensi untuk mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang hipertensi melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi pola hidup sehat, dan pemeriksaan kesehatan dasar. Metode yang digunakan adalah ceramah edukatif, diskusi terbuka, demonstrasi (misalnya, cara membatasi garam), dan pembagian media edukasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi aktif lansia dalam diskusi dan feedback kualitatif di akhir sesi. Hasil diharapkan berupa peningkatan pemahaman lansia dan komitmen mereka untuk mengadopsi gaya hidup sehat dalam mengelola risiko hipertensi.
Edukasi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga sebagai Strategi Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Berbasis Lingkungan Nafsia, Andi; Meo, Genoveva; Fodju, Maria Irene Oje; Isang, Maria Rosvita
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v4i1.1700

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan edukasi pengelolaan limbah rumah tangga sebagai strategi stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini berbasis lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di TKK Regina Pacis Kelurahan Trikora Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dengan melibatkan guru dan anak usia dini TKK Regina Pacis. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif melalui sosialisasi pengelolaan limbah organik, praktik pembuatan pupuk organik (bokasi), serta pengenalan aktivitas ramah lingkungan yang dapat diadaptasi sebagai pembelajaran kontekstual bagi anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi pengelolaan limbah rumah tangga berbasis lingkungan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mampu menstimulasi perkembangan kognitif anak, khususnya dalam aspek kemampuan mengamati, mengelompokkan, mengenal hubungan sebab-akibat, berpikir logis, serta pemecahan masalah sederhana. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran akan peanak dan guru tentang pentingnya lingkungan sebagai sumber belajar dalam mendukung pembelajaran PAUD yang holistik dan berkelanjutan.
TOEFL Socialization as A Media to Improve Listening Skills Competence of Students at SMA Mars Pematangsiantar Napitupulu, Yuni Enjelina; Butar Butar, Sry Tama; Rumapea, Grace Hanna; Herman, Herman; Sinaga, Yanti Kristina; Damanik, Bernieke Anggita Ristia; Tannuary, Arwin; Purba, Ridwin
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v4i1.1788

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimotivasi oleh kemampuan mendengarkan siswa yang masih relatif rendah di sekolah Mars terkait apa itu TOEFL dan kurangnya pemahaman tentang keterampilan mendengarkan, terutama dalam memahami audio bahasa Inggris dengan aksen asing, kecepatan tinggi, dan variasi pertanyaan yang kompleks baik secara formal maupun akademis seperti yang umum ditemukan di bagian mendengarkan TOEFL. Kesulitan ini disebabkan oleh kurangnya paparan terhadap pemahaman keterampilan bahasa Inggris, terutama keterampilan mendengarkan yang efektif. Sosialisasi ini melibatkan 70 siswa sebagai peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi, yang dilakukan oleh siswa yang bertindak sebagai fasilitator utama dalam pelatihan. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi selama kegiatan, wawancara siswa, dan pemberian penjelasan tentang format TOEFL serta pemberian kiat dan trik dalam menjawab pertanyaan TOEFL dan pemberian tugas audio sebagai pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah mengikuti sosialisasi, siswa mulai tertarik pada TOEFL dan lebih memahami keterampilan mendengarkan. Siswa juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan motivasi saat mendengarkan audio bahasa Inggris. Selain itu, kegiatan ini menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran mendengarkan di tingkat sekolah menengah atas dan melalui sosialisasi ini diharapkan siswa akan termotivasi untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam bahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan mendengarkan, agar siap menghadapi era globalisasi yang semakin canggih.