cover
Contact Name
Rani Rubiyanti
Contact Email
rani.rubiyanti@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
+6285317157670
Journal Mail Official
jurnal.emass@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3KM) Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Gedung Direkorat Lt.2 Jl.Cilolohan No.35, Kel.Kahuripan, Kec.Tawang Kota Tasikmalaya 46115 INDONESIA
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS)
ISSN : 26560364     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.37160/emass.v5i1
Core Subject : Health,
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) merupakan jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dengan nomor ISSN online : 2656-0364 yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya untuk dapat mempublikasikan hasil Pengabdian kepada Masyarakat dari bidang keilmuan meliputi : Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi, Gizi, Rekam medis, Farmasi dan Kesehatan Masyarakat serta bidang kesehatan lainnya
Articles 104 Documents
BUDIDAYA TANAMAN UBI JALAR SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN POTENSI LOKAL DAN BAHAN ALTERNATIF PROBIOTIK DI KECAMATAN MANONJAYA Yulia, Nunung; Kosasih, Eva Dania
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.348

Abstract

Berbagai komoditas pertanian memiliki kelayakan yang cukup baik untuk dikembangkan di Indonesia, salah satunya ubi-ubian, karena merupakan bahan pangan yang memiliki rasa unik dan kandungan gizi yang baik sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif. Ubi jalar dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan baku probiotik. Pada umumnya petani mengembangkan usaha tani ubi jalar sebatas pemahaman yang dikuasai secara turun temurun, sehingga produktivitas yang dicapai jauh lebih rendah dari hasil teknologi yang sudah dilakukan melalui penelitian/pengkajian. Tujuan dari PkM ini adalah untuk menumbuhkan pengetahuan baru sehingga dapat meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pembudidayaan ubi jalar sebagai bahan alternatif probiotik. Metode yang diterapkan melalui pendekatan terhadap masyarakat dengan menumbuhkan dan memotivasi kelompok tani melalui penyuluhan, demonstrasi/percontohan pada budidaya ubi jalar di lahan petani, dan pembuatan produk olahan ubi jalar. Hasil yang dicapai pada kegiatan PkM ini adalah meningkatnya pengetahuan dan teknologi di kalangan masyarakat terutama kelompok tani dalam budidaya ubi jalar dan pembudidayaan ubi jalar di lahan petani. Kesimpulan dari kegiatan pengabmas yang telah dilakukan yaitu tercapainya target luaran yang telah direncanakan diantaranya peningkatan pengetahuan mengenai budidaya ubi jalar oranye melalui penyuluhan dan cara budidaya ubi jalar oranye melalui demonstrasi serta pemberian bibit ubi jalar oranye.
IMPLEMENTASI MEDIA PROMOSI KESEHATAN GIGI DAN MULUT MODEL VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA Robbihi, Hilmiy; Sopianah, Yayah; Rahayu, Culia
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.350

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut menjadi bagian tidak terpisahkan dari kesehatan umum. Kesehatan gigi dan mulut yang buruk akan berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan, membatasi aktifitas, produktifitas kerja, mengurangi kualitas hidup, dan kesejahteraan seseorang. Kesehatan gigi dan mulut sering kali bukan menjadi prioritas utama bagi sebagian orang. Padahal, gigi dan mulut merupakan pintu gerbang masuknya kuman dan bakteri sehingga dapat mengganggu kesehatan organ tubuh lainnya. Salah satu cara untuk mengurangi jumlah penyakit yang berhubungan dengan masalah kesehatan gigi dan mulut pada siswa sekolah dasar adalah dengan melakukan upaya pencegahan dengan meningkatkan kesehatan sejak dini. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk menganalisis perubahan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan menggunakan media video animasi pada siswa kelas 4 SDN 3 Sumelap, Kota Tasikmalaya Tahun 2023. Hasil dari penelitian ini terdapat pengaruh implementasi media promosi kesehatan gigi dan mulut model video animasi terhadap pengetahuan dan sikap pada siswa kelas 4 SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya dengan nilai signifikansi sebesar 0,000.
The STRATEGIC EFFORTS TO REDUCE DISCOMFORT IN THE IIIRD TRIMESTER OF PREGNANT WOMEN THROUGH PRENATAL YOGA CLASS IN THE WORKING AREA OF THE KAHURIPAN PUSKESMAS, TASIKMALAYA CITY yuliastuti, santi; Khairiyah P, Ir ir
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.352

Abstract

During pregnancy, women need time to adapt to the various changes that occur within them. Physical changes, especially in the third trimester, such as frequent urination, shortness of breath, back pain, heartburn, constipation, insomnia and dyspnea cause discomfort in pregnant women. One way to overcome discomfort in the third trimester is to do exercises, namely antenatal yoga. The positive effects of yoga can reduce stress, anxiety and back pain throughout pregnancy. Therefore, researchers want to know the effect of prenatal yoga classes as a strategic effort to reduce discomfort in third trimester pregnant women through community empowerment. This research is a research method of socializing and practicing antenatal yoga for Trimester III pregnant women, carried out for 12 months, namely from January to December 2023, involving the coordinating midwife and CI of the Tamansari Community Health Center as well as 15 respondents from third trimester pregnant women. The location of the activity is in the Kahuripan Community Health Center Working Area, Tasikmalaya City. Research data was obtained, almost all pregnant women experienced discomfort during pregnancy, but after doing antenatal yoga 4 times in 20 minutes, the discomfort in pregnant women was reduced. All pregnant women felt comfortable and showed high enthusiasm for this activity and hoped that the antenatal yoga class activities could be carried out in a sustainable manner to improve the fitness and health of pregnant women.  
PENINGKATAN TATA KELOLA REKAM MEDIS DI PUSKESMAS DENGAN APLIKASI SIADIM Haryanto, Yanto; Mohammad, Maula Ismail
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.353

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat belum diikuti oleh semua fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk pengimplementasian RME. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya motivasi pengguna yang masih ragu bahwa RME akan mempermudah pekerjaan baik secara administratif maupun klinis. Hasil telaah dokumen, beberapa Puskesmas di Kabupaten Cirebon juga belum memiliki SOP terkait penggunaan istilah medis yang sesuai dalam proses pengkodingan penyakit sehingga mengakibatkan kesulitan dalam proses pelaporan. Solusi yang dapat ditawarkan adalah memberikan pelatihan kepada petugas Rekam Medis di Puskesmas wilayah Kabupaten Cirebon untuk dapat mengenal dan menggunakan APLIKASI DAFTAR ISTILAH MEDIS BERBASIS WEBSITE. Pelatihan ini melibatkan 44 orang petugas rekam medis dari 38 puskesmas wilayah kabupaten Cirebon. Metoda yang digunakan berupa identifikasi, diskusi dan praktek penggunaan aplikasi. Evaluasi hasil pembelajaran pelatihan dilakukan dengan berdasarkan Kirkpatrick Training Evaluation Model (Smidt, 2009), dimana variable yang akan dilihat adalah variable hasil belajar (learning), untuk variable yang lain dan dampak tidak diukur. Hasil pelaksanaan pelatihan melalui pre-test dan post-test yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan Petugas rekam medis tentang Penggunaan Aplikasi Daftar Istilah Medis Berbais Website dalam Upaya Tata Kelola Rekam Medis di Puskesmas. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata hasil post-test 87,73 lebih besar dari hasil pre-test 71,59 Hasil penelitian ini sangat penting untuk memudahkan proses pelaporan penyakit khususnya terkait penggunaan istilah medis dan meningkatkan keakuratan penentuan kode penyakit yang akan dilaporkan.
PELATIHAN PELAKSANAAN PERSONAL HEALTH RECORD (PHR) PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAHURIPAN TASIKMALAYA TAHUN 2023 Setiadi, Dedi; Suryani Kurniasih, Dewi Lena Suryani; Fadly, Fery
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.360

Abstract

The Silent Killer" is a term used for Hypertension or high blood pressure, as it often occurs without symptoms. Hypertension can be diagnosed with a blood pressure reading of ≥140 mmHg and/or ≥90 mmHg. Hypertension is the leading single contributor to heart disease, kidney failure, and stroke in Indonesia (Ministry of Health, RI, 2021). According to data from the Health Office of Tasikmalaya City, the highest incidence of hypertension occurs in the Tamansari Primary Health Care service area, totaling 2,494 cases, with 1,593 cases among females. It is estimated that only one-third of hypertension cases in Indonesia are diagnosed, with the rest going undetected. In the era of paper-based medical records, the disciplines of Medical Records and Health Information (RMIK) and medical, clinical, and/or health informatics are usually quite separate, each focusing on different aspects, although they complement each other in domains and skills. The objective of this activity is to encourage the community to use Personal Health Records (PHR) for hypertension patients in the city of Tasikmalaya. The method involves training 20 Posbindu cadres responsible for hypertension data management, with the participation of 4 students. The results show an increase in understanding by 1.5%, as indicated by the improvement from pre-test to post-test results (Good 15%, Very Good 35%). Up-to-date information about the importance of personal health records is crucial, and it is recommended that community health centers actively appreciate Posbindu cadres to motivate them to successfully implement manual PHRs for hypertension patients.
PENINGKATKAN KESADARAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN OBAT SECARA MANDIRI DI DESA CIBIRU WETAN Reza Pratama; M Ramadhan Saputro; Agus Sulaeman; Anne Yuliantini; Idar
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.374

Abstract

Indonesia sekarang memasuki situasi era digital, sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan informasi secara instan. Masyarakat juga dengan mudah mengakses informasi kesehatan secara umum tanpa melakukan verifikasi kepada Tenaga Kesehatan. Data memperlihatkan total 103.860 keluarga atau 35,2% dari 249.959 keluarga di Indonesia menyimpan obat-obatan untuk pengobatan mandiri. Kemudian dari 103.860 keluarga yang menyimpan obat, sebanyak 35,7% diantaranya menyimpan obat keras dan 27,8% diantaranya menyimpan obat jenis antibiotik. Hal ini akan menimbulkan masalah baru dalam dunia kesehatan, oleh karena itu, tujuan kegiatan bermaksud menyelenggarakan kampung sadar obat sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan kepada masyarakat dan juga pengetahuan terkait pengelolaan obat melalui materi DAGUSIBU. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah melalui penyuluhan oleh satu narasumber. Target peserta sebanyak 30 peserta warga yang berada dilingkungan Desa Cibiru Wetan RW 07 Kabupaten Bandung. Hasil pengabdian kepada Masyarakat adalah adanya peningkatan pengetahuan yang diukur menggunakan soal dengan rata – rata nilai pre-test (30,42) dan post-test (79,58). Perolehan nilai selanjutnya dilakukan analisis statistik dengan paired t-test two sample, terdapat perbedaan secara signifikan karena nilai p-value yang didapat adalah < 0.05. 
EDUKASI KESEHATAN DAN PEMANFAATAN HERBAL UNTUK PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA SISWA SMP Suhardiman, Aris; Patonah; Marliani, Lia; Purwaniati; Maulana, Mamay
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.376

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan gangguan kesehatan yang lazim ditemukan di dalam masyarakat. Bakteri dan virus merupakan 2 kelompok mikroorganisme yang paling sering menjadi penyebab ISPA. Faktor imunitas yang rendah menjadi pendukung utama seseorang mudah terinfeksi ISPA ini. Musim kemarau dan polusi udara juga turut memperparah penyebaran ISPA. Batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, kesulitan bernafas merupakan gejala-gejala yang paling sering ditemukan pada penderita ISPA. ISPA dapat menular melalui berbagai media seperti: udara, air, makanan dan sentuhan pada benda yang terkontaminasi mikroba penyebab ISPA, menyebabkan ISPA sangat mudah menyebar luas. Upaya promotif dan preventif persebaran ISPA yang masiv diharapkan akan efektif mencegah penyebarluasan ISPA yang akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan tentu saja menurunkan angka kesakitan masyarakat. Disamping itu upaya kuratif pada kelompok yang sudah terinfeksi tentu juga harus dilakukan. Mitra yang dituju adalah kalangan remaja siswa SMP, hal ini disebabkan masih kurangnya mendapatkan edukasi dan informasi tentang ISPA. Metode dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan edukasi, penyuluhan dan pengolahan herbal yang digunakan untuk mencegah ISPA. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi terkait aspek edukasi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative, skrining ISPA dengan cara ceramah, diskusi dan sesi tanya jawab. Selain itu diberikan pelatihan pengolahan herbal untuk pencegahan ISPA. Kesimpulan siswa dan tenaga pengajar setelah diberikan edukasi dapat mengetahui, memahami serta ketrampilan dalam pengolahan herbal yang digunakan untuk ISPA.
PEMERIKSAAN DENYUT NADI, TEKANAN DARAH, DAN GLUKOSA DARAH DI POSYANDU LANSIA ABIYOSO POLKESBAYA Ervi Husni; Tatarini Ika Pipit Cahyani; Sherly Jeniawaty; Dina Isfentiani; Ani Media Harumi; Ira Puspitasari; Ira Rahayu Tiyar Sari; Yuni Ginarsih; Dwi Purwanti; Ulfa Hidayah; Puspita Zella Wigati; Luthfi Rusyadi; Juliana Christyaningsih; Melania Rizerda Pebianti
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.400

Abstract

Upaya pemeliharaan kesehatan lansia dilakukan sejak lansia berusia 60 tahun dengan tujuan untuk menjaga agar tetap hidup sehat, berkualitas, dan mandiri. Kesehatan fisik dan mental menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan pada tanggal 6 September 2023, berlokasi di Poltekkes Kemenkes Surabaya, dihadiri 38 lansia. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi menggunakan alat tensimeter sedangkan pemeriksaan glukosa darah acak menggunakan alat point of care. testing (POCT). Hasil yang didapat adalah lansia yang ikut program ini terbanyak 68% berjenis kelamin perempuan, selain itu ada 12 dari 26 (32%) lansia memiliki memiliki tekanan darah tinggi. Terdapat 1 dari 38 (3%) lansia memiliki denyut nadi di atas batas normal dan 3 dari 38 (8%) lansia dengan kadar glukosa darah di atas batas normal. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan lansia harus tetap dipantau anggota keluarga lainnya agar lansia selalu sehat, Kata kunci: Denyut nadi, tekanan darah lansia, kadar glukosa darah, Posyandu lansia Abiyoso Polkesbaya
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PANGAN LOKAL SEHAT BERGIZI PADA BALITA STUNTING PUSKESMAS KAWALU Saragih, Marianawati; Listianasari, Yanita; Fatamorgana, Pijar Beyna
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.405

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana pertumbuhan anak terganggu akibat kekurangan zat gizi dalam jangka waktu yang lama. Nutrisi ibu yang kurang baik dapat menimbulkan pertumbuhan janin yang kurang baik. Pertumbuhan janin yang buruk, pada akhirnya meningkatkan risiko kematian neonatal. Kegiatan pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi sarana edukasi yang perlu diwujudkan di masyarakat dengan partisipasi dan komitmen dari seluruh warga. Kegiatan edukasi dan pendampingan ini merupakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tahun 2023 yang bermitra dengan Puskesmas Kawalu Tasikmalaya, dilaksanakan kelurahan Talagasari. Diharapkan adanya kerjasama dan partisipasi dari seluruh masyarakat dan peran serta Kepala Puskesmas dan Tenaga Pelaksana Gizi sangat mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Kegiatan yang dimaksud adalah berupa edukasi dan pendampingan pembuatan makanan sehat dan bergizi berbahan dasar lokal di Kelurahan Talaga Sari dengan peserta kader posyandu Anggrek, Anggrek Putih, Flamboyan, Mekar Jaya, Melati A, Melati B, Setia Asih A, Setia Asih B kota Tasikmalaya, sehingga diperoleh leaflet dan video tutorial yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam pembuatan makanan yang sehat, aman dan bergizi bergizi serta berbahan dasar pangan lokal yang dapat dijadikan contoh bagi kelurahan lain di wilayah kota Tasikmalaya
EDUKASI PERSIAPAN MASA PRA KONSEPSI MELALUI METODE ULAR TANGGA Siregar, Nilda; Indah, Sulfa; Sembiring, Arihta; Marini, Tri; Mahayani, Eva; Sukaisi; Lusiana Gultom; Alfrianne
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.451

Abstract

Kehamilan remaja dibawah usia 20 tahun merupakan masalah kesehatan reproduksi remaja yang menjadi perhatian diberbagai kalangan. Kabupaten Poso merupakan salah satu kota yang berada di provinsi Sulawesi Tengah dengan angka prevalensi yang tinggi sebanyak 86,1% remaja yang sudah pernah melakukan hubungan seksual dan sebagian mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya kesehatan reproduksi terhadap persiapan masa pra konsepsi dalam upaya peningkatan kualitas generasi yang akan datang. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 7 Juni 2023 di SMA Negeri 4 Poso. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa dan siswi kelas 10 dan 11. Metode pelaksanaan adalah melakukan pre-test, kemudian dilanjutkan dengan permainan menggunakan metode ular tangga, setelah itu dilakukan post-test. Hasil evaluasi melalui pengisian kuesioner pre dan post menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari 34 siwa/siswi sebelum diberikan edukasi persiapan masa pra konsepsi didapatkan 6 peserta memiliki pengetahuan baik (18%), 26 peserta memiliki pengetahuan cukup (76%), dan 2 peserta memiliki pengetahuan kurang (6%). Setelah diberikan edukasi persiapan masa pra konsepsi didapatkan 29 peserta memiliki pengetahuan baik (82%), dan 5 peserta memiliki pengetahuan cukup (15%). Sebelum dilakukan edukasi banyak siswa/siswi yang belum mengetahui tentang persiapan masa prakonsepsi, maka dari itu pihak sekolah perlu menerapkan edukasi ini.

Page 6 of 11 | Total Record : 104