Articles
184 Documents
Pentingnya Literasi Keuangan Digital Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Fitriani;
Ferazona, Sepita;
Suyono, Akhmad;
Saputra , Rahmat Eka;
Defriona, Berlian
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.184
Literasi keuangan digital berperan penting dalam memberdayakan UMKM. Dengan memahami dan mengadopsi teknologi keuangan digital, UMKM dapat meningkatkan efisiensi, mendapatkan akses pembiayaan, memperluas pasar, dan menjaga keamanan keuangan. Namun dibalik kemudahan yang disediakan, masih banyak UMKM yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan pemahaman tentang literasi keuangan digital. Kurangnya keterampilan dalam menggunakan aplikasi keuangan dapat menjadi hambatan dalam mengelola keuangan secara digital. Dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM agar lebih mengetahui manfaat literasi keuangan digital. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada para pelaku UMKM. Selama mengikuti kegiatan pengabdian, para pelaku UMKM sangat antusias. Hasil kegiatan pengabdian memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan manajemen keuangan bagi UMKM.
Pengenalan Tumbuhan Berkhasiat Obat Familia Zingiberaceae
Damhuri;
Darlian, Lili;
Kolaka, La;
Rayani, Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.189
Desa Sumbersari memiliki potensi sumber daya alam yang cukup baik termasuk lingkungan pekarangan warga yang mendukung untuk ditanami berbagai tumbuhan berkhasiat obat. Jenis tumbuhan berkhasiat obat yang digunakan masyarakat berasal dari familia yang beragam. Tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae dikenal sebagai tumbuhan yang memiliki rimpang dengan aroma khas. Pemberian edukasi tentang tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae kepada masyarakat menjadi penting untuk dilaksanakan agar masyarakat memperoleh kebenaran informasi khasiat tumbuhan obat tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi tentang tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae bagi masyarakat Desa Sumbersari. Tahapan pengabdian terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan pengisian lembar kerja. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi yang dilanjutkan dengan pengisian lembar instrumen kerja untuk peserta. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh informasi bahwa rata-rata persentase total peserta yang mengenal tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae adalah 77%. Secara umum, manfaat tumbuhan berkhasiat obat familia Zingiberaceae yang diketahui oleh masyarakat adalah sebagai pengobatan beberapa penyakit ringan seperti batuk, demam, hingga beberapa penyakit dalam dan dapat pula dimanfaatkan sebagai obat luar
Pelatihan Pembuatan Infografis Data Desa Bagi Aparat Desa
Cahyani, Dwi;
Indrayani, A. Fahmi
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.192
Penyajian informasi atau berita yang menarik, kreatif, dan informatif merupakan salah satu modal untuk menciptakan informasi yang mudah diterima oleh pembaca salah satunya dengan infografis. Guna memenuhi kebutuhan penyampaian data desa yang tepat dan menarik maka dibutuhkan kreativitas dalam pembuatan infografis yang sesuai dengan memanfaatkan platform atau aplikasi desain grafis yaitu salah satunya Canva. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aparat desa dalam menyajikan data desa dalam bentuk infografis. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan bagi Aparat Desa Monano dalam menyajikan data desa dalam bentuk infografis dengan menggunakan Canva. Dengan penyajian data desa dalam bentuk infografis maka dapat membantu masyarakat agar lebih mudah memahami informasi dan data statistik desanya. Hasil kegiatan pelatihan pada setiap tahap dapat diidentifikasi bahwa: 1) lebih dari 80% Aparat Desa Monano telah memiliki pengetahuan tentang Infografis dan langkah-langkah dalam pembuatan infografis, 2) lebih dari 72% Aparat Desa Monano telah memiliki pengetahuan tentang software dan website yang dapat digunakan dalam pembuatan infografis serta 3) lebih dari 80% Aparat Desa Monano telah memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pembuatan infografis data desa dengan menggunakan canva. Berdasarkan Hasil tersebut disiimpulkan bahwa kegiatan ini telah berhasil meningkatkan keterampilan aparat desa Monano dalam memanfaatkan canva untuk menyajikan data desa dalam bentuk infografis.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis TIK Melalui Gamifikasi Nearpod
Amaliyah AR, Rezki;
Masrura, Sitti Inaya;
Yahya, Amran;
Amin, Nursafitri;
Anaguna, Nursyam;
Indrawati, Nenny;
Manullang, Ketrin Rinayanti
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.199
Pendidikan berkualitas merupakan salah satu dari tujuan SDGs yaitu kebijakan global dalam menciptakan perubahan positif. Paradigma perubahan pendidikan dan pembelajaran seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam proses belajar mengajar pemanfaatan teknologi sebagai sumber atau media pembelajaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu dilaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendesain media pembelajaran intreaktif berbasis TIK. Metode pelaksanaan menggunakan metode knowledge transfer dan model community development dengan tiga tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun jenis aplikasi yang dilatihkan yaitu Nearpod. Nearpod merupakan salah satu platform web yang mengintegrasikan TIK dan konsep gamifikasi dalam pembelajaran. Beradsarkan hasil pengisi kuesioner diperoleh 92% guru menyatakan bahwa materi yang disajikan baik sekali, 100% menyatakan cara penyajian materi baik sekali dan 100% menyatakan pengetahuan dan keterampilan guru meningkat setelah kegiatan. Jadi dapat disimpulkan bahwa kegiatan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendesain media pembelajaran intreaktif berbasis TIK serta mendapatkan respon positif dari peserta.
Inovasi Packaging dan Pemasaran Digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Suprihatin, Hasti;
Pramitasari, Dini Ayu;
Hasanah, Anisaul
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.205
Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat ialah guna memberi wawasan kepada masyarakat dan utamanya kepada UMKM sebagai pelaku usaha dalam mengoptimalkan kemasan suatu produk agar mempunyai nilai yang lebih berkualitas dan menghasilkan harga jual yang tinggi dengan adanya ide baru tentang packaging dan labeling produk. Metode berbentuk pelatihan dan sosialisasi, dengan sejumlah metode pendekatan yang dipakai pada pelaksanaan program berikut mencakup: sosialisasi yang tujuannya guna mengoptimalkan pemahaman pelaku UMKM perihal Inovasi packaging dan pemasaran digital bagi UMKM dengan market place dan media sosial selain itu juga di lakukan pelatihan kepada UMKM dalam merancang pembuatan label/logo dan desain kemasan produk. Beberapa kegiatan yang dilakukan sebagai berikut; Pertama, penjelasan tentang inovasi dalam kemasan produk yang menarik, penggunaan label pada produk, dan penggunaan media sosial dan market place sebagai alat promosi digital; Kedua, berbagi pengalaman dan diskusi; dan terakhir, praktik langsung membuat label, pembungkus produk, dan penggunaan market place dan cara pembuatan produk yang menarik bagi pembeli dengan menggunakan gambar yang disesuaikan dengan produk yang dijual, Hal ini ditunjukkan bahwa setiap peserta sangat tertarik untuk memakai pemasaran produk melalui media sosial secara konsisten.
Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Keyakinan Guru Kimia
Fahyuddin;
Jahidin;
Rahman, Abraham;
Safiuddin, La Ode
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.206
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan dan keyakinan guru Kimia terkait penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Mitra pengabdian terdiri atas 15 guru kimia SMA di Kabupaten Konawe yang tergabung dalam musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) kimia. Modul pelatihan menggunakan pendekatan situated learning (sesuai kondisi Guru). Tahapan pelatihan meliputi: identifikasi pengetahuan dan keyakinan awal mitra, pengembangan materi pembekalan berdasarkan data awal, dan pelaksanaan. Analisis data awal menunjukkan bahwa pengetahuan dan keyakinan mitra sangat beragam dan ada yang miskonsepsi. Sebagian besar mitra tidak meyakini bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan prestasi belajar kimia siswa. Berdasarkan pengetahuan awal mitra, dikembangkan salah satu contoh diferensiasi konten menggunakan strategi kesukaran terdegradasi. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan mitra terkait konsep pembelajaran beriferensiasi meningkat, dan sebagian besar mitra mempunyai keyakinan bahwa penggunaan strategi kesukaran terdegradasi pada pembelajaran kimia dapat meningkatkan minat belajar dan prestasi belajar kimia. Mitra guru kimia mengalami peningkatan secara kualitatif dan kuantitatif terkait dengan keyakinan dan pengetahuan desain pembelajaran berdiferensiasi. Mereka memberikan komentar positif terkait implementasi pembelajaran berdiferensiasi, seperti siswa berbakat akan semakin berkembang karena tidak perlu lagi menunggu temannya yang belum paham. Hasil analisis data kuantitatif menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 40% dan keyakinan sebesar 80%.
Cemilan Gabin Fla Berbagai Varian Rasa
Sahar, Marsanda;
Nirmala;
Yusri , Nurul;
Fatmawati, Kiki;
Fahira;
Sapar
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.209
Pemanfaatan Biskuit Gabin menjadi produk makanan kreatif yang bernilai jual. Tujuan program kreativias mahasiswa-kewirausahaan (PKM-K) diharapkan membangkitkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengelolah biskuit Gabin sebagai cemilan kekinian yang mampu membangkitkan nilai jual di masyarakat. Metode pelaksanaan dari program ini adalah input, proses (produksi), output dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survei pasar untuk mengetahui kondisi pasar. Selanjutnya adalah studi kelayakan terhadap usaha yang akan dijalankan. Tahap terakhir adalah pemilihan bahan dan penyediaan tempat serta sarana dan prasarana untuk menunjang proses produksi. Proses (produksi), proses pembuatan Gabin Fla mulai dari persiapan bahan dan alat sampai Gabin Fla siap dipasarkan. Output, yaitu hasil kreatifitas Gabin Fla yang siap dikonsumsi dan dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi, yaitu tahapan ini dilaksanakan pada saat produksi produk Gabin Fla telah selesai dilakukan. Pada tahap ini akan meninjau tentang kekurangan-kekurangan apa saja yang membuat konsumen tidak merasa puas mengonsumsi produk kami. Kesimpulan program PKM-K pemanfaatan biskuit gabin menjadi produk makanan Gabin Fla berbagai varian rasa yang bernilai jual dapat memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk tetap inovatif dan kreatif, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk praktik wirausaha dengan pemahaman konsep wirausaha yang komprehensif, dan membangun semangat mahasiswa untuk tetap berbisnis.
Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat Untuk Mencegah Cyberbullying
Abubakar, Sitti Rahmaniar;
Isna;
Arifyanto, Alber Tigor;
Yuliani M , Sri;
Damsir;
Dhafet , Nur Aeni Muhlisa;
Zumayyah M, Anbar
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.219
Cyberbullying merupakan masalah yang semakin mendesak di era digital ini, dengan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental dan emosional individu. Literasi digital, yang mencakup kemampuan memahami, menggunakan, dan mengevaluasi informasi dari sumber digital, menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah cyberbullying. Tujuan pengabdian ini adalah untuk: 1) meningkatkan literasi digital Masyarakat, dan 2) meningkatkan pemahaman literasi digitar masyarakat untuk pencegahan tindak perundungan digital (cyberbullying). Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Sebelum dilaksanakan, terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi menyampaikan maksud dan tujuan pelaksaan penyuluhan. Dengan adanya pengabdian ini diperoleh hasil yaitu 1) terjadi peningkatan literasi digital masyarakat, 2) adanya perubahan peningkatan pemahaman masyrakat mengenai bahaya cyberbullying dan bijak dalam menggunakan media sosial.
Pengenalan dan Pelestarian Tumbuhan Obat Bagi Masyarakat
Kolaka, La;
Damhuri;
Darlian, Lili;
Munir, Asmawati;
Sabilu, Murni;
Ede, Suriana G.;
Nurhidayah Z., Dwi;
Jumadin, La;
Walukou, Maryce A.;
Rayani, Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.223
Kesadaran masyarakat akan kesehatan, terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh bahan kimia yang terkandung dalam makanan atau obat-obatan semakin meningkat. Pengetahuan tentang tumbuhan berkhasiat obat berdasar pada pengalaman dan keterampilan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Penggunaan tumbuhan obat harus sesuai aturan agar aman dikonsumsi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang jenis, manfaat, keberadaan dan cara pelestarian tumbuhan berkhasiat obat. Proses pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari dua tahap. Tahap pertama yaitu pemberian edukasi menggunakan metode ceramah dan diskusi. Tahap kedua dengan pembagian instrumen (kuesioner) untuk mengetahui pengetahuan masyarakat desa tersebut terhadap tumbuhan obat yang ada di lingkungan mereka. Rata-rata persentase masyarakat yang mengetahui 16 jenis tumbuhan obat yang diperkenalkan adalah 83,13%. Beberapa khasiat/manfaat tumbuhan obat yang diketahui oleh masyarakat sangat beragam dimulai dari pengobatan luar seperti luka hingga penyakit dalam seperti gangguan ginjal. Rata-rata terbesar keberadaan tumbuhan obat yang diketahui oleh masyarakat adalah tumbuh secara liar dengan nilai persentase 81,25%. Selain itu, diperoleh juga informasi bahwa rata-rata terbesar cara pelestarian tumbuhan obat yang diketahui oleh masyarakat adalah tumbuhan obat tersebut dibiarkan tumbuh di alam dengan nilai persentase 79,06%. Kegiatan pengabdian pengenalan tumbuhan berkhasiat obat mampu memberikan informasi kepada masyarakat Desa Tumbu-Tumbu Jaya pada beberapa tumbuhan yang belum diketahui termasuk manfaat atau khasiatnya
Pemanfaatan Limbah Botol Kaca Dan Botol Air Mineral Bekas Dalam Pembuatan Vas Bunga
Igo BD, Abdullah;
Rizal;
Muhammad Syaiful
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.226
Sampah merupakan masalah yang terus muncul di kehidupan masyarakat dan juga konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. Semakin meningkat aktivitas masyarakat maka sampah atau limbah yang dihasilkan juga semakin bertambah Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret untuk mengatasi masalah ini. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Langgea bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya limbah Botol Kaca Dan Botol Aqua Bekas, serta membekali mereka dengan keterampilan praktis untuk menangani limbah tersebut. Pelatihan Pemanfaatan Limbah Botol Kaca Dan Botol Aqua Bekas Dalam Pembuatan Vas Bunga merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Pendidikan Ekonomi dalam mengelola limbah botol kaca dan botol aqua bekas menjadi produk bernilai guna, seperti vas bunga. Metode pelatihan dilakukan melalui sosialisasi dan praktik langsung kepada mahasiswa, dengan fokus pada konsep reuse untuk menghasilkan kerajinan tangan yang dapat digunakan di rumah dan dijual. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mengaplikasikan pembuatan vas bunga dari limbah botol kaca dan botol aqua bekas tanpa bantuan arahan. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pengelolaan limbah dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar. Program ini membuktikan bahwa dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, limbah yang awalnya dianggap sebagai masalah dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai.