cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalihsan@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalihsan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 30259150     EISSN : 29871298     DOI : https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2
Fokus dan Ruang Lingkup Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam menerima naskah asli yang tidak diterbitkan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berdasarkan penelitian dari metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, campuran, atau metodologi apa pun yang terkait dengan pendidikan
Articles 250 Documents
Pengaruh Rutinan Istighosah Ratib Al-Haddad Terhadap Peningkatan Kerukunan Pada Anggota Pokja Jaya Agung di Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Faieshal Mujtaba; A.Tajib
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh rutinan istighosah Rotib Al-Haddad terhadap peningkatan kerukunan masyarakat. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitaitf dengan dua variabel yakni variabel X (rutinan istighosah Rotib Al-Haddad) dan variabel Y (kerukunan masyarakat). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh pada rutinan istighosah Ratib Al-Haddad terhadap peningkatan kerukunan masyarakat Pokja Jaya Agung Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara dengan pimpinan yang menyatakan bahwa kegiatan rutinan istighosah Ratib Al-Haddad dapat mempererat tali silaturrahmi antar masyarakat. Hal tersebut juga didukung dengan uji T, yang menghasilkan nilai signifikan yang berarti bahwa rutinan istighosah Ratib Al-Haddad berpengaruh signifikan terhadap peningkata kerukunan masyarakat. Selain uji T, hasil uji determinasi juga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara rutinan istighosah Ratib Al-Haddad terhadap peningkatan kerukunan masyarakat yaitu dengan persentase pengaruh sebesar 38,3%. Dari hasil uji statistik dengan menggunakan SPSS dapat disimpulkan bahwa rutinan istighosah Rotib Al-Haddad berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kerukunan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan Uji T Parsial yang menghasilkan nilai signifikansi yakni 0,000 lebih kecil dari 0,05, dan hasil Uji Determinasi yang menghasilkan nilai Adjusted R Square sebesar 38,3%, yang berarti bahwa rutinan istighosah Rotib Al-Haddad 38,3% berpengaruh terhadap peningkatan kerukunan masyarakat dan sisanya sebesar 61,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti
Studi Literatur Hakikat Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Pembelajaran Naila Rizqi Salsabila; Najah Tsabitah; Dwi Yuliani, Ris; Tsaniyatur Rohaimi, Safira; Hufron, Muhammad
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.914

Abstract

Kurikulum dirancang untuk mencapai tujuan pendidikan dan membantu merumuskan tujuan pendidikan nasional, kurikulum harus terus-menerus dikembangkan dan disempurnakan untuk mengikuti laju kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kecepatan masyarakat yang berkembang untuk mencapai tujuan pendidikan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untu menganalisis pentingnya pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan yang merupakan suatu studi yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, kisah-kisah sejarah, dan sebagainya. Hasil penelitian ini yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembelajaran yaitu: Hakikat Pengembangan Kurikulum PAI, Tiga faktor utama yang mempengaruhi pengembangan kurikulum PAI, dan Implikasi Kurikulum PAI terhadap Pembelajaran.Suatu proses yang melibatkan perencanaan yang matang untuk menciptakan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Islam
Optimalisasi Kinerja Lembaga Pendidikan Islam: Evaluasi Diri Madrasah Review Hasil dan Penerapan Instrumen EDM dalam Lembaga Pendidikan Islam Muhammad Rizki Dwi Kurniawan; Rafidah Arif; Muhamad Nur Iksan; Ryan Maulana Ramadhan; Mardiyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.926

Abstract

Evaluasi Diri Madrasah (EDM) merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah dengan cara menilai ketercapaian delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP). EDM dirancang untuk mendorong madrasah secara aktif mengevaluasi kinerja kelembagaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji definisi, tujuan, manfaat, prinsip, prosedur, dan indikator prioritas EDM serta keterkaitannya dengan SNP. Dokumen yang penulis review merupakan dokemen dari Evaluasi Diri Madrasah di salah satu Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Kendal, tepatnya di MTs NU 15 Jurangagung Plantungan Kab. Kendal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber terpercaya seperti regulasi pemerintah, jurnal ilmiah, dan dokumen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EDM membantu madrasah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, merumuskan rencana pengembangan berbasis data, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi institusi. Selain itu, penerapan EDM berbasis aplikasi e-RKAM turut mempermudah pengelolaan data, penganggaran berbasis kinerja, dan pengambilan keputusan strategis. Dengan demikian, EDM tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga sebagai strategi penting dalam menciptakan madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era modern.
Implementasi Pendekatan Teaching At The Rigth Level (TARL) Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTS Wahid Hasyim Gudo Jombang Putri Husnul Khotimah; Sholihul Anshori
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.941

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah menghadapi tantangan dalam menyampaikan materi kepada siswa dengan latar belakang dan kemampuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL), implementasinya dalam pembelajaran SKI, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi digunakan untuk menjaga validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TaRL membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi SKI. Siswa dikelompokkan berdasarkan level pemahaman (High, Middle, Low), dan pembelajaran disesuaikan dengan tingkat kognitif masing-masing. Faktor pendukung meliputi dukungan madrasah, kesiapan guru, dan antusiasme siswa. Adapun kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu pembelajaran dan kesiapan guru dalam menyusun materi diferensial. Secara keseluruhan, pendekatan TaRL mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa
Peran Pendidikan Islam dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender Novita Dyah Islamiyyah; Nur Rahmadani Fitri; Herlini Puspika Sari
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.943

Abstract

Islam menegaskan pentingnya pendidikan bagi semua individu tanpa diskriminasi gender, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran pendidikan islam dalam mewujudkan kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi pada artikel ilmiah, buku dan proseding, teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak yang sama dalam menuntut ilmu, namun masih terdapat hambatan dalam implementasinya, seperti bias interpretasi agama dan faktor sosial-ekonomi. Pendidikan Islam berperan penting dalam mewujudkan kesetaraan gender dengan mengintegrasikan nilai-nilai inklusif dalam kurikulum dan metode pengajaran. Oleh karena itu, diperlukan revisi kebijakan dan penghapusan bias gender agar pendidikan Islam dapat menjadi alat untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan inklusif
Implementasi Ekstakurikuler Rohis Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa di SMA Negeri 14 Medan Putri Pratiwi Purba; Ali Imran Sinaga; Makmur Syukri
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.952

Abstract

Ekstrakurikuler Rohis, yang digagas oleh pemerintah dan sekolah, diharapkan menjadi wadah yang efektif dalam membentuk dan mengasah kecerdasan spiritual siswa hal tersebut dilatarbelakangi karena fokus pendidikan saat ini cenderung mengedepankan kecerdasan intelektual. Sehingga dalam penelitia ini bertujuan untuk dapat mengetahui implementasi dari rohis yang ada di SMA Negeri 14 Medan dalam aspek kecerdasan spiritual. metode penelitian kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian yaitu, (1)Implementasi ekstrakurikuler Rohis dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA Negeri 14 Medan sudah berjalan dengan baik namun memang harus ditingkatkan lebih baik lagi. (2)Bentuk kegiatan ekstrakurikuler Rohis dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SMA Negeri 14 Medan meliputi 4 bidang yaitu bidang ibadah bidang Alquran bidang sosial dan bidang dakwah. (3)Faktor pendukung ekstrakurikuler Rohis dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa yaitu dukungan penuh dari sekolah orang tua dan kemauan diri sendiri sedangkan faktor penghambat atau kendala yang dihadapi Rohis yaitu pengelolaan dana yang kurang optimal kedisiplinan waktu yang tidak efektif, pengaruh teman dan lingkungan luar sekolah.
Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN SP3 Lae Mbentar Annisa Sitepu; Ali Imran Sinaga; Zulfiana Herni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.953

Abstract

Penelitian ini berjudul Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar (Studi Kasus di SDN SP3 Lae Mbentar Kecamatan Pagindar Kabupaten Pakpak Bharat). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika yang dihadapi Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar dan mencari solusi dalam menghadapi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data penelitian ini adalah data yang dihasilkan dari observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa : 1) Implementasi Kurikulum merdeka belajar di SDN SP3 Lae Mbentar diterapkan pada awal tahun 2023 secara bertahap.  Pada awal tahun 2023 untuk kelas 1 dan 4 kemudian di penghujung tahun 2023 untuk kelas 2 dan 5. 2) Problematika Guru Pendidikan Agama Islam di SDN SP3 Lae Mbentar yaitu, kurangnya pemahaman guru PAI terhadap konsep kurikulum merdeka belajar, kesulitan guru PAI dalam membuat perangkat pembelajaran serta, jaringan dan listrik yang kurang mendukung. 3) Adapun solusi yang dilakukan guru PAI yaitu dengan mengikuti sosialisasi dan pelatihan, Guru PAI menggunakan PMM (Platform Merdeka Mengajar), dan memiliki alat pembantu arus listrik.
Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Perspektif Abdullah Nashih Ulwan Nur Hamidatu Hikmah; Ali Said
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.954

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaram agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Adapun tujuan penelitiannya meliputi 1). Untuk Mengetahui Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Menurut Para Ahli, 2). Untuk Mengetahui Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Menurut Abdullah Nashih Ulwan. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dokumentasi baik berupa dokumen tertulis maupun terekam dan Teknik telaah. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan Teknik pengecekan keabsahan data melalui metode analisis isi. Hasil penelitian 1). Pendidikan anak dalam keluarga merupakan pendidikan mencakup proses transformasi perilaku dan sikap di dalam unit sosial terkecil di masyarakat. 2). Pentingnya pendidikan berbasis nilai Islam dalam keluarga, dengan berbagai metode seperti keteladanan, pembiasaan, nasihat, perhatian, dan hukuman yang bersifat mendidik. Pendidikan dalam keluarga berperan besar dalam membentuk karakter anak.
Implementasi Kajian Kitab Syifaul Jinan dalam Meningkatan Literasi Al-Qur’an Santri Pondok Pesantren Darul Falah 5 Cukir Diwek Jombang Safna Annajwa Zain; Iva Inayatul Ilahiyah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.957

Abstract

Literasi Al-Qur’an merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan pemahaman keislaman santri di lingkungan pesantren. Kajian kitab Syifaul Jinan sebagai salah satu bentuk tafsir tematik memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemampuan santri dalam membaca, memahami, serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kajian kitab Syifaul Jinan dalam proses peningkatan literasi Al-Qur’an di Pondok Pesantren Darul Falah 5 Cukir Diwek Jombang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian kitab Syifaul Jinan dilakukan secara rutin dan sistematis, dengan pendekatan kontekstual yang memudahkan santri memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an. Peningkatan literasi terlihat dari meningkatnya kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an dengan tartil, memahami tafsir tematik, serta mengaplikasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung keberhasilan implementasi ini antara lain adalah metode pengajaran yang interaktif dan kedisiplinan santri dalam mengikuti kajian
Peran Guru dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Faqih Mufasirin; Khumaidatun Nisa; Luthfia Rosidin; Sausan Zahra; Muhammad Hufron
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.921

Abstract

Kurikulum merupakan kerangka terstruktur yang mengatur perencanaan dan penyusunan bahan ajar beserta mekanisme pelaksanaannya dalam kegiatan pembelajaran. Dalam mengembangkan kurikulum pendidikan agama Islam (PAI) tidak terbatas pada pengetahuan teoritis, tetapi juga semestinya menekankan penerapan nilai-nilai Islami pada peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam pengembangan kurikulum PAI. Adapun metode yang digunakan yakni studi pustaka dari berbagai buku, artikel dan hasil penelitian sebelumnya untuk memperoleh informasi yang sedang diteliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru merupakan pemain utama dalam pengembangan kurikulum PAI. Dikarenakan guru dalam menjalankan tugasnya tidak terlepas dari adanya perubahan, khususnya mengenai perbaikan-perbaikan pembelajaran bagi peserta didik dalam bentuk kurikulum yang akan dikembangkan.