cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
Inovasi Literasi Guru Melalui Pendampingan Penulisan Puisi Berbasis AI Qur'ani, Hidayah Budi; Kumalasani, Maharani Putri; Ulum, Bahrul; Nuryasin, Mohammad
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38640

Abstract

Abstract:  Technological developments and digitalization require teachers to innovate. Innovation can be realized by having competence in empowering AI. Based on that, this community service activity aims to (1) improve teachers' creative literacy competencies through AI-based poetry writing training and (2) integrate AI technology in literature learning in elementary schools, especially in the creative process of writing poetry. This community service is in partnership with fifth-grade Indonesian language teachers at Muhammadiyah 9 Elementary School, Malang City. This community service uses a training method consisting of five stages of activities, namely socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and sustainability. The results of this community service are (1) an increase in competence in creative literacy aspects, especially in AI-based poetry writing and (2) an increase in the ability to integrate AI in literature learning in elementary schools. The overall community service results were obtained through direct interviews with community service participants.Abstrak: Perkembangan teknologi dan digitalisasi menuntut guru untuk berinovasi. Inovasi dapat direalisasikan dengan memiliki kompetensi dalam memberdayakan AI. Berdasarkan hal itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi literasi kreatif guru melalui pelatihan penulisan puisi berbasis AI dan (2) mengintegrasikan teknologi AI dalam pembelajaran sastra di sekolah dasar, khususnya dalam proses kreatif menulis puisi. Pengabdian ini bermitra dengan guru bahasa Indonesia kelas V SD Muhammadiyah 9 Kota Malang. Pengabdian ini menggunakan metode pelatihan yang terdiri atas lima tahap kegiatan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan. Hasil pengabdian ini berupa (1) adanya peningkatan kompetensi dalam aspek literasi kreatif, khususnya dalam penulisan puisi berbasis AI dan (2) adanya peningkatan kemampuan untuk mengintegrasikan AI dalam pembelajaran sastra di sekolah dasar. Hasil pengabdian secara keseluruhan didapatkan melalui wawancara secara langsung terhadap peserta pengabdian.
Peningkatan Kapasitas UMKM Kampung Sedekah Melalui Penerapan Strategi Pemasaran Digital Rahmawati, Dwi; Pertiwi, Husna Putri; Destiana, Destiana; Andini, Laras Ayu
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38509

Abstract

Abstract:  Kampung Sedekah Indonesia is a philanthropic organization in Ciracas, East Jakarta, that focuses on empowering MSME communities. The main challenge faced by partners is the lack of marketing strategy assistance to increase competitiveness. This community service program aims to assist MSMEs in designing and implementing innovative and sustainable marketing strategies. The program implementation uses a participatory method that includes four stages: needs analysis, modern marketing training, practical creative marketing assistance, and implementation evaluation. Pre-test results showed that although participants had sufficient basic knowledge, the main obstacles faced were capital and marketing strategies. After the intervention, post-test results showed a significant increase in participants' knowledge and commitment. Key findings noted that 100% of participants committed to separating personal and business finances. In terms of digital marketing, participants demonstrated high readiness, with a preference for Instagram/Facebook platforms for general promotions and TikTok for video content. The program successfully improved participants' digital literacy and practical skills, which is expected to strengthen brand awareness and expand the market reach of Kampung Sedekah MSMEs independently and sustainably.Abstrak: Kampung Sedekah Indonesia merupakan organisasi filantropi di Ciracas, Jakarta Timur, yang fokus pada pemberdayaan komunitas UMKM. Tantangan utama yang dihadapi mitra adalah minimnya pendampingan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi UMKM dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pemasaran yang inovatif serta berkelanjutan. Pelaksanaan program menggunakan metode partisipatif yang meliputi empat tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan pemasaran modern, pendampingan praktis pemasaran kreatif, dan evaluasi implementasi. Hasil pra-test menunjukkan bahwa meskipun peserta memiliki pengetahuan dasar yang cukup, hambatan utama yang dihadapi adalah permodalan dan strategi pemasaran. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan komitmen peserta. Temuan kunci mencatat bahwa 100% peserta berkomitmen untuk melakukan pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Dalam aspek pemasaran digital, peserta menunjukkan kesiapan tinggi dengan preferensi platform Instagram/Facebook untuk promosi umum dan TikTok untuk konten video. Program ini berhasil meningkatkan literasi digital dan keterampilan praktis peserta, yang diharapkan dapat memperkuat brand awareness serta memperluas jangkauan pasar UMKM Kampung Sedekah secara mandiri dan berkelanjutan.
Penguatan Pendidikan Karakter Religius Peserta Didik dalam Menghadapi Tantangan di Era Digital Geroda, Yeremias Igo; Narek, Selviana Ina; Fako, Ursulin; Narek, Paulina Ros; Tobi, Paulus Baobolak; Naibae, Waltrudis Safira; Watu, Monika Densiana Oa; Hewen, Sisilia Plasida; Doren, Yasinta Uto; Keban, Yosep Belen
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.37759

Abstract

Abstract:  The Community Service (PKM) activity carried out by a group of students and lecturers from STP Reinha Larantuka aims to strengthen religious character education for students in the digital era. The methods used are coaching and participation through training, discussions, group prayers, spiritual animations, and the delivery of material on religious character in the digital era. This PkM activity starts from the planning stage, the implementation stage, and the evaluation stage. This PKM activity was carried out on Friday, November 7, 2025, and involved 54 students in grades II-VI of SDK Pantai Besar, and a PK group consisting of 10 students and lecturers. The results of this PkM activity show that there is a strengthening of the religious character of students in facing challenges in the digital era. The results of this service certainly make the religious character of students at SDK Pantai Besar stronger in facing challenges in the digital era in everyday life.Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh kelompok siswa dan dosen dari STP Reinha Larantuka bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter religius bagi peserta didik di era digital. Metode yang digunakan adalah pembinaan dan partisipasi melalui pelatihan, diskusi, doa berkelompok, animasi spiritual, dan penyampaian materi tentang karakter keagamaan di era digital. Kegiatan PkM ini dimulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada hari Jumat, 7 November 2025, dan melibatkan siswa kelas II-VI SDK Pantai Besar, berjumlah 54 peserta, dan kelompok PK yang terdiri dari 10 siswa dan dosen. Hasil kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa adanya penguatan pada karakter religius peserta didik dalam menghadapi tantangan di era digital. Hasil pengabdian ini tentunya membuat karakter religius peserta didik di SDK Pantai Besar menjadi kuat dalam menghadapi tantangan di era digital dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan Literasi Keuangan Pada Generasi Z Di SMKN 57 Jakarta Rahmawati, Dwi; Fadilla, Sarah; Thaha, Abdurrahman Rahim; Santosa, Agus; Kuncoro, Setyo; Priyanto, Agus; Juliana, Ari; Nurqamarani, Adisthy Shabrina
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38750

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memainkan peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi dunia kerja dan bisnis. Agar lulusan SMK memiliki kualitas yang baik, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, dan keahlian, dalam hard skill maupun soft skill, perlu dikembangkan kompetensi literasi keuangan dan literasi digital. Siswa SMK yang merupakan Generasi Z harus memahami perkembangan teknologi dan keuangan, serta bagaimana menggunakannya untuk kepentingan pribadi dan masyarakat. Tantangan yang dihadapi SMKN 57 Jakarta adalah kurangnya pelatihan terkait literasi keuangan dan digital bagi siswa. Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas siswa SMKN 57 Jakarta dalam hal literasi keuangan. Program ini dilaksanakan dengan menyediakan materi tentang literasi keuangan yang juga dilengkapi dengan buku saku berisi materi terkait untuk siswa setingkat SMK. Dari pelatihan yang telah dilakukan, ditemukan bahwa 94% siswa memahami bahwa inflasi dapat meningkatkan biaya hidup, dan 88% familiar dengan prinsip "risiko tinggi, imbal hasil tinggi" dalam investasi. Terkait investasi, hasil kuesioner menunjukkan bahwa 74% mahasiswa memiliki pemahaman dasar tentang pasar modal, sedangkan 26% telah mulai berinvestasi.
Pelatihan “Classroom English” Bagi Guru Bahasa Inggris SD di Kabupaten Sleman Yuyun Yulia; Lusi Nurhayati; Emy Nur Rokhani; Bunga Putri Maulia
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.39377

Abstract

Abstract:  The aim of this Community Service program was to provide elementary school English teachers with knowledge, skills, and practical experience in the use of classroom English to support effective language teaching. The training involved 24 participants, consisting of 16 public school teachers and 8 private school teachers in Sleman Regency. The program was conducted in three stages: preparation and feedback sessions (held online) and the core workshop (held onsite at the Independent Language Learning Center, Universitas Negeri Yogyakarta). The workshop successfully enhanced teachers’ understanding of the concept and importance of classroom English, as well as their ability to use simple and context-appropriate expressions and instructions in the classroom. Through microteaching simulations, role-play, and group discussions, participants gained not only theoretical insights but also practical experiences directly applicable to their teaching practice. The program is expected to foster long-term impact by encouraging consistent use of English as the medium of instruction as well as providing students on their language acquisition, thereby creating a more communicative classroom environment and supporting students’ English language development from the early stages of formal education.Abstrak: Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis kepada guru terkait penggunaan classroom English dalam pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Peserta pelatihan berjumlah 24 guru SD, yang terdiri dari 16 guru sekolah negeri dan 8 guru sekolah swasta di Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu persiapan dan umpan balik (dilaksanakan secara daring) serta pelaksanaan pelatihan (dilaksanakan secara luring di ruang ILLC Unit Layanan Bahasa Universitas Negeri Yogyakarta). Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep dan pentingnya classroom English serta keterampilan praktis dalam menggunakan frasa dan instruksi sederhana yang sesuai dengan konteks pembelajaran di kelas. Melalui simulasi mengajar, role-play, dan diskusi kelompok, guru tidak hanya memperoleh wawasan teoretis tetapi juga pengalaman praktik nyata yang aplikatif. Kegiatan ini memiliki dampak jangka panjang dalam mendorong konsistensi penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar di kelas, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar bagi peserta didik (language acquition) dan pembelajaran menjadi lebih komunikatif serta mendukung peningkatan kompetensi bahasa Inggris bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar.
Pengembangan Industri Rumah Tangga Keripik Singkong di Kota Mataram Hernawati Hernawati; Elita Maydasari; Suburi Rahman; Novita Hayatunufus; Fakhruroza Fakhruroza
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.37282

Abstract

Abstract:  This activity aims to develop the cassava chips home industry through training and assistance in production technology for making chips from local resources, training and management assistance. This activity was carried out in the household industry in Mataram City. The problems faced were limited knowledge in processing cassava using technology, low management knowledge. Through a participatory approach, the activities carried out were training in cassava processing with more modern production techniques using technology, training and assistance in product diversification and digital-based marketing strategies. In addition, training and assistance in simple business management included digital cash recording and production cost calculations so that business actors had the ability to manage finances sustainably. The results of the activity showed an increase in partners' skills in producing cassava chips with various variants with more consistent taste quality and longer product durability. The resulting product also experienced an increase in production volume. The social media-based marketing that was introduced was proven to be able to expand market reach beyond the Mataram City area. Increased sales turnover and partners' awareness of the importance of innovation in small businesses are real achievements of this program. Thus, this community service activity contributes significantly to encouraging community economic independence through the development of home industries based on local potential.Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan industri rumah tangga keripik singkong melalui pelatihan dan pendampingan teknologi produksi pembuatan keripik dari bahan baku lokal, pelatihan dan pendampingan manajemen. Kegiatan ini dilaksanakan pada industri rumah tangga di Kota Mataram. Permasalahan yang dihadapi adalah pengetahuan yang terbatas dalam pengolahan singkong menggunakan teknologi, dan pengetahuan manajemen yang rendah. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pengolahan singkong dengan teknik produksi yang lebih modern menggunakan teknologi, pelatihan dan pendampingan diversifikasi produk dan strategi pemasaran berbasis digital. Selain itu, pelatihan dan pendampingan manajemen bisnis sederhana mencakup pencatatan kas digital dan perhitungan biaya produksi sehingga pelaku usaha memiliki kemampuan mengelola keuangan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam memproduksi keripik singkong dengan berbagai varian dengan kualitas rasa yang lebih konsisten dan daya tahan produk yang lebih lama. Produk yang dihasilkan juga mengalami peningkatan volume produksi. Pemasaran berbasis media sosial yang diperkenalkan terbukti mampu memperluas jangkauan pasar di luar wilayah Kota Mataram. Peningkatan omset penjualan dan kesadaran mitra akan pentingnya inovasi dalam usaha kecil merupakan pencapaian nyata dari program ini. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan industri rumah tangga berbasis kearifan lokal
Workshop Art Activity : Mengatasi Kejenuhan pada Anak Pejuang Kanker melalui Stimulus Ekspresif Kreatif Agustina Agustina; Gabrielle Debora Wibowo; Clarissa Emmanuela Siahainenia; Sendy Tangkemanda
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.39535

Abstract

Abstract: Children with cancer living in a halfway house are prone to boredom due to limited activities, physical fatigue, and a monotonous routine during treatment. This community service program aims to reduce boredom levels, increase stimulation, and foster positive emotions among children battling cancer at the Lentera Pejuang Kanker halfway house. Participants included three children aged 6, 7, and 14 years. Methods employed included checklist notation observation, semi-structured interviews, and pre-test and post-test evaluations. Initial assessment results indicated that all subjects exhibited signs of boredom, such as loss of interest in activities, passive behavior, and reliance on gadgets. The intervention was conducted through a participatory, art-based approach over three days, featuring mask painting, making clay keychains, painting pots and planting flowers, canvas painting with the theme “Me in the Future,” and a presentation of all artwork. The program also included psychoeducation for parents regarding the importance of providing positive praise. Program results showed a decrease in boredom indicators, increased engagement in activities, reduced gadget use, and increased confidence in children’s ability to interact and speak in public.Abstrak: Anak pejuang kanker yang tinggal di rumah singgah rentan mengalami kejenuhan akibat keterbatasan aktivitas, kondisi fisik yang mudah lelah, dan rutinitas monoton selama proses pengobatan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kejenuhan, meningkatkan stimulus, serta meningkatkan emosi positif pada anak pejuang kanker di rumah singgah Lentera Pejuang Kanker. Partisipan terdiri dari tiga anak berusia 6, 7, dan 14 tahun. Metode yang digunakan meliputi observasi checklist notation, wawancara semi terstruktur, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil asesmen awal menunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami indikasi kejenuhan, seperti kehilangan minat terhadap aktivitas, perilaku pasif, dan ketergantungan pada gadget. Intervensi dilakukan melalui pendekatan partisipatif berbasis art activity selama tiga hari melalui kegiatan melukis topeng, membuat keychain dari clay, melukis pot dan menanam bunga, melukis di kanvas dengan tema “Aku di Masa Depan”, serta presentasi seluruh hasil karya. Program juga disertai psikoedukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemberian pujian positif. Hasil program menunjukkan penurunan indikator kejenuhan, meningkatnya keterlibatan dalam aktivitas, berkurangnya penggunaan gadget, serta meningkatnya keberanian anak dalam berinteraksi dan berbicara di depan umum.
Pengenalan Teknologi Kecerdasan Artifisial kepada Siswa SMP Muhammadiyah melalui Praktik Pembuatan Model AI Non-Coding Triawan Adi Cahyanto; Nur Qodariyah Fitriyah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.39144

Abstract

Abstract:  This community service activity aims to improve artificial intelligence (AI) literacy among students of SMP Muhammadiyah through a non-coding, practice-based learning approach. The activity was conducted on March 30, 2026, involving 20 junior high school students. Google’s Teachable Machine platform was used to enable students to build AI image classification models without requiring prior programming knowledge. The program consisted of four sessions: introduction to AI concepts, live demonstration, hands-on model creation, and discussion on AI ethics and risks. Results showed that all student groups successfully created AI models capable of recognizing hand gestures (rock-paper-scissors) with a minimum accuracy of 80%, with some groups achieving above 90%. Students demonstrated high enthusiasm and active participation. A learning module was developed for sustainable use by teachers and students. This activity successfully strengthened the partnership between Universitas Muhammadiyah Jember and SMP Muhammadiyah in technology-based education.Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kecerdasan artifisial (AI) siswa SMP Muhammadiyah melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik non-coding. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Maret 2026 dengan melibatkan 20 siswa. Platform Teachable Machine dari Google digunakan agar siswa dapat membuat model klasifikasi gambar berbasis AI tanpa memerlukan pengetahuan pemrograman sebelumnya. Program terdiri atas empat sesi: pengenalan konsep AI, demonstrasi langsung, praktik pembuatan model, dan diskusi etika serta risiko AI. Hasil menunjukkan seluruh kelompok siswa berhasil membuat model AI yang mampu mengenali gestur tangan (batu-kertas-gunting) dengan akurasi minimal 80%, dan beberapa kelompok mencapai akurasi di atas 90%. Modul pembelajaran telah dikembangkan untuk digunakan secara berkelanjutan oleh guru dan siswa. Kegiatan ini berhasil memperkuat kemitraan antara Universitas Muhammadiyah Jember dengan SMP Muhammadiyah dalam bidang pendidikan berbasis teknologi.
Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Alam melalui Edukasi Kebencanaan Reni Alfiyah; A Hardiyanti; Riri Amandaria; Hudayah Sulaiman; Ramdani Sidik
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i4.39443

Abstract

Abstract:  The vulnerability of students to disaster risks requires a systematic and contextual educational intervention within the school environment. This community service activity aims to optimize student preparedness through the strengthening of disaster literacy at SMP Negeri 1 Balocci. The approach used involves interactive socialization emphasizing active student participation through reflective dialogue, presentation of locally-based material, and simple simulations related to mitigation and evacuation steps. This strategy is not only oriented toward knowledge transfer but also toward the formation of critical awareness and adaptive responses to potential disasters. The implementation results show an increase in students' cognitive and affective capacities in recognizing types of disasters, understanding the mechanisms of their occurrence, and determining appropriate actions before, during, and after disasters. High student involvement during the activities serves as an indicator of the effectiveness of the approach used. Therefore, this program has implications for the importance of integrating disaster education into continuous learning practices as an effort to build a disaster-resilient culture in educational units.Abstrak: Kerentanan peserta didik terhadap risiko bencana menuntut adanya intervensi edukatif yang sistematis dan kontekstual di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesiapsiagaan siswa melalui penguatan literasi kebencanaan di SMP Negeri 1 Balocci. Pendekatan yang digunakan berupa sosialisasi interaktif dengan menekankan pada partisipasi aktif siswa melalui dialog reflektif, pemaparan materi berbasis konteks lokal, serta simulasi sederhana terkait langkah mitigasi dan evakuasi. Strategi ini tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kesadaran kritis dan respons adaptif terhadap potensi bencana. Hasil pelaksanaan menunjukkan terjadinya peningkatan kapasitas kognitif dan afektif siswa dalam mengenali jenis bencana, memahami mekanisme terjadinya, serta menentukan tindakan yang tepat sebelum, saat, dan setelah bencana. Keterlibatan siswa yang tinggi selama kegiatan menjadi indikator efektivitas pendekatan yang digunakan. Oleh karena itu, program ini berimplikasi pada pentingnya integrasi edukasi kebencanaan dalam praktik pembelajaran berkelanjutan sebagai upaya membangun budaya tangguh bencana di satuan pendidikan.
Pelatihan Merancang Koding Terintegrasi Materi IPA Bagi Guru SD Aisyiyah Mataram Islahudin Islahudin; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Hamzah Hamzah; Riski Mini Rupiarti; Heni Heni; Ririn Arianti
Abdimas Mandalika Vol 5, No 4 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.37757

Abstract

Abstract:  This community service activity involved partner institutions, namely SD Aisyiyah 1 Mataram and SD Aisyiyah 2 Mataram. The objectives of this community service program were: (1) to improve thinking, reading, and writing skills, as well as other required skills (soft skills and hard skills), through the design of coding activities integrated with science subject matter; and (2) to enhance the ability to apply coding within science learning to support school extracurricular activities. The method employed in this community service activity consisted of four stages: (1) the first stage, preparation prior to the implementation of the activity; (2) the second stage, mentoring and training; (3) the third stage, presentation and consultation of coding products resulting from the training; and (4) the fourth stage, implementation of the training outcomes in the classroom learning process. Based on these stages, it can be concluded that: (1) 95% of classroom teachers were able to recognize and understand coding applications based on Scratch; and (2) 95% of classroom teachers were able to design Scratch-based coding integrated with science content, particularly GLB and (GLBB, with learning outcomes improving from a moderate pre-test score (52.4%) to a high post-test score (74.2%).Abstrak: Kegiatan pengabdian ini memiliki mitra yaitu SD Aisyiyah 1 Mataram dan SD Aisyiyah 2 Mataram. Tujuan pengabdian ini yaitu 1) meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain yang dibutuhkan (softskill dan hardskill) melalui perancangan koding terintegrasi materi IPA; 2) meningkatkan kemampuan menerapkan koding ke dalam materi IPA untuk mendukung pembelajaran ektrakurikuler sekolah. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini terdiri dari 4 tahap yaitu 1) tahap pertama: persiapan sebelum pelaksanaan kegiatan, 2) tahap kedua: pendampingan dan pelatihan, 3) tahap ketiga: presentasi dan konsultasi produk koding hasil pelatihan, tahap 4) tahap keempat: penerapan hasil pelatihan pada proses pembelajaran di kelas. Berdasarkan tahapan tersebut dapat disimpulkan yaitu 1) 95% guru mampu mengenal aplikasi koding berbasis aplikasi Scratch; 2) 95% guru mampu merancang koding berbasis aplikasi Scratch terintegrasi materi IPA khususnya materi GLB dan GLBB dengan nilai pre-test (52,4%) kategori sedang menjadi meningkat pada nilai pre-test (74,2%) kategori tinggi.