cover
Contact Name
Agung Purnomo
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
ncer@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61234. Telepon (031) 7970999
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Community Empowerment Review
ISSN : -     EISSN : 29866286     DOI : -
Nusantara Community Empowerment Review (NCER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NCER menerbitkan artikel kegiatan pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, teknologi informasi dan komunikasi, agama, kesehatan, dan teknologi tepat guna. Nusantara Community Empowerment Review terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. e-ISSN 2986-6286
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
Peran Mahasiswa dalam Pelestarian Budaya RT Jimpitan sebagai Wujud Gotong Royong Modern Adhani, Nency Febri; Zahroh, Shofiyatuz; Hisyam, Muhammad Rizqi; Saleh, Ilham Arzaqi; Rohmah, Firda Yusnafah; Cahya, Ade’ Ariska Cahya; Sari, Nur Indah Wulan; Hanum, Ira Nur Rahma; Wardan, Anifah Tiara Kusuma; Sholeh, Mochammad Nur
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1587

Abstract

Tradisi jimpitan sebagai bentuk gotong royong masyarakat mengalami penurunan partisipasi di era modern, sehingga memerlukan upaya revitalisasi agar tetap lestari. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya jimpitan di Desa Cemandi, khususnya di RT 04 RW 01, melalui pendekatan sosialisasi, edukasi, serta penerapan teknologi dalam pengelolaan dana. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, serta implementasi sistem digital berbasis Google Form dan website untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan partisipasi warga, penguatan solidaritas sosial, serta efektivitas sistem pengelolaan dana yang lebih transparan dan mudah diakses. Temuan ini menghadirkan inovasi dalam pelestarian tradisi lokal dengan mengadopsi teknologi digital, yang diharapkan dapat menjadi model bagi komunitas lain dalam mempertahankan kearifan budaya serta memperkuat keterlibatan sosial masyarakat. The tradition of jimpitan as a form of community cooperation has experienced a decline in participation in the modern era, so it requires revitalization efforts to maintain its sustainability. This community service aims to revive the jimpitan culture in Cemandi Village, especially in RT 04 RW 01, through a socialization approach, education, and the application of technology in fund management. The methods used include observation, interviews, and the implementation of a digital system based on Google Form and the website to increase transparency and accountability. The results of community service show an increase in community participation, strengthening social solidarity, and the effectiveness of a more transparent and easily accessible fund management system. These findings present innovation in preserving local traditions by adopting digital technology, which is expected to be a model for other communities in maintaining cultural wisdom and strengthening community social involvement.
Revitalisasi Ruang Publik melalui Taman Jimpitan dan Mural Pojok Djadoel sebagai Icon Identitas Lokal Pameling, Amelia Panji Sekar; Nirwana, Rofiqoh; Mauliya, Audia Riske; Sari, Rizka Maulina; Anggraini, Alfira Dwi; Laksono, Dio Adista
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1590

Abstract

Permasalahan utama dalam kegiatan ini adalah kurangnya ruang publik yang estetis dan bermakna di lingkungan RT. 22 RW. 10 Desa Pepe, yang berpotensi mengurangi nilai sosial dan budaya masyarakat. Program ini bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai historis dan memperkuat identitas sosial warga. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pencatatan lapangan untuk memastikan bahwa desain mural dan taman yang dibuat sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya Taman Jimpitan dan mural Pojok Djadoel, yang berfungsi sebagai ikon lokal serta media edukasi dan refleksi budaya bagi warga. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan partisipatif dalam penataan ruang publik yang menggabungkan aspek seni, sejarah, dan keterlibatan sosial untuk memperkuat kohesi komunitas dan melestarikan tradisi lokal. The main problem with this activity is the lack of aesthetic and meaningful public space in RT. 22 RW. 10 Pepe Village environment, which has the potential to reduce the social and cultural value of the community. This program aims to create public spaces that not only beautify the environment but also have historical value and strengthen the social identity of residents. The methods used include observation, interviews, and field notes to ensure that the mural and park designs are by the needs and aspirations of the local community. The results of this activity are the creation of Jimpitan Park and the Pojok Djadoel mural, which function as local icons as well as educational media and cultural reflection for residents. The novelty of this research lies in the participatory approach in the arrangement of public spaces that combine aspects of art, history, and social involvement to strengthen community cohesion and preserve local traditions.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Penguatan Kemandirian dan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal Ristanti, Ririn; Anwar, Chairil; Arifuddin, Maulana Rizqi; Nuraini, Kalila; Niharo, Nishfu Syahrin
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1379

Abstract

Program pengabdian di RT.03 RW.02 Desa Semambung Kecamatan Wonoayu Sidoarjo bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui penguatan kemandirian dan ekonomi desa. Fokus kegiatan pengabdian masyarakat ini terletak pada pengembangan potensi lokal yang telah menjadikan RT ini juara kategori Mandiri Sejahtera. Metode deskriptif kualitatif diterapkan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya meliputi pelatihan ecoenzyme, pengajaran di sekolah, pembuatan website, pemetaan lokasi, dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk usaha kecil. Program ini menunjukkan temuan penting terkait peran aktif aparat desa dan warga dalam memperkuat ekonomi lokal. Dampak dari program ini adalah peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi, mengelola lingkungan, dan mengembangkan usaha ekonomi mandiri. The community service program in RT.03 RW.02 Semambung Village, Wonoayu District, Sidoarjo aims to empower the community by strengthening village independence and economy. This community service activity focuses on developing local potential, which has made RT the winner of the Mandiri Sejahtera category. Qualitative descriptive methods are applied by collecting data through interviews, observations, and documentation. The results include ecoenzyme training, teaching in schools, website creation, location mapping, and creation of Business Identification Numbers (NIB) for small businesses. This program shows essential findings related to the active role of village officials and residents in strengthening the local economy. The impact of this program is increasing community capacity in utilizing technology, managing the environment, and developing independent economic businesses.
Implementasi Program Bimbingan Belajar untuk Meningkatkan Pemahaman dan Minat Belajar Peserta Didik Qolbi Nofa, Kusuma; Nur Faidah, Rizka; Oktavianti, Rizma; May Maulidia, Putri; Julaikah; Wicaksono, Achmad
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1382

Abstract

Program bimbingan belajar di RT 01 RW 13 Desa Waru dirancang untuk mengatasi rendahnya pemahaman dan minat belajar peserta didik akibat keterbatasan akses pendidikan tambahan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap materi pelajaran sekolah dan memotivasi peserta didik agar lebih berminat dalam belajar. Program ini dilaksanakan secara tatap muka dengan metode pembelajaran berkelompok berdasarkan jenjang pendidikan, menggunakan LKPD sesuai kurikulum sekolah. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata pemahaman dari 65% menjadi 85% serta 90% peserta merasa lebih percaya diri dan termotivasi. Keunikan program ini terletak pada pendekatan personal dan keterlibatan aktif orang tua yang meningkat dari 50% menjadi 80%. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata terhadap strategi pembelajaran di tingkat komunitas dan menyoroti pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah dan masyarakat untuk keberhasilan akademik siswa. The RT 01 RW 13 Waru Village tutoring program was designed to address students' low level of understanding and interest in learning due to limited access to additional education. The goal is to improve understanding of school subject matter and motivate students to be more interested in learning. This program is implemented face-to-face with a group learning method based on education level, using LKPD according to the school curriculum. The results showed a significant increase in average understanding from 65% to 85%, and 90% of participants felt more confident and motivated. The uniqueness of this program lies in the personal approach and active involvement of parents, which increased from 50% to 80%. This study contributes to learning strategies at the community level and highlights the importance of collaboration between schools and the community for student academic success.
Strategi Peranan Mahasiswa dalam Meningkatkan Optimalisasi RT Sehat untuk Kesehatan Lingkungan Afiqfah, Nur; Violita, Cynthia Eka; Atho'illah , Muhammad; Aidah, Heni Nur; Qothrunada, Laila Safira
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1383

Abstract

Pengabdian masyarakat ini membahas peranan sivitas akademika UNUSIDA dalam mendukung program RT Sehat di Desa Tebel RT 07 RW 03 untuk meningkatkan kesehatan lingkungan dan kesadaran pola hidup sehat masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa melakukan survei, wawancara, dan observasi langsung, serta melaksanakan kegiatan seperti senam pagi, edukasi hidroponik, pemanfaatan tanaman toga, dan pengolahan minyak jelantah. Hasilnya, terdapat peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan penerapan pola hidup sehat secara berkelanjutan. Keunikan program ini terletak pada integrasi inovasi seperti hidroponik untuk lahan sempit dan kolaborasi mahasiswa lintas fakultas. Temuan ini menunjukkan potensi kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat sebagai model pengembangan program berbasis komunitas di masa depan. This community service discusses the role of UNUSIDA academics in supporting the RT Sehat program in Tebel Village RT 07 RW 03 to improve environmental health and public awareness of healthy lifestyles. Through a participatory approach, students conducted surveys, interviews, and direct observations. They carried out activities such as morning exercise, hydroponic education, utilization of medicinal plants, and processing of used cooking oil. As a result, there was an increase in community participation in maintaining environmental cleanliness and sustainably implementing healthy lifestyles. The uniqueness of this program lies in integrating innovations such as hydroponics for narrow land and cross-faculty student collaboration. These findings show the potential for cooperation between higher education institutions and the community as a model for developing community-based programs in the future.
Peranan Mahasiswa dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat untuk Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital Haris Eka Yuwana; Evi Mahsunah; Rizqi Rachma Oktaviani; Lintang Cahya Kusuma; Muhammad Farly Rizky; Mufarihatus Sholiha; Mochammad Rizal; Nur Shinta Devayanti; Ika Azizah Putri Andini; Andini Fitria Rahmadani; Ade Farin
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1390

Abstract

Mahasiswa memiliki peran penting dalam pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam mengidentifikasi dan memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh warga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada revitalisasi lingkungan, pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM), serta pendampingan edukatif bagi anak-anak dan warga setempat. Metode yang diterapkan berupa observasi langsung di lapangan, mencakup survei lokasi, interaksi dengan masyarakat, serta pelaksanaan program yang disesuaikan dengan kebutuhan setempat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial mampu meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat ekonomi masyarakat melalui digitalisasi pemasaran UMKM, dan mengembangkan keterampilan sosial serta kepemimpinan mahasiswa. Pengabdian masyarakat ini menegaskan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat memiliki dampak positif dalam membangun lingkungan yang lebih berdaya dan mandiri. Students play an important role in community service, especially in identifying and providing solutions to various challenges faced by residents. This community service aims to explore students' contributions to community empowerment through various activities that focus on environmental revitalization, the development of small and medium enterprises (SMEs), and educational assistance for children and residents. The methods applied are direct observation in the field, including location surveys, interaction with the community, and implementation of programs tailored to local needs. The results of community service show that student involvement in social activities can increase environmental awareness, strengthen the community's economy through the digitalization of MSME marketing, and develop students' social and leadership skills. This community service confirms that collaboration between students, the community, and the local government has a positive impact on building a more empowered and independent environment.
Strategi Pemuda dalam Membranding Wisata dengan Pelatihan Desain Komunikasi Visual Menggunakan Aplikasi Canva Rohma, Faizzatur; Hartiningrum, Amalia; Vernandia, Amanda Louis; Maf’ula, Nihla Hanum; Bramantyo, Sandy; Fatkhan, Ahmad; A'lim, Muhammad Birrul; Alkholidy, Mohammad Amin; Nafis, Mochammad; Thom, Muhammad Abdul Basith; Alvarenno, Bima; Afandi, Ahmad; Yulianti, Fransisca Eri; Salsabila, Eliza; Nuriya, Friska; Ridho Cahyo, Laksono
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1395

Abstract

Desa Tambak Cemandi memiliki potensi wisata bahari yang besar, namun pengembangannya masih terkendala oleh kurangnya keterampilan masyarakat dalam melakukan branding, promosi, dan pemetaan ekonomi wisata. Untuk mengatasi permasalahan ini, sivitas akademika UNUSIDA melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa pendampingan dalam pembuatan spot foto, video branding, serta pelatihan Desain Komunikasi Visual (DKV) menggunakan aplikasi Canva bagi pemuda desa. Program ini menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) untuk memanfaatkan potensi lokal dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan wisata. Keistimewaan inisiatif ini terletak pada integrasi pelatihan DKV dengan strategi branding berbasis media sosial, yang memberikan dampak positif terhadap daya tarik wisata Tambak Cemandi serta mendorong partisipasi pemuda dalam pengelolaan promosi wisata desa mereka. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan keterampilan pemuda dalam pembuatan konten digital serta terbentuknya identitas branding wisata desa yang lebih kuat. Tambak Cemandi Village has great marine tourism potential, but its development is still hampered by the lack of community skills in branding, promotion, and mapping the tourism economy. To overcome this problem, the UNUSIDA academic community implemented a community service program in the form of assistance in creating photo spots, branding videos, and Visual Communication Design (DKV) training using the Canva application for village youth. This program applies the Asset-Based Community Development (ABCD) approach to utilize local potential and increase community involvement in tourism development. The specialty of this initiative lies in the integration of DKV training with social media-based branding strategies, which have a positive impact on the tourist appeal of Tambak Cemandi and encourage youth participation in managing their village tourism promotion. The results of this program show an increase in youth skills in creating digital content and the formation of a stronger village tourism branding identity.
Optimalisasi Daya Saing UMKM Melalui Strategi Personal Branding di Era Digital Khurnia, Siti Lailatul; Zaki, Achmad; Mahfudhoh, Dalilah Hotimatul; Ilmiyah, Dwi Erni Mazro'atul; Ardiansyah, Deny; Hakkam, Nur Ahmad
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1396

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan daya saing UMKM di RT 40 Magersari, yang menghadapi masalah minimnya branding akibat kurangnya logo usaha, yang menghambat pemasaran produk. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat identitas merek UMKM melalui desain logo dan pembuatan plakat, guna meningkatkan kehadiran pasar mereka. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pendataan UMKM, perancangan logo, dan pembuatan plakat berbahan banner. Hasil menunjukkan bahwa logo dan plakat berhasil meningkatkan visibilitas, penjualan, dan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM setempat. Kebaruan dari program ini adalah pendekatan berbasis personal branding untuk UMKM rumahan di komunitas lokal. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya strategi branding sebagai alat utama untuk mendukung daya saing dan pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. This community service program focuses on improving the competitiveness of MSMEs in RT 40 Magersari, which faces the problem of minimal branding due to the lack of business logos, which hinders product marketing. This activity aims to strengthen the brand identity of MSMEs through logo design and plaque-making to increase their market presence. The methods include field observation, MSME data collection, logo design, and banner plaque making. The results show that the logo and plaque have succeeded in increasing visibility, sales, and consumer trust in local MSME products. The novelty of this program is the personal branding-based approach for home-based MSMEs in local communities. The implications of this study highlight the importance of branding strategies as a primary tool to support competitiveness and community-based economic growth.
Pemberdayaan Rumah Hijau “Asman Kelor” Melalui Implementasi Tong Komposter untuk Pengelolaan Limbah Organik Virginia Eka Putri Kinanti; Kamila, Edita Rahma; Lailiyah, Nurul; Apriliyah, Dwi Estiana; Hanum, Atika Muhfida; Parahita, Alifia Sabina; Nizar, Mohamad Athif; Ramdani, Alfian Fathurrahman; Ayuby, Muchyiddin Azzhakiya Al; Billah, Moch Mu’tashim; Saputri, Aininda Surya
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1399

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, menjadi isu yang mendesak di RT 14 Desa Bangah, Gedangan, Sidoarjo, akibat minimnya pengelolaan yang memadai. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi "Tong Komposter" sebagai solusi pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi partisipatif, yang didukung oleh kolaborasi antara warga, karang taruna, dan pemerintah desa. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah, serta produksi kompos yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian lokal. Pendekatan berbasis komunitas dengan teknologi sederhana memberikan dampak signifikan bagi lingkungan dan masyarakat. Program ini memiliki implikasi besar dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan memberikan potensi ekonomi bagi masyarakat. The problem of household waste management, especially organic waste, has become a pressing issue in RT 14 Bangah Village, Gedangan, Sidoarjo, due to the lack of adequate management. This program aims to empower the community through the innovation of "Tong Komposter" as a solution for processing organic waste into compost. The methods used include socialization, training, and participatory evaluation, supported by collaboration between residents, youth organizations, and the village government. The results show an increase in community awareness and participation in waste management, as well as the production of compost that can be used for local agriculture. A community-based approach with simple technology has a significant impact on the environment and society. This program has major implications for supporting environmental sustainability and providing economic potential for the community.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL) untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Ichdahtul Ummah, Fahma; Qurratu'aini, Nafia Ilhama; Sholikhah, Fahriyah Jamilatus; Ardiwanata, Moh.; Islamuddin, Wahyu; Amaliyah, Afridah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 1 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v3i1.1401

Abstract

Sampah rumah tangga, terutama limbah organik seperti nasi basi, menjadi masalah yang signifikan di RT 14 Desa Bluru Kidul, Sidoarjo, dengan meningkatnya volume limbah akibat pertumbuhan populasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menawarkan solusi alternatif pengolahan sampah yang ramah lingkungan melalui pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) berbasis limbah nasi basi untuk diolah menjadi pupuk organik cair. Metode yang digunakan adalah fermentasi sederhana menggunakan bahan-bahan organik seperti air kelapa dan gula merah, melibatkan warga setempat melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa MOL berhasil diproduksi, ditandai dengan perubahan bau menjadi fermentasi khas dan efektif digunakan sebagai dekomposer sampah. Temuan ini menonjol karena memberikan solusi praktis, murah, dan ramah lingkungan untuk pengelolaan sampah rumah tangga. Household waste, especially organic waste such as stale rice, is a significant problem in RT 14, Bluru Kidul Village, Sidoarjo, with increasing waste volume due to population growth. This community service aims to offer an alternative solution for environmentally friendly waste processing by creating Local Microorganisms (MOL) based on stale rice waste to be processed into liquid organic fertilizer. The method is simple fermentation using organic materials such as coconut water and brown sugar, involving residents through community service activities. The results showed that MOL was successfully produced, marked by a change in odour to a distinctive fermentation and was effectively used as a waste decomposer. This finding stands out because it provides a practical, cheap, and environmentally friendly solution for household waste management.

Page 7 of 15 | Total Record : 150