cover
Contact Name
Evi Lutfiani
Contact Email
cendikia@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
cendikia@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : -     EISSN : 30251206     DOI : -
Core Subject : Education,
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal penelitian peer-reviewed open access yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Cendikia menyediakan wadah bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, tinjauan pustaka dan ulasan buku tentang pendidikan dan pengajaran.
Articles 810 Documents
IMPLEMENTASI CANVA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA TEKS NEGOSIASI KELAS X – 3 SMA NEGERI 22 SURABAYA Diba, Aisyah Farah; Harjanti , Fransisca Dwi; Umiati , Siti
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi memberikan dampak pada pembuatan media pembelajaran yang interaktif. Media pembelajaran pada abad 21 lebih variatif terutama Canva. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi media Canva pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks negosiasi kelas X -3 SMAN 22 Surabaya. Penelitian ini juga bertujuan agar para guru lebih termotivasi dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran yang menarik, kreatif, dan interaktif. Jenis penelitian ini berupa kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X – 3 SMAN 22 Surabaya. Data yang ada berupa perilaku dalam pengimplementasian media Canva pada materi teks negosiasi. Metode analisis yang digunakan berupa analisis interaktif. Penyajian hasil analisis data pada artike ini menggunakan metode informal. Hasil implementasi media Canva pada materi teks negosiasi kelas X – 3 SMAN 22 Surabaya berjalan baik, kondusif, dan interaktif. Ada beberapa kelemahan yang muncul ketika pembelajaran berlangsung. Akan tetapi, keunggulan dari implementasi ini lebih memberikan dampak positif daripada kelemahannya. Pembelajaran yang monoton dan membuat peserta didik bosan dapat teratasi dengan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran interaktif..
TANTANGAN DALAM ERA DIGITAL: PERAN GURU DALAM MENCEGAH PERILAKU CYBERBULLYING DI SMPN 12 BANDUNG Jauza, Alfiyah Zahra; Azzahra, Audree; Nurkhaliza, Lulub; Gusman, Mahesa Firdaus; Mediyanti, Risma; Zahara, Zahara; Rakhman, Muhammad Arief
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat kini dapat melihat dunia secara digital berkat perkembangan industri teknologi informasi yang semakin pesat, khususnya media komunikasi. Paparan konten secara rutin selama interaksi media sosial dapat menghambat perkembangan anak-anak dan remaja baik dalam ranah psikologis maupun perilaku. Karena seringnya anonimitas pengguna, bullying secara verbal melalui ancaman dan komentar di media sosial sering terjadi dalam media sosial atau cyberbullying. Tujuan Artikel ini adalah untuk menyelidiki dan memahami peran pendidik dalam mengatasi masalah cyberbullying pada anak dan remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Berdasarkan hasil wawancara, peran guru dalam mencegah cyberbullying antara lain melalui memberikan konseling kepada pelaku cyberbullying, mengelola forum pengaduan untuk siswa, dan menyediakan program khusus untuk menangani kasus kekerasan seksual dan cyberbullying di sekolah. Meskipun upaya ini telah dilakukan, penanganan cyberbullying yang dilakukan oleh pelaku anonim masih menjadi tantangan yang perlu diatasi.
EFEKTIVITAS PROGRAM MBKM DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PASCA KAMPUS Putra, Dwi Mulya; Zulkarnain , Rahmad; Sutabri , Tata
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menilai dampak MBKM terhadap minat belajar mahasiswa, kemampuan berpikir lintas disiplin, dan respons terhadap perubahan dalam konteks sosial, budaya, dan teknologi. Populasi yang menjadi fokus penelitian adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan program MBKM dan lulus, dengan sampel dipilih secara hati-hati dari berbagai perguruan tinggi yang menerapkan program tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa MBKM memiliki efek positif yang signifikan dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa, baik di dalam maupun di luar bidang studi utama mereka. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir lintas disiplin, dengan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan pengetahuan dari berbagai bidang ilmu meningkat secara signifikan. Respons mahasiswa terhadap perubahan sosial, budaya, dan teknologi juga meningkat setelah mengikuti MBKM, menunjukkan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan di pasar kerja yang terus berkembang.Temuan ini menyoroti keberhasilan MBKM dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pasca-kampus, mempersiapkan mereka untuk menjadi profesional yang tangguh dan mampu beradaptasi dalam lingkungan kerja yang dinamis. Implikasi praktis dari penelitian ini menegaskan pentingnya mendukung dan mengembangkan program-program seperti MBKM guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
STRATEGI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DENGAN VIDIO INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI CAPCUT Ramadhan, Rayhan Surya; Gusmaneli, Gusmaneli
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sebagai Hak yang Merata tanpa Diskriminasi Pendidikan dianggap sebagai hak yang harus diperoleh oleh setiap individu tanpa memandang latar belakang, status ekonomi, atau kondisi fisik. Dalam kerangka sistem pendidikan nasional yang diatur oleh Undang-undang Nomor 20 tahun 2003, pendidikan dijamin sepenuhnya tanpa adanya bentuk diskriminasi. Dasar Artikel ini bertujuan untuk menguraikan strategi pembelajaran kreatif dalam konteks pembelajaran yang berbasis video interaktif dengan menggunakan teknologi salah satunya aplikasi capcut. Penelitian ini menggali berbagai sumber kepustakaan melalui mesin pencarian. Guru yang menerapkan strategi pembelajaran kreatif dapat meningkatkan efektivitas tujuan pembelajaran, materi, media, metode pengajaran, evaluasi,sehingga meningkatnya minat belajar siswa khususya pada bidang Pendidikan islam yaitu Sejarah kebudayaan islam.
ANALISIS PENGELOLAAN KELAS DAN PESERTA DIDIK Hasijazh, Nur; Cahyani, Arnandita Tiara; Nurlaili, Inayati; Nabillah, Vina; Ristia, Deny; Susanto, Bahtiyar Heru
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengelolaan kelas pada peserta didik. Standar Pendidikan yang masih rendah ini akan berakibat tertinggalnya dengan negara tetangga yang mengakibatkan pengelolaan yang kurang optimal. Sekolah merupakan satu Lembaga Pendidikan yang memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan peserta didik. Pendidikan formal memperhatikan kinerja guru, pemerataan guru di seluruh wilayah, dan kegiatan pembelajaran. Permasalahnnya kualitas Pendidikan terkait dengan kinerja guru dan kesenjangan kurikulum. Penelitian ini menggunakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan pendekatan studi literatur. Sumber yang didapat berasal dari buku dan artikel ilmiah. Kajian Pustaka digunakan secara konsisten dengan secara induktif sehingga mengarah pada pertanyaan yang diajukan oleh peneliti. Hasil penelitian ini adalah : (1) pengertian pengelolaaan kelas, (2) konsep dasar metode pembelajaran inovatif, (3) kriteria penerimaan siswa baru dan ketatausahaan peserta didik,(4) jenis layanan layanan bimbingan dan konseling, (5) pencatatan prestasi belajar peserta didik dam contoh permasalahan serta olusi pengelolaan kelas dalam peserta didik.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR KAMPUS TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Ervia Mustika Maharani; Dian Indriyani
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i6.1777

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dampak lingkungan belajar kampus terhadap prestasi akademik mahasiswa. Ini mengeksplorasi berbagai elemen kampus, seperti fasilitas kelas, sumber daya perpustakaan, infrastruktur teknologi, dan suasana kampus secara keseluruhan, yang berkontribusi terhadap kinerja akademik siswa. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, termasuk survei dan wawancara dengan mahasiswa, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan utama yang meningkatkan atau menghambat hasil pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang lengkap dan mendukung secara signifikan meningkatkan motivasi siswa dan keberhasilan akademik. Rekomendasi diberikan kepada universitas untuk mengoptimalkan lingkungan belajar mereka untuk lebih mendukung prestasi siswa.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SMA DI KOTA CIMAHI PADA MATERI ASAM BASA MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA DUA TINGKAT BERBASIS PIKTORIAL Suryaningtyas, Hana
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan miskonsepsi siswa SMA di tiga sekolah di kota Cimahi. Pemilihan sekolah peserta dilakukan berdasarkan jenjang sekolah, dengan sekolah tingkat rendah, sedang, dan tinggi menjadi urutan pertama. Penelitian ini diikuti oleh 304 siswa kelas XI yang telah mendapatkan materi asam basa. Tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat dengan komponen visual adalah alat yang digunakan dalam penelitian ini teknik deskriptif ini. Temuan analisis menunjukkan bahwa ada sembilan kategori kesalahpahaman penting yang berbeda. Kekeliruan yang paling sering terjadi adalah gagasan ionisasi basa lemah. Contohnya adalah pada basa Fe(OH)2 yang dianggap lemah karena hanya terionisasi sebagian dan menghasilkan sejumlah kecil kation dan anion (OH-) karena konstanta ionisasinya kurang dari satu. Berdasarkan temuan penelitian, siswa kelas XI di Kota Cimahi memiliki kesalahpahaman serupa tanpa memandang jenis kelamin atau tingkat sekolah. Hasil uji ANOVA dan uji t dengan tingkat signifikansi > 0,05 yaitu masing-masing 0,803 dan 0,656 menunjukkan hal tersebut.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN LIFE CYCLE THINKING PROJECT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT KIMIA Kurniasari, Reni Oktavia
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni guna menilai pencapaian murid pada literasi sains siswa untuk memahami konsep larutan elektrolit serta nonelektrolit dalam pembelajaran kimia melalui pendekatan Life Cycle Thinking Project. Studi ini dilaksankan di SMAN 98 Jakarta selama semester genap tahun ajaran 2016 dan melibatkan 35 siswa kelas X MIA 5. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Sebelum Life Cycle Thinking Project dimulai, kemahiran bacaan sains siswa dinilai. Kompetensi dan tingkat literasi sains, serta berbagai aspek terkait, adalah komponen dari pengukuran literasi sains. Instrumen penelitian ini mencakup tes literasi sains, panduan wawancara untuk murid serta pengajar, lembar observasi untuk diskusi, serta lembar penilaian untuk Life Cycle Thinking Project. Temuan analisis menunjukkan bahwasannya penerapan pendekatan Life Cycle Thinking Project berdampak positif terhadap seluruh dimensi literasi sains. Lebih dari 50% siswa mencapai tingkat literasi sains tiga hingga enam.
MENINGKATKAN MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DASAR UNTUK MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN BERKUALITAS Nabilah, Manda Risti; Aulia, Nisa Tri; Juna, Rizky Triana; Marini, Arita
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berkualitas adalah proses pendidikan yang berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa secara menyeluruh. Kualitas pendidikan dasar ditentukan oleh berbagai faktor, diantaranya yaitu manajemen sarana dan prasarana sekolah yang efektif. Artikel ini membahas pentingnya manajemen sarana dan prasarana sekolah dasar untuk mendukung proses pembelajaran yang berkualitas. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka, dengan data yang dikumpulkan dari berbagai literatur yang relevan untuk memahami dan mengevaluasi teori serta praktik manajemen sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan matang, pemeliharaan rutin, pengelolaan keuangan yang bijaksana, evaluasi terus-menerus, dan kolaborasi dengan komunitas lokal adalah komponen penting dalam manajemen yang efektif. Standar sarana dan prasarna yang baik mencakup keamanan, kenyamanan, dan kebutuhan belajar yang sesuai, serta aksesibilitas bagi siswa dengan kebutuhan khusus. Manajemen yang baik akan meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Artikel ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi pengambil kebijakan dan pengelola sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar.
PERAN ORGANISASI PENDIDIKAN DALAM MEWUJUDKAN SUMBER DAYA YANG PROFESIONAL Pangesti, Assya Lintang; Aini , Asri Nul; Inayah, Auliya Nur; Kurniati, Anissa; Fitriani , Hani; Iman, Atep
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran organisasi pendidikan merupakan salah satu faktor yang turut mempengaruhi terwujudnya sumber daya profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran organisasi-organisasi pendidikan dalam meningkatkan sumber daya yang profesional dimana berfokus pada topik guru. Hal ini disebabkan oleh kualitas sumber daya manusia ditentukan berdasarkan mutu dan tingkat pendidikan. Semakin tinggi kualitas pendidikan, maka makin tinggi pula kualitas sumber daya manusia. Bersamaan atas kualitas pendidikan, perlu upaya untuk peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Terkait penelitian kualitatif, penulis berusaha menafsirkan informasi yang telah diperoleh menurut analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi pendidikan berperan signifikan dalam pengembangan profesionalisme guru. Beberapa contoh organisasi pendidikan di Indonesia antara lain PGRI, PGSI, dan LPTK. Organisasi-organisasi pendidikan tersebut membantu menyediakan wadah, sarana dan prasarana yang diperlukan bahkan memperjuangkan aspirasi serta hak guru. Peranan organisasi pendidikan kemudian menjadi jembatan dalam mewujudkan kualitas sumber daya yang profesional.