cover
Contact Name
Nia Kania
Contact Email
niakania.edupedia@gmail.com
Phone
+6282214483006
Journal Mail Official
jcos.edupedia@gmail.com
Editorial Address
https://journals.eduped.org/index.php/jcos/about/editorialTeam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service (JCOS)
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29856701     EISSN : 2964853X     DOI : 10.56855
Focus and Scope Articles published in JCOS: Journal of Community Service based on research such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning, Community Development. Service activities are organized into activities aimed at improving the welfare of the community. The purpose of publishing this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 110 Documents
Peningkatan Kesadaran Ruang Maritim dan Keamanan Negara Melalui Edukasi Teknis Kenavigasian Alfian Yuda Prasetiyo; Muhammad Sapta Heriyawan; Dwi Indriastuti
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i2.2371

Abstract

Kesadaran ruang maritim (Maritime Domain Awareness) merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keamanan negara, khususnya bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Namun, pemahaman mengenai kontribusi teknis kenavigasian terhadap keamanan maritim masih relatif rendah, terutama di kalangan akademisi dan calon praktisi keamanan maritim. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai peran teknis kenavigasian dalam mendukung keamanan negara melalui edukasi mengenai Teknis Kenavigasian dalam pengawasan lalu lintas pelayaran. Metode yang digunakan berupa sosialisasi interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, pemutaran video, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memahami fungsi teknis kenavigasian dalam mendukung keamanan maritim. Setelah pelaksanaan sosialisasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahanan yang ditandai dengan kemampuan peserta menjelaskan fungsi SBNP, telekomunikasi pelayaran, kapal kenavigasian, dan survei hidrografi serta kaitannya dengan sistem keamanan maritim nasional. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya integrasi aspek kesalamatan pelayaran (maritime safety) dan keamanan maritim (maritime security).
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana bagi Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) di Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang Ramayani Yusuf; Mira Veranita; Gunardi Gunardi; Itto Turyandi; Wahyudi Wahyudi
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i3.2372

Abstract

Program Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) merupakan program Kementerian Ketenagakerjaan yang memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp5.000.000 per peserta kepada wirausaha pemula, dengan syarat penerima mampu menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan atas dana yang diterima. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi 22 peserta TKMP (14 laki-laki dan 8 perempuan) yang berasal dari Kecamatan Cimalaka, Tanjungsari, Cileunyi, dan sekitar kawasan Gunung Tampomas, Kabupaten Sumedang, dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Sebagian besar peserta berpendidikan SMA dan memiliki pengetahuan pencatatan keuangan yang minim. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta secara aktif mulai dari identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di Desa Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta mampu menyusun laporan keuangan sederhana yang sesuai antara catatan pengeluaran dan bukti transaksi, meningkat signifikan dibandingkan kondisi sebelum pendampingan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan keuangan bagi program TKMP di wilayah lain.
Sosialisasi Nilai-Nilai Ramadhan: Krisis Kejujuran dan Keadilan di Tengah Masyarakat Apdoludin Apdoludin; Iri Hamzah; Syafriadi Syafriadi; Nadiya Oktary
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i2.2374

Abstract

Krisis kejujuran dan keadilan merupakan tantangan sosial yang semakin kompleks di tengah masyarakat, ditandai dengan menurunnya integritas moral, meningkatnya ketidakadilan sosial, serta lemahnya implementasi nilai-nilai etika dalam kehidupan publik. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara praktik keagamaan yang bersifat ritual dengan aktualisasi nilai moral dalam kehidupan sosial. Bulan Ramadhan memiliki potensi strategis sebagai momentum transformasi spiritual dan sosial karena mengandung nilai kejujuran, keadilan, pengendalian diri, dan solidaritas sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai Ramadhan sebagai solusi edukatif terhadap krisis kejujuran dan keadilan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui kegiata safari Ramadhan dan deklarasi komitmen integritas sosial. Sasaran kegiatan meliputi tokoh masyarakat, pengurus masjid, pemuda, dan aparatur desa. Luaran yang ditargetkan berupa publikasi artikel ilmiah pengabdian, Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian berbasis integrasi nilai spiritual dan transformasi sosial yang dapat direplikasi pada komunitas lain. Sosialisasi nilai-nilai Ramadhan merupakan langkah penting dalam mengatasi krisis kejujuran dan keadilan di masyarakat. Meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar, upaya untuk menginternalisasi nilai-nilai ini harus terus dilakukan. Dengan pendidikan yang tepat, kegiatan sosial, dan teladan dari pemimpin, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menerapkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan jujur.
Pengembangan Zona Permainan Tradisional as a Medium for Building Positive Character in Students at SD Negeri Rejowinangun Selatan 2 Arifah; Indah Setia Ningrum; Rahma Maulina Khariri; Faruq Afandy Dzunnurain; Abdurrahman Al Harits
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i2.2398

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ini dilaksanakan oleh tim pelaksana dari Universitas Muhammadiyah Magelang. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan dari tanggal 13 November–11 Desember 2025 berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan rendahnya minat siswa terhadap permainan tradisional, dominasi permainan digital, serta menurunnya kesempatan siswa untuk mengembangkan karakter positif seperti kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sportivitas. Solusi yang ditawarkan adalah membangun zona permainan tradisional representatif yang memuat permainan engklek, sondah mandah, bakiak, dan lompat tali. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan sosialisasi, pelatihan teknik bermain, penerapan teknologi berupa pembuatan marka lapangan dan sarana bermain, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil menunjukkan zona permainan tradisional berfungsi dengan baik, partisipasi siswa meningkat hingga 90%, guru memahami integrasi nilai karakter dalam permainan, serta suasana sekolah menjadi lebih inklusif dan berkarakter. Luaran berupa laporan kegiatan, publikasi media, video dokumentasi, dan artikel ilmiah berhasil dicapai.
Pendampingan Pemanfaatan Alat Peraga Pembelajaran Matematika pada Materi Bangun Datar di SMPN 2 Sumber Kabupaten Cirebon Nurma Izzati; Aditiya Eka Nugraha; Euis Indriani; Septian Lukman Putra Risyanto; Reyhan Amru Kurniawan
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i2.2409

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah sering menghadapi kendala karena sifatnya yang abstrak, sehingga siswa kesulitan memahami konsep secara mendalam. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan alat peraga sebagai media konkret dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan dan memanfaatkan alat peraga geometri bidang datar di SMPN 2 Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) atau KUPAR yang melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama guru sekolah. Proses pelaksanaan meliputi lima tahap, yaitu To Know, To Understand, To Plan, To Action, dan To Reflection. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan memperoleh respons yang sangat baik, dengan rata-rata aspek pelaksanaan sebesar 86,55%, kualitas alat peraga 82,25%, dan manfaat penggunaannya 84,12%. Alat peraga yang dikembangkan dinilai efektif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Program ini berhasil meningkatkan kemampuan pedagogis dan teknis guru, serta mendorong pembelajaran matematika yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa.
Pendampingan Pembelajaran Literasi-Numerasi Siwa Berbasis Permainan Edukatif Nia Kania; Iik Nurhikmayati; Isma Nurhasanah; Aulia Nisa Trisna Ihsani; Khairunnisa Khairunnisa
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i2.2423

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dan numerasi masih menjadi tantangan dalam pembelajaran di sekolah, terutama pada aspek pemahaman bacaan, penalaran, dan penyelesaian masalah kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui pendampingan berbasis permainan edukatif di SMP Islam Asy Syafi'iyyah. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan guru sebagai mitra dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan program meliputi sosialisasi, pelatihan fasilitator dan guru pendamping, pelaksanaan pretest, implementasi permainan edukatif, pendampingan pembelajaran, posttest, serta evaluasi dan refleksi bersama. Media yang digunakan meliputi kartu literasi, kartu angka, board game, ular tangga literasi–numerasi, dan kuis kelompok yang dipadukan dengan lembar kerja peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan rata-rata kemampuan literasi sebesar 28,8% dan numerasi sebesar 30,7%, melampaui target peningkatan yang ditetapkan. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa 87% siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran. Selain meningkatkan hasil belajar, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa paket permainan edukatif beserta panduan implementasi yang diserahkan kepada sekolah mitra sebagai upaya menjamin keberlanjutan program. Dengan demikian, pendampingan berbasis permainan edukatif terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna serta berkontribusi terhadap penguatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Penguatan Literasi Numerasi melalui Pembelajaran Kontekstual Berorientasi TKA bagi Siswa SD Rika Sukmawati; Ratu Sarah Fauziah Iskandar
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i3.2439

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa dalam menghadapi tuntutan asesmen pendidikan, khususnya Tes Kemampuan Akademik (TKA). Rendahnya kemampuan siswa dalam memahami soal berbasis konteks dan penalaran menjadi dasar penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual yang mengaitkan konsep numerasi dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep numerasi, kemampuan menyelesaikan soal berbasis penalaran, serta kesiapan siswa menghadapi soal bertipe TKA. Pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyampaian materi numerasi kontekstual, demonstrasi penyelesaian soal, latihan terbimbing, praktik mandiri, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan adalah siswa SDN Suka Asih 1. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam memahami konsep dasar numerasi dan menerapkan strategi penyelesaian soal yang berorientasi pada pola TKA. Siswa juga menunjukkan peningkatan antusiasme, motivasi belajar, dan kepercayaan diri dalam menyelesaikan soal berbasis penalaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dapat mendukung penguatan literasi numerasi siswa sekolah dasar sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi asesmen akademik. Selain berdampak pada siswa, kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan pembelajaran matematika dan numerasi.
Desain Pembelajaran Matematika Kontemporer Berorientasi TKA Zaenal Arifin; Nurul Farida; Ratna Sariningsih; Hadi Hadi; Nora Susilowaty; Subhan Ajiz Awalludin; Supriadi Supriadi; Jarnawi Afgani Dahlan; Sufyani Prabawanto
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i3.2440

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran matematika yang berorientasi pada Tes Kemampuan Akademik (TKA), khususnya di lingkungan MGMP Matematika MTs Kabupaten Majalengka. Pembelajaran masih didominasi pendekatan prosedural dan Lower Order Thinking Skills (LOTS), sementara kemampuan guru dalam mengembangkan instrumen asesmen berbasis penalaran dan literasi numerasi juga masih terbatas. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesional guru dalam merancang pembelajaran matematika berbasis TKA serta mengembangkan instrumen asesmen berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS). Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan participatory action research yang dipadukan dengan model capacity building melalui tahapan sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan implementatif, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada pengembangan modul ajar berbasis konteks lokal dan penyusunan soal numerasi berbasis TKA. Hasil yang ditargetkan mencakup peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran inovatif, tersusunnya modul ajar dan bank soal numerasi kontekstual, serta meningkatnya kualitas asesmen untuk mengukur kemampuan penalaran dan analisis siswa. Program ini diharapkan memperkuat ekosistem pembelajaran matematika yang adaptif dan kontekstual serta mendukung peningkatan kemampuan penalaran dan literasi numerasi siswa secara berkelanjutan.
Digitalisasi Apotek Hidup Berbasis Local Genius Magelang Untuk Penguatan Karakter Peduli Lingkungan SD Negeri Jurangombo 1 Kota Magelang Galih Istiningsih; Rasidi Rasidi
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i3.2443

Abstract

Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan literasi kesehatan sejak usia dini. Namun, pemanfaatan lahan sekolah serta pemahaman siswa tentang tanaman obat keluarga (TOGA) di SD Negeri Jurangombo 1 Kota Magelang masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan apotek hidup berbasis digital sebagai media pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pengalaman langsung, teknologi QR Code, dan kearifan lokal (local genius) Magelang. Metode yang digunakan berupa observasi partisipatif dan pendampingan kegiatan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Magelang yang dilaksanakan selama 24 November–12 Desember 2025. Subjek kegiatan meliputi 56 siswa kelas IV dan V. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pembuatan dan pengecatan pot dari botol bekas, pembuatan eco enzyme dari sampah organik, serta penanaman tanaman TOGA. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman siswa terhadap jenis dan manfaat tanaman obat, tumbuhnya kreativitas siswa melalui pemanfaatan barang bekas, serta meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Program ini juga berhasil menghasilkan taman apotek hidup yang edukatif dan berkelanjutan sebagai media pembelajaran IPA dan pendidikan lingkungan hidup. Dengan demikian, pengembangan apotek hidup berbasis digital dan kearifan lokal efektif sebagai upaya penguatan literasi lingkungan, pembelajaran bermakna, dan pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar.  
Pemilahan Sampah Anorganik di Kelurahan Cijawura Bandung: Program Keberlanjutan Pilah Sampah Agnes Alzena Syafitri; Renny Sunarny; Dewi Mustikasari; Yuki Hidayat Kusdinar; Ramayani Yusuf
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i3.2467

Abstract

Sampah anorganik yang tidak dipilah sejak dari sumbernya menjadi salah satu penyumbang utama persoalan pengelolaan sampah di kawasan perkotaan, termasuk di Kota Bandung. Sejalan dengan arahan Wali Kota Bandung agar pengelolaan sampah dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kelurahan dan bersinergi dengan berbagai pihak, Universitas Teknologi Bandung (UTB) menginisiasi kegiatan pengabdian pendampingan pemilahan sampah anorganik di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu. Kelurahan Cijawura terdiri atas 13 Rukun Warga (RW), dengan RW 13 yang telah mampu mengelola sampahnya secara mandiri dijadikan rujukan praktik baik, sementara 12 RW lainnya menjadi sasaran pendampingan. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga 12 RW dalam memilah sampah anorganik dari sumbernya. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), diawali dengan sosialisasi dan edukasi mengenai jenis-jenis sampah dan pentingnya pemilahan, dilanjutkan dengan uji coba pemilahan menggunakan dua kantong sampah (trash bag) khusus sampah anorganik per rumah tangga selama dua minggu, dengan pengumpulan dilakukan oleh mahasiswa pada hari yang telah dijadwalkan di setiap RW. Hingga naskah ini disusun, tahap sosialisasi telah dilaksanakan di seluruh 12 RW sasaran dan uji coba pemilahan sedang berlangsung. Capaian sementara menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai jenis dan cara memilah sampah anorganik serta kesediaan awal mengikuti jadwal pengumpulan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pendampingan pemilahan sampah berbasis kelurahan yang dapat direplikasi pada RW maupun kelurahan lain di Kota Bandung.

Page 11 of 11 | Total Record : 110