cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@lontaradigitech.com
Phone
+6281212989654
Journal Mail Official
kreativa@lontaradigitech.com
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30249236     DOI : https://doi.org/10.61220/kreativa
Core Subject : Humanities, Social,
This journal publishes research articles on various innovation education that are interesting and have an impact on the development of education. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-field dimensions related to education from various cultural perspectives. The journal includes, but is not limited to the following fields: Sosial Kependidikan Sains Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan
Articles 83 Documents
Implementasi Teknologi Internet of Things untuk Monitoring Lingkungan Berbasis Sensor pada Masyarakat di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon Mujiburohman Mujiburohman; Hardi Kunianto; Muhammad Zakaria; Dede Purnama; Sindi Nola Hilfia; Ramadhan Ardyansyah
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 1: July 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i1.1690

Abstract

Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon merupakan wilayah yang berdekatan dengan aktivitas industri sehingga membutuhkan pemantauan lingkungan yang mudah diakses masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan teknologi Internet of Things berbasis sensor untuk memantau suhu, kelembaban, karbon monoksida, dan partikulat halus PM2.5 secara real-time. Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu dengan melibatkan 25 warga sebagai peserta aktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis prototyping melalui tahapan observasi, perancangan sistem, perakitan perangkat, instalasi sensor, pelatihan penggunaan dashboard, pendampingan, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor DHT22, sensor MQ-7, sensor PM2.5, modul Wi-Fi, dan dashboard web. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat mampu membaca serta menampilkan data lingkungan secara real-time. Setelah pendampingan, nilai CO menurun dari 9,8 ppm menjadi 8,1 ppm, sedangkan PM2.5 menurun dari 41,6 µg/m³ menjadi 34,2 µg/m³. Selain menghasilkan perangkat monitoring, kegiatan ini meningkatkan pemahaman warga dalam membaca data lingkungan melalui dashboard. Dengan demikian, implementasi IoT berbasis sensor dapat menjadi teknologi tepat guna yang aplikatif, edukatif, dan relevan untuk mendukung pemantauan lingkungan masyarakat di wilayah industri.
Penguatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Learning Management System untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Digital di Sekolah Aam Amaliah; Mila Suntika; Sumarno Sumarno; Ahmad Sofan Ansor; Adhelia Permata Safrina
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1696

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Learning Management System (LMS) untuk mendukung pembelajaran digital yang lebih terstruktur, interaktif, dan efektif. Kegiatan dilaksanakan pada salah satu sekolah menengah kejuruan mitra di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dengan melibatkan 25 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi praktik, rubrik penilaian produk, dan lembar refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 53,1 pada pre-test menjadi 84,4 pada post-test atau meningkat sebesar 31,3 poin. Seluruh peserta mampu membuat kelas digital sesuai mata pelajaran masing-masing. Produk yang dihasilkan meliputi 25 kelas digital, 68 materi ajar, 25 tugas daring, 21 kuis digital, 19 forum diskusi, dan 22 komponen penilaian. Pendampingan juga memperbaiki struktur kelas, kejelasan instruksi, kesesuaian kuis, penggunaan forum diskusi, dan pengelolaan penilaian. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan efektif meningkatkan kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran digital berbasis LMS.
Penguatan Manajemen Persediaan dan Tata Kelola Operasional pada Pelaku Bisnis Ritel untuk Meningkatkan Efisiensi Usaha Nafiz Annaz; Arief Rahman; Zaenal Arifin; Feby Arma Putra; Dewi Agustina Solihin
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 3: June 2026
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v3i3.1698

Abstract

Pelaku bisnis ritel berskala kecil masih menghadapi permasalahan dalam pencatatan persediaan, pemeriksaan stok, penataan produk, dan perencanaan pembelian ulang sehingga berpotensi menimbulkan kelebihan stok, kekosongan barang, kerusakan produk, dan inefisiensi operasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku bisnis ritel dalam menerapkan manajemen persediaan dan tata kelola operasional yang tertib dan efisien. Kegiatan dilaksanakan pada 20 pelaku bisnis ritel di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, melalui tahapan observasi, sosialisasi, pre-test, pelatihan, praktik penggunaan kartu stok, pendampingan, post-test, dan monitoring. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi penerapan, pemeriksaan kartu stok, serta wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 51,0 pada pre-test menjadi 86,5 pada post-test atau sebesar 69,6%. Setelah pendampingan, 90% mitra telah menggunakan kartu stok, 85% melakukan pemeriksaan stok secara berkala, 80% mengelompokkan produk berdasarkan kategori atau tingkat perputaran, dan 75% menggunakan catatan persediaan sebagai dasar restok. Penerapan program juga menurunkan waktu pencarian barang sebesar 50%, selisih catatan dan stok fisik sebesar 54,2%, kekosongan produk utama sebesar 52,4%, serta temuan barang rusak atau melewati masa simpan sebesar 57,1%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis instrumen sederhana dapat meningkatkan pengetahuan, ketertiban operasional, dan efisiensi usaha ritel.